Genetika dasar
Sponsored Links
This presentation is the property of its rightful owner.
1 / 24

GENETIKA DASAR PowerPoint PPT Presentation


  • 428 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

GENETIKA DASAR. Oleh : Drs. H. Saikhu Akhmad Husen, M.Kes. GENETIKA Pengertian Genetika  ilmu keturunan Transmisi sifat dari satu generasi ke generasi berikutnya. * Perawisan (Inheritance) * Keturunan (Heredity) Beberapa teori genetika I. T. uap dan cairan (Pytagoras)

Download Presentation

GENETIKA DASAR

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


GENETIKA DASAR

  • Oleh :

  • Drs. H. Saikhu Akhmad Husen, M.Kes.


  • GENETIKA

  • Pengertian

    Genetika ilmu keturunan

  • Transmisi sifat dari satu generasi ke generasi berikutnya.

    * Perawisan (Inheritance)

    * Keturunan (Heredity)

  • Beberapa teori genetika

    I. T. uap dan cairan (Pytagoras)

    uap2 dari beberapa macam organ tubuh  bertemu  bersatu  individu.


  • II. T. preformasi (Swammerdam)

  • sel kelamin  miniatur org

  •  Kel. Ovulis

  •  kel. Animaculis

  • III. T. pan genesis (Darwin)

  • Tiap tiap org/indiv. Merupakan campuran 2 induk ( jantan & betina)


Genetika Mendel


Bapak GENETIKA


Mendel mempelajari prinsip hereditas memanfaatkan variasi sifat dari kacang ercis (pea)


  • GENETIKA MENDEL

  • Kacang Ercis (Pisum satuvum,L )

  • 6 Alasan Mendel

  • Variasi (perbedaan mudah diamati)

  • Rekombinasi

  • Perkawinan yg terkontrol

  • Daur hidup yg pendek

  • Keturunan yg banyak

  • Mudah dipelihara


Hukum Mendel I (prinsip Segregasi sec. Bebas)Galur murni (setelah berulang kali dibiakkan sifat tdk berubah)DominanReseifHomozigot


Genotypes Phenotypes

  • At each locus (except for sex chromosomes) there are 2 genes. These constitute the individual’s genotype at the locus.

  • The expression of a genotype is termed a phenotype. For example, hair color, weight, or the presence or absence of a disease.


GenotypesPhenotypes(example)

  • Eb- dominant allele.

  • Ew- recessive allele.

genotypes

phenotypes


Dominant vs. Recessive

  • A dominant allele is expressed even if it is paired with a recessive allele.

  • A recessive allele is only visible when paired with another recessive allele.


  • Heterozigot, Fenotif, Genotif

  • Persilangan Monohibrid (satu sifat beda)

  • P1 : Bulat >< Kisut

  • BB bb

  • g : B b

  • F1 : 100% Bb (Bulat)

  • P2 : F1 >< F1

  • : Bulat >< Bulat

  • F2 : 3 bulat : 1 kisut

  • R. F =

  • R. G =

f : 3 : 1

g : 1 : 2 : 1


  • Mendel menjelaskan fenomena munculnya Rf : 3 :1 di atas dengan hipotesis :

  • Ada satu bntk berpasangan yg disebut Alel untuk faktor keturunan (gen).

  • Tiap org. Mempuyai 2 alel  masing2 diturunkan dari kedua induknya.

  • Pasangan gen berpisah saat gametogenesis

  • Juka 2 alel yg berbeda bertemu, satu alel akan terekspresi (alel dominan) yg lain tertututpi (alel resesif).


  • Sifat Intermediate

  • Gen yg tdk dominan dan tdk resesif

  • Pada bungan Anterinum mayus, kucing

  • P : merah >< putih

  • MM mm

  • F1 : Mm >< Mm

  • F2 : MM : 2Mm : mm

  • merah : merah mudah : putih


  • Hk. Mendel II (Persilangan dihidrid)

  • Prinsip berpasangan secara bebas

  • Dihibrid (2 sifat beda)

    P : BBKK >< bbkk

    bulat kuning keriput hijau

    g : BK bk

    F1: BbKk >< BbKk

    g : BK Bk bK bk

    Bk BBKK BBKk BbKK BbKk

    Bk BBKk BBkk BbKk Bbkk

    bK BbKK BbKk bbKK bbKk

    bk BbKk Bbkk bbKk bbkk

  • Gamet yg dihasilkan oleh F1 (BbKk) = BK, Bk, bK, bk

  • Gejala berpasang-pasangan secara bebas pada F2 tsb disebut :

    Hk. Mendel ke II


Hk. Mendel II

Hasil F2


  • Back Cross

  • Persilangan indiv. F1 dengan salah stu induknya

  • Tes Cross

  • Salah satu induk yg resesif

  • R  f = 1:1

  • g

  • Penyimpangan semu Hk. Mendel


  • KROMOSOM ; GEN ; JENIS KELAMIN

  • Sel  intisel : cairan inti; as. Ribonukleat; kromatin

  • Kromosom :

  • Benang2 kromatin yg memendek & nampak > pendek

  • Fungsi : mengontrol sifat2 hereditas dari semua sel org.

  • Jumlah :

  • lalat buah : 8Kera: 48

  • Ercis: 14sapi: 60

  • Jagung: 20Marmut: 64

  • Padi: 24Ayam: 76

  • Manusia: 46anjing: 78

  •  Jumlah kromosom pd indiv. Tidak menunjukkan derajad/tingkat org di dlm okosistem


KROMOSOM HOMOLOG


Female

1

2

A | A

a | a

3

4

a | a

Male

A | a

5

6

A | a

a | a

heterozygote

homozygote

One Locus Inheritance


  • KROMOSOM

  • Autosom (kromosom tubuh ) : n-1

  • Gonosom / sex kromosom  1 pasang (XX, XY)

  • Manusia (46 kromosom)  normal

  • ♂ : 44A, XY atu 22AA, XY

  • ♀ : $$A, XX atau 22AA, XX

  • Struk. Kromosom

matrix

kromomer

kromonema

Lokus gen

Lengan kromosom/tangan

Sentromer/kinetochor


  • Berdasar letak sentromernya kromosom dapat dibedakan :

  • Kromosom metacentrik

  • Kromosom subcentrik

  • Kromosom akrocentrik

  • Kromosom telocentrik

  • Gen dan Alela

  • Gen  substansi hereditas

  • suatu kesatuan kimia yg bersifat

  • Sebagai zarah tersendiri yg terdpt dlm kromosom

  • Mengandung informasi genetik

  • Dapat menduplikasikan diri pd peristiwa mitosis

  •  Setiap gen terdapat dalam “lokus gen”


  • Gen mempunyai dan fungsi pokok:

  • Mengatur perkembangan dan segala aktivitas metabolisme individu

  • Menyampaikan informasi genetik kpd generasi berikutnya

  • Alela

  • Gen2 pada lokus yg bersesuaian

  • Alela ganda  warna bulu pd kelinci


  • Login