1 / 48

TRANFORMASI

TRANFORMASI. PENGERTIAN. Operasi tranformasi mencakup pencerminan, pergeseran, perputaran, dan perkalian. Dalam operasi tranformasi, ada bagian titik yang berpindah dan kemungkinan ada bagian atau titik yang tidak berubah posisi.

Download Presentation

TRANFORMASI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. TRANFORMASI

  2. PENGERTIAN • Operasi tranformasi mencakup pencerminan, pergeseran, perputaran, dan perkalian. Dalam operasi tranformasi, ada bagian titik yang berpindah dan kemungkinan ada bagian atau titik yang tidak berubah posisi. • Jika ada titik yang tidak berubah posisi, maka titik ini disebut titik invarian.

  3. JENIS TRANFORMASI • Pencerminan ( Refleksi ) • Pergeseran ( Translasi ) • Perputaran ( Rotasi ) • Perkalian ( Dilatasi )

  4. Pencerminan ( Refleksi)

  5. C Y A B O X A’ B’ C’ A. Pencerminan terhadap Sumbu X

  6. Misal : A(1,1)  T  A’(1,-1) B(5,1)  T  B’(5,-1) C(3,4)  T  C’(3,-4) P(x,y)  T  P’(x,-y) Kesimpulan : Pencerminan P(x,y) terhadap sumbu x, P(x,y)  P’(x,-y).

  7. Y C C’ B’ B A A’ O X B. Pencerminan terhadap Sumbu Y

  8. Misal : A(2,1)  T  A’(-2,1) B(5,2)  T  B’(-5,2) C(1,4)  T  C’(-1,4) P(x,y)  T  P’(-x,y) Kesimpulan : Pencerminan P(x,y) terhadap sumbu Y, P(x,y)  P’(-x,y).

  9. Y B’ A’ y = x A’ C A B O X C. Pencerminan terhadap garis y = x

  10. Misal : A(2,1)  T  A’(1, 2) B(5,2)  T  B’(2,5) C(5,4)  T  C’(4,5) P(x,y)  T  P’(y,x) Kesimpulan : Pencerminan P(x,y) terhadap garis Y=x, P(x,y)  P’(y,x).

  11. Y B C y = -x A’ A B’ A’ O X D. Pencerminan terhadap garis y = x

  12. Misal : A(-1,4)  T  A’(-4, 1) B(-5,4)  T  B’(-4,5) C(-5,4)  T  C’(-4,5) P(x,y)  T  P’(-y,x) Kesimpulan : Pencerminan P(x,y) terhadap garis Y=-x, P(x,y)  P’(-y,-x).

  13. Y B C y = -x A’ A B’ A’ O X E. Pencerminan terhadap garis x = h

  14. Misal : A(-1,4)  T  A’(-4, 1) B(-5,4)  T  B’(-4,5) C(-5,4)  T  C’(-4,5) P(x,y)  T  P’(-y,x) Kesimpulan : Pencerminan P(x,y) terhadap garis Y=-x, P(x,y)  P’(-y,-x).

  15. x = h Y A’ A O X F. Pencerminan terhadap garis x = h

  16. Misal : A(1,5)  T( x=3)  A’(2.3-1,5) A’(5, 5) Kesimpulan : Pencerminan P(x,y) terhadap garis x=h, P(x,y)  P’(2h-x, y).

  17. Y A’ y = h A O X G. Pencerminan terhadap garis y = h

  18. Misal : A(6,1)  T( y=3)  A’(6, 2.3-1) A’(6, 5) Kesimpulan : Pencerminan P(x,y) terhadap garis y=h, P(x,y)  P’(x, 2h - y).

  19. Latihan Soal

  20. Soal 1 Titik P(-2,3) dicerminkan terhadap sumbu X, maka bayangan titik P adalah . . . . • ( 2,-3) • ( -2,3) • ( -2,-3) • (3,-2)

  21. Sumbu x Pembahasan Pencerminan terhadap sumbu X: Titik P(a,b) bayangannya P’(a,-b) Maka: P(2,3) P’(a,-b) P’(2,-3) Jadi, koordinat titik P’(2,-3).

  22. Soal 2 Titik P(5,-2) dicerminkan terhadap sumbu X, maka bayangan titik P adalah . . . . • ( 5,2) • (-5,2) • (-5,-2) • (5,-2)

  23. Sumbu x Pembahasan Pencerminan terhadap sumbu X: Titik P(a,b) bayangannya P’(a,-b) Maka: P(5,-2) P’(a,-b) P’(5,2) Jadi, koordinat titik P’(5,2).

  24. Soal 3 Titik R(-4,6) dicerminkan terhadap sumbu Y, maka bayangan titik R adalah . . . . • ( 4,-6) • (4,6) • (-4,-6) • (-4,6)

  25. Sumbu Y Pembahasan Pencerminan terhadap sumbu Y: Titik P(a,b) bayangannya P’(-a,b) Maka: R(-4,6) R’(-a,b) R’(4,6) Jadi, koordinat titik R’(4,6).

