Keamanan data dan jaringan komputer
Sponsored Links
This presentation is the property of its rightful owner.
1 / 22

Keamanan Data dan Jaringan Komputer PowerPoint PPT Presentation


  • 155 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

Keamanan Data dan Jaringan Komputer. Pertemuan 3 Keamanan Sistem Operasi. 1. Keamanan Sistem Operasi. Cara populer untuk melindungi sistem operasi komputer: Menggunakan UserID/Password Kelemahan/keunggulan? Screen Pattern Kelemahan/Keunggulan Ada lagi?. 2 Langkah Proses Login.

Download Presentation

Keamanan Data dan Jaringan Komputer

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Keamanan Data dan Jaringan Komputer

Pertemuan 3

Keamanan Sistem Operasi

1


Keamanan Sistem Operasi

  • Cara populer untuk melindungi sistem operasi komputer:

    • Menggunakan UserID/Password

      • Kelemahan/keunggulan?

    • Screen Pattern

      • Kelemahan/Keunggulan

    • Ada lagi?


2 Langkah Proses Login

Identifikasi: proses untuk memberitahu kepada sistem oprrasi jika user akan login

Otentikasi: proses untuk membuktikan bahwa legitimate user tersebut berhak login

Keamanan Data dan Jaringan Komputer STIS

3


Identifikasi dan Otentikasi

Ada 3 cara untuk identifikasi dan otentikasi:

  • Sesuatu yang kita tahu, misalnya password, PIN

    secara teori, yang mengetahui password adalah pemiliknya sendiri, namun dalam prakteknya terdapat beberapa permasalahan:

    • diberikan ke orang lain lalu orang lain itu memberitahukan ke orang lain

    • dicuri orang lain

    • dituliskan di suatu tempat

    • terlalu mudah ditebak


Identifikasi dan Otentikasi

  • Sesuatu yang kita miliki, misalnya ID Card, security token, kunci

    • Secara teori, yang punya kunci adalah pemilik.

    • Masalahnya:

      • Kunci hilang atau dipinjam ke seseorang lalu diduplikasi

  • Sesuatu yang ada di tubuh kita, misalnya fingerprint, signature, voice

    Saat ini yang masih paling sering digunakan untuk identifikasi dan otentikasi adalah account dan password


Tipe Penyerangan terhadap Password

  • Brute Force

    • Mencoba segala kombinasi huruf dan angka (trial and error)

  • Dictionary based

    • Dengan bantuan file yang berisi daftar password-password yang sering dipakai orang

  • Password sniffing

    • Menyadap data yang lewat di jaringan komputer

  • Social Engineering

    • Menyadap pembicaraan orang

    • Membuat agar orang menyebutkan passwordnya


Petunjuk Proteksi terhadap Password

  • Jangan biarkan user/account tanpa password

  • Jangan biarkan password awal yang berasal dari sistem operasi

  • Jangan menuliskan password

  • Jangan mengetik password, selagi diawasi

  • Jangan mengirim password secara online

  • Segera ubah bila password kita bocor

  • Jangan menggunakan password sebelumnya


Memilih Password yang "baik"

  • Pilih yang sukar ditebak dan mudah diingat

  • Jangan menggunakan data pribadi, seperti nama, tanggal lahir, no. telepon

  • Pilih password yang panjang, minimal 8 karakter

  • Gunakan gabungan antara huruf, angka dan spesial karakter. Jangan semuanya angka atau huruf

  • Bedakan password antar host yang satu dengan yang lain

  • Jangan menggunakan password sebelumnya

  • Hati-hati dengan penggunaan kata dalam bahasa Inggris sebagai password

  • Boleh juga menggunakan kata-kata yang tidak ada artinya, misalnya: s1(z/a%zo2


Pengontrolan terhadap UserID/Password

  • Membatasi kesalahan gagal login

  • Periode waktu login setiap user dibatasi

  • Munculkan pesan login terakhir

  • Munculkan pesan kapan terakhir gagal login

  • User dapat merubah password

  • Password disediakan oleh suatu sistem

  • Password diberi batas waktu

  • Panjang minimum suatu password harus ditentukan


Sniffer

machine

Target

machine

Target

machine

Target

machine

Network Hub

192.168.0.101

192.168.0.20

192.168.0.30

Password Sniffing


Password Sniffing (2)


Pencegahan Password Sniffing

  • Gunakan switch (jangan hub)

  • Gunakan aplikasi yang mendukung enkripsi

  • VPN


Pencegahan Social Engineering

  • Perlunya pelatihan dan pendidikan bagi user dalam masalah keamanan komputer


Analisis untuk Password Breaking


Access Control

  • Sekali user login ke sistem, maka user tersebut diberikan otorisasi untuk mengakses sumber daya sistem, misalnya file, directory, dll

    Yang perlu diperhatikan adalah:

  • Siapa saja yang boleh membaca isi file kita

  • Siapa saja yang boleh merubah isi file kita

  • Bolehkah file kita di-share ke user lain


Access Control (2)

Ada 3 tipe dasar pengaksesan file

  • Read (r)

  • Write (w)

  • Execute (x)


Metode Ownership

  • Pembuat file adalah pemilik file

  • Id pembuat file disimpan

  • Hanya pemilik yang dapat mengakses file miliknya

  • Administrator dapat mengakses juga


Metode File Types

  • File akan didefinisikan sebagai public file, semipublic file atau private file

    • Public file -> semua user mempunyai hak penuh (rwx)

    • Semi public file -> user lain hanya mempunyak hak read execute(rx)

    • Private file -> user lain tidak punya hak


Metode Self/Group/Public Controls

  • Disebut juga user/group/other

    user – pemilik file

    group – sekelompok user

    other – user yang tidak termasuk di atas

  • Setiap file/directory memiliki sekumpulan bit-bit yang disebut file permissions/ Protection mode

  • Tipe proteksi untuk file:

    r -> hak untuk membaca file

    w -> hak untuk menulis ke file

    x -> hak untuk menjalankan file

    - -> tidak mempunyai hak

  • Tipe proteksi untuk directory:

    r -> hak untuk membaca Isi directory

    w -> hak untuk membuat dan menghapus file

    x -> hak untuk masuk ke directory

    - -> tidak mempunyai hak


Metode Self/Group/Public Controls

Contoh:

-rwxrw-r-- 1 budi staff 81904 nov 7 13:25 program.c

-rwx rw- r--

U G O

  • Tanda (–) menunjukkan bahwa user tidak punya hak

  • Abaikan tanda (-) pertama

  • Pemilik file (budi) mempunyai hak rwx

  • Anggota group staff mempunyai hak rw

  • User lainnya hanya mempunyai hak r


Metode Access Control List

  • Berisi daftar users dan groups dengan haknya masing-masing.

  • Contoh:

    file penggajian.exe diberi ACL

    <john.akun,r>

    <jane.pengj,rw>

    <*.persn,r>


Diskusi

Diskusikan berbagai aspek tentang keamanan sistem operasi Windows 7


  • Login