Audit sampling
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 53

Audit Sampling PowerPoint PPT Presentation


  • 405 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

Audit Sampling. Audit Sampling. Populasi Bukti Audit. Sampel Bukti Audit. Audit sampling adalah penerapan prosedur audit atas sampel dari populasi bukti audit. Mengapa Sampel ?. Karena pemeriksa bekerja dalam konstrain waktu , tenaga , dan biaya

Download Presentation

Audit Sampling

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Audit Sampling

Sururi


Audit Sampling

Populasi

Bukti Audit

Sampel

Bukti

Audit

Audit sampling adalah penerapan prosedur audit atas sampel dari populasi bukti audit.

Sururi


MengapaSampel?

  • Karenapemeriksabekerjadalamkonstrainwaktu, tenaga, danbiaya

  • Karenadiprediksihasilpengujianatassampeltidakakanberbedadenganpengujianterhadappopulasi

  • Validitaspengujianberdasarkansampeldapatdiujisecarailmiahdanbisaditerimasecaraumum

  • Sebagianbesarkeputusanekonomi, bisnis, sosial, danpolitikdidasarkanpadahasilanalisisdanpengujianatassampel

Sururi


JenisPengujian Audit

Sampling diterapkanpadaduakategori

pengujian audit diatas,

yaitupengujianSPIdanpengujiansubstantif

Pengujiansistempengendalianinteren, yaitupengujianatasefektifitasstandarprosedurprosesbisnis

Pengujiansubstantif, yaitupengujianatasangka-angkakeuangansebagaiakibatdaripelaksanaanprosesbisnis

Sururi


MetodaSampling

  • Sampling Non-Statistika

    Adalah sampling yang diterapkandengantanpasecaraeksplisitmenggunakan model-model statistika, melainkanhanyamenggunakankekuatanpertimbanganprofesional

  • Sampling Statistika

    Adalah sampling yang diterapkandenganmenggunakan model dan parameter statistika, pertimbanganprofesionaltetapdigunakan

Sururi


Manayang Terbaik?

  • Kedua sampling sama-samabaikdansama-samabisadigunakan. Efektifitas sampling ditentukanolehtingkatkompetensipenggunametode sampling

  • Keduametode sampling jugasama-samamengandungresikokesimpulan, baikresiko sampling maupunresiko non-sampling

Sururi


DasarPemilihanMetoda Sampling

  • Pertimbanganbiayadanmanfaat (cost and benefit)

  • Volume dankarakteristiktransaksi

  • Tingkat kompetensidalammenggunakanmetoda sampling

    Manfaat Sampling Statistika

  • Penentuansampellebihefisien.

  • Pengukurankecukupanbuktilebihterarah.

  • Pengevaluasiansampellebihterarah.

  • Memudahkan auditor didalammengkuantifikasidanmengontrolrisiko sampling.

Sururi


Sampling vsProsedur Audit

Pilihan sampling non-statistikadanstatistikatidakmempengaruhiprosedur audit dankompetensibukti audit

Sampling hanyametodeataucarauntukmenentukanjumlahsampel, mengevaluasisampel, danmengambilkesimpulanatashasilevaluasisampel

Sururi


PenerapanSampling

  • Attribute Sampling, yaitu sampling untukpengujiansistempengendalian. Sampling unit berupaatributdarisistempengendalianinteren.

  • Variable Sampling,yaitu sampling untukpengujiansubstantif, ataupengujiantransaksidansaldorekening. Sampling unit berupajumlah rupiah transaksiataujumlah rupiah saldorekening.

Sururi


RisikoSampling

PadaPengujianPengendalian:

  • The risk of assessing control risk too low, jugadisebutdenganthe risk of overreliance ataurisikoterlampaupercayaterhadapSPIataurisikomembuatkesimpulanSPIefektifpadahaltidakefektif.

  • The risk of assessing control risk too high, jugadisebutdenganthe risk of underrelianceataurisikoterlampautidakpercayaterhadapSPIataurisikomembuatkesimpulanSPItidakefektifpadahalefektif.

Sururi


ResikoSampling

PadaPengujianSubstantif:

  • The risk of incorrect acceptance ataurisikomenerimakesimpulan yang salah --> saldorekeningmengandungsalahsaji material disimpulkantidakmengandungsalahsaji material.

  • The risk of incorrect rejection ataurisikomenolakkesimpulan yang benar --> saldorekeningtidakmengandungsalahsaji material disimpulkansebagaimengandungsalahsaji material.

Sururi


RisikoPengujianSPI

Sururi


RisikoPengujianSubstantif

Sururi


RisikoNon Sampling

  • Adalahrisiko sampling yang tidakdisebabkanolehkesalahandalampengambilansampel. Sumberrisiko non-sampling antara lain:

    • Human mistakes, sepertikegagalanmendeteksikesalahandalamdokumen.

