1 / 16

Mata Kuliah :

Mata Kuliah :. Agama Islam. Ta’riful Qur’an. Menurut bahasa, “Qur’an” berarti “bacaan”, pengertian seperti ini dikemukakan dalam Al-Qur’an sendiri yakni dalam surat Al-Qiyamah, ayat 17-18:

wynona
Download Presentation

Mata Kuliah :

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Mata Kuliah : Agama Islam

  2. Ta’riful Qur’an • Menurut bahasa, “Qur’an” berarti “bacaan”, pengertian seperti ini dikemukakan dalam Al-Qur’an sendiri yakni dalam surat Al-Qiyamah, ayat 17-18: • “Sesungguhnya mengumpulkan Al-Qur’an (di dalam dadamu) dan (menetapkan) bacaannya (pada lidahmu) itu adalah tanggungan kami. (Karena itu), jika kami telah membacakannya, hendaklah kamu ikuti bacaannya”.

  3. menurut istilah • “Kalam Allah yang merupakan mu’jizat yang diturunkan kepada nabi Muhammad, yang disampaikan secara mutawatir dan membacanya adalah ibadah”.

  4. Kalamullah • Al-Qur’an adalah kalamullah, firman Allah ta’ala. Ia bukanlah kata-kata manusia. Bukan pula kata-kata jin, syaithan atau malaikat. Ia sama sekali bukan berasal dari pikiran makhluk, bukan syair, bukan sihir, bukan pula produk kontemplasi atau hasil pemikiran filsafat manusia • “…dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Qur’an) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)…” (an-najm:3-4)

  5. kesaksianobjektifAbulWalid[1]seorangjawarasastrapadamasaNabi saw: • “Aku belum pernah mendengar kata-kata yang seindah itu. Itu bukanlah syair, bukan sihir dan bukan pula kata-kata ahli tenung. Sesungguhnya Al-Qur’an itu ibarat pohon yang daunnya rindang, akarnya terhujam ke dalam tanah. Susunan kata-katanya manis dan enak didengar. Itu bukanlah kata-kata manusia, ia tinggi dan tak ada yang dapat mengatasinya.”

  6. Mu’jizat • Mu’jizatartinyasuatuperkara yang luarbiasa, yang tidakakanmampumanusiamembuatnyakarenahalitudiluarkesanggupannya. Mu’jizatitudianugerahkankepadaparanabidanrasuldenganmaksudmenguatkankenabiandankerasulannya, sertamenjadibuktibahwa agama yang dibawaolehmerekabenar-benardari Allah ta’ala. • Al-Qur’an adalahmu’jizatterbesarNabi Muhammad saw. Kemu’jizatannyaitudiantaranyaterletakpadafashahahdanbalaghah-nya, keindahansusunandangayabahasanya yang tidakadatandingannya

  7. Tantangan Allah thdorangtdkpercayathdkebenaran Al-qur’an • “Dan jikakamu (tetap) dalamkeraguantentangAl-Quran yang kamiwahyukankepadahambakami (Muhammad) buatlahsatusurat (saja) yang semisal Al-Qur’an itudanajaklahpenolong-penolongmuselain Allah, jikakamuorang-orang yang memangbenar.” (QS. Al-Baqarah: 23) • Allah sendirikemudianmenegaskanbahwatidakakanpernahadaseorang pun yang mampumenjawabtantanganini (QS. 2: 24). Bahkanseandainyabekerjasamajindanmanusiauntukmembuatnya, tetaptidakakansanggup (QS. 17: 88).

  8. Kemu’jizatan al qur’an : • Sastra • Ilmupengetahuan • Syariat (sumberhukum) • Berita-beritamasalaludanmasa yang akandatang • Berbagaikabarghaibtentangmasalampau (tentangkekuasaandiMesir, Negeri Saba’, Tsamud, ‘Ad, Yusuf, Sulaiman, Dawud, Adam, Musa, dll) danmasadepan pun menjadibukti lain kemu’jizatan Al-Qur’an. Sementaraitujikakitaperhatikancakupanmaterinya, nampaklahbahwa Al-Qur’an itumencakupseluruhaspekkehidupan: masalahaqidah, ibadah, hukumkemasyarakatan, etika, moral danpolitik, terdapatdidalamnya.

