1 / 22

Rekayasa Perangkat Lunak I ( Software Engineering )

Rekayasa Perangkat Lunak I ( Software Engineering ). Aslam Fatkhudin, S.Kom. Silabus. Semester : ? Kode M. Kuliah : ? Nama M. Kuliah : Rekayasa Perangkat Lunak SKS : 2 Jumlah sesi : 2 ses i per minggu  1 ses i teori  2 ses i pra ktek. Tujuan.

winona
Download Presentation

Rekayasa Perangkat Lunak I ( Software Engineering )

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Rekayasa Perangkat Lunak I (Software Engineering) Aslam Fatkhudin, S.Kom

  2. Silabus • Semester : ? • Kode M. Kuliah : ? • Nama M. Kuliah : Rekayasa PerangkatLunak • SKS : 2 • Jumlah sesi : 2 sesi per minggu  1 sesiteori  2 sesi praktek

  3. Tujuan • Mahasiswa memahami akan prinsip desain perangkat lunak aplikasi • Mahasiswa mampu melakukan proses desain secara formal menggunakan : • DFD (Data Flow Diagram), • ERD (Entity Relationship Diagram) dan • STD (State Transition Diagram) serta • dalam penggunaan CASE Tools.

  4. Isi Kuliah • Software Product • Software Process • Software Life-Cycle: • Analysis • Design • Testing • Case Studies • Case Tools Introduction

  5. Bahan Pustaka Pressman, “Rekayasa Perangkat Lunak:Pendekatan Praktisi”, Penerbit Andi.

  6. Penilaian • Course evaluation: • Quiz 20% • Practice20% • Mid-semester exam 30% • Final exam30% • Grading: • A  85 • 75  B  85 • 60  C  75 • 50  D  60 • E  50

  7. Pendahuluan • Contoh-contoh kasus dalam pengembangan perangkat lunak • Kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi • Sebab-sebab kegagalan perangkat lunak

  8. Sejarah • Rekayasa perangkat lunak  telah berkembang sejak pertama kali diciptakan pada tahun 1940-an hingga kini. • Fokus utama pengembangannya :  untuk mengembangkan praktek dan teknologi untuk meningkatkan produktivitas para praktisi pengembang perangkat lunak dan kualitas aplikasi yang dapat digunakan oleh pemakai.

  9. 1945 - 1965: Awal • Istilah software engineering digunakan pertama kali pada akhir 1950-an dan awal 1960-an. • Saat itu, masih terdapat debat tajam mengenai aspek engineering dari pengembangan perangkat lunak. • Pada tahun 1968 dan 1969, komite sains NATO mensponsori dua konferensi tentang rekayasa perangkat lunak, yang memberikan dampak kuat terhadap perkembangan rekayasa perangkat lunak.

  10. 1965 - 1985: krisis perangkat lunak • Pada tahun 1960-an hingga 1980-an,  banyak masalah yang ditemukan para praktisi pengembangan perangkat lunak. • Banyak projek yang gagal, hingga masa ini disebut sebagai krisis perangkat lunak. • Kasus kegagalan pengembangan perangkat lunak terjadi mulai dari : • projek yang melebihi anggaran, • hingga kasus yang mengakibatkan kerusakan fisik dan kematian. • Salah satu kasus yang terkenal antara lain meledaknya roket Ariane akibat kegagalan perangkat lunak.

  11. 1985 - sekarang • Berbagai teknik, metode, alat, proses diciptakan dan diklaim sebagai senjata pamungkas untuk memecahkan kasus ini. • Mulai dari : • pemrograman terstruktur, • pemrograman berorientasi object, • perangkat pembantu pengembangan perangkat lunak (CASE tools), • berbagai standar, • UML • metode formal diagung-agungkan sebagai senjata pamungkas untuk menghasilkan software yang benar, sesuai anggaran dan tepat waktu.

  12. 1985 – sekarang (Count.) • Pada tahun 1987,  Fred Brooks menulis artikel No Silver Bullet, yang berproposisi bahwa tidak ada satu teknologi atau praktek yang sanggup mencapai 10 kali lipat perbaikan dalam produktivitas pengembangan perangkat lunak dalam tempo 10 tahun. • Sebagian berpendapat,  no silver bullet berarti profesi rekayasa perangkat lunak dianggap telah gagal. • Namun sebagian yang lain justru beranggapan, hal ini menandakan bahwa bidang profesi rekayasa perangkat lunak telah cukup matang, karena dalam bidang profesi lainnya pun, tidak ada teknik pamungkas yang dapat digunakan dalam berbagai kondisi.

  13. Problem dalam Pengembangan Perangkat Lunak • Tingginya harga Software • Sangat bervariasi dalam penerapannya • Yang diinginkan adalah untuk meningkatkan produktifitas.

  14. Semula Program Sukses Bila : • Bisa dieksekusi • Memberi jawaban yang diminta. • Sekarang : • Bisa dieksekusi dengan cepat • Memberi jawaban yang diminta • Bisa dikembangkan

  15. Produk Perangkat Lunak -------------(Aplikasi Software)------------------ • System Software • Real Time Software • Business Software • Enginering and Scientific Software • Embeded Software • Personal Computer Software • Artificial Intelligent Software

  16. System Software • Sekumpulan program yang dibuat untuk melayani program lainnya. • Misal: compiler, editor dan program manajemen utilities.

  17. Real Time Software • Program yang memonitor atau menganalisa atau mengontrol aktifitas sehari-hari. • Elemen dari Real Time Software: • Komponen pengumpulan data, yang mengumpulkan dan menformat informasi dari lingkungan eksternal. • Komponen analisa, yang mentransformasikan informasi yang diperlukan atau aplikasi tersebut. • Komponen kontrol/output, yang memberikan respon terhadap lingkungan eksternal. • Komponen monitoring, yang mengkoordinasi komponen-komponen lainnya sehingga bisa memberikan respon yang Real Time (biasanya antara 1 milidetik/1 menit).

  18. Business Software • Software MIS (Management Information System) yang mengakses satu atau beberapa database yang berisi informasi bisnis. • Contoh : • payroll, • account receivable/payable, • inventory, dll.

  19. Enginering and Scientific Software • Batasan aplikasinya :  mulai dari astronomi sampai vulkanologi,  dari otomotif sampai pesawat ruang angkasa,  dari molekul biologi sampai automated manufacturing.

  20. Embeded Software • Biasanya diletakkan pada read only memory • Digunakan untuk mengontrol produk dan sistem untuk pelanggan dan pasar industri. • Misal: key pad untuk mengontrol microwave oven.

  21. Personal Computer Software • Misal: • Wordprocessing, • spreadsheet, • computer graphic, • multimedia, • entertaintment, • database management, • personal and business financial application, • akses database atau jaringan external, dan lain-lain.

  22. Artificial Intelligent Software • Software yang menggunakan algoritma non numerik untuk menyelesaikan permasalahan yang komplek. • Areal AI (Artificial Inteligent) yang aktif dikenal dengan expert system atau knowledge based system. • Cabang baru dari AI adalah Artifial Network. 

More Related