    • Penerapanprosedur audit yang tidaksesuaidengantujuan audit.

    • Kesalahaninterpretasihasilsampel.

    • Mengandalkankepadainformasisalahdarifihak lain, sepertikesalahanjawabankonfirmasi.

Sururi


RisikoNon Sampling

Risikononsamplingtidakbisadiukursecaramatematis, tetapibisadiminimalkanmelaluiperencanaandansupervisisecaracermatdantepat.

Sururi


Attribute Sampling

Attribute samplinghanyadigunakanjikaterdapatbuktidokumenterdalampelaksanaanprosedurpengendalian, seperti: prosedurotorisasi, dokumendancatatan, danprosedurpemeriksaanindependen.

Attribute samplingumumnyahanyadigunakanpadasaatdilakukanpengujiantambahanuntukmendukungLower Assesed Level of Control Risk.

Sururi


Langkah-langkahSampling

Menentukantujuanpemeriksaan, misalnyadalamtransaksipembelian, untukmengujirisikopengendalianataseksistensidanterjadinyatransaksi, atauuntukmengujikelengkapandokumendanotorisasitransaksi.

Mendefinisikanpopulasidan sampling unit, misalnyapopulasiuntukkelengkapantransaksipembelian, adalahapproved vouchers.

Menentukankriteriaefektifitaspengendalianinteren,sesuaidenganpemahamanpemeriksaterhadapstandarSPI yang berkaku.

Sururi


IdentifikasiKriteriaEfektifitasSPI

KriteriaPenjelasanKriteria

A Keberadaan copy fakturpembelian yang didukungdengandokumenpermintaanpembeliandanpesananpembelian.

BOtorisasipembelianolehpersonel yang berwenang

CVerifikasiolehbagianpesananpembelianataskesesuaianantarapermintaanpembeliandenganpesananpembeliansepertikuantitias, deskripsibarang yang dibeli, danhargabarang.

DVerifikasikesesuaianlaporanpenerimaanbarangdengankuantitasdanspesifikasibarang yang dibeli

Sururi


MenentukanSample Size

  • Faktor-faktor yang mempengaruhi sample size adalah:

    • Risk of assessing control risk too low.

    • Tolerable deviation rate.

    • Expected population deviation rate.

    • Population size.

Sururi


TabelUkuranSampel

Sururi


TabelUkuranSampel

Sururi


The Risk of Assessing Control Risk too Low

Potensirisikopemeriksaandihindaridenganmenempatkanthe risk of assessing control risk too low padatingkat yang lebihrendah.

Pemeriksaan yang tidakefektifbisaberakibatsangatserius, sementarapengujianpengendalianbisajadimenjadisumberbukti yang utamatentangkemungkinanadanyapenyimpangan.

Auditor jugadimungkinkanmenetapkantingkatrisikosecarabervariasi, semuanyadidasarkanpadarisikopengendalian yang direncanakan (planned control risk).

The risk of assessing control risk too lowberhubunganterbalikdenganukuransampel, semakinrendahtingkatrisiko, semakinbesarjumlahsampelnya.

Sururi


Tolerable Deviation Rate

  • Tolerable deviation rate adalahmaksimumtingkatpenyimpanganpengendalian yang bisaditerimaolehpemeriksauntuktetapmenggunakanplanned control risk

  • Tolerable deviation rate ditentukandenganmempertimbangkanhubunganpenyimpangandengan:

    • Catatanakuntansi yang diuji

    • Pengendalianinteren yang terkait

    • Tujuanevaluasi

Sururi


Tolerable Deviation Rate

Penyimpanganpengendalianakanmeningkatkanrisikokesalahan, tetapitidakselalumeningkatkanjumlahkasalahandalamcatatanakuntansi.

Contoh; suatu voucher tidakdiotorisasi, tetapi voucher tersebutmenyangkuttransaksi yang validitasnyadapatdiuji.

Sururi


Expected Population Deviation Rate

  • Expected population deviation rate didasarkanpada:

    • Tingkat penyimpangansampelpadatahun yang lalu, yang disesuaikandenganperubahanefektifitaspengendaliantahunberjalan.

    • Prakiraanpenyimpanganberdasarkanprakiraanawaltentangefektifitassistempengendaliantahunberjalan.

    • Prakiraanpenyimpanganberdasarkanevaluasiatassampelpendahuluanterhadapkuranglebih 50 item.

Sururi


MetodePengambilanSampel

  • Random number sampling, adalahpengambilansampeldenganmenggunakantabelangka random.

