1 / 21

PEDOMAN PENGGOLONGAN DIAGNOSIS GANGGUAN JIWA

PEDOMAN PENGGOLONGAN DIAGNOSIS GANGGUAN JIWA. DAN MANFAATNYA TERHADAP KEPERAWATAN. PENDAHULUAN. Banyak istilah kedokteran termasuk psikiatri yang diambil dari dongeng / kepercayaan , sehingga tidak menimbulkan kesepakatan arti . Misal : O idipus compleks

yoshi-byers
Download Presentation

PEDOMAN PENGGOLONGAN DIAGNOSIS GANGGUAN JIWA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PEDOMAN PENGGOLONGAN DIAGNOSIS GANGGUAN JIWA DAN MANFAATNYA TERHADAP KEPERAWATAN

  2. PENDAHULUAN Banyakistilahkedokterantermasukpsikiatri yang diambildaridongeng / kepercayaan, sehinggatidakmenimbulkankesepakatanarti. Misal : Oidipuscompleks Linneacus (1707-1778) memulaiklasifikasi yang teratur Thn 1853 dlmKongresstatistikinternasional William Farr menyusunpenyebabkematian (KlasificationBertillion) Setelahdirevisiberulang-ulangthn 1965 WHO mengesahkan ICD 8(international clasificationDesease 8)

  3. PERJALANAN PPDGJ

  4. KONSEP GANGGUAN JIWAmenurut PPDGJ • Istilah yang digunakanadalahGangguanJiwaataugangguan mental (mental disorder) tidakmengenalistilahpenyakitjiwa (mental illnesatau mental disease) • KriteriaGangguanjiwa : Adanyagejalaklinis yang bermakna • Sindromataupolaperilaku • Sindromataupolapsikologi • Gejalaklinismenimbulkan distress (rasa nyeri, tdknyamandll) • Gejalaklinismenimbulkan disability (ketidakmampuandalamperawatandiri, dll)

  5. terusannya.. PPDGJ menganutpendekatanateoritikkecuali pd gangguan yang telahsecarajelasdisepakatipenyebabnya. Pengelompokan diagnosis gangguanjiwaberdasarkangambarankliniknya. PPDGJ tidakmenganggapgangguanjiwaadalahsatukesatuan yang tegasdgnbatas-batasygjelasantaragggjiw a tertentudgngggjiwalainya Anggapansalah : semuaorang yang menderitagangguanjiwayangsamaakanserupadalamsegalahal yang penting.

  6. URUTAN HIRARKI BLOK DIAGNOSIS Gangguan mental organikdansimptomatik, Gang mental & perilakuakibatzatpsikoaktif Schizofrenia, Ggschizotipaldanwaham Ggsuasanaperasaan GgNeurotik, gg somatoform & gg stress Sindromperilakuygberhub dg ggfisiologisdanfaktorfisik GgkepribadiandanperilakumasaDewasa Retardasi mental Ggperkembanganpsikologis Ggperilakudanemosional Kondisi lain yang menjadifokusperhatianklinik

  7. DIAGNOSIS MULTIAKSIAL AKSIS I : Gangguanklinis Kondisi lain yang menjadifokus perhatianklinik AKSIS II : Ganggkepribadian Retardasi mental AKSIS III : KondisiMedikUmum AKSIS IV : MasalahpsikososialdanLingkungan AKSIS V : PenilaianFungsiSecara Global

  8. Catatan : Antaraaksis I, II dan III tidakselaluadahubunganetiologikataupatogenesisi Hubunganantaraaksis I, II, III danaksis IV dapattimbalbaliksalingmempengaruhi

  9. AKSIS I (RPS ) F 00 – F 09 : Gangg mental organik (+simptomatk) F 10 – F 19 : Gang mental & perilaku zatpsikoaktif F 20 – F 29 : Schizofrenia, schizotipal & ggwaham F 30 – F 39 : Ggsuasanaperasaan (mood/afektif) F 40 – F 49 : Ggneurotik, somatoform-> gg terkait stress F 50 – F 59 : sindromaperilaku  ggfisiologis dst…..F 99

  10. AKSIS II (RPS & RPD ) F 60 : GgKepribadiankhas F 60.0 : Ggkepribadian paranoid F 60.1 : Ggkepribadian schizoid F 60.2 : Ggkepribadiandisosial F 60.3 : Ggkepribadianemosionaltakstabil F 60.4 : Ggkepribadianhistrionik F 60.5 : Ggkepribadiananankastik dst …..F 70 : RM

