Download
desain penelitian eksperimen n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
DESAIN PENELITIAN EKSPERIMEN PowerPoint Presentation
Download Presentation
DESAIN PENELITIAN EKSPERIMEN

DESAIN PENELITIAN EKSPERIMEN

1280 Views Download Presentation
Download Presentation

DESAIN PENELITIAN EKSPERIMEN

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. DESAIN PENELITIAN EKSPERIMEN Dr. Marsel R. Payong, M.Pd. STKIP St. Paulus Ruteng, Flores

  2. BEBERAPA KONSEP DASAR • Penelitianeksperimenbertujuanuntukmengetahuipengaruhdarisuatuperlakuanterhadapkeadaanatauhasiltertentu • Beberapaciripenelitianeksperimen: • adanyavariabelindependen yang dimanipulasi (treatment variable) danvariabeldependen yang merupakanakibatdarimanipulasivariabelindependen (outcome variable) • Adanyakontrolterhadapberbagaivariabelasing (extraneous variable) untukmengetahuiefektivitasdarisuatuperlakuan • Adanya pengacakan terhadap subjek / kelompok subjek • Adanya perbandingan kelompok

  3. Kapan Melakukan Eksperimen? • Bila peneliti ingin mengetahui suatu hubungan sebab akibat secara langsung antara suatu variabel independen (perlakuan) dengan variabal dependen (hasil) • Bila peneliti ingin menguji suatu perlakuan / intervensi tertentu untuk melihat efektivitasnya (mis. dalam R&D) • Bila peneliti ingin menguji suatu intervensi yang sudah terbukti efektif pada latar tertentu pada latar atau situasi yang lain (eksperimen replikasi)

  4. Masalah dalam Penelitian Eksperimen • Research-based problem: masalah yang belum terjawab dari hasil penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya. • Mis: eksperimen sebelumnya telah membuktikan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan penggunaan strategi X terhadap hasil belajar Mapel Y. Masalah yang belum terjawab: bagaimana pengaruh dari strategi X terhadap hasil belajar Mapel Y untuk siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah? • Maka eksperimen yang dapat dibuat adalah: menguji strategi X untuk meningkatkan hasil belajar Mapel Y bagi siswa yang bermotivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah.

  5. Masalah dalam Penelitian Eksperimen • Practical-based problem: masalah yang berasal dari praktek atau pengalaman empiris tertentu. • Mis. studi sebelumnya memperlihatkan bahwa rendahnya hasil belajar mata pelajaran X disebabkan oleh strategi guru yang kurang tepat. • Maka eksperimen yang dibuat adalah menguji satu strategi baru dengan strategi yang biasa digunakan guru sebelumnya (dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol)

  6. Masalah dalam Penelitian Eksperimen • Replication-based problem: masalah penelitian merupakan replikasi/pengulangan terhadap penelitian sebelumnya tetapi diterapkan pada latar atau konteks yang berbeda. • Mis. eksperimen sebelumnya yang dibuat di sebuah sekolah perkotaan memperlihatkan bahwa ada pengaruh kuat metode X terhadap sikap terhadap pluralisme agama. • Masalah eksperimen berikutnya: bagaimana pengaruh metode X terhadap sikap terhadap pluralisme agama bagi siswa di pedesaan

  7. Beberapa Contoh Penelitian Eksperimen • Pengaruhstrategikonstruktivismeterhadaphasilbelajar Bhs Inggris • Pengaruhmetodediskusiterbimbing (guided discussion) terhadaphasilbelajarPKn • PengaruhstrategipembelajarankolaboratifterhadaphasilbelajarPPKndenganmempertimbangkankemampuankomunikasi interpersonal • Pengaruhceritadongengterhadapkemampuanmenyimaksiswa SD dilihat dari gaya kognitif siswa • Pengaruhgayamengajar guru terhadapkreativitassiswa • PengaruhmetodekooperatifterhadaphasilbelajarMatematikadenganmempertimbangkansikapterhadapmatematika • Efektivitaspengaruhstrategipembelajaranproblem-based dankreativitasterhadaphasilbelajarMatematika • Efektivitaspengaruh pendekatan CTL terhadapHasilBelajarSainsdi SD • PengaruhPendekatanNaratifEksperiensialdanMotivasiBelajarterhadapHasilBelajarPendidikan Agama Katolik di SD

  8. Jenis-jenis Desain Eksperimen(Creswell, 2012) • Desain Perbandingan Kelompok (Between-Group Design) • True experiment (pre-posttest, posttest only) • Quasi-experiment (pre-posttest, posttest only) • Factorial Designs • Desain Individual (Within-Group Design) • Time Series Design • Repeated measures experiments • Single subject experiment

