Penerapan
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 43

Member of PowerPoint PPT Presentation


  • 65 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

Penerapan Ekonomi Islam untuk Peningkatan Dayasaing Pertanian Indonesia Prof. Dr. Muhammad Firdaus , SP, MSi. Member of. FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB Website : http :// www.fem.ipb.ac.id. SATU FAKTA PERTANIAN NASIONAL.

Download Presentation

Member of

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Member of

PenerapanEkonomi Islam untukPeningkatanDayasaingPertanian IndonesiaProf. Dr. Muhammad Firdaus, SP, MSi

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

SATU

FAKTA PERTANIAN NASIONAL

“most units operating in agriculture sector are small, unorganized and

inarticulate, they are unable to exert any political pressure. Concentration oflandholding and absence of democratic processes worsens their position evenfurther. The result is the vicious circle of neglect and poverty of these sectorsand their inability to finance investments in improved technology”

(Chapra, 1993 p. 106)

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

FAKTA 1

Perbandingan Tingkat KemiskinanPerdesaan, 2006-2011 (%dariPopulasi Total Perdesaan)

*Sekitar 20 jutaorangdidesaberpenghasilankurangdariRp 10.000 per hari

Sumber: Statistik Bank Dunia, 2013

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Fakta 2A

PerbandinganJumlah TK diSektor Pertanian, 2006-2011 (% dariPopulasi Total Indonesia)

Sumber: StatistikBank Dunia, 2013

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Fakta 2B

SENSUS JUMLAH RT PERTANIAN 2003 DAN 2013

BERDASARKAN PENGUASAAN LUAS LAHAN

Sumber: BPS, 2014

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Fakta 3

PerbandinganPangsaPertanianterhadap PDB, 2006-2011 (% dari Total PDB)

Sumber: StatistikBank Dunia, 2013

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Fakta 4

PerbandinganNilaiTambah per TK Sektor Pertanian, 2006-2011 (US $, HD 2000)

Sumber: StatistikBank Dunia, 2013

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Fakta 5

PerbandinganArable Land (Ha per Orang), 2011

Most populous countries have least room to expand

Sumber: StatistikBank Dunia, 2013

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Balance sheet beberapa komoditas pangan penting 2011

Fakta 6

Balance Sheet BeberapaKomoditasPangan Penting, 2011

NB: ( ) Pertumbuhan2008-2011 Sumber: Kementan(2012)

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Fakta 7: Impor 2013

Member of

Sumber Kementerian Pertanian (2014)

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Fakta 8: Ekspor 2013

Sumber Kementerian Pertanian (2014)

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Fakta9

Pangsa Ekspor Indonesia terhadap Total Perdagangan Pertanian Dunia (% dari Total), 2010

Sumber: UN Comtrade, 2011

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Fakta10

Produk Olahan dari Philippines dan

Thailand di Pasar Modern Timur Tengah

Buah Kering

Pisang

Nanas

Rebung

Rambutan dan Nagka

Paria

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Fakta 11

Perbandingan Konsumsi per Kapita Beberapa Pangan Penting (Kg/Tahun), 2008

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id

Sumber: FAO, 2010


Member of

DUA

BEBERAPA TANTANGAN KE DEPAN

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Distribusi Penduduk Dunia Tahun 2025

4%

56%

32%

8%

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id

Sumber: 21stCentury Beef Club


Member of

Dampak Perubahan Iklim

  • Perubahan temperatur: semakin kering atau semakin basah

  • Kenaikan permukaan laut (0,3 s.d. 2.8 kaki) tahun 2100, lebih banyak badai dan hari-hari kering

  • Peningkatan serangan OPT

  • Penurunan produktivitas pangan

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id

Sumber: 21stCentury Beef Club


Bali package mc 9 2013

Perdagangan Bebas: Kesepakatan Global

Bali Package MC-9 2013

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Kesepakatan Regional

NAFTA

Population: 445 million

GDP: US$15.857 trillion

JAPAN

Population: 127 million

GDP PPP: US$ 4.29 trillion

EU

Population: 491 million

GDP: US$ 14.38 trillion

CHINA

Population: 1.330 billion

GDP PPP: US$ 6.991 trillion

Japan-Korea-China FTA

(under negotiation)

FTA Canada – Chile 1997

FTA : Chile – Mexico 1999

FTA : USA – Chile 2004

FTA : USA – Singapore 2004

FTA : USA – Australia 2005

FTA : Mexico – Japan 2005

FTA : Chile – Brunei – NZ – Singapore 2006

Japan-Korea FTA

(under negotiation)

EU

25 countries

Japan-Mexico EPA

(signed agreement)

expanding to

Eastern Europe

NAFTA

U.S.A.,

Canada,

Mexico

EU-MEXICO FTA

ACP-EU

Countries in Africa and the Caribbean

(approx. 70 countries)