  11. AKSIS III (RPS ) Bab I A00 – B99 : Penyinfeksi & parasit Bab II C00 – D 99 : Neoplasma Bab IV E00 – G 99 : penyendokrin, nutrisidan endokrin Bab VI G00 – G59 : penysusunansyaraf Bab VII H00 – H 59 : penymatadanadneksa Bab VIII H60-H99 : Penytelingadanproses mastoid dst

  12. AKSIS IV Masalahdenganprimery support group Masalahberkaitanlingkungansosial Masalahpendidikan Masalahpekerjaan MasalahPerumahan Masalahekonomi Masalahaksesdanpelayanankesehatndst

  13. AKSIS V ( Global Assesment of Functioning scale) 100 – 91 : gejalatakada, fungsimaksimal 90 – 81 : gejala minimal, fungsibaik, 80 – 71 : gejalasementaradandptdiatasi 70 – 61 : Beberapagejalaringan & menetap 60 – 51 : Gejalasedang, disabiltassedang 50 – 41 : gejalaberat, disabilitasberat 40 -39 : disabilitasdlmbbrprealita, disabilitasberatdlmbeberapafungsdst

  14. ContohPenulisanDiagnoosaMultiaksial Aksis I : F 32.2 Episode depresiftanpagejala psikotik Aksis II : F 60.7 Gang kepribadiandefensif Aksis III : tidakada Aksis IV : Ancamankehilanganpekerjaan Aksis V : GAF 53

  15. Contoh : diagnosa gang jiwaygseringditemukandi RSJ GANGGUAN MENTAL ORGANIK GambaranUtama : Gangguankognitif(memori, intelektual, learning ) Gangguansensorium(kesadaran, perhatian) Sindromdenganmanifestasiygmenonjolspt : Persepsi: Halusinasi Isipikir: waham Alamperasaan: depresi

  16. F. 00 – F 09GANGGUAN MENTAL ORGANIK F.00 : Dimentia pd penyakitalzaimer F.01 : Dimentiavaskuler F.02 : Dimentiapadapenyakit lain YDT ( yang tidakditentukan ) F.03 : Dimentia YTT F.04 : Sindromamnestikorganikbukankarenaalkoholdanzatpsikoaktif lain F.05 : Ddeliriumorganikbukankarenaalkoholdanzatpsikoaktiflain ---dst

  17. F 20 ( SCHIZOFRENIA ) Kriteria diagnosis Ada 2 ataulebihdari : Thought echo, thought insertion, thougtbrooadcasting Delusion of control, delusion of influence, delusion of passivity, delusion perception Halusinasiauditorik Wahammenetap lain

  18. F20.0 : schizofrenia paranoid F20.1 : schizofreniahebifreni F20.2 : schizofreniakatatonik F20.3 : schizofreniatakterinci F 20.4 : Deprsipascaschizofrenia F20.5 : schizofrenia Residual F20.6 : schizofreniaSimpleks F20.8 : schizofrenialainya F20.9 : schizofrenia YTT

  19. MANFAAT PPDGJ Penyeragamankodemembantudalampencatatan, dokumentasidanstatistikkesehatan Keseragamandiagnosamerupakanacuanuntuktatalaksanatherapi Sebagaialatkomunikasi team kesehatantermasukperawat Penelitian : memberikanbatasanoperasionaldiagnosagangguanjiwa.

  20. MANFAAT PPDGJ BAGI PERAWAT Perawatakanlebihcepatmengantisipasiresponklienberdasarkandiagnosaklien Membantuperawatdalammerencanakantindakanperawatan Sebagaibahanuntukmemberikanpendidikankesehatankepadakeluarga Sebagaibahandiskusidengan team mediskarenaperawatmempunyaiwaktuinteraksi yang lebih lama, sehinggaperawatdapatmengumpulkaninformasigejalaklienlebihbanyak.

  21. Membantumanagemenperawatandalammendesignruangperawatan. Contoh : Ruang UPIP, RuangGanggjiwaorganik MembantumanagemenperawatandalammenyiapkanSumberDayaPerawat Misal : pelatihan Menjadirujukanuntukpengembanganpenelitiandanpengembanganilmuperawatan Misal : RUFA GAF

More Related