  9. Al-Munazzalu ‘ala qalbi Muhammad saw • Berupaimpian yang baikwaktubeliautidur.Kadang-kadangwahyuitudibawaolehmalaikatJibrildenganmenyerupaibentukmanusialaki-laki, lalumenyampaikanperkataan (firman Allah) kepadabeliau. • Kadang-kadangmalaikatpembawawahyuitumenampakkandirinyadalambentuk yang asli (bentukmalaikat), lalumewahyukanfirman Allah kepadabeliau. • Kadang-kadangwahyuitumerupakanbunyigenta. Inilahcara yang paling beratdirasakanbeliau.

  10. Cara wahyu turun • Kadang-kadang wahyu itu datang tidak dengan perantaraan malaikat, melainkan diterima langsung dari Hadirat Allah sendiri. • Sekali wahyu itu beliau terima di atas langit yang ketujuh langsung dari Hadirat Allah sendiri.

  11. Al-Manquulu bi-ttawaatir • Al-Qur’an ditulis dalam mushaf-mushaf dan disampaikan kepada kita secara mutawatir (diriwayatkan oleh banyak orang), sehingga terpelihara keasliannya.

  12. Al-Muta’abbadu bitilawatih • Membaca Al-Qur’an itu bernilai ibadah. • “Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya Allah akan memberi pahala kepadamu karena bacaan itu untuk setiap hurufnya 10 kebajikan. Saya tidak mengatakan kepada kalian bahwa ‘Alif-Laam-Mim’ itu satu huruf, tetapi ‘alif’ satu huruf, ‘Laam’ satu huruf dan ‘Miim’ satu huruf” (HR. Hakim). • “Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan menjadi cahaya bagimu di bumi dan menjadi simpanan (deposito amal) di langit.” (HR. Ibnu Hibban).

  13. Keutamaan membaca Al-qur’an • “Orang yang mahir dalam membaca Al-Qur’an bersama para malaikat yang mulia lagi taat. Dan barangsiapa membaca Al-Qur’an, sementara ada kesulitan (dalam membacanya), maka baginya dua pahala. “ (HR. Bukhari & Muslim)

  14. PerbedaanAntara Al-Qur’an, HaditsQudsydanHaditsNabawi. • Al-Qur’an diturunkan dari Alloh dengan lafal dan maknanya. Karena itu, Al-Qur’an berbeda dengan Hadits Qudsy dan Hadits Nabawi. • Hadits Qudsy adalah sesuatu yang maknanya dari Allah dan lafalnya dari Rasul Saw, sebagaimana ia bersabda: " يَقُولُ الله تَبَارَكَ وَتَعَالَى كَذَا " Alloh Swt berfirman, ini... atau Perawi berkata : " قََالَ رَسُوْلُ الله فِيْمَا يَرْوِيْهِ عَنْ رَبِِّهِ كَذَا " Rasululloh Saw bersabda dengan meriwayatkan dari Allah, ini..”

  15. Hadits Nabawi : sesuatu yang disandarkan kepada Nabi Saw dari perkataan, perbuatan, penetapan, sifat ciptaan dan akhlaknya.

  16. Keistimewaan Al-Qur’an dengankarakteristiksebagaiberikut • Tantangandanmukjizat. • Dinukildenganmutawatir, Al-Qur’an semuanyadinukilsecaramutawatir. Iniadalahqoth’itsubut (ketetapanpasti). • LafaldanmaknadariAllohSwtdanmerupakanwahyusecaralafaldanmakna. • Beribadahmembacanya. • Tidakbolehsholatkecualidengannya (Al-Qur’an). • Pahaladidalamnyadenganketentuan. Barangsiapa yang membacasatuhurufmakabaginyasatukebaikandankebaikanitu 10 pahala.

More Related