  26. Soal 4 Titik A(8,5) dicerminkan terhadap sumbu Y, maka bayangan titik A adalah . . . . • ( -8,5) • ( -8,-5) • ( -8,-5) • (8,-5)

  27. Sumbu y Pembahasan Pencerminan terhadap sumbu Y: Titik P(a,b) bayangannya P’(-a,b) Maka: A(8,5) A’(-a,b) A’(-8,5) Jadi, koordinat titik A’(-8,5).

  28. Soal 5 Titik T(4,6) dicerminkan terhadap garis y=x, maka bayangan titik T adalah . . . . • (4,-6) • (-6,4) • ( 6,4) • (-4,6)

  29. Grs. y=x Pembahasan Pencerminan terhadap garis y=x: Titik P(a,b) bayangannya P’(b,a) Maka: T(4,6) T’(b,a) T’(6,4) Jadi, koordinat titik T’(6,4).

  30. Soal 6 Titik P(-5,7) dicerminkan terhadap garis y=x, maka bayangan titik P adalah . . . . • ( 7,-5) • ( -7,5) • ( -5,-7) • (5,-7)

  31. Grs. y=x Pembahasan Pencerminan terhadap garis y=x: Titik P(a,b) bayangannya P’(b,a) Maka: P(-5,7) P’(b,a) P’(7,-5) Jadi, koordinat titik P’(7,-5).

  32. Soal 7 Titik T(3,5) dicerminkan terhadap garis y=-x, maka bayangan titik T adalah . . . . • (3,-5) • (-5,3) • ( -3,-5) • (-5,-3)

  33. Grs. y=-x Pembahasan Pencerminan terhadap garis y=-x: Titik P(a,b) bayangannya P’(-b,-a) Maka: T(3,5) T’(-b,-a) T’(-5,-3) Jadi, koordinat titik T’(-5,-3).

  34. Soal 8 Titik N(-4,6) dicerminkan terhadap garis y=-x, maka bayangan titik N adalah . . . . • ( 4,-6) • ( -6,4) • ( -4,-6) • (-6,-4)

  35. Grs. y=-x Pembahasan Pencerminan terhadap garis y=-x: Titik P(a,b) bayangannya P’(-b,-a) Maka: N(-4,6) N’(-b,-a) N’(-6, 4) Jadi, koordinat titik N’(-6,4).

  36. Soal 9 Titik B(2,6) dicerminkan terhadap garis x=4, maka bayangan titik N adalah . . . . • ( 4,4) • ( 6,6) • ( -4,-6) • (-6,-4)

  37. grs. x=4 Pembahasan Pencerminan terhadap garis x=h: Titik P(a,b) bayangannya P’(2h-a, b) Maka: N(2,6) N’(2h-a,b) N’(2.4- 2, 6) N’(6,6) Jadi, koordinat titik N’(6,6).

  38. Soal 10 Titik B(8,4) dicerminkan terhadap garis x=3, maka bayangan titik N adalah . . . . • ( 2,-4) • ( -4,2) • ( -2,4) • (-4,-2)

  39. grs. x=3 Pembahasan Pencerminan terhadap garis x=h: Titik P(a,b) bayangannya P’(2h-a, b) Maka: N(8,4) N’(2h-a,b) N’(2.3- 8, 4) N’(-2,4) Jadi, koordinat titik N’(-2,4).

  40. Soal 11 Titik B(2,6) dicerminkan terhadap garis y=4, maka bayangan titik N adalah . . . . • ( 6,2) • ( 2,6) • (-2,-6) • (-6,-2)

  41. grs. y=4 Pembahasan Pencerminan terhadap garis y=h: Titik P(a,b) bayangannya P’(a,2h-b) Maka: N(2,6) N’(a,2h-b) N’(2, 2.4- 6) N’(6,2) Jadi, koordinat titik N’(6,2).

  42. Soal 12 Titik N(8,4) dicerminkan terhadap garis y=3, maka bayangan titik N adalah . . . . • ( 2,8) • ( 8,2) • ( -2,8) • (-8,-2)

  43. grs. x=3 Pembahasan Pencerminan terhadap garis y=h: Titik P(a,b) bayangannya P’(a,2h- b) Maka: N(8,4) N’(a, 2h-b) N’(8,2.3- 4) N’(8,2) Jadi, koordinat titik N’(8,2).

  44. Soal 13 Titik B(8,4) dicerminkan terhadap sumbu x, kemudian dilanjutkan lagi terhadap garis x=3, maka bayangan akhir titik B adalah .... • (-2,4) • (-2,-4) • (4,2) • (4,-2)

  45. Sumbu X Grs. X=3 Pembahasan N(8,4) N’(8,-4) N’(2.3- 8,- 4) N’(-2,- 4) N(8,- 4) Jadi, koordinat titik N’(-2,-4).

  46. Soal 14 Titik B(6,4) dicerminkan terhadap sumbu y, kemudian dilanjutkan lagi terhadap garis y=2, maka bayangan akhir titik B adalah .... • (-6,0) • (0,6) • (6,0) • (0,-6)

  47. Sumbu y Grs. y=2 Pembahasan N(6,4) N’(-6,4) N’(-6,2.2- 4) N’(-6,0) N(-6, 4) Jadi, koordinat titik N’(-6,0).

  48. Terima Kasih. Semoga Sukses

More Related