24
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 1

funest (merugikan, buruk) bagi jiwa anak. Dan sebagai mileu terkecil dalam PowerPoint PPT Presentation


  • 87 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

24. funest (merugikan, buruk) bagi jiwa anak. Dan sebagai mileu terkecil dalam. sebuah masyarakat, keluarga terutama orang tua memberi kontribusi bagi. bagaimana interaksi sosial anak di luar lingkungan keluarganya (dalam Kartono,. 1992).

Download Presentation

funest (merugikan, buruk) bagi jiwa anak. Dan sebagai mileu terkecil dalam

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Funest merugikan buruk bagi jiwa anak dan sebagai mileu terkecil dalam

24

funest (merugikan, buruk) bagi jiwa anak. Dan sebagai mileu terkecil dalam

sebuah masyarakat, keluarga terutama orang tua memberi kontribusi bagi

bagaimana interaksi sosial anak di luar lingkungan keluarganya (dalam Kartono,

1992).

Beracuan pada pendapat-pendapat yang telah dikemukakan di atas maka

dapat disimpulkan mengenai definisi dari tindak kekerasan dalam sebuah

keluarga (family violence) adalah suatu bentuk hubungan yang tidak lazim dalam

sebuah keluarga yang muncul secara intens di mana di dalam hubungan tersebut

terjadi tindak kekerasan baik secara fisik, penyimpangan seksual maupun agresi

verbal yang dapat berakibat pada kesakitan fisik, psikologis, emosional maupun

mental bagi si korban baik bagi suami/ istri dan juga terutama anak/ remaja.

2. Ciri-cirl Kekerasan dalam Keluarga (Family Violence)

Ciri-ciri dari family violence menurut Chan (dalam Chan dan Lloyd, 1996),

antara lain:

a. Kekerasan fisik (physical violence): Physical violence didefinisikan oleh

Strauss and Gelles (1990), as an act carried out with the intention, or the

perceived intention of causing physical pain or injury to another person, yaitu

suatu aksiI tindakan yang diiringi dengan maksud tertentu yang menyebabkan

perasaan sakit pada fisik korban.

b. Penyimpangan seks (sexual abuse): Gelles dan Conte (1990) mendefinisikan

child abuse sebagai forced, tricked, or coerced sexual behavior between a young

person and older person, yaitu adanya pemaksaan, penipuan, pemaksaan untuk

melakukan hubungan seksual.


  • Login