1 / 17

PERTEMUAN KE-7 PERKULIAHAN SISTEM OPERASI

PERTEMUAN KE-7 PERKULIAHAN SISTEM OPERASI. MANAJEMEN PROSES. TUGAS UTAMA MANAJEMEN PROSES : 1. Mengelola siklus hidup proses-proses . 2. Melakukan penjadwalan proses . 3. Menangani komunikasi antar proses . 4. Mengelola alokasi sumber daya komputer ke proses.

vlad
Download Presentation

PERTEMUAN KE-7 PERKULIAHAN SISTEM OPERASI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PERTEMUAN KE-7 PERKULIAHAN SISTEM OPERASI

  2. MANAJEMEN PROSES TUGAS UTAMA MANAJEMEN PROSES : 1. Mengelolasiklushidupproses-proses. 2. Melakukanpenjadwalanproses. 3. Menanganikomunikasiantarproses. 4. Mengelolaalokasisumberdayakomputerkeproses

  3. 1. Pengelolaansiklushidupproses Pengelolaansiklushidupprosesmeliputi : a. Penciptaanproses b. Penghentianproses c. Pengalihaneksekusi

  4. a. Penciptaanproses Penciptaanprosesdapatdipicuolehpermintaanpenggunauntukmenjalankansuatuaplikasimelaluiaplikasi shell. Prosesdapatjugadiciptakanolehsuatuproses lain yang sedangberjalan, sepertiaplikasi shell yang menciptakanprosesaplikasi lain yang dimintapengguna. Selainituprosesdapat pula diciptakandalamsuatueksekusi batch sepertieksekusi shell script, misalnyaeksekusiberkas autoexec.bat disistemoperasi windows ataupuneksekusiberkas script berekstensi *.bash disistemoperasilinux.

  5. a. Penciptaanproses Berikuttahap-tahap yang dilaluiselamapenciptaan : 1. Sistemoperasiakanmembangkitkansuatunomoridentitasatau ID unik untukproses yang diciptakan. 2. Setelahitusistemoperasiakanmembuatsuaturekaman data dengannomor ID tersebutdanmenyisipkanrekamantersebutpadasuatustruktur data di memoriutama yang disebutdengantabelproses (process table). 3. Setelahitu, sistemoperasimengalokasiruangmemoriutamauntukmenyimpan image proses yang terdiriatasbagiankode program, stack, dan PCB (Process Control Block). 4. Padatahapberikutnya, sistemoperasiakanmelakukaninisialisasi PCB proses yang diikutidenganproses no 5 berikut. 5. Penyisipan PCB proseskeantrian ready danmengubah status prosesmenjadi ready.

  6. b. Penghentianproses Penghentianproses yang normal terjadikarenaaplikasitelahselesai. Adanyakondisikesalahansertahal-hal yang tidakdikehendakidapatmenyebabkanprosesdihentikansecarapaksa

  7. b. Penghentianproses Langkah-langkah yang dilakukanolehsistemoperasidalampenghentianprosessecara normal : 1. Mengembalikanhasilkeluarankeprosesinduk (parent process), yaituproses yang menciptakanprosesbersangkutan. 2. Menghapusrekamanprosesdisemuaantriandanditabel proses. 3. Setelahitu, sistemoperasiakanmenghapus PCB serta image prosestersebut. Dalampenghentianproses, semuasumber daya yang digunakan, sepertiberkasmaupunperanti I/O dibebaskanataupundikembalikankesistemoperasi. Setelahpenghentianprosesselesai, sistemoperasiakanmelakukanoperasipenjadwalan (scheduling) untukmemilihproses lain untukdieksekusi.

  8. c. Pengalihaneksekusiproses (proses switching) Pengalihaneksekusisuatuproseskeproseslainnyadapatdisebabkankarenasuatuprosesmemintaoperasi I/O (misalnyamembacaberkas), menunggusuatu event (misalnyamenggunakaninputan keyboard ataupunpergerakan mouse daripenggunakomputer), terjadikesalahaneksekusiprosesataupunjatahwaktueksekusinyasudahhabis.

