Bab persepsi dan atribusi
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 23

BAB PERSEPSI DAN ATRIBUSI PowerPoint PPT Presentation


  • 270 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

BAB PERSEPSI DAN ATRIBUSI. Persepsi dan atribusi dipresentasikan sebagai proses kognitif yang penting untuk memahami perilaku organisasi. Proses kognitif mencakup berbagai cara dimana orang memproses informasi. Mohon maaf lahir dan bathin. PENGERTIAN PERSEPSI.

Download Presentation

BAB PERSEPSI DAN ATRIBUSI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Bab persepsi dan atribusi

BABPERSEPSI DAN ATRIBUSI

  • Persepsi dan atribusi dipresentasikan sebagai proses kognitif yang penting untuk memahami perilaku organisasi.

  • Proses kognitif mencakup berbagai cara dimana orang memproses informasi.

Mohon maaf lahir dan bathin


Pengertian persepsi

PENGERTIAN PERSEPSI

  • Persepsi adalah proses pemahaman ataupun pemberian makna atas suatu informasi terhadap stimulus.

  • Stimulus didapat dari proses penginderaan terhadap objek, peristiwa, atau hubungan-hubungan antar gejala yang selanjutnya diproses oleh otak.

  • Persepsi merupakan interpretasi unik dari suatu situasi, bukan rekaman situsi. Jadi persepsi bisa jadi berbeda dengan realita.

  • Tidak ada seorangpun karyawan yang mempunyai pengetahuan dan pengalaman yang sama, maka dari situasi/ rangsangan yang sama bisa menghasilkan reaksi dan perilaku yang berbeda.


Persepsi vs sensasi

PERSEPSI Vs SENSASI

  • Istilah persepsi sering dikacaukan dengan sensasi. Sensasi hanya berupa kesan sesaat, saat stimulus baru diterima otak dan belum diorganisasikan dengan stimulus lainnya dan ingatan-ingatan yang berhubungan dengan stimulus tersebut. Misalnya meja yang terasa kasar, yang berarti sebuah sensasi dari rabaan terhadap meja.

  • Sebaliknya persepsi memiliki contoh meja yang tidak enak dipakai menulis, saat otak mendapat stimulus rabaan meja yang kasar, penglihatan atas meja yang banyak coretan, dan kenangan di masa lalu saat memakai meja yang mirip lalu tulisan menjadi jelek.


Jenis jenis persepsi

Jenis Jenis Persepsi

  • Persepsi visual

    • Persepsi visual didapatkan dari indera penglihatan yaitu mata. Persepsi visual merupakan topik utama dari bahasan persepsi secara umum.

  • Persepsi auditori

    • Persepsi auditori didapatkan dari indera pendengaran yaitu telinga.

  • Persepsi perabaan

    • Persepsi pengerabaan didapatkan dari indera taktil yaitu kulit.

  • Persepsi penciuman

    • Persepsi penciuman atau olfaktori didapatkan dari indera penciuman yaitu hidung.

  • Persepsi pengecapan

    • Persepsi pengecapan atau rasa didapatkan dari indera pengecapan yaitu lidah.


Poses persepsi

Poses Persepsi

Stimulus lingkungan

Seleksivitas Persepsi

Penafsiran Stimulus

Organisasi Perseptual

Persepsi


Stimulus

STIMULUS

  • Stimulus didapat dari lingkungan melalui proses penginderaan terhadap objek, peristiwa, atau hubungan-hubungan antar gejala yang selanjutnya diproses oleh otak.

  • Proses penginderaan melalui kelima indera yaitu penglihatan, pendengaran, sentuhan, penciuman, dan perasa ditambah dengan indera keenam.


Seleksivitas persepsi

SELEKSIVITAS PERSEPSI

Seleksivitas persepsi berhubungan dengan pemilihan stimulus dari berbagai faktor eksternal dan internal yang mendapat perhatian individu.

  • Perhatian Eksternal

  • Itensitas, semakin hebat stimulus lingkungan, semakin lebih diperhatikan

  • Ukuran, semakin besar obyek semakin mungkin dirasakan

  • Kontras, stimulus yang muncul berlawanan dengan latar belakang atau yg tidak diharapkan akan memperoleh perhatian

  • Pengulangan, stimulus yang muncul brulang lebih diperhatikan daripada yang cuma sekali

  • Gerakan, obyek yang bergerak lebih diperhatikan daripada benda tidak bergerak

  • Baru dan familier, situasi eksternal yang baru dan familier akan lebih menarik perhatian


Bab persepsi dan atribusi

Perhatian Internal

Beberapa faktor dalam diri seseorang yg mempengaruhi selektivitas persepsi antara lain;pengetahuan, motivasi, kepribadiannya.

