W A R N A Pengetahuan Dasar - PowerPoint PPT Presentation

w a r n a pengetahuan dasar n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
W A R N A Pengetahuan Dasar PowerPoint Presentation
Download Presentation
W A R N A Pengetahuan Dasar

play fullscreen
1 / 110
W A R N A Pengetahuan Dasar
1044 Views
Download Presentation
alayna
Download Presentation

W A R N A Pengetahuan Dasar

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. WARNAPengetahuan Dasar

  2. Agenda Pengertian Warna Model Warna Pengukuran Warna Manajemen Warna Reproduksi Warna Warna Pada Percetakan Percetakan Warna Digital

  3. Pengertian Warna

  4. Tujuan Setelah menyelesaikan sesi ini Anda diharapkan dapat • Menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi warna • Menjelaskan termin cahaya • Menjelasakan kondisi cahaya saat menyinari obyek berbeda. • Menjelaskan pengaruh faktor subyek dan lingkungan terhadap persepsi warna

  5. Pendahuluan Warna adalah suatu persepsi ketika cahaya terpantul dari obyek dan masuk ke mata pengamat. Warna adalah sensasi penglihatan yang melibatkan tiga elemen: - Sumber Cahaya - Obyek - Pengamat Obyek mengandung colorants (zat warna) yang menyerap sebagian gelombang cahaya dan juga memantulkan sebagian.

  6. Cahaya Cahaya adalah suatu bentuk energi yang disebut energi radiasi. Energi ini memiliki panjang gelombang yang dapat diukur secara sains dari puncak ke puncak gelombangnya. Rentang dari gelombang energi ini disebut spektrum elektromagnetik.

  7. Cahaya Berdasarkan eksperimen, Maxwell dapat menguatkan teori Thomas Young (1773-1829) bahwa sebuah warna dapat dihasilkan dengan kombinasi dari tiga komponen Banyaknya kombinasi cahaya yang digunakan untuk memproduksi warna yang cocok disebut nilai Tritimulus warna target. Set warna untuk menghasilkan warna-warni yang ada disebut warna primer.

  8. Cahaya Temperatur warna adalah panas yang diperlukan untuk membuat suatu batang logam hitam hingga membara dan memancarkan cahaya. Panas tersebut diukur dalam satuan Kelvin (K) dimana 1 K = 273º Celsius. Persepsi warna pada suatu obyek dipengaruhi oleh temperatur cahaya. Temperatur rendah menghasilkan warna lebih hangat, lebih kuning, kemerahan, temperatur tinggi berimplikasi pada cahaya kebiruan.

  9. Cahaya Standar iluminasi (Illuminants) CIE adalah spesifikasi sumber cahaya tertentu yang digunakan untuk perbandingan warna. Berikut adalah beberapa standar warna yang umum. • D50 adalah adalah suatu notasi untuk menunjukkan temperatur cahaya neon (fluorescent light) yang panasnya 5,000 Kelvin atau setara cahaya matahari tak langsung. • D65 adalah notasi untuk cahaya netral yang setara cahaya matahari siang hari di luar. • 9300 K adalah cahaya kebiruan dimana temperatur ini biasa dipakai pada monitor komputer.

  10. Cahaya Metamerisma (Metamerism) Dua warna yang biasa terlibat berbeda dapat terlihat sama pada suatu kondisi cahaya tertentu. Pasangan warna ini biasa disebut pasangan warna metameric. Metamerisma adalah fenomena yang terjadi pada suatu kondisi cahaya tertentu saja tapi tidak pada kondisi lain.

  11. Penglihatan • Persepsi warna dipengaruhi oleh faktor-faktor • fisiologi, • psikologi dan • kondisi pengamatan • Maka itu, setiap orang mungkin mempersepsi warna secara berbeda. Mata normal seseorang mampu melihat sekitar 11 juta warna berbeda Penglihatan terjadi saat cahaya diterjemahkan menjadi denyutan saraf yang dimengerti otak. Deteksi warna dimulai pada pusat retina mata yang dikenal sebagai fovea. Pada setiap titik fovea, mata menggunakan tiga receptors yang peka untuk menganalisa cahaya.

