Sekilas tentang hiv art
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 123

SEKILAS TENTANG HIV & ART PowerPoint PPT Presentation


  • 304 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

Dr. Sigit Priohutomo, MPH Subdirektorat AIDS & PMS, Dit.P2ML, Ditjen PPM & PL Kantor: 021-42881032 HP: 0818989182 Email: [email protected] SEKILAS TENTANG HIV & ART.

Download Presentation

SEKILAS TENTANG HIV & ART

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Sekilas tentang hiv art

Dr. Sigit Priohutomo, MPH Subdirektorat AIDS & PMS, Dit.P2ML, Ditjen PPM & PL

Kantor: 021-42881032

HP: 0818989182

Email: [email protected]

SEKILAS TENTANG HIV & ART


Sekilas tentang hiv art

Penyakit Menular Seksual (PMS) :penyakit umumnya terjadi pada alat kelamin dan ditularkan terutama melalui hubungan seksual

  • Beberapa organisme penyebab:

    • Bakteri: Neisseria gonorrhoeae, Chlamydia trachomatis, Treponema pallidum, Gardanella vaginalis, Haemophilus ducreyi, Donavania granulomatis, Mycoplasma hominis, Ureaplasma urealycum.

    • Virus: Herpes simplex, Human papilloma, Hepatitis, Cytomegalovirus, HIV

    • Protozoa: Trichomonas vaginalis

    • Jamur: Candida albicans

    • Ektoparasit: Phtirus pubis, Sarcoptes scabei.

Free template from www.brainybetty.com


Bagaimana cara cara melakukan hubungan seksual

Bagaimana cara-cara melakukan hubungan seksual?

  • Genito genital (kelamin dengan kelamin)

  • Oro-genital (mulut dengan kelamin)

  • Ano-genital (anus dengan kelamin)

  • Mano-genital (tangan dengan kelamin)

  • Heteroseksual (berbeda jenis kelamin)

  • Homoseksual (sesama jenis kelamin) seperti waria, gay, dan lesbian

  • Biseksual (sejenis maupun lain jenis kelamin)

Free template from www.brainybetty.com


Apakah hiv aids

APAKAH HIV/AIDS?

Virus hanya dapat menginfeksi manusia

H - Human

Virus, membuat tubuh manusia turun sistem kekebalannya , sehingga tubuh gagal melawan infeksi

I - Immuno-deficiency

Virus,karakteristiknya mereproduksi diri sendiri didalam sel manusia

V - Virus

Free template from www.brainybetty.com


Apakah hiv itu

Apakah HIV itu?

HIV (Human Immuno-deficiency Virus): adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia dan menimbulkan AIDS.

HIV menyerang limfosit yang disebut ‘sel T-4’ atau ‘sel T-penolong’ (T-helper), atau disebut juga ‘sel CD-4’.

HIV tergolong kelompok retrovirus yang memiliki kemampuan untuk “mengkopi-cetak”


Sekilas tentang hiv art

APAKAH AIDS?

A-Acquired

Didapat

Ditularkan dari orang ke orang.

I-Immune

Kekebalan adalah sistem pertahanan tubuh untuk mempertahankan diri dari serangan infeksi seperti bakteri atau virus.

D-Deficiency

Penurunan sistem kekebalan tubuh

Kumpulan tanda & Gejala

Orang dengan AIDS mengalami berbagai infeksi oportunistik dan penyakit lainnya.

S-Syndrome


Bagaimana cara penularan hiv

Bagaimana cara penularan HIV?

  • Melalui hubungan seksual dengan seseorang yang sudah terinfeksi HIV

  • Melalui transfusi, IDUs dan kegiatan medis dengan alat tusuk dan iris tercemar HIV

  • Dari Ibu ke janin/bayi-nya selama kehamilan, persalinan atau menyusui

Free template from www.brainybetty.com


Kegiatan tidak menularkan hiv

KEGIATAN TIDAK MENULARKAN HIV :

  • Sentuhan tubuh (makan bersama, bersalaman, berpelukan, cium pipi, batuk, bersin, menggunakan telpon umum, mengunjungi RS)

  • Feses, urin, air liur, keringat, airmata .

  • Donor darah

  • Penggunaan toilet umum

  • Gigitan serangga (nyamuk)

  • Kolam renang

Free template from www.brainybetty.com


Sekilas tentang hiv art

TARGET SELULER INFEKSI HIV

  • Target Utama :

    • CD4+ Limfosit T.

    • Monosit dan makrofag.

  • Virus memindahkan RNAnya kedalam sel manusia :

    • Terintegrasi kedalam materi genetik.

    • Replikasi.

  • Menghasilkan antibodi


Sekilas tentang hiv art

Free template from www.brainybetty.com


Proses masuknya hiv

PROSES MASUKNYA HIV

‘T’

HIV

Free template from www.brainybetty.com


Proses masuknya hiv1

PROSES MASUKNYA HIV

Free template from www.brainybetty.com


Proses hiv di lymphosit t

PROSES HIV DI LYMPHOSIT-T

Free template from www.brainybetty.com


Perjalanan infeksi hiv

PERJALANAN INFEKSI-HIV

HIV

CD-4

ANTIBODI

PERIODE JENDELA

SERO-POSITIF

A I D S

2 TAHUN

5 – 10 TAHUN

8 – 12 MG

Free template from www.brainybetty.com


Sekilas tentang hiv art

1000

900

Sel T CD4+

800

700

Sindrom

Infeksi

Akut HIV

Jumlah sel CD4+

TB

600

Asimtomatik

500

HZV

400

Periode jendela

OHL

Level relatif

Plasma HIV-RNA

300

OC

200

PPE

PCP

100

CM

Antibodi

CMV, MAC

0

0 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

Bulan…..

Tahun sesudah terinfeksi HIV

PERJALANAN INFEKSIHIV


Sekilas tentang hiv art

PROGRESIFITAS HIV

  • Umur < 5 tahun atau > 40 tahun.

  • Infeksi lain.

  • Kemungkinan faktor genetik.

  • Dipengaruhi oleh muatan virus dalam plasma &

    jumlah CD4 sel T :

    • Makin tinggi muatan virus (jumlah virus dalam

    • badan) makin rendah jumlah CD4 & makin

    • tinggi progresifitas HIV menjadi AIDS & kematian.


