1 / 47

Review Pemrograman Java

Review Pemrograman Java. Diberikan pada Kuliah Sela Teknik Informatika - Universitas Muhammadiyah Malang Tahun 2011. Materi. Tipe Data Variabel Operator dan Ekspresi Flow Control OOP Array. VARIABEL.

thai
Download Presentation

Review Pemrograman Java

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Review Pemrograman Java Diberikan pada Kuliah Sela Teknik Informatika - Universitas Muhammadiyah Malang Tahun 2011

  2. Materi • Tipe Data • Variabel • Operator dan Ekspresi • Flow Control • OOP • Array

  3. VARIABEL • Variabeladalahsebuahtempatataulokasidalammemoryuntukmenyimpansebuahnilai. • Deklarasivariabel =tipedatanamavariabel; • Setiapvariabelharusdiasosiasikandengansebuahtipe data. • Dalam java tipe data dibedakanmenjadi 2 : • Primitive Tipe data yang telahdisediakanoleh java. Contoh : boolean, char, int, float, double, long, short, byte. • Reference Tipe data yang dibuatoleh programmer sendiri. Contoh : class (termasuk String, array).

  4. Deklarasi Variabel • Contoh : float bilPecahan; int jumlahBarang, unit, usia, stok; char huruf=‘A’; float nilai =10.00; String alamat = “Malang”;

  5. Variabel • Berdasarkan tipe data, variabel dibedakan menjadi 2 : • Variabel Primitif Variabel bertipe-data primitif. Dalam memory komputer : menyimpan nilai. Contoh : int nilai; boolean status; float grade = 85.0; • Variabel Reference Variabel bertipe-data class. Dalam memory komputer : menyimpan alamat/lokasi dari object Contoh : String nama;

  6. Tipe Data Primitif

  7. Tugas! (variabel) • Apa perbedaan variabel primitive dan reference? • Analisa statement berikut, sebutkan deklarasi variabel yang benar dan yang salah : • boolean status = “true”; • int x1234567; • char init = “A”; • String nama = “1234567”; • double count = 3,0; • String date = “27 Juni 2011”; • long 12tahun; • int tanggal lahir;

  8. OPERATOR dan Ekspresi • Operator adalah sebuah simbol yang digunakan untuk mengelola atau melakukan operasi data. • Berdasarkan jumlah dari operand : unary dan binary. • Berdasarkan operasi yang dilakukan : aritmatik dan logika. • Ekspresi adalah baris perintah yang menghasilkan nilai.

  9. OPERATOR dan Ekspresi • Contoh : 1 + 2 (suatu bentuk ekspresi untuk menghasilkan nilai 3) operator = + binary : 2 operand (1 dan 2)

  10. Operator dan Ekspresi • Tipe data dari sebuah ekspresi (nilai yang dihasilkan dari ekspresi) bergantung pada operator dan tipe data dari operands. • Urutan evaluasi sebuah ekspresi bergantung pada tingkat precedence operator.

  11. Tugas! (operator) • Apakah output dari potongan program berikut : • int ii = 1; • int jj = 2; • double a = (ii + 1) / (jj + 1); • double b = (double) (ii + 1) / (jj + 1); • double c = (ii + 1) / (double) (jj + 1); • double d = (ii + 1.0) / (jj + 1.0); • System.out.println (a + " " + b); • System.out.println (c + " " + d);

  12. Tugas! (precedenceoperator) 2. Apakah output dari potongan program berikut : int width = 10; int a = 3 / 4 * width; System.out.println (a); int b = width * 3 / 4; System.out.println (b); int c = width / 4 * 3; System.out.println (c);

  13. Flow Control • Branch (cabang) • Digunakan untuk memilih perintah mana yang akan dijalankan berdasarkan kondisi tertentu. • Contoh : if • Loop (perulangan) • Suatu kelompok program dijalankan secara berulang. Kondisi berhenti menyatakan berapa kali pengulangan dijalankan. • Contoh : while