  12. Penglihatan

  13. Penglihatan Persepsi Warna peka terhadap kecerahan (brightness) dan warna yang ada disekeliing. Dalam contoh ini, dua kota tersebut memiliki warna yang sama tapi terlihat berbeda karena dilatarbelakangi warna berbeda.

  14. Obyek Cahaya yang mengenai obyek bisa mungkin dipantulkan, diserap, atau diteruskan. Persepsi warna pada obyek transparan terjadi karena warna-warna tersebut diteruskan. Dalam gambar di atas cahaya merah dan hijau diteruskan dan terkombinasi menjadi kuning. Persepsi warna pada obyek opak (opaque object) terjadi karena warna2 tersebut dipantulkan.

  15. Ringkasan • Persepsi warna manusia terpengaruh faktor-faktor fisiologi dan psikologi. Dan juga terpengaruh kondisi pengamatan. • Cahaya adalah bentuk energi yang berradiasi dalam bentuk gelombang energi. • Penglihatan warna dimulai saat ada cahaya. Warna sumber cahaya mempengaruhi persepsi warna pada obyek. • Persepsi warna pada benda opaque karena adanya pantulan cahaya. Persepsi warna pada benda transparan karena adanya cahaya yang diteruskan.

  16. Model Warna

  17. Tujuan Setelah menyelesaikan sesi ini Anda diharapkan dapat • Menjabarkan model warna aditif (additive) dan penggunaannya • Menjabarkan model warna substraktif dan penggunaannya • Menjabarkan model warna CIE dan turunannya • Menjelaskan warna dependent (bergantungan) dan warna independent (tak bergantungan)

  18. Pendahuluan Warna yang disebut pure spectral color (warna spektra murni) mengandung hanya satu gelombang warna. Namun hampir semua warna adalah kombinasi dari beberapa gelombang warna. Untuk menjabarkan warna dengan cara melihat nilai gelombang adalah tidak praktis.

  19. Model Warna Model warna adalah perangkat untuk referensi untuk menjelaskan semua warna yang tersedia. Banyak model yang ada muncul untuk keperluan membuat dan mengkomunikasikan warna dengan cara yang mudah dan sistematis. Umumnya model-model yang ada membutuhkan tiga parameter untuk penjelasan suatu warna.

  20. HSB (Hue, Saturation, Brightness) Hue (warna) adalah paramater warna, pada dasarnay nama warna contoh hijau, kuning dan lainnya. Saturasi nilai 0 artinya tidak ada warna, yang setara abu-abu, putih atau hitam. Saturasi penuh dapat digambarkan sebagai 100%, 255, atau 1. Gambar disamping menunjukkan 5 warna pada pada saturasi dari 0 sampai 100% Brightness (kecerahan) adalah kata untuk menjabarkan perubahan intensitas cahaya yang dipantulkan atau diteruskan pada suatu gambar. Hue dan saturation dibuat konstan pada gambar di samping sedangkan kecerahab diaturdari 0 hingga 100%. Perhatikan bahwa jika brightness menjadi nol maka gmabr menjadi gelap tidak ada warna. (0 brightness = tidak ada cahaya)

  21. RGB [1] R G B W + + = 400 500 600 700(nm) 400 500 600 700(nm) 400 500 600 700(nm) 400 500 600 700(nm) RGB adalah additif, kadang disebut warna primer. Banyak perlatan komputer dibuat seperti mata manusia (scanner, kamera digital), atau menipu mata dalam melihat banyak warna(seperti monitor sebenarnya hanya ada merah, hijau dan biru dengan intensitas yang berbeda). Model ini adalah model device dependent (bergantungan alat)

  22. RGB [2] Beberapa nama untuk model warna RGB: • sRGB (PC) • EFIRGB (EFI) • Apple Standar (Mac) Pertanyaan • Apakah sRGB, EFIRGB, dan Apple Standard adalah warna yang tergantung alat? • Bagaimana komputer dapat menghasilkan 16 juta warna? Mengapa disebut true color (warna seutuhnya)? • Mengapa telepon genggam hanya ada 65 ribu warna?