Sekilas tentang hiv art

STADIUM INFEKSI HIV (WHO) PADA DEWASA & REMAJA > 13 TH

  • Stadium klinis I – IV.

  • Skala Performance/kinerja (modifikasi dari The Eastern Co-operative Oncology Group Score).

  • Stadium Laboratorium mengukur jumlah sel CD4.


Sekilas tentang hiv art

Stadium klinis HIV

(Stadium 1-4)


Sekilas tentang hiv art

Diagnosis pada Dewasa

  • Sebaiknya berdasarkan hasil lab dan klinik

  • Tidak semua tempat memiliki sarana lab

  • Diagnosis berdasarkan gejala dapat mengikuti pedoman Nasional


Sekilas tentang hiv art

Stadium klinis HIV dewasa (WHO)

Stadium Klinis 1

  • Asimptomatis

  • Limfadenopati Meluas Persistent (PGL)

    Skala Penampilan 1: asimtomatis, aktivitas normal


Sekilas tentang hiv art

  • Stadium Klinis 2

  • Berat badan menurun <10% dari BB semula

  • Kelainan kulit dan mukosa ringan seperti

  • dermatitis seboroik, papular pruritic eruption (PPE),

  • infeksi jamur kuku, ulkus oral yang rekuren,

  • cheilitis angularis,

  • Herpes zoster dalam 5 tahun terakhir

  • Infeksi saluran napas bagian atas seperti

  • sinusitis bakterial

  • Skala Penampilan 2: simtomatis, aktivitas normal


Sekilas tentang hiv art

  • Stadium Klinis 4

  • HIV wasting syndrome (BB turun 10% + diare kronik

  • > 1 bln atau demam >1 bln yg tdk disebabkan peny lain)

  • Pneumonia Pneumocystis (PCP)

  • Toksoplasmosis pada otak

  • Kriptosporidosis, Isosporiasis, Microsporidiosis dgn

  • diare >1 bulan

  • Kriptokokosis, ekstra paru

  • Cytomegalovirus (CMV) pada 1 organ selain hati, limpa,

  • kelenjar getah bening (mis: retinitis)

  • Herpes simplex virus (HSV) mukokutaneus > 1 bulan,

  • Progressive multifocal leucoenphalopathy (PML)

  • Mikosis disseminata (histoplasmosis, koksidioidomikosis,

  • penisiliosis)


Sekilas tentang hiv art

Stadium Klinis 4(lanjutan)

  • Kandidiasis esofagus, trakea, bronkus atau paru

  • Mikobakteriosis atipik disseminata atau di paru

  • Septikemi Salmonella non-tifoid

  • TB ekstra paru

  • Limfoma

  • Sarkoma Kaposi

  • Ensefalopati HIV (Gangguan dan/atau disfungsi motorik yg

  • mengganggu aktivitas hidup sehari hari dan berlangsung

  • beberapa minggu/bulan yg tidak disertai penyakit lain

  • Skala penampilan 4: berbaring di tempat tidur >50%

  • selama 1 bulan terakhir


Sekilas tentang hiv art

Stadium klinis HIV Anak (WHO)

  • Stadium klinis 1

  • Asimptomatik

  • Limfadenopati generalisata

  • Hepatosplenomegali


Sekilas tentang hiv art

  • Stadium klinis 2:

  • Infeksi sal. napas atas kronis atau kambuh (otitis media, otorhoea, sinusitis > 2 episode dalam 6 bln)

  • Pruritic papular eruption

  • Herpes zoster (> 1 episode dalam 6 bulan)

  • Ulkus oral rekurens (> 2 episode dlm 6 bln)

  • Lineal gingiva erythema (LGE)

  • Cheilitis angularis

  • Pembesaran parotis

  • Dermatitis seboroika

  • Infeksi human papiloma virus yang luas atau infeksi moluscum (> 5 % tubuh)

  • Infeksi jamur kuku


Sekilas tentang hiv art

  • Stadium klinis 3

  • Malnutrisi sedang tanpa etiologi jelas yang tidak membaik dengan terapi standar

  • Diare persisten tanpa etiologi yang jelas (> 14 hari)

  • Demam tanpa etiologi jelas (intermiten atau konstan, > 1 bln)

  • Kandidiasis oral (di luar masa neonatal)

  • Oral hairy leukoplakia (OHL)

  • TB paru

  • Dugaan pneumonia bakteri kambuh yang berat (> 2 episode dalam 6 bulan)

  • Necrotizing ulcerative gingivitis/peridontitis akut

  • Pneumonitis limfoid interstitialis (LIP)

  • Anemi (< 8 g/dL), netropeni (< 1.000/mm3) atau trombositopeni (<30.000/mm3) > 1 bulan

  • Penyakit paru terkait HIV kronis termasuk bronkiektasis

  • Kardiomiopati terkait HIV atau nefropati terkait HIV


Sekilas tentang hiv art

  • Stadium klinis 4:

  • Keadaan dimana dugaan diagnosis dapat dibuat berdasarkan tanda klinis atau investigasi sederhana

  • Malnutrisi berat atau wasting berat tanpa etiologi jelas yang tidak

  • membaik dengan terapi standar

  • Pneumonia Pneumocystis

  • Dugaan infeksi bakteri berulang yang berat (> 2 episode dalam

  • 1 tahun, mis: empiema, piomiositis, infeksi tulang atau sendi,

  • meningitis selain pneumonia)

  • Infeksi Herpes simpleks orolabial atau kulit yg kronis (lamanya

  • > 1 bulan)

  • TB ekstra paru

  • Sarkoma Kaposi

  • Kandidiasis esofageal

  • Toksoplasmosis Sus. saraf pusat

  • Ensefalopati HIV


Sekilas tentang hiv art

  • Stadium klinis 4(lanjutan):

  • Keadaan dimana konfirmasi diagnosis dapat dilakukan.