  • Dalammetodeinipengambilansampelbisadalambentuk:

    • Sampling without replacement

    • Sampling with replacement

Sururi


Random Sampling

Contoh:

  • Auditor akanmengambil 10 sampeldaripopulasifaktur yang bernomor 0001 s/d 4000. Pengambilansampelberdasarkanangka random, menggunakanempatangkapertama, dimulaidaribariskeenam. Nomorfakturterpilihadalahsepertitampakdalamtabelberikutini.

Sururi


PenggunaanTabelAngka Random

Sururi


Systematic Sampling

Systematic Sampling, adalahpengambilansampelsecarasistematisdengankelipatanatau interval angkatertentu, misalnyakelipatan 10, 20, 30 dst.

Angka interval yang dilewatidisebutdenganskip interval.Angka interval dapatdihitungdengancaramembagipopulasidenganjumlahsampel, sehinggajikasampelsebanyak 40 unit akandiambildaripopulasisebanyak 2000 unit, makaskip intervaladalah 50 unit (2000 unit : 40 unit).

Selanjutnyatitikawaldaripemilihansampeladalahnomor sampling unit yang jatuhpada range antara 1 – 50 padatabelangka random.

Sururi


Evaluasihasil sampling

Penyimpangan yang ditemukanselanjutnyaditabulasi, diringkas, dandievaluasi.

Selanjutnya, pertimbanganprofesionaldiperlukandalammengevaluasiseluruhfaktor yang akanmempenaruhikesimpulanatashasil sampling.

Sururi


Tingkat PenyimpanganSampel

Tingkat penyimpangansampeldihitungdenganmembagijumlahpenyimpangandenganjumlahsampel. Hasilperhitunganmerupakanprakiraanterbaikataspenyimpangansesungguhnyadalampopulasi.

Sururi


PertimbanganKualitatif

Penyimpanganharusdianalisispenyebabnya, termasukpengaruhnyaterhadapkeandalaninformasi yang berkaitan. Penyimpangan yang bersifatsistematikakanberpengaruhbesarterhadapobyekpemeriksaan

Sururi


SAMPLING STATISTIKAPENGUJIANSUBSTANTIF

  • PROBABILITY-PROPORTIONAL-TO-SIZE (PPS) SAMPLING

    • PPS sampling dimaksudkanuntukmembuatkesimpulantentangjumlah rupiah, bukankesimpulantentangtingkatpenyimpangan(rate of deviation), digunakanbaikuntukpengujiansubstantifkelompoktransaksimaupunsaldorekening.

Sururi


MenentukanUkuranSampel

BV X RF

n = ---------------------

TM – (AM x EF)

BV =Book value of population tested.

RF=Reliability factoruntuktingkatrisk of incorrect acceptance tertentu

TM=Tolerable misstatement

AM=Anticipated misstatement

EF=Expansion factor for anticipated misstatement.

Sururi


Reliability Factor

  • Risk of incorrect accepatancedipengaruhioleh:

  • Tingkat risiko audit yang diambil.

  • Taksirantingkatrisikopengendalian.

  • Hasilpengujiananalitis.

RFdiperolehdaritabeldanditentukanolehthe risk of incorrect acceptance yang diambilatauditentukanoleh auditor.

Sururi


Risk of Incorrect Acceptance

Jikatingkatrisikopengendalianrendah, danhasilprosedur audit menyatakantidakadasalahsaji material, akuntandapatmengambilrisk of incorrect acceptance lebihtinggi, misalnya 30%. Sebaliknya, jikarisikopengendaliannyatinggi, makarisk of incorrect acceptance-nyarendah, misalnya 5%.

Risk of incorrect acceptanceberhubunganterbalikdenganukuransampel. Semakinrendahtingkatrisiko yang diambil, semakinbesarukuransampel.

Sururi


Tolerable Misstatement (TM)

TM adalahmaksimumsalahsajiuntukuntukbisamengatakantidakterjadisalahsaji material. Konsep TM samadengankonsepmaterialitas (materiality). TM berhubunganterbalikdenganukuransampel, semakinkecil TM semakinbesarukuransampel. TM dinyatakandalampersentasedarisuatusaldo.

Sururi


Anticipated Misstatement (AM)

Anticipated Misstatement (AM)ditentukanberdasarkanpengalamandanpemahaman auditor terhadapsituasiobyek audit, dikombinasikandenganpertimbanganprofesionalnya.

Sururi


Expansion Factor (EF)

Expansion Factor (EF)diperolehdaritabeldanhanyadiperlukanjikasalahsajibisadiantisipasi. EFberhubunganterbalikdenganthe risk of incorrect acceptance

Sururi


Cara MenentukanUkuranSampel

Misalnya:

  • BV= Rp600.000,00

  • AM = Rp6.000,00

  • RF = 3.0 (daritabel)

  • EF = 1.6 (daritabel).

