1 / 41

KARBOHIDRAT

KARBOHIDRAT. KARBOHIDRAT. Karbohidrat, salah satu makromolekul yang banyak terdapat di alam. “ Karbohidrat ” diturunkan dari glukosa, yaitu karbohidrat sederhana pertama dengan rumus molekul C 6 H 12 O 6, disebut “ Hidrat dari Karbon ” C 6 (H 2 O) 6 .

tuyen
Download Presentation

KARBOHIDRAT

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. KARBOHIDRAT

  2. KARBOHIDRAT Karbohidrat, salah satu makromolekul yang banyak terdapat di alam. “Karbohidrat” diturunkan dari glukosa, yaitu karbohidrat sederhana pertama dengan rumus molekul C6H12O6, disebut “Hidrat dari Karbon” C6(H2O)6. 1880 disadari bahwa “hidrat dari karbon” merupakan penamaan yang salah, karbohidrat sebenarnya adalah polihidroksi aldehida dan polihidroksi keton atau turunan mereka. Karbohidrat, biasa disebut dengan gula, berperan penting dalam molekul-molekul biologis, seperti asam nukleat (DNA dan RNA), dan dalam bentuk-bentuk polimer, seperti selulosa (dinding sel) dan glikogen (glukosa tersimpan dalam hati).

  3. KLASIFIKASI KARBOHIDRAT MONOSAKARIDA KARBOHIDRAT DISAKARIDA OLIGOSAKARIDA POLISAKARIDA

  4. MONOSAKARIDA • KLASIFIKASI MONOSAKARIDA ALDOSA : Adalah monosakarida yang mengandung gugus aldehida KETOSA : Adalah monosakarida yang mengandung gugus keton

  5. UMUMNYA 3 – 7 Contohnya TRIOSA : Monosakarida 3 karbon HEKSOSA : Monosakarida 6 karbon Awalan ALDO untuk ALDOSA ALDOHEKSOSA : Aldosa 6 karbon Akhiran –ULOSA untuk KETOSA HEKSULOSA : Ketosa 6 karbon JUMLAH ATOM KARBON dalam MONOSAKARIDA

  6. Struktur Karbohidrat paling sederhana: monosakarida. Bila mempunyai gugus aldehid, disebut aldosa, bila mempunyai gugus keto, disebut ketosa/ulosa Setiap monosakarida mempunyai jumlah atom karbon tertentu yang dikandungnya (misal: triosa (3C), tetrosa (4C), pentosa (5C), heksosa (6C). Dalam makanan kita, umumnya heksosa (glukosa dan fruktosa). D-gliseraldehida

  7. diastereomer enantiomer Enantiomer: bentuk D atau L dengan nama yang sama; diastereomer: stereoisomer yang bukan merupakan bayangan cermin satu dengan yang lain dan memiliki nama yang berbeda

  8. Enolisasi aldosa menjadi ketosa Proses tautomeri keto-enol

  9. RANTAI TERBUKA : Diproyeksikan oleh FISCHER SIKLIK : Dirumuskan oleh HAWORTH STRUKTUR MONOSAKARIDA

  10. Siklisasi Gula-gula dalam larutan berada dalam keseimbangan antara bentuk rantai lurus (linier) dan bentuk lingkar (siklik); hal ini terutama ditemukan pada pentosa dan heksosa. Siklisasi menyebabkan terbentuknya hemiasetal. - dan -D-glukosa merupakan anomer. lebih stabil 64% 0,02% 36% t.l 150°C, +18,7° t.l 146°C, +112 °

  11. Mutarotasi Pemasukkan 100 % α-glukosa (padat) ke dalam air, daya putar optiknya mulai berubah ketika bentuk α, rantai terbuka, dan β menuju keadaan setimbang (dari +112° +52,6°). Efek ini disebut sebagai mutarotasi

  12. PROYEKSI HAWORTHUNTUK CINCIN FURAN :

  13. 1. Pembentukan asetat 2. Pembentukan eter 3. Pembentukan asetal dan ketal siklik Contoh pembentukan asetal dan ketal siklik : pengubahan L-sorbosa menjadi Vit. C REAKSI GUGUS HIDROKSIL

