Analisis korelasi dan regresi linier sederhana
Download
1 / 19

Analisis Korelasi dan Regresi Linier Sederhana - PowerPoint PPT Presentation


  • 177 Views
  • Uploaded on

Analisis Korelasi dan Regresi Linier Sederhana. VARIABEL BEBAS. Adalah variabel yang nilai-nilainya tidak bergantung pada variabel lainnya, biasanya disimbolkan dengan X. Variabel itu digunakan untuk meramalkan atau menerangkan nilai variabel yang lain. Variabel Terikat.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about ' Analisis Korelasi dan Regresi Linier Sederhana' - tara


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

Variabel bebas
VARIABEL BEBAS

  • Adalah variabel yang nilai-nilainya tidak bergantung pada variabel lainnya, biasanya disimbolkan dengan X. Variabel itu digunakan untuk meramalkan atau menerangkan nilai variabel yang lain.


Variabel terikat
Variabel Terikat

  • Adalah variabel yang nilai-nilainya bergantung pada variabel lainnya, biasanya disimbolkan dengan Y. Variabel itu merupakan variabel yang diramalkan atau diterangkan nilainya.



Analisis korelasi sederhana
Analisis Korelasi Sederhana variabel terikat (variabel Y), maka nilai – nilai variabel X yang sudah diketahui dapat digunakan untuk menaksir atau memperkirakan nilai-nilai Y.

  • Korelasi yang terjadi antara 2 variabel dapat berupa korelasi POSITIF, korelasi NEGATIF, TIDAK ADA korelasi, dan Korelasi SEMPURNA


Korelasi positif
Korelasi Positif variabel terikat (variabel Y), maka nilai – nilai variabel X yang sudah diketahui dapat digunakan untuk menaksir atau memperkirakan nilai-nilai Y.

  • Adalah korelasi dari dua variabel yaitu apabila variabel yang satu (X) meningkat atau menurun maka variabel lainnya (Y) cenderung untuk meningkat atau menurun pula.


Korelasi negatif
Korelasi Negatif variabel terikat (variabel Y), maka nilai – nilai variabel X yang sudah diketahui dapat digunakan untuk menaksir atau memperkirakan nilai-nilai Y.

  • Adalah korelasi dari dua variabel yaitu apabila variabel yang satu (X) meningkat atau menurun maka variabel lainnya (Y) menurun atau meningkat.


Tidak ada korelasi
Tidak Ada Korelasi variabel terikat (variabel Y), maka nilai – nilai variabel X yang sudah diketahui dapat digunakan untuk menaksir atau memperkirakan nilai-nilai Y.

  • Tidak ada korelasi terjadi apabila kedua variabel (X dan Y) tidak menunjukkan adanya hubungan.


Korelasi sempurna
Korelasi Sempurna variabel terikat (variabel Y), maka nilai – nilai variabel X yang sudah diketahui dapat digunakan untuk menaksir atau memperkirakan nilai-nilai Y.

  • Adalah korelasi dari dua variabel yaitu apabila kenaikan atau penurunan variabel yang satu (Variabel X) berbanding dengan kenaikan atau penurunan variabel lainnya (Variabel Y)


Analisis Korelasi dapat dilakukan melalui beberapa cara, yaitu:

  • 1. Diagram Pencar

  • 2. Tabel Korelasi

  • 3. Koefisien Korelasi

  • 4. Regresi


Diagram pencar
Diagram Pencar yaitu:

Tujuan dari diagram pencar adalah untuk mengetahui apakah titik-titik koordinat pada diagram tersebut membentuk suatu pola tertentu. Dalam Diagram tersebut, sebuah garis dapat ditarik membagi dua titik koordinat pada kedua sisinya. Dari garis tersebut dapat diketahui korelasi antara kedua variabel tersebut.

  • Jika garis naik, berarti POSITIF

  • Jika Garis Turun Berarti NEGATIF

  • Jika Terjadi beberapa Garis Berarti TIDAK ADA KORELASI

  • Dan jika titik-titik TEPAT melalui garis berarti korelasinya SEMPURNA.


Contoh soal
Contoh Soal yaitu:

  • Buatlah Diagram Pencar dari data-data berikut!

  • Dan Sebutkan Jenis Korelasi yang terjadi!


Koefisien korelasi
Koefisien Korelasi yaitu:

Merupakan indeks atau bilangan yang digunakan untuk mengukur keeratan (Kuat, Lemah, atau Tidak ada) hubungan antar variabel.

Koefisien korelasi memiliki nilai antara -1 dan +1 :

  • Jika KK bernilai positif maka variabel-variabel berkorelasi Positif. Semakin dekat nilai KK ke +1 maka semakin KUAT korelasinya, demikian pula sebaliknya.

  • Jika KK bernilai negatif maka variabel-variabel berkorelasi Negatif. Semakin dekat nilai KK ke -1 maka semakin KUAT korelasinya, demikian pula sebaliknya.

  • Jika KK bernilai NOL maka variabel-variabel tidak menunjukkan Korelasi

  • Jika KK bernilai +1 atau -1 maka variabel-variabel menunjukkan korelasi Positif atau Negatif yang SEMPURNA.


Koefisien korelasi1
Koefisien Korelasi yaitu:

1. KK = 0, Tidak ada korelasi

2. 0< kk <=0,20 , Korelasi sangat Rendah / Lemah sekali

3. 0,20 <KK <= 0,40, Korelasi Rendah / Lemah tapi pasti

4. 0,40 <KK <= 0,70 , Korelasi yang Cukup berarti

5. 0,70 < KK<=0,90, Korelasi yang tinggi, kuat

6. 0,90 <KK < 1,00, korelasi sangat tinggi, kuat sekali, dapat diandalkan

7. KK = 1, Korelasi SEMPURNA




Contoh soal1
Contoh Soal yaitu:

Jika Y = hasil panen (dalam kuintal)

X = Pemupukan (dalam 10 kg)

Berikut diberikan hasil pengamatan pemupukandan hasil panen padi untuk 5 percobaan yang telah dilakukan

  • Tentukan Koefisien korelasinya (r) dengan metode Product Moment

  • Sebutkan jenis korelasinya dan apa artinya!


Penyelesaian
Penyelesaian yaitu:


Cont .... yaitu:

  • Jenis Korelasinya adalah korelasi...... Dan Kekuatan korelasinya : ............

  • Artinya Hubungan antara pemupukan dan hasil panen padi bersifat :.........

  • Jika Pemupukan ............, maka hasil panen pun akan .....


ad