  9. BeberapaDesainPenelitianEksperimen Perbandingan Kelompok Ket: T = Kelp Eksp C = Kelp. Kontrol O = Pengamatan X = Perlakuan R = Pengacakan

  10. Ket: T = Kelp Eksp C = Kelp. Kontrol O = Pengamatan X = Perlakuan R = Pengacakan M = Matching

  11. Metode dan Desain Penelitian Eksperimen (Cont.) Ket: O = Pengamatan X = Perlakuan T = Kelp Eksp C = Kelp. Kontrol M = Matching Y = var moderator

  12. Contoh Desain Faktorial 2x2 Judul Penelitian: Pengaruh Strategi Induktif dan Deduktif Terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa

  13. Contoh Desain Faktorial 3x3 Judul Penelitian: Pengaruh Strategi Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Sains dengan mempertimbangkan Sikap terhadap Mapel

  14. MetodedanDesainPenelitianEksperimen (Cont.) Ket: O = Pengamatan X = Perlakuan T = Kelp Eksp C = Kelp. Kontrol M = Matching

  15. Metode dan Desain Penelitian Eksperimen (Cont.)

  16. Contoh Desain Faktorial 2x2 dng 2 Variabel outcome Y1 = Hasil Belajar PPKn Ranah Kognitif Y2 = Hasil Belajar PPKn Ranah Afektif Judul Penelitian: Pengaruh Strategi Pembelajaran (Kolaboratif & Kompetitif) dan Komunikasi Interpersonal Terhadap Hasil Belajar PPKn Ranah Kognitif dan Afektif

  17. Ancaman Terhadap Validitas Eksperimen dan Teknik Pengontrolan

  18. Ancaman Terhadap Validitas Eksperimen dan Teknik Pengontrolan (Cont.)

  19. TeknikAnalisis Data DlmPenelitianKuantitatif (cont.) • Catatan: • Khusus untuk Teknik Analisis Inferensial pada metode korelasional atau eksperimen terdapat beberapa uji persyaratan analisis: • Uji Normalitas Data dan normalitas galat taksiran • Uji Homogenitas varians • Uji Linearitas Regresi

  20. pertanyaan • bagaimanaeffekekspeerimen tetapadaefek. utkminimalisir: sebagaipenelititidakbolehdiberitahu. seolah-olaheksprimen. cara: sebelumdimulaidiberikanpembekalan. harus guru.... tapipengukurannyadilakukanolehpeneliti. kalauuji –t signifikanmakaharusadaujilanjut.... ujischeefe... signifikan adatidak

  21. mortalitas: jika data ttidaknormaalbagaimanamengataasinya. statistik non-parameetrik : ujiMcNemaar • efek testing : tessama: • ujinormalitas: jikadatanyatidak normal . non-parametrikmana yang cocokutkmengujipaarametriktersebut. cara: kittatetapkanbeberapaorang. siapasjsampelnya harusadaujiregresiuntukancovaataumancova.

  22. homogenitas:

  23. DESAIN KORELASIONAL Dr. Marsel R. Payong, M.Pd. STKIP St. Paulus Ruteng

  24. Beberapa Konsep Dasar • Penelitiankorelasionalbertujuanuntukmenemukankekuatanhubungandankontribusidarisuatuvariabelterhadapvariabel lain dalam latar alamiah (non eksperimen). • Ciripenelitianini: • Terdiriatasduaataulebihvariabeldimanadiantaranyamerupakanvariabelindependendan yang lain merupakanvariabeldependen • Kekuatanhubunganantarvariabelsecarastatistikditunjukkandengankoefisienkorelasi • Dari hubunganitudapatditentukankontribusidarivariabelindependenterhadapvariabeldependenbaiksecarabersama-samamaupunsecaraparsial yang ditentukanmelaluiindeksdeterminasinya.

  25. Kapan Melakukan Penelitian Korelasional? • Bila peneliti ingin mengetahui suatu hubungan antara suatu variabel independen dengan variabal dependen tanpa ada intervensi tertentu (dalam latar alamiah) • Bila peneliti ingin menguji suatu / beberapa dugaan / asumsi teoretis tertentu tentang adanya hubungan antara satu variabel dengan variabel lain dalam latar alamiah

  26. Masalah dalam Penelitian Eksperimen • Research-based problem: masalah yang belum terjawab dari hasil penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya. • Mis: studi sebelumnya telah membuktikan bahwa ada hubungan positif dan signifikan antara variabel X1, X2 terhadap hasil belajar Mapel Y. Masalah yang belum diteliti: bagaimana hubungan dari variabel X3, X4 dst dengan hasil belajar Mapel Y? • Maka penelitian yang dapat dibuat adalah: menguji hubungan antara variabel X3 dan X4 dengan hasil belajar Mapel Y.