Gambar 4.1. Peran Pengetahuan dalam Persepsi


Organisasi perseptual

ORGANISASI PERSEPTUAL

  • Organisasi perseptual fokus pada apa yang terjadi dalam proses persepsi jika informasi dari situasi tertentu diterima

  • Pengorganisasian persepsi meliputi tiga hal;

    • Kesamaan dan ketidak samaan, obyek yg mempunyai kesamaan dan akan dipersepsi ada hubungan

    • Kedekatan dalam ruang, obyek atau peristiwa yang berdekatan mudah diartikan sebagai obyek yang ada hubungannya

    • Kedekatan dalam waktu, obyek/peristiwa akan dilihat ada hubungannya bila ada kedekatan/kesamaan waktu.


Bab persepsi dan atribusi

Prinsip Organisasi Perseptual

Prinsip Figur-Dasar, objek yang ditanggapi muncul terpisah dari latar belakang umum objek tersebut


Bab persepsi dan atribusi

Prinsip Pengelompokan Persepsi, ada kecenderungan dalam mengelompokkan beberapa stimulus secara bersama-sama dalam pola yang dapat dikenali.Caranya;

Closure, yaitu menanggapi secara keseluruhan dengan menutup celah yang tidak terisi dari input sensori.

Kontinuitas, dimana orang cenderung dapat menerima urutan atau pola berkelanjutan

Proksimitas, kelompok stimulus yang berdekatan ditanggapi sebagai pola keseluruhan

Kesamaan, semakin besar kesamaan stimulus, semakin besar untuk dianggap sebagai satu kelompok umum.


Bab persepsi dan atribusi

Konstansi Perseptual, memberikan rasa stabilitas dalam dunia yang selalu berubah.

Ukuran, bentuk, warna, keterangan, dan lokasi objek cukup konstan tanpa memedulikan informasi yang diterima oleh indera.

Konstansi persepsi dihasilkan dari pola tanda yaitu bagian yang paling dipelajari

Konteks Perseptual, suatu stimulus baru mempunyai arti dan nilai bila ditempatkan pada konteksnya


Persepsi sosial

Persepsi Sosial

  • Adalah bagaimana individu menanggapi individu lain

  • Persepsi seseorang terhadap orang lain dipe-ngaruhi karakteristik orang yang menilai dan yang dinilai.

    • Stereotip, menilai seseorang atas dasar persepsi seseorang sebagai bagian dari suatu kategori.

    • Halo Effect, menarik kesan umum mengenai seseorang berdasarkan satu karakteristik/ciri.


Atribusi

ATRIBUSI

  • Adalah proses kognitif dimana orang menarik kesimpulan mengenai sebab-sebab yang masuk akal dari perilaku orang lain.

  • Atribusi adalah memperkirakan apa yang menyebabkan orang lain itu berperilaku tertentu.

  • Atribusi dibedakan:

    • Atribusi disposisional, yang menganggap perilaku seseorang berasal dari faktor internal seperti ciri kepribadian, motivasi, kemampuan.

    • Atribusi situasional, yang menghubungkan perilaku seseorang dengan faktor eksternal seperti peralatan, atau pengaruh sosial orang lain.


Kesalahan atribusi

KESALAHAN ATRIBUSI

  • Kesalahan atribusi yang mendasar (fundamental error): kecenderungan untuk selalu memberi atribusi internal pada orang lain. Pada contoh mobil yang mengebel diatas, kita selalu memberi atribusi internal pada dia (pemarah, tidak sabar, dll).

  • Efek Pelaku-Pengamat: kecenderungan si pengamat untuk selalu memberi atribut internal pada orang lain dan sebagai pelaku cenderung memberikan atribut eksternal.

  • Pengutamaan Diri Sendiri: Setiap orang cenderung untuk membenarkan diri sendiri dan menyalahkan orang lain..


Bab persepsi dan atribusi

Ambiguous Picture


Hasil persepsi

HASIL PERSEPSI

  • Sama dengan semua orang (Anybody)

  • Sama dengan beberapa orang (Somebody)

  • Tidak sama dengan orang lain (Others)


Bab persepsi dan atribusi

A

B

= I. BERBEDA, MEMISAH

(SENTRIPETAL)

A AB

B

= II. BERBEDA, TAPI ADA YANG

SAMA (MUTUAL UNDERSTANDING)

AB

= III. SAMA, MENYATU (SENTRIFUGAL)


Manajemen kesan impression management

MANAJEMEN KESAN(IMPRESSION MANAGEMENT)

Proses dimana seseorang ber-usaha mengelola atau mengontrol persepsi yang dibentuk orang lain terhadap dirinya


Faktor psikologis yang mempengaruhi kemampuan impression

FAKTOR PSIKOLOGIS YANG MEMPENGARUHI KEMAMPUAN IMPRESSION

  • Berkait dengan luas pengalaman seseorang (field of experience), kerangka pedoman berpikir seseorang ketika menghadapi persoalan dan keadaan (frame of reference), dan kemampuan seseorang dalam mengambil hikmah suatu peristiwa (field of experiment)


Bab persepsi dan atribusi

TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA


  • Login