ASEAN-Japan Comprehensive Economic Partnership (AJCEP)

expanding to

Latin America

Japan-Mexico EPA

(signed agreement)

under negotiation

SAPTA

Bangladesh, Bhutan, India, Maldives,

Nepal, Pakistan, Sri Lanka

  • Japan’s Bilaterals:

  • Japan-Singapore EPA

  • Japan-Philippines EPA

  • Japan-Thailand EPA

  • Japan-Malaysia EPA

  • Japan-Indonesia EPA

FTAA

AFTA

Indonesia, Malaysia, Philippines, Singapore, Thailand, Brunei, Vietnam, Laos, Myanmar, Cambodia

(by 2005)

MERCOSUR

Argentina, Brazil,

Paraguay, Uruguay

India - ASEAN FTA

ASEAN

Population: 575.5 million

GDP: US$ 3.431 billion

China - ASEAN FTA

Australia-New Zealand-ASEAN FTA

Sumber: CIA Factbook (2007)

Korea - ASEAN FTA

19


Member of

Asean Economic Community

2015 AEC

4 pillars: single market and prod base, competitive eco dev, equitable eco dev, integration into global eco

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id

Sumber: Sekjend Kemenperiind, 2010


Member of

Dinamika Permintaan Pangan

>$10

per hari

Jasa

$2-10

per hari

Produk olahan

Produk peternakan

$1-2

per hari

27% populasi dunia

(Masalah kelaparan selesai saat pendapatan $2)

20% populasi dunia

(2/3r mengalami kelaparan dan malnutrisi)

< $1

per hari

Komoditas

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id

Sumber: 21stCentury Beef Club


Member of

In Summary

  • Bagaimana menggeser kurva Agribisnis sehingga menjadi leptocurtic:

  • Menignkatkan kuantitas

  • Menjamin kontinuitas

  • Mengurangi diversitas kualitas

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

TIGA

PERAN EKONOMI ISLAM DALAM

PEMBANGUNAN PERTANIAN INDONESIA

Some criteria for a good government:

the government is accountable to God

the government should be accountable to the people

the prevalence of a general atmosphere of shura (consultation)

the equality of all before law, and enforcement of incorruptible justice

(Chapra, 1993 p. 118-120)

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Perangkat Regulasi Terkini

UU 18/2012: Pangan

Pasal 3

PenyelenggaraanPangandilakukanuntukmemenuhikebutuhandasarmanusia yang memberikanmanfaat

secara adil, merata, dan berkelanjutan berdasarkan Kedaulatan Pangan, Kemandirian Pangan dan Ketahanan Pangan

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Perangkat Regulasi Terkini

UU 18/2012: Pangan

Pasal 1

Kedaulatan Pangan adalah hak negara dan bangsa yang secara mandiri menentukan kebijakan Pangan

yang menjamin hak atas Pangan bagi rakyat dan yang memberikan hak bagi masyarakat untuk

menentukan sistem Pangan yang sesuai dengan potensi sumber daya lokal

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Perangkat Regulasi Terkini

UU 13/2010: Hortikultura

Pasal 100

(2) Penanaman modal asing hanya dapat dilakukan dalam usaha besar hortikultura

(3) Besarnya penanaman modal asing dibatasi palingbanyak 30% (tiga puluh persen)

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Perangkat Regulasi Terkini

UU 18/2012: Pangan

Pasal 1

Kemandirian Pangan adalah kemampuan negara dan bangsa dalam memproduksi Pangan yang

beraneka ragam dari dalam negeri yang dapat menjamin pemenuhan kebutuhan Pangan yang cukup

sampai di tingkat perseorangan dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam, manusia, sosial,

ekonomi, dan kearifan lokal secara bermartabat

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Perangkat Regulasi Terkini

UU 18/2012: Pangan

Pasal 1

Ketahanan Pangan adalah kondisi terpenuhinya Pangan bagi negara sampai dengan perseorangan, yang

tercermin dari tersedianya Pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi,

merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat,

untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Perangkat Regulasi Terkini

UU 18/2012: Pangan

Pasal 1

Ketahanan Pangan adalah kondisi terpenuhinya Pangan bagi negara sampai dengan perseorangan, yang

tercermin dari tersedianya Pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi,

merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat,

untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Ketahanan Pangan?

  • FAO’s View on Food Security

  • At national level, food security can be enhanced by increased national production and increased imports

  • High food import trends need not be a negative development when associated with increased ability to pay for imports through export earnings

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Tinjauan dari Ekonomi Islam

U. Chapra, 1993:

“the well-being (falah) of all human

is the principal goal of Islam”

--- maqasid al-Shari’ah

“development with justice is realized through the need-fulfillment of all, equitable distribution of incomeand wealth, full employment, and environmental protection”

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Tinjauan dari Ekonomi Islam

Sektor pertanian atau industri bukan merupakan alternatif pilihan. Keduanya bersifat komplementer dalam penyediaan input produksi dan output. Isu yang harus dibahas bukan pertanian atau industri tetapi kesejahteraan masyarakat.