  23. CMYK [1] Paper Paper Paper • CMY adalah substraktif, dan sering disebut warna proses (process color). Cyan, Magenta, dan Yellow (kuning) adalah campuran untuk menghasilkan hitam. • Namun, dalam praktek CMY tidak dapat menghasilkan hitam karena itu hitam (black) sebagai warna (key/K) ditambahkan dan populer disingkat menjadi CMYK. • Warna CMYK adalah warna yang tergantung alat atau mesin. Jika nilai yang sama dicetak mesin berbeda maka warna akan berubah.

  24. CMYK [2] Beberapa standard model CMYK adalah: • SWOP (US Standard) • Euroscale (Europe) • DIC (Japan) Pertanyaan • Apa yang dimaksud dengan hexachrome? • Apakah SWOP, Euroscale dan DIC adalah wanra device-dependent?

  25. CIE Model warna CIE (Commision Internatinale d’Eclairage, dalam bahasa Perancis) adalah model tiga dimensi untuk menjabarkan semua warna yang dapat dilihat oleh mata manusia. Potongan dari model CIE seperti gambar di bawah adalah diagram kromatis CIE (chromaticity diagram)

  26. CIE LAB [1] CIR LAB adalah Warna yang didefinsikan dalam notasi koordinat L*, a*, b*, dimana perbedaan jarak yang sama dalam area mewakili perbedaan warna yang sama.

  27. CIE LAB [2] CIE LAB adalah versi model warna CIE yang lebih dekat untuk mendekati kepekaan mata manusia. RGB dan CMYK adalah model yang tergantung alat (device dependent). Nilai RGB terbaca pada satu scanner bisa berbeda dari scanner lainnya. Nilai CMYK yang sama bisa tercetak menjadi warna berbeda pada mesin offset yang yang berbeda.. Model CIE LAB memberi nilai yang tak bergantung alat (device independent) dimana nilai tersebut dapat direpro dengan niali RGB dan CMYK berbeda.

  28. CIE LAB Aplikasi Sistem Manajemen Warna (Color management) merubah nilai device dependent – RGB or CMYK – menjadi nilai device independent color– L*a*b – dan sebaliknya. Hal ini warna terlihat serupa pada mesin berbeda. Koreksi antara satu perangkat warna RGB atau CMYK dan L*a*b dijabarkan dengan suatu profil warna (color profile). Setiap perangkat memiliki profile khusus.

  29. Pantone Matching System (PMS) Pantone awalnya adalah perusahaan cat di Amerika dimana warna-warna yang dihasilkan diberi penomoran dan warna-warna tersebut menjadi suatu patokan atau referensi bagi para designer untuk mengkomunikasi suatu warna. Warna Pantone mencakup ribuan warna yang sangat luas dan biasanya dapat diliaht dengan keping warna dalam bentuk kipas seperti gambar disamping sebagai katalog.

  30. Warna di Komputer Color picker onPhotoshop Color picker onPowerPoint

  31. Ringkasan • Banyak model warna yang ada berguna untuk menjelaskan dan menghasilkan warna. Masing-masing digunakan . • The subtractive color model is used in prepress and press. This model applies cyan, magenta, and yellow for absorbing and reflecting the white light. • The additive color model is used with TV screens and computer monitors. It is also used in scanners for initial image representation. The additive model combines red, green, blue light sources on a dark background. • The CIE color space includes all colors that the eye can see. It is useful for visualizing subspaces, such as printable color. • In a practical world for prepress, CMYK value based on subtractive model, are often used to describe a color. Sometimes, the easiest way to communicate color is to use color swatches or reference books made by companies such as Pantone.

  32. Pengukuran Warna

  33. Tujuan Setelah menyelesaikan sesi ini Anda diharapkan dapat • Menjelaskan alasan untuk mengukur warna pada tingkatan berbeda saat pra-cetak dan cetak • Menjelaskan peralatan yang digunakan pengukuran • Menjelaskan kata density • Menjelaskan metode untuk mengukur densitas • Menjelasakan kata Halftone dan hubungan dengan separasi

  34. Pendahuluan Kita telah mempelajari bahwa perception warna dengan mata manusia adalah sangat subyektif. Bagaimna cara kita mengukur warna secara oyektif?