  9. Berbagaipenyebabpengalihaneksekusiproses 1. Interupsi, interupsidisebabkanolehaksieksternal, misalnyaolehperanti I/O, pewaktu (timer), ataupunkesalahanaksesmemoriutama. 2. Trap, trap adalahinterupsi yang dipicuolehterjadinyakesalahaneksekusiataupunkondisi-kondisikhusus (exception condition) dariproses yang sedang running. Jikakesalahannya fatal makadilakukanpengalihaneksekusikeproses lain atau yang disebutdengan process switching. 3. Supervisor Call atauSystem Call, System Call merupakanpemanggilanlayanansistemoperasiolehproses yang sedang running. Penggunaan system call menyebabkanaliraneksekusiberpindahkekodeinstruksi kernel sistemoperasi.

  10. Tahapanpengalihaneksekusiproses (proses switching) Meliputilangkah-langkahberikut : 1. Sistemoperasimenyimpan (backup) konteks processor, yaituisiseluruh register processor, proses yang sedang running (Po) ke PCB prosestersebut (PCBo). 2. Sistemoperasikemudianmemperbaruiisi PCB prosestersebut (PCBo), termasuk mengubah status eksekusinyake status blocked ataupun ready. 3. Selanjutnya, PCB (PCBo) dipindahkankeantrian yang sesuai, yaituantrian ready jika status prosesberalihke status ready ataupunkesalahsatuantrian I/O jikaprosesberalihke status blocked. 4. Setelahitu,sistemoperasimelakukan dispatch keproseslainnya P1, denganmemperbarui PCB prosesbaru (P1), termasukmengubah status eksekusinyamenjadi running. 5. Kemudiansistemoperasimemperbaruiisistruktur data manajemenmemori yang berkaitan denganprosesbaru (P1). 6. Terakhir, sistemoperasiakanmeyalin (restore) konteks processor yang tersimpandi PCB prosesbaru (PCB1) ke processor danmulaimengeksekusikodeinstruksiproses P1.

  11. d. Pengalihankontekseksekusi (context switching) Terjadinyainterupsitidakselalumemicuterjadinyapengalihaneksekusiproses (proses switching). Sebagaicontohadalahketikasuatuprosessedangberjalandanmenungguinputandari keyboard. Ketikapenggunamemasukkan data lewat keyboard makaakanterjadiinterupsi yang mengakibatkanpengalihankontekseksekusi, yaitudariproseskerutinpenangananinterupsi (interupsi handler) keyboard. Setelahrutininterupsiselesaidijalankanmakaeksekusidialihkankembalikeprosesbersangkutan. Selamaterjadinyapengalihankontekseksekusiini, status eksekusiprosestidakberubah. Pengalihankontekseksekusi (bukanpengalihaneksekusiproses) melakukanpenyimpanankonteks Processor proseske stack, Bukanke PCB. Setelahitueksekusiberpindahkerutininterupsidansetelahselesai, register processor diperbaharuikembalidengankonteks processor yang dibacadari stack, daneksekusiproses yang terhentidilanjutkankembali. Pengalihankontekseksekusi (context switching) melibatkantahapan yang lebihpendekdibandingkanpengalihaneksekusiproses (process switching). Itusebabnyapengalihaneksekusiantarrutinsistemoperasiumumnyamemakaimekanisme context switching, bukan process switching.

  12. PENJADWALAN PROSES Penjadwalanprosesdapatdidefinisikansebagaikumpulankebijaksanaandanmekanismesistemoperasi yang mengatururutandanjangkawaktueksekusiproses-proses yang aktif. Untukmenjalankanpenjadwalanproses, sistemoperasimembutuhkansejumlahkomponen yang meliputi : 1. Antrianpenjadwalan (Scheduling Queue) 2. Penjadwal (Scheduler) 3. Dispatcher

  13. Kriteriapenjadwalanproses Antara lain: 1. Keadilan (fairnes) 2. Efisien(Processor utilization) 3. Waktutanggapan (Respon time) 4. Waiting time 5. Turn around time 6. Throughput

  14. Strategidasarpenjadwalan Yaitu : 1. Non-preemptive 2. Preemptive

  15. Pemicuterjadinyaprosespenjadwalan Antara lain: 1. Prosesberubahdari status running ke blocked. 2. Prosesberubahdari status running ke ready. 3. Prosesberubahdari status blocked ke ready. 4. Prosesberhenti (Terminated)

  16. AlgoritmaPenjadwalan Yaitu : 1. FIFO 2. SJF 3. HRRN

  17. TUGAS MAHASISWA Ringkasmateripadaslide 7 ini ! Tulisdikertas double folio, ditulistangan, kumpulpadahariselasa 20/03/2011. Kriteriaringkasan : “samasepertikriteriasebelumnya”

More Related