  27. Masalah dalam Penelitian Eksperimen • Practical-based problem: masalah yang berasal dari praktek atau pengalaman empiris tertentu. • Mis. studi sebelumnya memperlihatkan bahwa rendahnya hasil belajar mata pelajaran Y ditentukan oleh penguasaan bahan ajar guru yang rendah (mis; tingkat kontribusi 23%). • Maka studi yang dapat dibuat selanjutnya adalah menguji hubungan dari variabel-variabel lain yang berkontribusi terhadap rendahnya penguasaan bahan ajar guru (mis; minat baca, kuriositas, kemampuan mengembangkan diri, motivasi belajar, dsb)

  28. Masalah dalam Penelitian Eksperimen • Replication-based problem: masalah penelitian merupakan replikasi/pengulangan terhadap penelitian sebelumnya tetapi diterapkan pada latar atau konteks yang berbeda. • Mis. studi sebelumnya yang dibuat di sebuah sekolah perkotaan memperlihatkan bahwa ada hubungan positif antara motivasi belajar dengan hasil belajar. • Masalah eksperimen berikutnya: bagaimana hubungan antara motivasi belajar dan hasil belajar bagi siswa di pedesaan atau di daerah pemukiman kumuh?

  29. X1 X Y X2 Y X1 Y X3 X2 Model Desain Penelitian Korelasional Desain 1 variabel bebas 1 variabel terikat Mis. Hubungan Antara Minat Meneliti dengan Hasil Belajar Statistika Desain 2 variabel bebas 1 variabel terikat Mis. Hubungan antara banyaknya waktu luang dan self-control dengan perilaku judi Desain 3 variabel bebas 1 variabel terikat Mis. Hubungan antara motif berprestasi, pengalaman kerja, sense of bussiness dan kemampuan manajerial kepala sekolah Ketr X = Variabel Bebas/independen Y = VariabelTerikat/dependen

  30. Pak Niko: • jika X tidakberhubungandengan Y. harusmelihathipotesis. kalotiddakadahubungandiabaikanatautidakperludiperhatikan. dugaanterbatas. panah.... satu panah: tiddak ada hubungan kausal. kalau analisis path panahnya dua. hubungannya adalah hub satu arah.

  31. pa Ely • Hubunganantarvariabel independent saja. • Temuantidakadahubunganantarasalahsatuvariabel X ddenganvariabel y

  32. * IbuMery • pengolahan data: penelitiankorelasidandeskriptif jawab: assosiatif = korelasional • replication: perkotaandanpedesaan apabilasetingnyasama... bagaimana jawab: suasananya betul2 berbeda.

  33. Pa Viktor: alatukur, angketperludiperhatikandanjugacarapengambilansampelnya. • penelitian: varbebasadaduadan hub dngan Y. apabila x1 = nominal, x2 = interval bagmcaramengkorelasikansecarabersama-samaterhadap Y. jawab: bisadibuat. lihat variabel2 kategori.

  34. Beberapa Contoh Penelitian Korelasional • Hubungan antara minat menjadi peneliti dengan hasil belajar statistik • Keterkaitan antara banyaknya televisi di pedesaan dan tingkat pengangguran dengan tingkat kejahatan di pedesaan • Keterkaitan frekuensi menonton televisi dengan kecenderungan mengecat rambut • Hubungan antara keterlibatan dalam organisasi kemahasiswaan dan minat menjadi pemimpin dengan kemampuan komunikasi interpersonal • Hubungan antara banyaknya waktu luang dan self-control dengan perilaku judi • Hubungan antara kemampuan mengelola konflik, sikap terhadap profesi guru dan kemampuan mengelola pembelajaran • Hubungan antara keinovatifan guru, kemampuan komunikasi interpersonal dan sikap terhadap siswa dengan kemampuan mengelola pembelajaran • Hubungan antara motif berprestasi, pengalaman kerja, sense of bussiness dan kemampuan manajerial kepala sekolah • Hubungan antara gaya kognitif, daya juang, sikap terhadap mata pelajaran dengan prestasi belajar siswa

  35. Teknik Analisis Data Dlm Penelitian Kuantitatif (Cont.) • Catatan: • Khusus untuk Teknik Analisis Inferensial pada metode korelasional atau eksperimen terdapat beberapa uji persyaratan analisis: • Uji Normalitas Data dan normalitas galat taksiran • Uji Homogenitas varians • Uji Linearitas Regresi • Uji Multikolinieritas

  36. PENELITIAN TINDAKAN KELAS Dr. Marsel R. Payong, M.Pd. STKIP St. Paulus Ruteng

  37. Pengertian PTK • Penelitian : suatu kegiatan mencermati suatu objek dengan menggunakan aturan metodologis tertentu untuk memperoleh data atau informasi yang bermanfaat • Tindakan: suatu kegiatan yang sengaja dilakukan untuk tujuan tertentu • Kelas: sekelompok siswa yang dalam waktu yang sama menerima pelajaran dari seorang guru.