  14. Reaksi kimia Pembentukan glikosida Glikosida, asetal yang dihasilkan dari reaksi aldehida dengan alkohol (katalis asam) campuran anomer Glikosida, tidak mereduksi pada uji Tollen stabil terhadap basa, namun berubah menjadi gula dan aglikon bila suasana asam

  15. Eterifikasi Pengolahan suatu aldosa, seperti misalnya glukosa, dengan metanol akan menghasilkan suatu metil glikosida. Gugus-gugus hidroksil lain dalam suatu karbohidrat dapat diubah menjadi gugus metoksil dengan mereaksikan metil glikosida dimetil sulfat dan NaOH Metilasi lengkap

  16. Esterifikasi Reaksi anhidrida asam asetat berlebih dan basa (seperti piridin) pada gula menghasilkan gula poliasetil. Reaksi ini stereospesifik (yakni, anomer-α akan membentuk ester-α). Gugus ini dapat digunakan untuk pembentukan glikosida stereoselektif

  17. Ikatan glikosidik Monosakarida-monosakarida dapat dihubungkan oleh berbagai jenis ikatan glikosidik. Dapat berupa bentuk α- atau β-glikosidik; ikatan α-1,4 menghubungkan gugus α-hidroksi C-1 dari suatu unit gula dengan gugus hidroksi C-4 gula lain

  18. H Ikatan β-1,3 menghubungkan gugus β-hidroksi C-1 dari suatu unit gula pada gugus hidroksi C-3 gula lain

  19. 1. OKSIDASI MONOSAKARIDA- ALDOSA Gugus aldehida gugus karboksilat Pereaksi yang digunakan: Tollens Ag (NH3)2+ Oksidasi

  20. Demikian juga untuk Fruktosa Lanjutan: Oksidasi ALDOSA

  21. Lanjutan: Oksidasi KETOSA FRUKTOSA Cermin perak Tautomeri keto – enol: Ketosa Enandiol Aldosa

  22. Gugus karbonil diblokade. Glikosida adalah gula bukan pereduksi Lanjutan: Oksidasi GLIKOSIDA Ag(NH3)2+ OH¯

  23. Adalah suatu asam polihidroksi karboksilat, yaitu produk oksidasi dari gugus aldehida suatu aldosa Pengoksidasi yang digunakan : pereaksi Tollens ASAM ALDONAT

  24. Adalah suatu asam polihidroksi dikarboksilat, yaitu produk oksidasi dari gugus aldehida dan alkohol suatu aldosa Zat pengoksidasi kuat (HNO3), mengoksidasi gugus aldehida dan juga gugus hidroksil ujung (suatu alkohol primer) dari monosakarida. ASAM ALDARAT

  25. Adalah produk oksidasi dengan enzim, di mana yang dioksidasi hanya gugus CH2OH ujung, sedangkan gugus aldehidanya tidak teroksidasi. Contohnya : oksidasi D-glukosa oleh enzim menghasilkan asam D-glukuronat. ASAM URONAT

  26. Penting dalam sistem hewan, dan sistem tumbuhan Asam D-glukuronat Deret-L ASAM GLUKURONAT Karbon 1 baru Karbon 1 direduksi

  27. Asam L-askorbat (Vit C) KONVERSI TERAKHIR DARI PERUBAHAN ASAM GLUKURONAT MENJADI ASAM L-ASKORBAT (VIT.C) VITAMIN C (ASAM ASKORBAT)

  28. Gugus karbonil dari aldosa maupun ketosa dapat direduksi oleh pereduksi karbonil, produknya yaitu polialkohol yang disebut ALDITOL (akhiran nama – ITOL). Pereduksi gugus karbonil : Hidrogen dan katalis atau suatu hidrida logam REDUKSI

  29. Contoh Sukrosa : gabunganglukosa dan fruktosa Laktosa : gabungan glukosa dan galaktosa Maltosa : gabungan glukosa dan glukosa Isomaltosa : gabungan glukosa dan glukosa Sellobiosa: gabungan glukosa dan glukosa DISAKARIDA

