1 / 21

Metode Riset

Metode Riset. Pengaruh Promosi Iklan Televisi terhadap Keputusan Pembelian Kecap Bango pada Mahasiswa Universitas Gunadarma Kania Sekar Asih 10209568/3EA01. Latar Belakang.

zaide
Download Presentation

Metode Riset

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Metode Riset Pengaruh Promosi Iklan Televisi terhadap Keputusan Pembelian Kecap Bango pada Mahasiswa Universitas Gunadarma Kania Sekar Asih 10209568/3EA01

  2. Latar Belakang Seiring dengan berjalannya waktu, makin banyak produk yang dihasilkan oleh suatu produsen dalam menciptakan inovasi baru di bidang kuliner. Indonesia terkenal dengan kuliner yang beragam. Mulai dari yang memiliki cita rasa manis, asin, pedas dan gurih. Selain produknya yang harus memiliki cita rasa yang unik, produsen tersebut harus memiliki promosi yang bagus pula untuk menyebarkan produk mereka agar dapat diterima oleh konsumen. Promosi dapat dilakukan melalui iklan televisi maupun secara bertatap muka langsung dengan konsumen. Promosi dengan iklan lebih menguntungkan dibanding dengan promosi secara bertatap muka langsung dengan konsumen dikarenakan promosi dengan iklan di televisi akan disiarkan di seluruh stasiun tv dan tersiarkan di seluruh pelosok negeri. Dengan begitu produk akan diketahui oleh seluruh masyarakat melalui iklan tersebut. Hasil penelitian tentang promosi yang mempengaruhi keputusan pembelian telah banyak dilakukan. Berdasarkan uraian diatas maka penulis memilih judul “Pengaruh Promosi Iklan Televisi terhadap Keputusan Pembelian Kecap Bango pada Mahasiswa Universitas Gunadarma”.

  3. Masalah • Adakah pengaruh promosi iklan televisi terhadap keputusan pembelian Kecap Bango? • Adakah pengaruh kualitas produk terhadap keputusan pembelian Kecap Bango?

  4. Tujuan • Untuk mengetahui pengaruh promosi iklan televisi terhadap keputusan pembelian Kecap Bango. • Untuk mengetahui pengaruh kualitas produk terhadap keputusan pembelian Kecap Bango

  5. Hipotesis • H1 : Promosi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian kecap Bango. • H2 : Kualitas produk berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian kecap Bango.

  6. Tinjauan Penelitian Terdahulu • Penelitian oleh Ritawati Tedjakusuma, Sri Hartini, Muryani (Jurnal Penelitian Dinamika Sosial Vol. 2 No. 3 Desember 2001: 48 - 58) mengenai “Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen dalam Pembelian Air Minum Mineral di Kotamadya Surabaya” yang bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam pembelian air minum mineral di kota Surabaya. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model regresi linier berganda dan pembuktian hipotesis dengan metode Uji F, Uji t, dan koefisien determinasi (R2). 

  7. Tinjauan Penelitian Terdahulu • Penelitian oleh Asih Purwanto (Skripsi FE Universitas Muhammadiyah Surakarta 2008) mengenai “Pengaruh Kualitas Produk, Promosi, dan Desain Terhadap Keputusan Pembelian Kendaraan Bermotor Yamaha Mio” Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk, promosi dan desain terhadap keputusan pembelian produk sepeda motor YamahaMio serta menganalisis variabel yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap keputusan pembelian produksepeda motor Yamaha Mio pada masyarakat di wilayah Surakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen sepeda motor Yamaha Mio di wilayah Surakarta. Teknik pengumpulan datadengan kuesioner, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis regresilinier berganda, asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas), uji statistik (uji t, uji F dan koefisien determinasi).

  8. Tinjauan Penelitian Terdahulu • Penelitian oleh Bekti Setiwati (Skripsi FE Universitas Negeri Semarang 2006) mengenai “Pengaruh Kualitas Produk dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Kerupuk Rambak “DWIJOYO” di Desa Penanggulan Kec. Pengandon Kab. Kendal” . Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan promosi secara stimultan terhadap keputusan pembelian. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu metode kuesioner (angket) dan metode dokumentasi. Untuk metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi Linier Berganda yang digunakan untuk mengetahui pengaruh antara variabel bebas dan variabel terikat yaitu antara kualitas produk (X1) dan promosi (X2) terhadap keputusan pembelian (Y).