  38. Pengertian PTK (lanjutan) • Suatu pencermatan terhadap kegiatan pembelajaran berupa suatu tindakan yang dilakukan secara sistematis, terencana dengan maksud untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapi dalam pembelajaran di kelas. • Suatu jenis penelitian terapan yang dilaksanakan oleh guru untuk memecahkan masalah-masalah pembelajaran melalui intervensi tindakan tertentu yang dilaksanakan secara ilmiah, sistematis, dan terkontrol.

  39. Karakteristik PTK • Situasional : berhubungan langsung dengan permasalahan nyata yang dihadapi guru dan siswa di kelas • Kontekstual: upaya pemecahan yang berupa model dan prosedur tindakan tidak terlepas dari konteksnya. • Kolaboratif: adanya partisipasi aktif antara guru dan siswa dan dengan semua pihak terkait. • Self-reflective: pelaksana tindakan serta objek yang dikenai tindakan melakukan evaluasi dan refleksi terhadap hasil dan kemajuan yang dicapai. • Fleksibel: tidak terlalu ketat mengikuti kaidah metodologi ilmiah seperti sampling, instrumen, kontrol, dsb.

  40. Perbedaan PTK dan Penelitian Konvensional

  41. Tujuan PTK • Untuk melakukan perbaikan, peningkatan dan perubahan ke arah yang lebih baik sebagai upaya pemecahan masalah • Menemukan model dan prosedur tindakan yang memberi jaminan terhadap upaya pemeachan masalah yang mirip pada kesempatan lain • Mengembangkan kemampuan guru untuk mencermati permasalahan aktual di kelas dan berusaha memecahkannya secara sistematis • Menumbuhkan budaya meneliti dan menulis di kalangan guru sekolah

  42. Prinsip Pelaksanaan PTK • Tindakan dan pengamatan dalam proses penelitian tidak boleh mengganggu / mengorbankan proses pembelajaran • Metode dan teknik yang digunakan tidak boleh terlalu kompleks dari segi kemampuan dan waktu pelaksanaannya • Metodologi yang digunakan harus terencana secara cermat sehingga tindakan dapat dilaksanakan • Topik atau permasalahan yang dipilih harus nyata, menarik, dapat ditangani dan berada dalam jangkauan kewenangan peneliti untuk melakukan perubahan • Kegiatan penelitian haruslah merupakan suatu proses yang berkelanjutan (on-going)

  43. Tahap-tahap Umum dalam PTK • Identifikasi dan analisisMasalah • Perencanaan • Pelaksanaan • Pengamatan • Refleksi

  44. Rincian Tahapan PTK • Perencanaan: • Kajian Pengajaran • Identifikasi Masalah dan faktor penyebab • Penyusunan Rencana Tindakan • Pelaksanaan Tindakan • KBM /Open Kelas • Pengamatan • Pengambilan data (tes, pengamatan, dsb) • Analisis dan interpretasi data • Refleksi dan Tindak Lanjut

  45. RuangLingkupMasalah PTK • Masalah-masalah yang bisadiatasioleh guru • Masalah-masalah yang terkaitdenganpembelajaran • Masalah-masalah yang terkaitpembelajaran yang bisadiatasioleh guru: • Masalahhasilbelajar • Masalahmotivasi • Masalahdisiplin • Metode pembelajaran guru

  46. Analisis Masalah PTK • Faktor Guru • Faktor Siswa

  47. IDENTIFIKASI MASALAH PEMBELAJARAN

  48. Apa itu Masalah • Suatu kesenjangan antara harapan dan kenyataan • Suatu situasi yang tidak memuaskan atau yang mengganggu pikiran dan perasaan guru sehingga dirasa perlu untuk segera diatasi • Masalah seringkali muncul dalam bentuk simptom atau fenomen tertentu yang mengganggu • Suatu situasi dianggap mengandung masalah jika ada kriteria atau tolok ukur yang digunakan sebagai kondisi ideal (harapan)

  49. Dari mana menemukan masalah dalam pembelajaran? • Refleksi terus-menerus terhadap pengalaman-pengalaman pembelajaran di kelas • Studi-studi kasus (case study) yang dibuat oleh guru secara teratur • Hasil sharing dengan rekan-rekan sejawat