  • Infeksi CMV (retinitis atau infeksi organ lain selain hati,

  • limpa, atau kel. limfe dengan onset pd umur > 1 bulan)

  • Meningitis Cryptococcus (atau penyakit ekstra paru lain)

  • Setiap mikosis endemis diseminata (Histoplasma,

  • Koksidioidomikosis atau Penisiliosis ekstra paru))

  • Kriptosporidiosis

  • Isosporiasis

  • Infeksi Mikobakteria non-TB diseminata

  • Kandidiasis trakea, bronkus, atau paru

  • Fistula rekto-vesiko yang terkait HIV

  • Limfoma non Hodgkin serebral atau sel B

  • Progressive Multifocal Leukoencephalopathy (PML)


Sekilas tentang hiv art

3 INFEKSI OPORTUNISTIK PALING UMUM DI ASIA

  • Tuberkulosis.

  • Peumocystiscarinii pneumonia.

  • Cryptococcosis, extrapulmonary.


Komitmen deklarasi ungass

Tahun 2001

Tahun 2003

Adanya strategi nasional yang memperkuat sistem kesehatan & ditujukan kepada faktor2 yg mempengaruhi ketersediaan pelayanan untuk HIV-termasuk ARV dan IO .

Tahun 2005

Mengembangkan dan membuat kemajuan yang nyata dalam menerapkan strategi pelayanan komprehensif termasuk akses pada obat.

Tahun 2006

Percepatan program pencegahan, perawatan & pengobatan untuk mencapai tujuan

“ UNIVERSAL ACCESS “

pada TH. 2010

KOMITMEN DEKLARASI UNGASS


Sekilas tentang hiv art

Akhir 2004 baru 700,000orang diseluruh dunia menggunakan ART dari total 6 juta orang yang memerlukannya saat ini (2005).

“3 by 5 “ Initiative  target WHO / UNAIDS :

3 juta ODHA akses terhadap ART

Di Asia, sekitar 1 juta orang membutuhkan ART < 50,000 orang yang mempunyai akses.

Target Indonesia  10.000 ODHA akses ART pada th 2005

2006

SITUASI SAAT INI?


Sekilas tentang hiv art

Sudah>> banyak obat generik tersedia.

Turunnya biaya ARV.

Banyak negara telah melakukan kemajuan yang berarti dalam meningkatkan terapi ARV :

Thailand 13,000 (‘05 : 30,000).

Malawi 500 (‘05 : 25,000).

Uganda 10,000 (‘05 : 30,000).

Brazil 115,000 (‘05 :jangkauan universal).

India < 20,000 di sektor swasta.

Indonesia sekitar 4000 orang ( ’05 :10.000)

Myanmar sekitar 100 di sektor swasta

SITUASI SAAT INI?


Peran konselor art

Penilaian kesiapan penerimaan ART.

Perjanjian terapi.

Konseling kepatuhan/adherence terapi.

Konseling side efek T/

PERAN KONSELOR & ART


Perlu diingat

* KONDOM

* CPT : COTRIMOZASOL PROPHYLAXIS Tx

* GIZI : MAKAN YANG SEHAT & SEIMBANG

PERLU DIINGAT !!!


Kepatuhan berobat adherence

KEPATUHAN BEROBAT (ADHERENCE)


Faktor sosial ekonomi

Faktor-faktor yang mempengaruhiadherence

Kurang/tdk ada jejaring dukungan sosial dan situasi kehidupan yg tdk stabil

Kultur & kepercayaan setempat ttg sakit & pengobatan

Stigma, Etnis, Gender, Usia

Biaya pengobatan yg tinggi

Biaya transport yg tinggi

Terkait dg hukum kriminal

Terkait dg ketersediaan obat

Upaya utk meningkatkan adherence

Asesmen kebthan sosial

Dukungan sosial, perumahan, PMT, uang transpor

Dukungan sebaya

Mobilisasi LSM

Optimalisasi kemitraan antar unit pelayanan

KIE masy & petugas utk me < i stigma

Dukungan keluarga dan masy

FAKTOR SOSIAL EKONOMI


Faktor sistem kes petugas kes

Faktor-faktor yang mempengaruhiadherence

Pelayanan kes yg < ; Hub petugas & psn < baik

Petugas kes tdk terlatih, beban kerja yg tinggi

< / tdk ada supervisi

Tdk mampu memprediksi kemungkinan psn tdk patuh

Hub baik antara psn & dokter

Tersedianya ahli ; Adanya sistem dukungan psn

Jam pelayanan yg fleksibel

Upaya utk meningkatkan adherence

Tdk terputus

Informasi tersedia

Pelthan & proses manajemen utk pelayanan pd psn

Dukungan organisasi/kelompok setempat pd psn

Manajemen penyakit dan pengobatan psn

Perawatan paripurna

Supervisi staf yg intensif

Pelthan monitoring adherence

Menggunakan PMO

FAKTOR SISTEM KES / PETUGAS KES


Faktor faktor berhubungan dg kondisi

Faktor-faktor yang mempengaruhiadherence

Asymtomatis/Tdk merasa skt

Penggunaan obat

Perub mental akbt narkoba

Depessi & stres psikis

Penget ttg pengobatan peny

Informasi ttg peny & ptgnya pengobatan

Upaya utk meningkatkan adherence

Pengetahuan ttg pengobatan

Informasi ttg ptgnya pengobatan

FAKTOR-FAKTOR BERHUBUNGAN DG KONDISI


Faktor faktor berhub dg pengobatan

Faktor-faktor yang mempengaruhiadherence

Paduan obat

Efek samping

Toksisitas

Upaya utk meningkatkan adherence

Penget ttg pengobatan & efek samping

Pengetahuan ttg adherence

Penggunaan obat

PMO

Kesepakatan (tertulis/lisan) utk menyelesaikan Tx

Monitoring & asesmen berkesinambungan

FAKTOR-FAKTOR BERHUB DG PENGOBATAN


Faktor faktor berhub dg pasien

Faktor-faktor yang mempengaruhiadherence

Lupa

Pengguna Narkoba

Depesi

Stres psikis

Dikucilkan akbt stigma

Percaya akan pengoabatan yg efektif

Motivasi

Upaya utk meningkatkan adherence

Hub baik dg psn (empati)

Tujuan bersama

Alat bantu utk mengingatkan

Insentif/dorongan semangat

Tel atau kunjungan rumah bagi yang lalai

FAKTOR-FAKTOR BERHUB DG PASIEN


Pitc provider initiated testing counselling

SBG PEMBERI UMPAN BAGI KLINIK VCT

DILAKSANAKAN OLEH PETUGAS KES. & LAY KONSELOR

UPAYA MENGATASI :

