1 / 14

Proses Pembuatan Keputusan Strategis [tidak terstruktur, kompleks,

Proses Pembuatan Keputusan Strategis [tidak terstruktur, kompleks, dan kendala dalam desain dan pembuatan DSS  tantangan dan persoalan] : (1) Pembuatan keputusan strategis : proses yang tak jelas dan tidak terstruktur membutuhkan waktu mingguan dan bulanan serta memerlukan respon yang cepat;

tatum
Download Presentation

Proses Pembuatan Keputusan Strategis [tidak terstruktur, kompleks,

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Proses Pembuatan Keputusan Strategis [tidak terstruktur, kompleks, dan kendala dalam desain dan pembuatan DSS tantangan dan persoalan] : (1) Pembuatan keputusan strategis : proses yang tak jelas dan tidak terstruktur membutuhkan waktu mingguan dan bulanan serta memerlukan respon yang cepat; (2) Pembuatan keputusan strategis : usaha kelompok, aktivitas bersama, pemecahan masalah bersama, resolusi konflik, negosiasi, manajemen keadaan darurat, dan pembuatan konsesus [ Gray, 1988 ]; (3) Pembuatan keputusan strategis di lingkungan dinamis dilakukan oleh komponen scanning lingkungan, membutuhkan informasi, serta ancaman dan peluang [ El Sawy, 1985 ]; DSS-M10 : TEKNOLOGI DSS

  2. Proses Pembuatan Keputusan Strategis ……… (4) Keputusan strategis yang melibatkan banyak stakeholder—pihak-pihak yang berkepentingan—yang mempunyai asumsi implisit berlainan dan perlu dibuat secara eksplisit [Mason dan Mitroff, 1981]; (5) Formasi strategis(lingkungan dinamis) terjadi secara sengaja dari pada diskripsi usulan manajemen strategis konvensional yang berakibat banyak komponen temuan—tidak sengaja dan sulit diantisipasi [Mintzberg dan Water, 1985]; (6) Informasi(lingkungan eksternal) pembuatan keputusan strategis tidak terbatas maka terjadi kelimpahan informasi dengan interpretasi yang sulit dan luas—lebih sulit dari pada ketiadaan informasi yang relevan [Zmud, 1986]; DSS-M10 : TEKNOLOGI DSS

  3. Proses Pembuatan Keputusan Strategis ……… (7) Informasi keputusan strategis adalah kualitatif, verbal, dan tercatat kurang baik; (8) Standar pembuatan keputusan strategis sangat tinggi maka terjadi kerapuhan situsional  maneuver politis dan tingkah-laku emosional (perhatian tambahan dalam implementasi DSS). DSS-M10 : TEKNOLOGI DSS

  4. Para Stake Holder Dalam Proses Pembuatan Keputusan : • Manajer puncak, eksekutif, atau pembuat kebijakan yang waktunya terbatas; • (2) Mereka biasanya berlawanan terhadap perubahan teknologi; • (3) Mereka lebih suka mengandalkan intuisi dan rasa yang berani; • (4) Mereka kurang mau meluangkan waktunya untuk belajar menggunakan DSS berbasis computer; • (5) Mereka mempunyai cukup wewenang untuk meminta dan mendapatkan respon yang cepat. DSS-M10 : TEKNOLOGI DSS

  5. Kondisi Yang Mendekatkan Pada Pemecahan Masalah : • Memfokuskan pada pembuatan keputusan dan dukungan ke • eksekutif berupa EIS [Houdeshel, dan Watson, 1987]; • (2) Memfokuskan  ketentuan generator EIS (program teknologi • yang disesuaikan kebutuhan eksekutif); • (3) Memfokuskan  konteks keputusan; • (4) Memfokuskan  metodologi penentuan keperluan konteks • keputusan; DSS-M10 : TEKNOLOGI DSS

  6. Kondisi Yang Mendekatkan Pada Pemecahan Masalah…………… (5)Memfokuskan  kesesuaian antara konteks keputusan dan pembuat keputusan dengan system ruang keputusan dan SPK kelompok [Gray, 1987]; (6) Memfokuskan  desain dan implementasi SPK [Keen, “penetapan keseimbangan antara keputusan, dukungan dan system”, 1987]. DSS-M10 : TEKNOLOGI DSS

  7. Kasus : Sistem Penunjang Keputusan Kelompok : Pembuatan Keputusan Dalam Kabinet Mesir. Kabinet Mesir terdiri dari : 32 Menteri; 4 Komite Kementerian Sektoral yang dibantu staf; Pembuatan keputusan di tingkat cabinet mengenai masalah-masalah social-ekonomi dan persoalan infrastruktur nasional yaitu : (1) Pengurangan deficit –neraca pembayaran dan anggaran nasional; (2) Manajemen hutang; (3) Peningkatan kinerja organisasi sector umum; (4) Cara mempromosikan pengembangan industri swasta berskala kecil dan menengah, (5) Pengalokasian sumber daya perumahan urban dan kepadatan penduduk. DSS-M10 : TEKNOLOGI DSS

  8. President Ministrial of Committees Parliament Cabinet issues Ministries Policy dan directives Cabinet Affairs minister of Cabinet Affairs legislation • New issues • Old issues • Policies • Programs • Priorities Agenda of Cabinet issues Prime Minister Ad hoc issues Government Activities Information request Ministries Government Agencies Universities Process of Making Decision Before IDSC (Info And Decision Support Center) DSS-M10 : TEKNOLOGI DSS

  9. President Ministrial of Committees Agenda of Cabinet issues Parliament Cabinet Ministries Cabinet Affairs Policy & directives minister of Cabinet Affairs legislation IDSC • New issues • Old issues • Policies • Programs • Priorities Prime Minister Ad-hoc issues Government Activities Ministries Government Agencies Universities Sectoral info. centers International Database Process of Making Decision After IDSC (Info And Decision Support Center) DSS-M10 : TEKNOLOGI DSS

  10. Arsitektur Tiga Tingkatan  Penunjang Keputusan dan Prasarana Informasi  Tujuan Strategis : (1) Tingkat IDSC : membangun base IDSC; (2) Tingkat hubungan nasional : membangun DSS Info. tingkat sumber daya lokal (kementrian dan perwakilan nasional); (3) Tingkat internasional : memperluas akses telekom ke sumber informasi tingkat internasional dan database berskala dunia. DSS-M10 : TEKNOLOGI DSS

  11. DSS-M10 : TEKNOLOGI DSS

  12. DSS-M10 : TEKNOLOGI DSS

  13. Komponen Strategi IDSC  Tantangan / Persoalan : (1) Memaksimalkan peluang keberhasilan implementasi; (2) Menggunakan strategi prototyping iteratif—perancangan dan penciptaan IS/DSS; (3) Desain organisasional. DSS-M10 : TEKNOLOGI DSS

  14. Cabinet affairs Cabinet commitee Mission statements & policy directives The cabinet Cabinet level Economic reform program dan obyective IS/DSS project definition IDSC Management level Strategic issue set of elicitation Design & delivery of IS/DSS IDSC builder & implementation Institutionalization of IS/DSS Proses Pembuatan DSS / Informasi DSS-M10 : TEKNOLOGI DSS

More Related