Pertemuan iv
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 18

SET Instruksi PowerPoint PPT Presentation


  • 90 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

Pertemuan IV. SET Instruksi. Apa set instruksi itu ?. Set instruksi (instruction set ): sekumpulan lengkap instruksi yang dapat dimengerti oleh sebuah CPU Disebut juga machine code ( bahasa mesin ), aslinya juga berbentuk biner  bahasa assembly

Download Presentation

SET Instruksi

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Pertemuan iv

Pertemuan IV

SET Instruksi


Apa set instruksi itu

Apa set instruksiitu?

  • Set instruksi (instruction set): sekumpulanlengkapinstruksiyang dapatdimengertiolehsebuah CPU

  • Disebutjuga machine code (bahasamesin), aslinyajugaberbentukbinerbahasaassembly

  • Untukkonsumsimanusia (programmer), biasanyadigunakanrepresentasi yang lebihmudahdimengertibahasa yang dapatdimengertimanusia


Elemen elemen instruksi

Elemen-elemenInstruksi

  • Operation code (Op code)

    • Kerjakanini

  • Source Operand reference

    • Terhadapisialamatini

  • Result Operand reference

    • Letakkanhasilnyadialamatini

  • Next Instruction Reference

    • Kalausudahselesai, selanjutnyakerjakanalamatini

      Dalamsebuahinstruksi, tidakharussemuaelemeninidicantumkan, tergantungkebutuhandanjenisinstruksinya


Ke mana operand disimpan

Kemana operand disimpan?

  • Ingat: SemuainstruksidijalankandalamCPU

  • Rata-rata operasihanyamembutuhkan register sebagaitempatmembaca / menyimpan operand

  • Adakalanyajuga register tidakberisi operand tapimenunjukketempatpenyimpananlainnya(memory, cache, modulI/O


Representasi instruksi

RepresentasiInstruksi

  • Padabahasamesin, setiapinstruksiberbentukpola bit biner yang unik

  • Agar dapatdimengertimanusia, dibuatlahrepresentasisimbolikinstruksi, biasanyaberupasingkatan (disebut mnemonic)

    • misalADD, SUB, LOAD

  • Sedangkanalamat operand direpresentasikansebagaiberikut:

    • ADD A,B

  • Adabeberapajenisrepresentasiinstruksi, tergantungdarijumlahalamat operand yang bisadiolaholehsatuinstruksi


Format instruksi biner

Format Instruksi (Biner)

  • MisalInstruksidengan 2 Alamat Operand:

  • ADD A, B  A & B suatualamatregister


Contoh simbolik instruksi

ContohSimbolikInstruksi

  • ADD: Add (Jumlahkan)

  • SUB: Subtract (Kurangkan)

  • MPY/MUL: Multiply (Kalikan)

  • DIV: Divide (Bagi)

  • LOAD: Load data dari register/memory

  • STOR: Simpan data ke register/memory

  • MOVE: pindahkan data darisatutempatke

  • tempat lain

  • SHR: shift kanan data

  • SHL: shift kiri data


Cakupan jenis instruksi

CakupanJenisInstruksi

  • Data processing: Aritmetik (ADD, SUB, dsb); Logic (AND, OR, NOT, SHR, dsb); konversidata

  • Data storage (memory): Transfer data (STOR, LOAD, MOVE, dsb)

  • Data movement: Input dan Output kemodulI/O

  • Program flow control: JUMP, HALT, dsb.


Format instruksi 3 alamat

Format Instruksi 3 Alamat

  • Bentukumum: [OPCODE] [AH], [AO1], [AO2]

  • Satualamathasil, duaalamat operand

  • Misal: SUB Y, A, B

    - Bentukalgoritmik: Y A – B

    - Arti: KurangkanisiReg A denganisiRegB, kemudiansimpanhasilnyadiReg Y.