KETERBATASAN WAKTU

SUMBER DAYA

STIGMA

BERBAGAI RAGAM KEBTHAN PSN (DUKUNGAN EMOSIONAL, AKSES PD LAYANAN SOSIAL LAIN, PERAWATAN DIRUMAH)

PITC(PROVIDER INITIATED TESTING & COUNSELLING)


Sekilas tentang hiv art

Stadium klinis 1 (WHO)


Sekilas tentang hiv art

Persistent Generalized Lymphadenopathy (PGL)

  • Kelenjar GB dgn diameter > 1.5 cm pada > 2 tempat di ekstra inguinal selama > 3 bulan

  • Benjolan tidak nyeri tekan, simetris, dan sering mengenai servikal posterior, aksila, oksipital, dan epitrochlear

  • Periksa DL dan X-foto dada (KGB hilus & mediastinum)


Sekilas tentang hiv art

  • Terjadi pada sampai 50% infeksi HIV

  • Sampai 1/3 nya tidak ada gejala lain

  • PGL dapat mengecil secara perlahan selama perjalanan penyakit dan dapat hilang sendiri sebelum timbulnya AIDS

  • Tidak ada terapi spesifik


Tatalaksana universal

TATALAKSANA UNIVERSAL

HIV

CD-4

ANTIBODI

Abstinent Be faithfull Contraception Drug

No Sex, No drugs No Pregnan Cuma satu Alat proteksi tatalaksana

S E P A N J A N G W A K T U

PERIODE JENDELA

SERO-POSITIF

A I D S

2 TAHUN

5 – 10 TAHUN

8 – 12 MG

Free template from www.brainybetty.com


Akses universal pitc

AKSES UNIVERSAL & PITC

Free template from www.brainybetty.com


Sekilas tentang hiv art

Free template from www.brainybetty.com


Latar belakang

LATAR BELAKANG

AKBT TERBATASNYA PENGETAHUAN TTG STATUS HIV, BANYAK ORG TDK MEMPEROLEH :

  • PERAWATAN

  • DUKUNGAN

  • PENGOBATAN

    SECARA DINI SERTA MELAKSANAKAN PENCEGAHAN PENULARAN

    ESTIMASI :

  • DUNIA :

    • 38.6 JT ODHA TERMSK 4.1 JUTA PD AHIR TH. 2005

    • 80 % TDK MEMP. AKSES KE LAYANAN.

  • INDONESIA:

    • 193.000 ODHA PD TH. 2006

    • 94 % BLM MEMP. AKSES KE LAYANAN

  • Free template from www.brainybetty.com


    Tujuan

    TUJUAN

    • PERCEPATAN PENGEMBANGAN LAYANAN SECARA KOMPREHENSIF DLM PENCEGAHAN, PERAWATAN, DUKUNGAN DAN PENGOBATAN

    • MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT DENGAN PENGETAHUAN MENGENAI STATUS HIV

    Free template from www.brainybetty.com


    Paket dasar

    PAKET DASAR

    • PAKET DASAR DARI PENCEGAHAN, PERAWATAN, DUKUNGAN DAN PENGOBATAN MERUP. KOMPONEN KUNCI KES MASY UTK MENCAPAI TUJUAN AKSES UNIVERSAL TH. 2010

    • PKT DSR HRS :

      • DPT DIAKSES

      • MEMENUHI KEBTHAN

      • MEMENUHI KUALITAS STD MINIMAL

    OPTIMALISASI LAYANAN HIV

    Free template from www.brainybetty.com


    Paket dasar1

    PAKET DASAR

    • Health facility-based interventions

    • Community-based interventions

    • Interventions delivered through outreach to

      most at -risk populations (in partnership with

      other sectors)

    • National measures needed to support service

      delivery

    Free template from www.brainybetty.com

    Source: TOWARDS UNIVERSAL ACCESS BY 2010. WHO 2006


    Sekilas tentang hiv art

    Free template from www.brainybetty.com

    Source: TOWARDS UNIVERSAL ACCESS BY 2010. WHO 2006


    Sekilas tentang hiv art

    Cont.

    Free template from www.brainybetty.com

    Source: TOWARDS UNIVERSAL ACCESS BY 2010. WHO 2006


    Sekilas tentang hiv art

    Cont.

    Free template from www.brainybetty.com

    Source: TOWARDS UNIVERSAL ACCESS BY 2010. WHO 2006


    Sekilas tentang hiv art

    Cont.

    Free template from www.brainybetty.com

    Source: TOWARDS UNIVERSAL ACCESS BY 2010. WHO 2006


    Sekilas tentang hiv art

    Cont.

    Free template from www.brainybetty.com

    Source: TOWARDS UNIVERSAL ACCESS BY 2010. WHO 2006


    Sekilas tentang hiv art

    Cont.

    Free template from www.brainybetty.com

    Source: TOWARDS UNIVERSAL ACCESS BY 2010. WHO 2006


    Strategi dlm memberdayakan pengetahuan mengenai status hiv

    STRATEGI DLM MEMBERDAYAKAN PENGETAHUAN MENGENAI STATUS HIV

    • Client-Voluntary HIV counselling and testing (VCT)

    • Provider-initiated HIV testing and counselling (PITC)

    • Infant HIV diagnosis and family testing and counselling

    Free template from www.brainybetty.com


    Prinsip kebijakan testing hiv

    PRINSIP KEBIJAKAN TESTING HIV

    BERKAITAN DG HAM, UTK ITU HARUS :

    • SUKARELA

    • INGAT 3 “C” :

      • inform CONSENT

      • CONFIDENTIAL

      • access to COUNSELLING

        (sejak tes HIV dpt dilaksanakan th. 1985)

    Free template from www.brainybetty.com


    Pitc provider initiated testing counselling1

    PITC(PROVIDER INITIATED TESTING & COUNSELLING)

    • TDK MENGGANTIKAN VCT

    • SBG PEMBERI UMPAN BAGI KLINIK VCT / MELUASKAN

      JANGKAUAN

    • DILAKSANAKAN OLEH PETUGAS KES. & LAY KONSELOR

    • OPT OUT

    • INGAT 3 “C”

