Profesionalisme Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) - PowerPoint PPT Presentation

profesionalisme guru pendidikan anak usia dini paud n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
Profesionalisme Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) PowerPoint Presentation
Download Presentation
Profesionalisme Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

play fullscreen
1 / 13
Profesionalisme Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
1573 Views
Download Presentation
ahava
Download Presentation

Profesionalisme Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. Profesionalisme Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Drs. Sutrisno, S.Pd, M.Pd

  2. Latar Belakang • masa usia dini adalah the Golden Ages atau periode keemasan. • saat lahir otak bayi mengandung 100 sampai 200 milyar neuron atau sel syaraf yang siap melakukan sambungan antar sel. Sekitar 50% kapasitas kecerdasan manusia telah terjadi ketika usia 4 tahun, 80% telah terjadi ketika berusia 8 tahun • dengan dikembangkannya Kurikulum PAUD yang diharapkan dapat membantu memberikan pendidikan yang berkualitas pada anak usia dini

  3. Landasan Yuridis • Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak • Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

  4. Profesionalisme Guru • profesionalisme guru adalah seorang guru yang memiliki kemampuan dan keahlian khusus serta telah berpengalaman dalam mengajar sehingga ia mampu melakukan tugas dan fungsinya sebagai guru dengan kemampuan yang maksimal serta memiliki kompetensi sesuai dengan kriteria guru profesional, dan profesinya itu telah menjadi sumber mata pencaharian

  5. Perlunya Guru Profesional • Muhibbin Syah mengutip pendapat Gagne bahwa setiap guru berfungsi sebagai: a. Designer of intruction (perancang pengajaran) b. Manager of intruction (pengelola pengajaran) c. Evaluator of student learning (penilai prestasi belajar siswa).

  6. Aspek-aspek Kompetensi Guru Profesional • Kompetensi Pedagogik • Kompetensi Kepribadian • Kompetensi Profesioanal • Kompetensi Sosial

  7. Kriteria Guru Profesional • Oemar Hamalik dalam bukunya Proses Belajar Mengajar, guru profesional harus memiliki persyaratan, yang meliputi; a. Memiliki bakat sebagai guru. b. Memiliki keahlian sebagai guru. c. Memiliki keahlian yang baik dan terintegrasi. d. Memiliki mental yang sehat. e. Berbadan sehat. f. Memiliki pengalaman dan pengetahuan yang luas. g. Guru adalah manusia berjiwa pancasila. h. Guru adalah seorang warga negara yang baik

  8. Indikator Guru Profesional

  9. Hakikat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) • membahas pendidikan untuk anak usia 0-8 tahun • Anak usia tersebut dipandang memiliki karakteristik yang berbeda dengan anak usia di atasnya sehingga pendidikan untuk anak usia tersebut dipandang perlu untuk dikhususkan • PAUD adalah ilmu multi dan interdisipliner, artinya tersusun oleh banyak disiplin ilmu yang saling terkait

  10. Kurikulum PAUD • seluruh potensi anak (the whole child) • Anak dapat dipandang sebagai individu yang barumulai mengenal dunia • Usia dini merupakan saat yang amat berharga untukmenenamkan nilai-nilai nasionalisme, kebangsaan, agama, etika, moral, dan sosialyang berguna untuk kehidupannya dan strategis bagi pengembangan suatu bangsa

  11. Pembelajaran PAUD • Pembelajaran bersifat holistik dan terpadu • Pembelajaran bersifat terpadu yaitu tidak mengajarkan bidang studi secara terpisah. • meliputi (1) moral dan nilai-nilai agama, (2) sosial- emosional, (3) kognitif (intelektual), (4) bahasa, (5) Fisik-motorik, (6) Seni. • Bermain sambil belajar, dimana esensi bermain menjiwai setiap kegiatan pembelajaran amat penting bagi PAUD. • Esensi bermain meliputi perasaan senang, demokratis, aktif, tidak terpaksa, dan merdeka menjadi jiwa setiap kegi

  12. Lingkungan Belajar • Penataan lingkungan belajar dan fasilitas belajar untuk anak usia dini amat penting untuk mengembangkan aspek-aspek perkembangan anak • Di sekolah anak-anak juga perlu mainan yang aman dan baik untuk belajar. • Lingkungan belajar juga harus memberi pengalaman belajar yang menarik dan kaya ragam bagi anak

  13. STOP !!! Sampai disini dulu, terima kasih.