  35. Mengukur Warna Spectrophotometer adalah instrumen untuk mengukur sebuah pantulan atau serapan warna dalam berbagai pola gelombang. Alat ini umumnya digunakan pada industri tinta dan pewarna untuk kontrol kualitas warna. Hasil pengukuran menghasilkan kurva spektrofotometris. Dapatkah Anda menyebutkan warna apa pada kurva di bawah?

  36. Mengukur Warna Colorimeter bekerja menggunakan filter RGB dan meniru kepekaan mata. Hasil pembacaan colorimeter diterjemahkan menjadi koordinat warna yang umumnya dalam , unit L*a*b. Unit ini bisa dipakai untuk komunikasi warna.

  37. Mengukur Warna Walau memungkinan mengukur warna dengan gelombang energinya dan diterjemahkan ke LAB, proses ini umumnya tidak praktis untuk kontrol warna saat menjalankan percetakan. Sebagai gantinya dua kuantitas yang berhubungan dengan warna diukur yakni density dan dot area.

  38. Density Density adalah pengukuran terhadap kepekatan suatu kemampuan material untuk menyerap atau memantulkan cahaya. Satuan densitas adalah berbentuk logaritma untuk menyesuaikan sensitivitas mata yang tidak linear. Mata lebih sensitif terhadap perubahan dalam area terang ketimbang daerah gelap.

  39. Density

  40. Halftones Pada lembar cetak offset densitas warna dikontrol oleh dot area – area yang ditutupi titik-titik warna tinta yang dinyatakan dalam prosentase. Gambar yang terdiri dari area dot bervariasi disebut halftone. Pola dimana dot halftone dirangkai dinamakan halftone screen. Ukuran besar dot berubah-ubah, untuk memberi efek pada warna muda dan warna tua. Dalam screening yang konvensional, pola yang digunakan memakai jarak yang tetap antara tiap dot. Dalam pola screening stochastic dot-dot tersebut tertata dalam pola yang acak.

  41. Halftones Halftone muncul pada films, plates, proofing, dan cetak. Ukuran dot pada setiap titik halftone dapat diukur dengan menggunakan densitometer. Perubahan ukuran dot yang disebabkan oleh mengecil atau membesarnya dot dinamakan dot gain dan dot loss. Dalam dunia cetak digital Docucolor dot gain hampir tidak terjadi.

  42. Ringkasan • Pengukuran warna memberi kontrol atas warna pada berbagai tahapan proses prepress dan press dan membentuk basis untuk mengkomunikasikan warna. • Density adalah pengukuran terhadap kepekatan suatu kemampuan material untuk menyerap atau memantulkan cahaya. • Warna seharusnya diukur dengan sebuah colorimeter atau spectrophotometer . Density diukur dengan sebuah densitometer. • Pada percetakan offset (press) tinta diaplikasikan di atas kertas dengan pola a halftone. Besarnya area yang ditutupi tinta disebut ukuran separasi atau ukuran dot (dot value).

  43. Manajemen Warna

  44. Tujuan Setelah menyelesaikan sesi ini diharapkan Anda dapat: • Menjelaskan tantangan warna • Menjelaskan tiga K atau C(English) pada tahapan manajemen warna • Menjelaskan profile ICC dan kegunaannya • Mengerti Pantone Matching System • Mengerti Color rendering style dan kegunaannya • Menyebutkan perangkat manajemen warna

  45. Pendahuluan Warna yang Anda lihat di depan monitor komputer TIDAK SELALU SAMA dengan apa yang Anda cetak.

  46. Permasalahan Warna Gamut adalah jangkauan warna yang dapat diproduksi oleh monitor atau printer atau dibedakan scanner atau pendeteksi lainnya. Setiap perangkat memiliki gamut berbeda.

  47. Permasalahan Warna Printer A Monitor Printer B Setiap perangkatmemperlakukan warna secara berbeda.

  48. Permasalahan Warna Monitor Karakteristik warna Umur monitor Pengatuaran panel depan Setting Software Gamma / Kelvin Lingkungan Cahaya ruangan Warna pantulan Scanner Karakteristik scanner Umur CMOS atau CCD Setting software Pengaturan Hue Lightness / Darkness brightness =1.0 =1.8 =2.2 voltage 6500° Kelvin Business Monitors 5000° Kelvin (D50) Proofing Standard