  14. Flow control : IF • Kesalahan umum: if (x == 0); System.out.println (“x is zero”); if (x > 0)‏ System.out.println (“x = “); System.out.println (x); Bentuk 1 : if (condition) { statement; } next statement Bentuk 2 : if (condition) { statement1 } else { statement2 } next statement

  15. Flow Control : Switch • Perintah if-else-if yang membandingkan nilai sebuah konstant atau bilangan bulat dapat digantikan dengan perintah switch. int digit; String digitName; switch (digit) { case 0: digitName = “zero”; break; case 1: digitName = “one”; break; case 2: digitName = “two”; break; case 3: digitName = “three”; break; case 4: digitName = “four”; break; case 5: digitName = “five”; break; case 6: digitName = “six”; break; case 7: digitName = “seven”; break; case 8: digitName = “eight”; break; case 9: digitName = “nine”; break; default: digitName = “”; break; }

  16. Flow control : ? testExpr ? yesExpr : noExpr • Berguna untuk menyederhanakan perintah if-then-else sederhana • Contoh: if (x > 100){ y = x * 0.9; } else { y = x; } • Setara dengan: y = (x > 100) ? (x * 0.9) : x;

  17. Flow Control: while while (condition){ statement; } /* Post condition: ~condition */ • Selama nilai ekspresi condition true, maka statement akan dijalankan, kemudian ekspresi condition akan dievaluasi lagi. • Saat nilai expression condition false, pengulangan berhenti. Perintah statement tidak lagi dijalankan. • Ingat: condition dievaluasi lebih dulu!

  18. Flow Control: do-while do { statement; ... } while (condition); /* Post condition: ~condition */ • statement dijalankan lebih dulu, kemudian condition dievaluasi. • Jika kondisi truestatement dijalankan lagi. • Jika kondisi falseloop berhenti. • Minimal statement dijalankan sekali.

  19. Flow control: for for (initialization; condition; update) { statement; } • setara dengan perintah while berikut: initialization; while (condition) { statement; update; } • for digunakan bila kita sudah tahu berapa banyak pengulangan yang akan dilakukan.

  20. Flow Control: break • Kegunaan: keluar dari loop terdalam • Bukan kebiasaan programming yang baik (poor design)! • Contoh: while (...) { ... if (something) { break; } ... }

  21. Flow Control: continue • Kegunaan: menjalankanpengulanganselanjutnyatanpamenjalankansisadalamblokpengulangan. • Jugabukankebiasaan programming yang baik! • Contoh: for (int ii = 1; ii <= 100; ii++) { if (ii % 10 == 0) { continue; } System.out.println (i); } • Bisakahandatulisulangtanpacontinue?

  22. Object Oriented Programming (OOP)

  23. Prinsip-prinsip OOP • Prinsiputama OOP: • Abstraction: membuang detail yang “tidakpenting” contoh : interface, abstract class. • Encapsulation: menggabungkandatadanprosedurdidalamsebuahobject. Contoh : class • Inheritance:tambahkanfungsionalitasdenganmembuatsubclassbaru. Contoh : hubunganantara class parent/superclassdengan child/subclass. • Polymorphism: “banyakbentuk”. Dalam Java, ada 2 jenis: • Overloading • Overriding

  24. Object oriented programming • Class • Kombinasi dari data dan operasi (metode) dengan access modifier. • Satu class membentuk sebuah tipe data • Object • instance dari class • tiap object memiliki: • state  variable instances / fields • behaviour  methods

  25. Class • Class menyatakan detail implementasi object • Seluruh method dan fields • code untuk method yang akan menentukan perilaku dari object. • Berdasarkan definisi class  object dibuat.