    • KONSELING BKN MERUP. KEHARUSAN DLM PITC

    • DPT DILAKSANAKAN DG. KESIAPAN LAYANAN MINIMAL

      TANPA ARV, MIS. HANYA ADA COTRIMOXAZOLE

    Free template from www.brainybetty.com


    2 kategori pitc

    2 KATEGORI PITC

    • KEBTHAN DIAGNOSIS :

      MERUP INDIKASI BL PSN MEMP TANDA ATAU GEJALA ADANYA PENY TERKAIT HIV, TERMSK TBC

    • DITAWARKAN SECARA RUTIN :

      • IMS ATAU DIKLINIK IMS

      • BUMIL

      • ASIMPTOMATIK PD KLINIK DIWILAYAH DG PREV

        HIV TINGGI & TERSEDIA ART

    Free template from www.brainybetty.com


    Mengapa pitc

    MENGAPA PITC

    WAKTU :

    KETERBATASAN WKT DARI DOKTER MENGAKIBATKAN

    KONSELING TERABAIKAN

    SDM :

    KETERBATASAN WKT DPT DIATASI DG MENGAKTIFKAN

    STAF/PETUGAS KES LAINNYA & LAY KONSELOR

    STIGMA :

    ADANYA STIGMA DPT DIATASI BL TES HIV DITAWARKAN SECARA RUTIN SHG MENJADI BIASA

    BERBAGAI KEBTHAN PSN

    DPT DIPENUHI SPT :

    DUKUNGAN EMOSIONAL

    AKSES DG FASILITAS SOSIAL LAINNYA

    DUKUNGAN PERAWATAN LAINNYA SPT

    “HOME BASE CARE”


    Sekilas tentang hiv art

    PERBEDAAN ANTARA VCT DAN PITC

    VCT

    Provider-Initiated

    • Individu mencari layanan konseling HIV dan Testing

    • Hasil tes memudahkan mendorong klien untuk menyusun rencana hidupnya

    • Konseling terfokus pada perilaku berisiko dan penurunan risiko

    • Layanan Anonymous atau konfidensial

    • Individu mencari layanan medik

    • Konseling HIV diberikan dan tes ditawarkan oleh petugas kesehatan

    • Pengguna hasil tes utamanya adalah petugas kesehatan agar dapat mendiagnosis dan menyiapkan terapi yang tepat

    • Layanan konfidensial dan didokumentasikan distatus catatan medik agar ada tindak lanjut

    Meluaskan Layanan HIV di Layanan Kesehatan Anak

    Tantangan dan Harapan

    Free template from www.brainybetty.com


    Pitc provider initiated testing counselling2

    PITC(PROVIDER INITIATED TESTING & COUNSELLING)

    • AKSES UNIVERSAL TH. 2010

    • SBG PEMBERI UMPAN BAGI KLINIK VCT

    • DILAKSANAKAN OLEH PETUGAS KES. & LAY KONSELOR

    • UPAYA MENGATASI :

      • KETERBATASAN WAKTU

      • SUMBER DAYA

      • STIGMA

      • BERBAGAI RAGAM KEBTHAN PSN (DUKUNGAN EMOSIONAL, AKSES PD LAYANAN SOSIAL LAIN, PERAWATAN DIRUMAH)

    Note 1206: 228 jaringan konselor VCT

    ( Total 296 VCT Klinik untuk dikaitkan)

    Free template from www.brainybetty.com


    Sekilas tentang hiv art

    Free template from www.brainybetty.com

    Source: WHO/UNAIDS Guidance on Provider-initiated HIV Testing and Counselling in Health Facilities

    DRAFT FOR PUBLIC COMMENT - November 27, 2006


    Pada status epidemi meluas general

    PADA STATUS EPIDEMI MELUAS (GENERAL)

    • SKRINING DIANJURKAN PD LAYANAN KES UMUM

    • PRIORITAS DI LAYANAN :

      • LAYANAN ANTENATAL, PERSALINAN & POSTPARTUM

      • KLINIK IMS

      • FASILITAS KES DG KUNJUNGAN PSN BERISIKO

      • FASILITAS KES LAINNYA

    Free template from www.brainybetty.com


    Pada status epidemi terkonsentrasi rendah

    PADA STATUS EPIDEMITERKONSENTRASI & RENDAH

    • SKRINING TDK DIANJURKAN PD LAYANAN KES UMUM

    • PASTIKAN TERDPT FASILITAS TESTING HIV BERKUALITAS

    • DILAKUKAN PD PSN DG TANDA & GEJALA PENYAKIT TERKAIT HIV DI LAYANAN :

      • KLINIK IMS

      • FASILITAS KES DG KUNJUNGAN PSN BERISIKO

      • LAYANAN ANTENATAL, PERSALINAN & POSTPARTUM

    Free template from www.brainybetty.com


    Monitoring evaluasi

    MONITORING & EVALUASI

    • MONITORING KEMAJUAN PELAKSANAAN

    • IDENTIFIKASI MASALAH, PERBAIKI & ADAPTASI STRATEGI PELAKSANAAN

    • ASESMEN EFEKTIFITAS & DAMPAK DARI INTERVENSI TERHDP :

      • MENINGKATNYA AKSES UTK TESTING DAN

        KONSELING HIV & HSLNYA

      • MENINGKATNYA AKSES LAYANAN PENCEGAHAN,

        PERAWATAN, DUKUNGAN & LAYANAN SOSIAL

        LAINNYA

      • MENURUNNYA JML KESAKITAN & KEMATIAN

      • MENINGKATNYA PENGETAHUAN TTG STATUS HIV

        & PENGOBATANNYA

      • DAMPAK SOSIAL (MENURUNNYA STIGMA DLL)

  • EVALUASI STRATEGI UTK EFEKTIVITAS, DAMPAK, COST-EFFECTIVENESS & KESINAMBUNGAN INTERVENSI

  • Free template from www.brainybetty.com


    22 approved antiretrovirals 1 540 possible combinations

    22 Approved Antiretrovirals (~1,540 Possible Combinations)

    ???