  9. Model Penelitian • Variabel Bebas (X) Variabel bebas yaitu variabel yang mempengaruhi variabel lain atau yang diselidiki pengaruhnya. Yang menjadi variabel bebas dalam penelitian ini adalah variabel promosi (X1) dan variabel kualitas produk (X2) • Variabel Terikat (Y) Variabel terikat adalah gejala atau unsur variabel yang dipengaruhi variabel lain. Yang menjadi variabel terikat dari penelitian ini adalah keputusan pembelian kecap Bango (Y).

  10. Data • Data Primer Data primer adalah data yang dikumpulkan dan diperoleh secara langsung dari responden dengan menggunakan kuesioner. Data primer dalam penelitian ini diperoleh dengan cara menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa Universitas Gunadarma. 2. Data Sekunder Data sekunder adalah data yang diperoleh secara tidak langsung dari objek yang diteliti. Data ini diperoleh dari studi pusaka, majalah, internet dan dokumen yang diperlukan untuk penyusunan penelitian ini.

  11. Variabel 1. Promosi (X1) Upaya perusahaan untuk menginformasikan, mempengaruhi, dan membujuk serta mengingatkan pelanggan tentang perusahaan. 2. Kualitas Produk (X2) Ukuran relatif suatu barang atau jasa yang dapat memberikan gambaran mengenai seberapa jauh tingkat keunggulan suatu produk mampu memenuhi keinginan pelanggan. 3. Keputusan Pembelian (Y) Keputusan yang diambil konsumen untuk melakukan pembelian suatu produk.

  12. Alat Analisis • Analisis Regresi Berganda Model hubungan keputusan pembelian dengan varibel-variabel tersebut dapat disusun dalam fungsi atau persamaan sebagai berikut: Y = a + b1X1 + b2X2 + e Dimana: Y : Keputusan pembelian a : Konstanta b1 : Koefisien regresi variabel promosi b2 : Koefisien regresi variabel kualitas produk X1 : Promosi X2 : Kualitas produk e : Error

  13. Alat Analisis • Uji t H0 : b = 0, artinya variabel promosi dan kualitas produk tidak berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Ha : b ≠ 0, artinya variabel promosi dan kualitas produk berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. 3. Uji F H0 = b1 = b2 = 0, artinya variabel promosi dan kualitas produk tidak berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Ha ≠ b1 ≠ b2 ≠ 0, artinya variabel promosi dan kualitas produk berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. 4. Koefisien Determinasi (R²) Koefisien Determinasi (R²) bertujuan mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel terikat. Dalam penelitian ini perhitungan koefisien determinasi untuk mengukur seberapa jauh kemampuan variabel-variabel bebas (promosi dan kualitas produk) dalam menjelaskan variabel terikat (keputusan pembelian).

  14. Cara Pengambilan Data 1. Wawancara Yaitu mengadakan tanya-jawab dengan responden maupun pihak-pihak yang terkait. 2. Kuesioner Yaitu dengan mengirim daftar pertanyaan untuk diisi oleh responden, disini responden diminta memberikan pendapat atau jawaban pertanyaan-pertanyaan.

  15. Tahapan Penelitian Dalam penelitian terdapat beberapa tahap yang harus dilaluiyaitu: 1. Menentukan tema penelitian 2. Menentukan tujuan penelitian 3. Menentukan variabel dan hipotesis penelitian 4. Menentukan populasi dan sampel penelitian 5. Menentukan alat analisis dan metode penelitian 6. Menentukan sumber data penelitian 7. Melakukan pengambilan data 8. Mengumpulkan hasil penelitian 9. Menganalisis hasil penelitian 10. Menentukan kesimpulan penelitian

  16. Populasi & Sampel 1. Populasi Populasi adalah keseluruhan obyek penelitian yang terdiri dari manusia dan benda ataupun peristiwa sebagai sumber data yang memiliki karakteristik tertentu dalam penelitian (Sugiyono, 2002: 55). Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Gunadarma Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen angkatan 2009 . 2. Sampel Sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti (Arikunto, 2002: 109). Menurut Sutrisno Hadi, tidak ada ketetapan mutlak berapa persen suatu sampel harus diambil dari populasi (Sutrisno Hadi, 2004: 81). Dalam penelitian ini sampel yang diambil sebanyak 100 sampel dengan pertimbangan bahwa jumlah tersebut sudah melebihi jumlah sampel minimal dalam penelitian (n = 30). Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Incidental Sampling, yaitu responden yang kebetulan dijumpai atau dapat dijumpai.