Baik strategi substitusi impor maupun promosi ekspor (sesama negara Islam?) keduanya diperlukan; meskipun besar peran keduanya berbeda tergantung pada fase pembangunan. Tidak ada alasan untuk memperkuat atau melemahkan salah satunya. Sering strategi substitusi impor memperkaya sebagian kecil pihak.

Sumber: Chapra, 1993. p 30

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Agrib isnis sebagai sistem

Agribisnis sebagai Sistem

Pengolahan dan Pemasaran

Penyediaan Input Produksi

Budidaya (on-farm)

The success of each part depends upon the proper functioning of the other two

Impor tray, palstik UV dari Australia

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Tinjauan dari Ekonomi Islam

Jika pemerataan adalah tujuan utama pembangunan, maka strategi substitusi impor penting saat fase awal untuk mendukung sektor pertanian dan UMKM.

Banyak industri skala besar bersifat substitusi impor yang berkembang menghasilkan barang konsumtif, barang mewah yang bersifat sarat modal.

Reforma agraria yang populer di Jepang, Korsel dan Taiwan setelah PD II berdampak langsung pada pemerataan pendapatan di perdesaan dan mengurangi kesenjangan kota-desa.

Sumber: Chapra, 1993. p 30-31

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Perangkat Regulasi Terkini

UU 19/2013: Perlindungan dan Pemberdayaan Petani

Pasal 56

Konsolidasi lahan Pertanian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55 ayat (2) huruf a merupakan penataan kembali penggunaan dan pemanfaatan lahan .....

3. Konsolidasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan melalui:

pengendalian alih fungsi lahan Pertanian; dan

b. pemanfaatan lahan Pertanian yang terlantar

Isu: Gunawan Wiradi mempertanyakan pembayaran sewa ke negara (kharaj) pada pasal 59: cukup ‘usyur/zakat?

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Tinjauan dari Ekonomi Islam

Penyebab utama rendahnya dayasaing pertanian di negara Islam adalah kurangnya infrastruktur (jalan, sekolah, listrik, kesehatan) karena kurangnya keberpihakan pada penganggaran pertanian. Negara maju menerapkan subsidi secara tidak langsung terhadap pertanian, sebaliknya negara berkembang menerapkan kebijakan nilai tukar yang overvalued serta kebijakan harga pangan murah untuk menghindari inflasi

Selain infrastruktur, sebagian besar petani dan UMKM memiliki akses yang sangat terbatas terhadap pembiayaan pertanian. Ijon masih sangat dominan

Sumber: Chapra, 1993. p 79

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Keberpihakan Pemerintah

terhadap Pertanian?

Alokasi Fiskal untuk Pertanian, 2007-2012 (RpMilyar)

Total APBN 2012: Rp 1.418,5 T (17,5 % PDB)

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Kebijakan Fiskal: Pro Pertanian?

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

SIKUH untuk Pembiayaan SALAM

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Tinjauan dari Ekonomi Islam

Pengelolaan usahatani dengan pola bagi hasil yang sudah banyak dikenal dalam budaya Indonesia (‘urf: maro, nengah, mertelu) perlu dilestarikan karena banyak yang sejalan dengan prinsip Syari’ah seperti mukharabah, muzara’ah dan musaqah. Perbaikan perlu dilakukan seperti akad yang harusnya tertulis. Sistem bagi hasil (profit-sharing) terbukti mampu meningkatkan produktivitas

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Tinjauan dari Ekonomi Islam

Blanchflower and Oswald (1987) dalam Oxford Economic Paper menyampaikan bahwa Pemerintah UK mengusulkan sistem bagi hasil sebagai alternatif dalam sistem renumerasi. Ada 2 bentuk: bagi hasil tunai (berdasarkan output) dan bagi hasil dalam bentuk saham kepemilikan. Sistem bagi hasil diterapkan 5% perusahaan di negara-negara OECD

Di California, sistem bagi hasil diterapkan oleh perusahaan pertanian untuk fair compensation farm labour management

“Farmworkers put their bodies at risk every day . They deserve fair compensation for the difficult and valuable work they perform”

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

Tinjauan dari Ekonomi Islam

Meng (ANU, 2002) menyatakan kesenjangan upah di kota dan desa di China disebabkan oleh sistem bagi hasil hanya diterapkan oleh perusahaan di kota (dalam rangka maks profit) namun tidak di desa

Kato (IZA Germany, 2010) mengamati di Koreaq implementasi sistem bagi hasil dapat meningkatkan produktivitas pekrja sebesar 10 persen, juga lebih baik daripada penerapan insentif tim atau kepemilikan saham

Member of

FACULTY OF ECONOMICS AND MANAGEMENT IPB

Website : http://www.fem.ipb.ac.id


Member of

جزاك اللهُ خيراً

FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN IPB

DARMAGA - BOGOR, TELP: 0251-8626520

Website -http://www.fem.ipb.ac.id


  • Login