    Sekilas tentang hiv art

    ARV LINI 1 YG TERSEDIA DI INDONESIA

    • ZDV/AZT/ZIDOVUDIN

    • 3TC/LAMIVUDIN

    • D4T/STAVUDIN

    • NVP/NEVIRAPINE

    • EFV/EFAVIRENS

    • CATATAN :

    • HIVIRAL : LAMIVUDIN

    • REVIRAL : ZIDOVUDIN

    • DUVIRAL : ZIDOVUDIN + LAMIVUDIN

    • NEVIRAL : NEVIRAPIN


    Sekilas tentang hiv art

    2003 ART GUIDELINES - 1st LINE FORMULARY

    d4T

    NVP

    3TC

    AZT

    EFZ


    Sekilas tentang hiv art

    TERAPI REJIMEN LINI PERTAMA

    2 NRTIs + 1NNRTI adalah terapi utama yang direkomendasikan sbg kombinasi efektif

    • ZDV/3TC + NVP atau EFZ

    • d4T/3TC + NVP atau EFZ


    Sekilas tentang hiv art

    2006 ART GUIDELINES - 1st LINE FORMULARY

    NVP

    AZT* or d4T

    3TC or FTC#

    EFV

    TDF* or ABC

    * AZT and TDF considered as preferred NRTIs

    # 3TC and FTC are interchangeable


    Sekilas tentang hiv art

    ARV LINI 2 YG TERSEDIA DI INDONESIA

    • DIDANOSINE (ddl)

    • RITONAVIR (RTV)

    • LOPINAVIR (LPV/r)

    CATATAN :

    RTV + LPV/r …………. KALETRA


    Sekilas tentang hiv art

    2003 ART GUIDELINES - 2nd LINE FORMULARY

    LPV/r

    ABC

    ddI

    SQV/r

    TDF

    NFV or IDV/r


    Sekilas tentang hiv art

    2006 ART GUIDELINES - 2nd LINE FORMULARY

    ABC or TDF

    3TC ± AZT

    LPV/r or SQV/r or ATV/r or FPV/r or IDV/r

    NVP or EFV

    ddI

    NFV


    Sekilas tentang hiv art

    3 INFEKSI OPORTUNISTIK PALING UMUM DI INDONESIA

    • Tuberkulosis.

    • DIARE

    • CANDIDIASIS


    Sekilas tentang hiv art

    HIV & TUBERKULOSIS

    • HIV mempercepat aktivasi TB :

      • TB yang didapat.

      • TB laten.

    • HIV akan meningkatkan kekambuhan TB :

      • Reaktivasi endogen.

      • Reinfeksi eksogen.


    Pengendalian hiv aids departemen kesehatan

    PENGENDALIAN HIV AIDSDEPARTEMEN KESEHATAN

    Dr. Sigit Priohutomo, MPH

    KaSubdit AIDS & PMS

    HP: 0818989182, kantor 021-42880231

    Email: [email protected]


    Sekilas tentang hiv art

    8194

    32 PROPINSI

    6

    242

    3

    10

    203

    3

    101

    97

    58

    553

    50

    64

    83

    1

    2

    119

    947

    91

    12

    2

    23

    102

    2565

    290

    863

    143

    42

    399

    940

    89

    62

    29

    Free template from www.brainybetty.com


    Sekilas tentang hiv art

    169 KAB/KODYA

    32 PROPINSI

    5/20

    10/23

    2/8

    6/8

    4/5

    2/13

    1/5

    6/11

    3/9

    4/10

    4/7

    3/10

    1/14

    1/9

    3/5

    2/16

    9/20

    4/11

    5/7

    2/13

    5/5

    1/7

    4/28

    4/10

    24/35

    6/9

    4/6

    7/25

    2/5

    27/38

    4/8

    4/16

    Free template from www.brainybetty.com


    Jumlah kumulatif infeksi hiv 10 tahun terakhir s d desember 2006

    JUMLAH KUMULATIF INFEKSI HIV 10 TAHUN TERAKHIR S/D DESEMBER 2006

    Free template from www.brainybetty.com


    Persentase kasus aids berdasarkan jenis kelamin sd september 2006

    Persentase Kasus AIDS Berdasarkan Jenis Kelamin sd September 2006

    Free template from www.brainybetty.com


    Kumulatif kasus aids di indonesia berdasarkan kelompok umur s d desember 2006

    KUMULATIF KASUS AIDS DI INDONESIA BERDASARKAN KELOMPOK UMUR S/D DESEMBER 2006

    Free template from www.brainybetty.com


    Kecenderungan faktor risiko kasus aids per periode s d desember 2006

    KECENDERUNGAN FAKTOR RISIKO KASUS AIDS PER PERIODE S/D DESEMBER 2006

    Free template from www.brainybetty.com


    Propinsi dengan kasus aids terbanyak pada pengguna napza suntik s d desember 2006

    PROPINSI DENGAN KASUS AIDS TERBANYAK PADA PENGGUNA NAPZA SUNTIK S/D DESEMBER 2006

    Free template from www.brainybetty.com


    Persentase kasus aids pada pengguna napza suntik berdsrkan gol umur s d desember 2006

    PERSENTASE KASUS AIDS PADA PENGGUNA NAPZA SUNTIK BERDSRKAN GOL UMUR S/D DESEMBER 2006

    Free template from www.brainybetty.com


    Gejala io

    GEJALA & IO

    Free template from www.brainybetty.com


    Sekilas tentang hiv art

    Free template from www.brainybetty.com


    Sekilas tentang hiv art

    Free template from www.brainybetty.com


    Sekilas tentang hiv art

    ESTIMASI POPULASI RAWAN DAN HIV TAHUN 2002

    Free template from www.brainybetty.com


    Estimasi hiv 2006

    ESTIMASI HIV 2006

    Free template from www.brainybetty.com


    Sekilas tentang hiv art

    973

    11.044

    706

    8.899

    1.423

    3.897

    6.664

    462

    4.344

    5.024

    3.508

    6.245

    2.567

    2.189

    2.185

    1.684

    657

    800

    1.092

    21.487

    5.899

    3.468

    5.153

    26.805

    9.932

    7.999

    8.644

    3.662

    15.699

    14.341

    4.767

    873

    1.973

    Free template from www.brainybetty.com


    Sekilas tentang hiv art

    Free template from www.brainybetty.com


    Sekilas tentang hiv art

    Free template from www.brainybetty.com


    Sekilas tentang hiv art

    Free template from www.brainybetty.com


    Estimasi tren epidemi hiv di indonesia tahun 1989 2020

    Estimasi Tren Epidemi HIV di Indonesia, Tahun 1989-2020

    Free template from www.brainybetty.com


    Dampak epidemi hiv dan aids

    Kehilangan harapan hidup 37 th

    Kehilangan produktivitas kerja 25 th

    Angka Harapan Hidup

    Angka Harapan hidup bayi HIV (+) 10 th

    Dampak Epidemi HIV dan AIDS

    Free template from www.brainybetty.com


    Dampak ekonomi

    Dampak Ekonomi

    • Sampai saat ini telah meninggal 80 ribu orang dengan mayoritas pada umur 30-an tahun.