  30. DISAKARIDA STRUKTUR MOLEKUL  1-4

  31. Ikatan glikosida menghubungkan C ketal yang posisinya β dari fruktosa dan asetal yang posisinya α dari glukosa SUKROSA

  32. Dikenal sebagai gula susu LAKTOSA

  33. Adalah hasil penguraian pati oleh enzim α-1,4-glukan 4-glukanohidrolase yang terdapat dalam air liur MALTOSA

  34. Adalah senyawa yang molekulnya mengandung banyak satuan monosakarida yang dipersatukan dengan ikatan glukosida. Contohnya : selulosa, pati, kitin Hidrolisis lengkap akan mengubah suatu polisakarida menjadi monosakarida. POLISAKARIDA

  35. Selulosa murni dapat digunakan untuk pemurnian dalam analisis kimia dan biokimia. Tidak mempunyai karbon hemiasetal. Tidak dapat mengalami mutarotasi atau dioksidasi oleh pereaksi, seperti pereaksi Tollens SELULOSA Polimer lurus 1,4’--D-glukosa

  36. 1. PATI ; 2.GLIKOGEN Pencernaan pati, dimulai dari mulut. Saliva mengandung α-amilase, di lambung, pati dipotong menjadi senyawa-senyawa yang lebih pendek. Pencernaan pati dilanjutkan di dalam usus kecil (intestin) oleh α-amilase pankreas, menjadi campuran disakarida (maltosa), trisakarida (maltotriosa) dan oligosakarida (dekstrin- dihidrolisa menjadi monosakarida oleh enzim) α-glukosidase dalam mukosa usus halus. SUMBER POLISAKARIDA

  37. Pati: Dipisahkan menjadi 2 fraksi utama berdasarkan kelarutan bila dibubur (triturasi) dengan air panas; sekitar 20% pati adalah amilosa (larut, ikatan 1,4’--D-glukosa) dan 80% sisanya ialah amilopektin (tidak larut, 1,4’--D-glukosa ± 25 satuan dan percabangan 1,6’ --D-glukosa ) Glikogen, polisakarida seperti amilopektin tetapi jumlah satuan glukosanya lebih sedikit; digunakan sebagai tempat penyimpanan glukosa dalam sistem hewan (terutama dalam hati dan otot) PATI - GLIKOGEN

  38. 1. Asam hialuronat 2. Kondroitin sulfat 3. Heparin Glikoprotein : yaitu protein yang mengandung karbohidrat dengan jumlah beragam dan melekat sebagai rantai tak bercabang atau bercabang (pendek atau panjang hingga 15 unit). GLIKOSAMINOGLIKAN

  39. Latihan Karbohidrat Jelaskan apa yang dimaksud dengan gula susu, gula beet, gula tebu, disakarida, polisakarida.  2.Tuliskan lima sumber karbohidrat alam.  3.Gambarkan struktur Fisher dari D-glukosa, D-galaktosa, D, fruktosa, L-glukosa, L-fruktosa, struktur Haworth dari -D-glukosa dan -D-glukosa. Berdasarkan struktur dari monosakarida tsb. tentukan mana yang merupakan aldoheksosa, heksulosa ?, dan mana yang mempunyai hubungan enantiomer, diastereoisomer, anomer, dan epimer ?.  4.Gambarkan semua isomer aldotetrosa yang mempunyai rumus molekul C4H8O4. • 6    5. Gambarkan semua isomer aldotetrosa yang mempunyai rumus molekul C4H8O4. 1.Di antara senyawa-senyawa berikut mana yang memberikan reaksi + pada uji Benedict: a) sukrosa b) glikogen c) -maltosa d) -laktosa

  40. 7. Jelaskan perbedaan intramolekular hemiasetal dan intramolekular hemiketal dari glukosa dan fruktosa, dan gambarkan konformasinya. 8.      Tuliskan sumber biologi major dari laktosa. Gambarkan rumus konformasi dari laktosa 9.      Apa yang dimaksud dengan galaktosemia ? 10.      Gambarkan struktur rantai terbuka dari fruktosa, dan tunjukkan bagaimana ia bersiklisasi membentuk - atau -D-fruktosa. 11.      Apakah fungsi dari -amilase dan -amilase.

More Related