1 / 27

Analisis Data Statistik Deskriptif

Analisis Data Statistik Deskriptif. Dr. Oos M. Anwas. Subtansi Jurnal Terakreditas. Hasil Penelitian: 1. Pendahuluan (10%) 2. Kajian Pustaka (15%) 3. Metodologi (10%) 4. Hasil & Pembahasan (50%) 5. Kesimpulan saran (15%). Kajian : 1 . Pendahuluan (10%) 2. Kajian Pustaka dan

Download Presentation

Analisis Data Statistik Deskriptif

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Analisis Data Statistik Deskriptif Dr. Oos M. Anwas

  2. Subtansi Jurnal Terakreditas Hasil Penelitian: 1. Pendahuluan (10%) 2. Kajian Pustaka (15%) 3. Metodologi (10%) 4. Hasil & Pembahasan (50%) 5. Kesimpulan saran (15%) Kajian: • 1. Pendahuluan (10%) • 2. KajianPustaka dan • Pembahasan (75%) • 3. Kesimpulansaran (15%)

  3. Pengolahan & Analisis Data

  4. Kekeliruan dalam Pengolahan Data (1) • Data dari lapangan (kuesioner) seringkali langsung ditabulasi tanpa melalui proses editing (kelengkapan data, cara pengisian, .....) • Kekeliruan dalam koding data

  5. Editing & Koding data Editing: • Mengecek lengkap tidaknya pengisian kuesioner • Mengecek logis tidaknya jawaban • Mengecek konsistensi antar pertanyaan Koding: Statistika mensyaratkan data numerik, data Kategorik diubah ke numerik Kode identitas tertentu

  6. Kekeliruan dalam Pengolahan Data (2) • Kecerobohan entry data, sehingga menyebabkan data tidak valid dan reliabel. • Entry data, dibantuan oleh orang yang tidak berkepentingan dalam penelitian, & kurang diberikan petunjuk yang jelas. • Peneliti jarang mengecek hasil entry data yang dilakukan oleh pihak lain.

  7. Entry dan Edit data • Entry data dalam tabulasi. • Editing ulang terhadap tabulasi data, mencegah kekeliruan memasukan data, penempatan kolom/baris, tabel, dll.

  8. Kekeliruan dalam Pengolahan Data (3) • Menggunakan statistik yang kurang tepat dengan skala data.

  9. STATISTIK DESKRIPTIF

  10. Statistik Dekriptif: • Tujuan: menyederhanakan data agar mudah dipahami • Data sampel atau populasi

  11. Statistik Dekriptif: • Semua skala data: (nominal, ordinal, interval, rasio) • Penyajian: (tabel, grafik, ukuran rata-rata, diagram, kurva, dll. )

  12. Data Distribusi Frekuensi Data hasilpenelitianterhadapgurudi kabupatenAdanBdiketahuibahwalatarbelakangresponden yang berjumlah 219 orang berdasarkantingkatpendidikan, sebagaiberikut; SLTA 11 orang, Diploma 34 orang, Sarjana 47 orang, dan magister 8 orang.

  13. Tabel - Distribusi Frekuensi

  14. Pembahasan Tabel? “Pendidikanformal penyuluhlebihdarisetengahnya (55 persen) penyuluhsudahberpendidikansarjana, bahkan 8 persenmagister (S2). Iniberartisecaraumumtingkatpendidikan formal penyuluhsudahcukuptinggi. Adanyaprasyaratjenjangpendidikan minimal setingkatSarjanabagiJabatanFungsionalPenyuluhAhlimenjadipendorongbagipenyuluhuntukmelanjutkanpendidikanS1. Di sisi lain masihada 45 persenpenyuluh yang perludibantuuntukbisamencapaitingkatpendidikan minimal sarjana”.

  15. Pembahasan Tabel: “Pendidikanformal penyuluhlebihdarisetengahnya (55 persen) penyuluhsudahberpendidikansarjana, bahkan 8 persenmagister (S2). Iniberartisecaraumumtingkatpendidikan formal penyuluhsudahcukuptinggi. Adanyaprasyaratjenjangpendidikan minimal setingkatSarjanabagiJabatanFungsionalPenyuluhAhlimenjadipendorongbagipenyuluhuntukmelanjutkanpendidikanS1. Di sisi lain masihada 45 persenpenyuluh yang perludibantuuntukbisamencapaitingkatpendidikan minimal sarjana”.

  16. Distribusi FrekuensiKelompok Data hasilpenelitiandiketahuilatarbelakang responden/penyuluh yang berjumlah 219 orang berdasarkanumur: < 40 tahunsebanyak 3 orang, 41-47 tahun 41 orang, 48-64 tahunsebanyak 117 orang, dandiatas 64 tahunsebanyak 32 orang.

  17. Tabel - DistribusiFrekuensiKelompok

  18. PembahasanTabel: “Umurdi bawah41 tahunhanya 1 persen. Umur di atas 40 tahunmencapai 99 persen. Usiapensiun, bagiPenyuluhTerampil56 tahundanPenyuluhAhli60 tahun, makadalamkurunwaktu lima sampaisepuluhtahunkedepanjumlahpenyuluhakanberkurangsekitar 76 persen. Hal inimerupakandampakdarikebijakanpemerintah yang jarangmenerimapenyuluh PNS baru, sehinggaregenerasitenagapenyuluh PNS terlambat. Kondisiiniperlumenjadibahanpertimbanganbagipemerintahpusatdandaerahuntukmerekrutpenyuluh PNS baru”.

  19. Diagram - Distribusi Frekuensi Kelompok

  20. b. Grafik

  21. PembahasanGrafik: “MajalahSinarTani& Trubusadalahmajalah yang seringdibacapenyuluh. Keduamajalahtersebutsubstansinyatentangpertanian, sedangkanmajalah Tempo danGatrainformasinyaumum. MajalahSinarTaniditerbitkanPT Duta KaryaSwastabekerjasamadenganKementerianPertanian. Majalahinididistribusikankepadaseluruhpenyuluh PNS di Indonesia. Olehkarenaitu, wajarapabilapenyuluhhampirseluruhnyamemilikidanmembacamajalahini.

  22. c. UkuranPemusatan • Rata-rata (Mean) • Median (Median); titik tengah • Modus (mode); paling sering muncul

  23. d. UkuranPenyebaran • Jangkauan (range); selisih terbesar-terkecil • Rata-rata penyebaran • Deviasi standar (standard deviasi): rata2 penyimpangan • Variansi (variance); kuadran standar deviasi

  24. Ukuran Pemusatan & Penyebaran

  25. Skala Data vs. Statistik Dekriptif: 1. Skala Nominal : Modus, Frekuensi 2. Skala Ordinal : Median, Persentil, Rentang 3. Skala Interval : Mean, Standard Deviasi 4. Skala Rasio : Mean, Koefisien Variasi (ukuran dispersi relatif)

  26. HaturNuhun

More Related