    • Kehilangan masa produktif 25 tahun untuk setiap orang yang telah meninggal karena HIV – AIDS.

    Free template from www.brainybetty.com

    Back


    Dampak harapan hidup

    Dampak Harapan Hidup

    • Sampai saat ini telah meninggal 80 ribu orang dengan mayoritas pada usia dibawah 30 tahun.

    • Total hilang Usia Harapan Hidup 37 tahun untuk 80 ribu orang

    Free template from www.brainybetty.com

    Back


    Dampak sosial

    Dampak Sosial

    • Banyak orang tua kehilangan anaknya

    • Banyak anak kehilangan orang tuanya

    • Banyak orang kehilangan pasangan hidupnya

    Free template from www.brainybetty.com

    Back


    Dampak beban pelayanan

    Dampak Beban Pelayanan

    • Lima sampai sepuluh tahun ke depan diperlukan pelayanan pengobatan untuk AIDS dari orang yang terinfeksi HIV saat ini

    • Estimasi 2006 ada sekitar 195 ribu orang, terinfeksi HIV yang akan menjadi AIDS dan memerlukan perawatan, dukungan, dan pengobatan

    • Diperlukan sarana dan prasarana serta sumber daya manusia untuk merawat, mengobati dan memberikan dukungan

    Free template from www.brainybetty.com

    Back


    Visi p hiv aids ims

    VISI P.HIV AIDS & IMS

    TERKENDALINYA PENYEBARAN INFEKSI-HIV IMS DAN KUALITAS HIDUP ORANG DENGAN HIV/AIDS


    Misi p hiv aids ims

    MISI P.HIV AIDS & IMS

    PENGENDALIAN PENYEBARAN INFEKSI HIV, IMS DAN DAMPAK HIV/AIDS DILAKUKAN MELALUI UPAYA PENCEGAHAN, MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN SERTA JANGKAUAN ODHA DAN MASYARAKAT


    Strategi

    STRATEGI

    • UPAYA PENCEGAHAN DILAKUKAN DENGAN MEMUTUS RANTAI PENULARAN TERUTAMA PADA POPULASI RAWAN TERTULAR DAN MENULARKAN

    • UPAYA PELAYANAN DILAKUKAN SECARA KONFREHENSIF DAN TERPADU DALAM RANGKA MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP ORANG DENGAN HIV/AIDS DAN MENGURANGI DAMPAK SOSIAL DARI HIV/AIDS

    • MENINGKATKAN JANGKAUAN DAN KUALITAS PENGENDALIAN SECARA BERTAHAP BERDASARKAN EPIDEMIOLOGI DENGAN MENGGUNAKAN SETIAP SUMBER DAYA DAN MENGIKUTSERTAKAN SELURUH KOMPONEN MASYARAKAT (PARTNERSHIP)

    Free template from www.brainybetty.com


    Kebijakan

    KEBIJAKAN

    • SEMUA TEHNOLOGI PENGENDALIAN HIV/AIDS DAPAT DITERAPKAN SETELAH MELALUI PROSES ADAPTASI DAN ADOPSI SERTA BILA DIPERLUKAN MELALUI PROSES UJI OPERASIONAL TERLEBIH DAHULU (CUP 100%, VCT, ART, PMTCT, HARM REDUCTION, SURVEILANS)

    • UPAYA PENGENDALIAN HIV/AIDS SENANTIASA MEMPERHATIKAN NILAI LUHUR KEMANUSIAAN, PENGHORMATAN HARKAT HIDUP MANUSIA, HAK AZAZI MANUSIA, SERTA MENCEGAH TERJADINYA STIGMATISASI DAN DISKRIMINASI.

    Free template from www.brainybetty.com


    Kebijakan1

    KEBIJAKAN

    • PEMERINTAH BERKEWAJIBAN MEMBERIKAN ARAH PENGENDALIAN HIV/AIDS SESUAI DENGAN KOMITMEN GLOBAL DAN NASIONAL, MENENTUKAN PRIORITAS PENGENDALIAN SERTA MEMOBILISASI SUMBER DAYA YANG CUKUP UNTUK PENGENDALIAN.

    • SEMUA KEGIATAN PENGENDALIAN HIV/AIDS HARUS MEMILIKI KEBIJAKAN TEKNIS YANG WAJIB DIBAKUKAN DALAM BUKU PEDOMAN DAN DISEBARLUASKAN KEPADA SEMUA PIHAK SERTA BILA DIPERLUKAN DITUANGKAN DALAM PERATURAN ATAU PERUNDANGAN

    Free template from www.brainybetty.com


    Sekilas tentang hiv art

    Free template from www.brainybetty.com


    Sekilas tentang hiv art

    PERAN

    PUSKESMAS: VCT, pelayanan dasar, bina desa, KIE

    RUMAH SAKIT: pelayanan, rujukan, VCT, ART, Lab

    DINKES KAB/KOTA: komitmen, kapasitasi, kerjasama

    DINKES PROVINSI: komitmen, kapasitasi, kerjasama

    DEP KES: fasilitasi, kapasitasi, pedoman, kebijakan

    STAKEHOLDERS: fasilitasi, dukungan dana, kerjasama


    Telah tercapai

    TELAH TERCAPAI

    • Unit VCT di RS, Klinik, Puskesmas, LSM

    • RS pelayanan Perawatan dan Pengobatan

    • Laboratorium: HIV, CD4, ViralLoad

    • ARV: Lini-1 dan Lini-2, distribusinya dan gratis

    • Reagensia: HIV, CD4 dan Viral Load distribusi dan gratis

    Free template from www.brainybetty.com


    Sekilas tentang hiv art

    PELAYANAN KESEHATAN

    VCT

    ART

    OI

    GIZI

    PALIATIF

    FARMASI

    PERAWATAN

    LABORATORIUM

    UP

    ADHERENCE

    DUKUNGAN MASY

    Logistik

    Alat

    Operasional

    ODHA/Masyarakat

    • Operational

    • Marketing

    Sistim Rujukan

    Case Manager (Masyarakat)