  • TM = Rp30.000,00

    Rp600.000,00 x 3.0

    n=-----------------------------------=88

    Rp30.000,00 – (Rp6.000.00 x 1.6)

Sururi


MetodePengambilanSampel

  • Metode yang paling umumuntuk PPS adalahSystematic Sampling. Logical unit dipilihdarisetiap interval.

    BV

    Sampling interval (SI) = -----

    n

    Contoh:

    Book value =Rp600.000,00

    Sampel (n ) = 88 unit

    Sampling interval (SI)= (Rp600.000,00 : 88)

    = Rp6,818.00

Sururi


Prosespemilihansampel

Sururi


EvaluasiHasil Sampling

MenghitungUpper Misstatement Limit (UML)

  • JikaUMLkurangdariatausamadengan TM (tolerable misstatement), kesimpulan:Tidakterdapatsalahsajilebihdari TM padatingkat Risk of InforrectAccepatancetertentu.

    UML = PM + ASR, dimana:

    PM =Total projected misstatement in the population.

    ASR=Allowance for sampling risk.

Sururi


UMLpadasaattidakadasalahsaji

PM = 0 (nol).

ASR hanyaterdiridarisatufaktor, disebutBasic Precision (BP).

BP = RF (reliability factor) x SI (sampling interval).

Untukcontohkasussebelumnya, BP = RF X SI

BP = 3.0 X Rp6,818.00 = Rp20.454,00

Karena PM = 0, makaUML = ASR, dalamhaliniRp20.454.00. JumlahUMLlebihkecildari TM, yang berjumlahRp30.000,00, kesimpulantidakadasalahsaji material

Sururi


UMLpadasaatterjadibeberapasalahsaji

  • PM dihitunguntuksetiaplogical unit yang berisisalahsaji, dandibedakanuntuk:

  • Logical unit dengannilaibukukurangdari sampling interval, PM dihitungsbb.:

    • Tainting percentage (TP) = (BV – Audit Value(AV)):book value.

    • PM = TP X sampling interval.

  • Logical unitdengannilaibukusamaataulebihdari sampling interval, PM dihitungsbb: PM = Book value (BV) – Audit Value (AV)

Sururi


UMLpadasaatterjadibeberapasalahsaji

Contoh:

PPS untukpiutangdagang (daricontohsebelumnya) menunjukkansalahsajisebagaiberikut:

Sururi


Allowance for Sampling Risk (ASR)

  • ASR =BP + IA

    BP =Basic precision

    IA =Incremental allowance akibatdari misstatement (salahsaji).

    Adaatautidakadasalahsajidalamsampel, perhitungan BP adalahsama, makadalamcontohini, BP = Rp20.454.

Sururi


Langkahpenghitungan IA

IA hanyadihitunguntuklogical units yang nilaibukunyakurangdarisampling interval (SI).

Sururi


LangkahPenghitunganIA

Sururi


Langkahpenghitungan IA

Merangking PM untuklogical unitskurangdari SI daribesarkekecil, kemudianmengkalikannyadenganfaktorperubahanincremental yang sesuai, kemudianmenjumlahkannya

Sururi


PerhitunganUML

  • ASR=BP + IA

    =Rp20.454,00 + Rp3.089,00 = Rp23.543,00

  • UML (upper misstatement limit)

    UML=PM + ASR

    =13.197 + 23.543 = 36.740

  • Kesimpulan:

    Tidakterjadi overstatement lebihdariRp36.740,00padatingkat Risk of Incorrect Acceptance 5%.

    Dalamcontohini TM Rp30.000,00, jadiUMLmelebihi TM.

Sururi


KesimpulanAkhir

  • Apapunhasilsampel, sebelummembuatkesimpulan final auditor harusmempertimbangkanaspekkualitatif.

  • PertimbanganKualitatif

    Salahsajidisebabkanolehperbedaanpenerapanprinsipakuntansiataukahdisebabkankarenaadanyakesalahanatauketidakberesan.

  • KesimpulanAkhir

    Auditor harusmenggunakankemahiranprofesionalnyadidalammembuatkesimpulanakhir, misalnyauntukUMLlebihbesardari TM:

    • Sampelmungkintidakmewakilipopulasi.

    • Jumlahanticipated misstatement mungkintidakcukupuntuktingkattolerable misstatement yang diambil, untukmembatasirisiko sampling.

    • Memangtelahterjadisalahsajimelebihi TM.

Sururi


Terimakasih

Sururi


  • Login