  • Bentukinitidakumumdigunakandikomputer

  • Mengoperasikanbanyak register sekaligus

  • Program lebihpendek


Format instruksi 2 alamat

Format Instruksi 2 Alamat

  • Bentukumum: [OPCODE] [AH], [AO]

  • Satualamathasilmerangkap operand, satualamatoperand

  • Misal: SUB Y, B

    - Bentukalgoritmik: Y Y – B

    - Arti: KurangkanisiReg Y denganisiReg B,

    kemudiansimpanhasilnyadiReg Y.

  • Bentukinimasihdigunakandikomputersekarang

  • Mengoperasikanlebihsedikit register, tapipanjangprogram tidakbertambahterlalubanyak


Format instruksi 1 alamat

Format Instruksi 1 Alamat

  • Bentukumum: [OPCODE] [AO]

  • Satualamat operand, hasildisimpandi accumulator

  • Misal: SUB B

    - Bentukalgoritmik: AC  AC – B

    - Arti: Kurangkanisi Acc. denganisiReg B,

    kemudiansimpanhasilnyadi Acc.

  • Bentukinidigunakandikomputerjamandahulu

  • Hanyamengoperasikansatu register, tapiprogram menjadibertambahpanjang


Format instruksi 0 alamat

Format Instruksi 0 Alamat

  • Bentukumum: [OPCODE] [O]

  • Semuaalamat operand implisit, disimpandalambentuk stack. Operasi yang biasanyamembutuhkan2 operand, akanmengambilisi stack paling atasdandibawahnya

  • Misal: SUB

    - Bentukalgoritmik: S[top] S[top-1] – S[top]

    - Arti: Kurangkanisi Stack no.2 dariatasdenganisi Stack paling atas,kemudiansimpanhasilnyadi Stack paling atas

  • Adainstruksikhusus Stack: PUSH dan POP


Contoh format instr 3 alamat

Contoh Format Instr 3 Alamat

  • A, B, C, D, E, T, Y adalahregister

  • Program: Y = (A – B) / ( C + D × E)

    SUB Y, A, B Y A – B

    MPY T, D, E T D × E

    ADD T, T, C T T + C

    DIV Y, Y, T Y Y / T


Contoh format instr 2 alamat

Contoh Format Instr 2 Alamat

  • A, B, C, D, E, T, Y adalah register

  • Program: Y = (A – B) / ( C + D × E)

    MOVE Y, A Y A

    SUB Y, B Y Y - B

    MOVE T, D T D

    MPY T, E T T × E

    ADD T, C T T + C

    DIV Y, T Y Y / T


Contoh format instr 1 alamat

Contoh Format Instr 1 Alamat

  • A, B, C, D, E, Y adalah register

  • Program: Y = (A – B) / ( C + D × E)

    LOAD D AC D

    MPY EAC AC × E

    ADD C AC AC + C

    STOR Y YAC

    LOAD A AC A

    SUB B AC AC – B

    DIV Y AC AC / Y

    STOR Y YAC


Contoh format instr 0 alamat

Contoh Format Instr 0 Alamat

  • A, B, C, D, E, Y adalah register

  • Program: Y = (A – B) / ( C + D × E)

    PUSH A S[top]  A

    PUSH B S[top] B

    SUB S[top] A - B

    PUSH C S[top] C

    PUSH D S[top] D

    PUSH E S[top] E

    MPY S[top] D × E

    ADD S[top] C + S[top]

    DIV S[top] (A - B) / S[top]

    POP Y Out S[top]


Yang perlu diperhatikan

Yang PerluDiperhatikan

  • Semakinbanyak register yang diolahdalamsatuinstruksisemakinlambat

  • Semakinbanyakbarisoperasiuntukmengeksekusisebuah program jugasemakinlambat

  • Olehkarenaitu, CPU masakinibisadikatakanmenggunakanperpaduandaribeberapaformat instruksi, tergantungkonteksnya


Latihan

Latihan

  • KerjakanX = (A + B × C) / (D – E × F)

  • Format Instruksi 3 AlamatSkor 2

  • Format Instruksi 2 AlamatSkor 3

  • Format Instruksi 1 AlamatSkor 3

  • Format Instruksi 0 Alamat Skor4


  • Login