  17. Hasil Penelitian & Pembahasan Analisis Regresi Linier Berganda Model hubungan keputusan pembelian dengan varibel-variabel tersebut dapat disusun dalam fungsi atau persamaan sebagai berikut: Y = a + b1X1 + b2X2 + e Berdasarkan dari persamaan tersebut diperoleh persamaan regresi linear berganda sebagai berikut: Y = 14,078 + 0,124 X1 + 0,324 X2 + e Dalam persamaan regresi tersebut diketahui bahwa konstantanya adalah 14,078. Hal ini berarti bahwa apabila tidak ada promosi (X1) dan kualitas produk (X2) dan faktor-faktor lain maka didapat skor untuk keputusan pembelian itu sendiri sebesar 14,078. Koefisien regresi X1 (0,124) berarti variabel keputusan pembelian kecap Bango (Y) akan naik 0,124 poin dengan asumsi variabel lain dianggap konstan. Jadi semakin gencarnya promosi yang dilakukan maka semakin tinggi keputusan pembelian konsumen pada produk kecap Bango. Koefisien regresi X2 (0,324) berarti variabel keputusan pembelian kecap Bango (Y) akan naik 0,324 poin dengan asumsi variabel lain dianggap konstan. Jadi bagus kualitas produk kecap Bango maka semakin tinggi keputusan pembelian konsumen pada produk kecap Bango.

  18. Hasil Penelitian & Pembahasan Uji t Diketahui bahwa nilai thitung untuk variabel kualitas produk sebesar 3,280 adalah > dari pada nilai ttabel sebesar 1,98 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi ada pengaruh yang positif dan signifikan (nyata) dari kualitas produk terhadap keputusan pembelian kecap Bango pada mahasiswa Universitas Gunadarma diterima. Uji F Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh Fhitung sebesar 12,449 sedangkan Ftabel dengan tingkat signifikansi 5% diketahui Ftabel sebesar 3,09, dengan membandingkan Fhitung dengan Ftabel diketahui bahwa Fhitung > Ftabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya variabel promosi dan kualitas produk berpengaruh secara bersama-sama terhadap variabel keputusan pembelian. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi ada pengaruh yang positif dan signifikan (nyata) antara promosi dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian kecap Bango pada mahasiswa Universitas Gunadarma diterima.

  19. Hasil Penelitian & Pembahasan Koefisien Determinan (R2) Untuk melihat hubungan antara variabel promosi dan variabel kualitas produk terhadap keputusan pembelian dapat dilihat dari nilai koefisien keseluruhan/multiple (R) yakni sebesar 0,452. Selanjutnya dengan melihat besarnya koefisien determinasi (R2) secara keseluruhan diperoleh hasil sebesar 0,204. Ini berarti persentase pengaruh promosi dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian kecap Bango pada mahasiswa Universitas Gunadarma sebesar 20,4 % sedangkan sisanya sebesar 70,6 % dipengaruhi oleh variabel lain selain pengaruh promosi dan kualitas produk yang tidak diungkap dalam penelitian ini.

  20. Kesimpulan Berdasarkan data dari uraian yang telah dikemukakan pada bab-bab sebelumnya maka dapat disimpulkan sebagai berikut : 1. Berdasarkan perhitungan analisis regresi berganda diketahui bahwa kualitas produk (X2) lebih berpengaruh terhadap keputusan pembelian kecap Bango pada mahasiswa Universitas Gunadarma daripada promosi (X1). 2. Ada pengaruh yang signifikan antara promosi dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian kecap Bango pada mahasiswa Universitas Gunadarma. 3. Berdasarkan perhitungan koefisien determinan (R2) besarnya pengaruh yang diberikan produk dan promosi terhadap keputusan pembelian kecap Bango pada mahasiswa Universitas Gunadarma sebesar 20.4%.

  21. Saran Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan menyampaikan saran-saran sebagai berikut: • Produsen diharapkan tetap mempertahankan kualitas produk, sebaiknya produsen memberikan pelayanan yang dapat memuaskan konsumen, mempertahankan rasa dari produk, melakukan pengemasan yang baik, dan tidak mengganti nama atau merek produk yang sudah dikenal konsumen • Produsen diharapkan lebih meningkatkan kegiatan-kegiatan dalam berpromosi yang pada saat ini banyak dilakukan dengan melakukan terobosan-terobosan baru. Kaitannya dengan semakin mengenalkan produk kepada kosumen dengan maksud agar konsumen lebih mengenal produk tersebut dan akhirnya mereka membeli kemudian menjadi pelangan tetap.

More Related