  26. Object • Membuat object dengan operator new • Mengalokasikanruang memory untuk object baru, danmengembalikanalamatdari object dalam memory. • Panggilconstructor yang sesuai.Contoh: new Integer (20); • Mendeklarasikanreference variable • ClassNamevarName;Contoh: • Integer x; • int ii; • Ingat: mendeklarasikansebuahreference variable belummembuat object!

  27. Object • Menyimpanalamatdari object agar dapatdigunakanlagi: gunakan operator = • Contoh:Integer x = new Integer (20); • Ingat: operator =tidakmeng-copy (clone) object • Mengakses field danmemanggil method: gunakan operator . (dot) • Contoh: Dimension size; size = getSize(); System.out.println (size.width); System.out.println (size.getWidth());

  28. Variabel Reference vs Variabel Primitif

  29. Field/variabel • Menyimpan status dari object atau class • Terdapat dua jenis field: • Instance variable • Tiap object punya nilai variable masing-masing  object variable • Static variable • Satu class hanya punya satu nilai variable, walaupun class tersebut memiliki beberapa object class variable

  30. Method • Definisi method terdiri dari: • Header • Access specifier (mis: public ) • Return type (mis : double, String) • Nama method (mis: deposit, openFile) • Kumpulan parameter • Body (implementasi dari method)

  31. Latihan • Buatlah sebuah method dengan petunjuk sbb : 1. Nama method getName memiliki modifier public, mengembalikan name yang bertipe String, tidak memiliki parameter. 2. Nama method setName memiliki modifier private, tidak mengembalikan nilai (return type), memiliki satu parameter bernama name bertipe String. Didalam body method terdapat baris perintah untuk mencetak variabel name ke layar.

  32. Latihan • Buatlah sebuah class bernama Mahasiswa memiliki dua method getName dan setName yang sudah anda deklarasikan sebelumnya. Tambahkan variabel nama bertipe String dan static variabel bernama nilai. • Buatlah object dari class Mahasiswa tersebut. Cobalah akses method getName dan setName dari main method.

  33. Method • Sebagaimanafield, adaduajenismethod: • Instance method (non-static method) • method dapatdijalankandarisebuahobject object method • ada parameter implisitthis method dapatmengaksesdirinyasendiri. • Static method • method dapatdijalankantanpa object class method • tidakada parameter this static methodtidakdapatmengaksesinstance variable • Parameter Passing bersifatcall by value: pemanggilmemberikancopynilaikepada method yang dipanggil.

  34. Abstract Method • Method yang tidak memiliki body / implementasi disebut abstract method. • Mengapa ada method yang tidak memiliki body / implementasi? • Jawab : agar method tersebut dapat di-implementasikan pada subclass. • Syarat : class yang terdapat abstract method didalamnya harus dideklarasikan sebagai abstract class.

  35. Overloading • Memakainamasamauntuk method berbeda • Method-method inidibedakanberdasarkansignature-nya: • Jumlah parameter • Tipe parameter • Urutan parameter • Perhatikanbahwa signature tidaktergantung • Nama parameter • Return type • Overloading ditanganipadasaatcompiling.

  36. Overriding • Sebuah method yang memiliki nama dan signature yang sama dengan method dari superclass. • Method dari subclass dikatakan meng-override method dari superclass. • Ditangani pada saat runtime : instance type menentukan method mana yang digunakan.

  37. Polymorphism • Dalam mendefinisikan method untuk sebuah subclass, ada tiga kemungkinan: • override a method from the superclass: Nama dan signature sama dengan method milik superclass. • inherit method from the superclass: Methods yang tidak ditulis ulang otomatis akan diturunkan kepada seluruh subclass. • create a new method: Nama dan signature berbeda dengan method milik superclass

  38. Polymorphism • Ketika sebuah method dari sebuah object dipanggil (called), class/type dari object tersebut menentukan implementasi method yang mana yang akan dijalankan. • Sebuah method/field dapat atau tidaknya dipanggil/diakses ditentukan oleh tipe reference variable & access specifier. • Kata kunci (keyword) “super” berfungsi sebagai reference terhadap object tapi diperlakukan sebagai instance dari superclass. • Polymorphism dapat diartikan bahwa sebuah object dapat memiliki banyak ‘bentuk’, yaitu sebagai object dari class-nya sendiri atau sebagai object dari superclass-nya.