    Unit-unit pelayanan/RS lain

    Free template from www.brainybetty.com


    Sekilas tentang hiv art

    ODHA

    RUJUKAN RS / DR

    VCT

    DIAGNOSTIK STATUS

    BELUM

    ART

    PERLU

    ART

    KONSELING

    PERILAKU

    GIZI

    PENYAKIT

    DUKUNGAN

    ART

    MONITORING

    ADHERENCE

    CASE MANAGER

    PROGRAM DUKUNGAN

    DI MASYARAKAT

    Free template from www.brainybetty.com


    Sekilas tentang hiv art

    INSTRUKSI KIRIM ARV

    SUBDIT

    AIDS & PMS

    PT. KF

    LOGISTIK GF

    KIRIM ARV

    MINTA & LAPOR ARV

    RS RUJUKAN

    ART

    RUJUK

    MINTA ARV

    RUJUK

    KEMBALI

    RS ART

    SATELIT

    RUJUKAN

    PUSKESMAS

    Free template from www.brainybetty.com


    25 rs rujukan arv

    25 RS Rujukan ARV

    1. RS Adam Malik Medan

    2. RSU Pekan Baru

    3. RS Budi Kemuliaan Batam

    4. RS M. Husein Palembang

    5. RSCM Jakarta

    6. RSPI SS Jakarta

    7. RS Persahabatan Jakarta

    8. RS Kanker Dharmais Jkt.

    9. RS Duren Sawit Jakarta

    10.RS Fatmawati Jakarta

    11.RSAL Dr. Mintoharjo Jkt.

    12.RSPAD Gat0t Subroto Jkt.

    13.RS Polri Dr. Soekamto Jkt.

    14. RS Hasan Sadikin Bdg.

    15. RS Kariadi Semarang

    16. RS Sardjito Yk.

    17. RS Dr. Soetomo Sby.

    18. RS Sanglah Bali

    19. RS Malalayang Menado

    20. RS W. Sudirohusodo Makasar

    21. RS Dr. Soedarso Pontianak

    22. RS Merauke

    23. RS Sele be Solu Sorong

    24. RS Jayapura

    25. RS Mitra Masy. Timika

    Free template from www.brainybetty.com


    Tambahan 50 rs th 2005

    TAMBAHAN 50 RS TH 2005

    • RS. ZAINOEL ABIDIN, BANDA ACEH

    • RSUD TANJUNG PINANG, KEP RIAU

    • RSUD KARIMUN, KEP RIAU

    • RSU M JAMIL, PADANG

    • RS JIWA PALEMBANG

    • RS RADEN MATTAHER, JAMBI

    • RSU M YUNUS BENGKULU

    • RSU SUNGAI LIAT, BABEL

    • RS ABDOEL MOELOEK, LAMPUNG

      10. RSU ULIN, BANJARMASIN

    Free template from www.brainybetty.com


    Sekilas tentang hiv art

    11. RSU DR. DORIS SYLVANUS,

    PALANGKARAYA

    12. RSU UNDATA, PALU

    13. RSU PROPINSI KENDARI

    14. RSU PROF.DR.H.ALOEI SABOE,

    GORONTALO

    15. RS M HAULUSSY, AMBON

    16. RS AL FATAH, AMBON

    17. RSU BOESOERIE TERNATE

    18. RS UJUNG BERUNG, BANDUNG

    19. RS TIMIKA

    20. RS BAYANGKARA MEDAN

    Free template from www.brainybetty.com


    Sekilas tentang hiv art

    21. RS BAYANGKARA MAKASSAR

    22. RS BAYANGKARA SURABAYA

    23. RS BAYANGKARA BANDUNG

    24. RS MARZUKI MAHDI, BOGOR

    25. RS KETERGANTUNGAN OBAT,

    JAKARTA

    26. RS BETHESDA, YOGYAKARTA

    27, RS PANTI RAPIH, YOGYAKARTA

    28. RSUD KOTA YOGYAKARTA

    29. RSUD MONOKWARI

    30. RS ST.ANTONIUS, PONTIANAK

    Free template from www.brainybetty.com


    Sekilas tentang hiv art

    31. RS JIWA PONTIANAK

    32. RS ABDUL AZIS SINGKAWANG

    33. RSUD KAPAL, BADUNG

    34. RSUD SINGARAJA, BULELENG

    35. RS WANGAYA, DENPASAR

    36. RS BUNGSU, BANDUNG

    37. RS CHARITAS, PALEMBANG

    38. RS MARTEN INDEY, JAYAPURA

    39. RS HAJI MEDAN

    40. RS DR.PIRNGADI MEDAN

    Free template from www.brainybetty.com


    Sekilas tentang hiv art

    41. RS RUBINI MEMPAWAH, KAB.PONTIANAK

    42. RSU TANGERANG

    43. RSU TUGUREJO SEMARANG

    44. RS TAMBAK REJO SURABAYA

    45. RSAL RAMELAN SURABAYA

    46. RS ABD.WAHAB SYAHRANI SAMARINDA

    47. RSU MATARAM

    48. RSU PROF.YOHANES KUPANG

    49. RS KANUJOSO JATIWIBOWO BALIKPAPAN

    50. RS JUMPANDANG BARU MAKASSAR

    Free template from www.brainybetty.com


    Pengembangan selanjutnya

    PENGEMBANGAN SELANJUTNYA

    • VCT sampai ke Puskesmas

    • ART dasar sampai ke Puskesmas

    • Desa Siaga HIV AIDS dan PMS

    • Pelayanan Komprehensive

    • Universal Access: Prevention, Care & Treatment

    • Genotyping test resistensi HIV

    • Pelatihan (kapasitasi) dengan MT (Master Trainers) dan RTC (Regional Training Center)

    Free template from www.brainybetty.com


    Sekilas tentang hiv art

    TERIMA KASIH

    Free template from www.brainybetty.com


  • Login