  39. Interface • Sebuah class hanya boleh meng-extend satu superclass, tapi boleh meng-implement banyak interface. • Ketika meng-extend superclass, sebuah class mewarisi interface (definisi method) dan juga implementasinya. • Ketika meng-implement interface, sebuah class hanya mewarisi interface (definisi method). • Contoh: sifat generik “comparable” didefinisikan di dalam sebuah interface: public interface Comparable { public int compareTo (Object ob); }

  40. Contoh: interface public class CircleComparable extends Circle implementsComparable { public CircleComparable (double r) {super (r); } public int compareTo (Object other) { CircleComparable otherCircle =(CircleComparable) other; if (radius < otherCircle.getRadius ()) {return -1;} else if (radius > otherCircle.getRadius ()) {return 1;} else {return 0;} } }

  41. Interface • Seluruh methods dalam sebuah interface adalah abstract method (keyword abstract dapat dinyatakan tapi optional) • Seluruh variables dalam sebuah interface harus dinyatakan static dan final (constant) • Class yang mengimplementasikan sebuah interface, harus memberikan implementation (menuliskan method body) untuk seluruh method yang diturunkan dari interface. • Sebagai mana class, interface adalah tipe data (data type). • Interface dapat juga digunakan untuk menyatakan constant values.

  42. Interface • Sebuah interface dapatmeng-extends satuataulebih interfaces. • Sebuah sub-interface menurunkanseluruh abstract method dan constants dari super-interfaces. • Sub-interface dapatmenambahkannew abstract methods danjuganew constants. • Contoh: public interface DrawingObject extends Drawable,Transformable { ... } public class Shape implements DrawingObject { ... }

  43. Tugas! • Analisa program Freshjuice.java! • Tentukan : • Class • Object • constructor • Instance variabel • Static variabel • Method • Main method (tuliskanbarisperintahuntuktiapistilahdiatas!)

  44. Array • Deklarasi Array (array adalah object juga) int [] array1; • ingat: mendeklarasikansebuah reference variable tidakberartimengalokasikan memory danmembuat object. • Membuat array array1 = new int[100]; int[] array2 = { 2, 3, 7, 5 }; • Untukmengakses element dalam array, gunakan index array1[0] = 20; • Karena array adalah object juga, operator = tidakmengcopy(clone) array. int[] lhs = new int[100]; int[] rhs = new int[100]; ... lhs = rhs;

  45. Dynamic Array Expansion • Misalkan, kita hendak membaca sederetan bilangan bulat dari sebuah file dan menyimpannya dalam array untuk kemudian diproses. • Untuk membuat array, kita harus menyatakan ukuran dari array. • Jika kita tidak tahu berapa banyak bilangan buIat dalam file, maka kita tidak dapat menentukan ukuran dari array.

  46. Dynamic Array Expansion (2) • contoh: int[] a = new int[10]; • Jika array tidakcukup, kitadapatmelakukanpengembangan array dengancontohberikut: int[] original = a; a = new int[original.length * 2]; for (int ii = 0; ii < original.length; ii++) { a[ii] = original[ii]; }

  47. Multidimensional Array • Array dapat diakses dengan menggunakan lebih dari satu index. int[][] x = new int[2][5]; • latihan: • Buat method cantor (diberikan ukurannya) yang akan mengembalikan upper triangle matrix (2 dimensi). Tipe data dari tiap elemen adalah double dengan nilai sebagai beritku: • Contoh, dengan parameter size = 5, maka method tersebut mengembalikan output berikut (dalam format desimal):

More Related