Advertisement
1 / 50

KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP


  • 1443 Views
  • Uploaded On 13-03-2012

KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP. DRA. SRI UTAMI, MS JURUSAN BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS DIPONEGORO 2010. CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP. PERBEDAAN ANTARA MAKHLUK HIDUP DAN BENDA MATI. 1. BERGERAK. 1. SEMUA MAKHLUK HIDUP MELAKUKAN GERAK 2. ALAT GERAK :

Presentation posted in : General

Download Presentation

KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other sites. SlideServe reserves the right to change this policy at anytime.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.











- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -




Presentation Transcript


Keanekaragaman makhluk hidup

KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP

DRA. SRI UTAMI, MS

JURUSAN BIOLOGI

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS DIPONEGORO

2010


Ciri ciri makhluk hidup

CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP

PERBEDAAN ANTARA MAKHLUK HIDUP DAN BENDA MATI


1 bergerak

1. BERGERAK

1. SEMUA MAKHLUK HIDUP MELAKUKAN GERAK

2. ALAT GERAK :

a. Kaki

b. Sayap

c. Sirip

d. Tentakel

3. MACAM GERAK:

a. Aktif: bergerak dengan berpindah tempat  hewan

b. Pasif: bergerak tetapi tidak berpindah tempat  tumbuhan


Keanekaragaman makhluk hidup

BERGERAK

Manusia dan hewan bergerak secara aktif, artinya disertai dengan perpindahan

  • Hewan memiliki alat gerak beranekaragam, antara lain:

  • Kaki pada sebagian besar vertebrata

  • Sirip pada ikan

  • Sayap pada burung

  • Kaki semu (psudopodia) pada Amoeba proteus

  • Bulu cambuk (flagel) pada Euglena viridis

  • Bulu getar (cilia) pada Paramecium caudatum


2 makan nutrisi

2. MAKAN (NUTRISI)

1. TUJUAN:

a. Mempertahankan hidup

b. Memperoleh energi (tenaga)

c. Tumbuh dan berkembang

2. CARA MAKAN:

a. Membuat makanan sendiri (autotrof)  tumbuhan

Melalui proses fotosintesa

cahaya

air + karbondioksida ------------- glokosa + oksigen

Klorofil

b. Tergantung dari makhluk hidup lain (heterotrof)  hewan


Keanekaragaman makhluk hidup

MEMERLUKAN MAKANAN (NUTRISI)

  • Manusia dan hewan untuk memperoleh makanan sangat bergantung pada makhluk hidup lain (heterotrof).

  • Tumbuhan dapa membuat makanan sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan anorganik dari sekelilingnya, dibantu oleh energi cahaya yang berasal dari matahari.

  • Makhluk hidup yang dapat membuat makanannya sendiri disebut bersifat autotrof.

6H2O + 6CO2

C6H12O6 + 6O2

Klorofil


3 bernafas respirasi

3. BERNAFAS (RESPIRASI)

1. Bernafas: proses pengambilan oksigen dan pengeluaran karbondioksida

2. Oksigen diperlukan untuk oksidasi atau pembakaran makanan

3. Hasil respirasi : energi untuk aktifitas kehidupan

4. Alat pernafasan:

Hewan  a. paru-paru : hewan darat

b. insang : hewan air c. kulit : cacing

Tumbuhan  a. stomata (mulut daun) b. lentisel c. bulu akar


Keanekaragaman makhluk hidup

BERNAPAS (RESPIRASI)

Bernapas adalah proses pengambilan oksigen dari lingkungan dan pengeluaran karbon dioksida beserta uap air

C6H12O6 + 6O2

6H2O + 6CO2 + ENERGI

Pernapasan yang menggunakan oksigen disebut pernapasan aerob

Pernapasan yang tidak menggunakan oksigen disebut pernapasan anaerob

Contohnya: jamur dan bakteri


Keanekaragaman makhluk hidup

ALAT RESPIRASI

Trakea

Paru-paru

Insang

Paru-paru buku

Stomata


4 peka terhadap rangsang iritabilitas

4. PEKA TERHADAP RANGSANG(IRITABILITAS)

1. Semua makhluk hidup peka terhadap perubahan yang terjadi di lingkungannya

2. Hewan dan manusia dilengkapi indera yang peka terhadap rangsang:

a. Kulit: panas, dingin.

b. hidung : mencium

c. mata : melihat

d. lidah : mengecap makanan

e. telinga : mendengar

3. Tumbuhan peka terhadap rangsang : cahaya, gaya tarik bumi dan sentuhan.


Keanekaragaman makhluk hidup

PEKA TERHADAP RANGSANG

Tumbuhan mereaksi adanya rangsang. Contohnya putri malu mengatupkan daunnya saat disentuh.

Indera merupakan alat tubuh yang peka terhadap suatu rangsangan. Alat indera pada manusia dan hewan antara lain:

Rangsang getaran suara

Rangsang Cahaya

Rangsang bau

Rangsang panas, dingin, sentuhan, tekanan, dan luka

Rangsang rasa (pahit, manis, asin)


5 tumbuh dan berkembang

5. TUMBUH DAN BERKEMBANG

1. Tumbuh : bertambahnya volume atau ukuran makhluk hidup yang irreversible

kecil  besar

2. Berkembang : proses menuju kedewasaan yang dipengaruhi oleh hormon, nutrisi dan lingkungan.

sederhana  kompleks


Keanekaragaman makhluk hidup

TUMBUH DAN BERKEMBANG

SIFAT PERTUMBUHAN

BERAT

TINGGI

BESAR

(VOLUME

DAN UKURAN

KUANTITATIF

IRREVERSIBLE

TIDAK DAPAT KEMBALI

KE BENTUK SEMULA


6 berkembang biak reproduksi

6. BERKEMBANG BIAK (REPRODUKSI)

1. Memperbanyak diri untuk mempertahankan keturunannya

2. Cara perkembangbiakan:

a. Generatif (kawin): pertemuan sel telur dan sperma

Melibatkan 2 induk jantan dan betina

Keturunannya tidak sama dengan induknya

b. Vegetatif (tidak kawin):

Melibatkan 1 induk

Keturunannya sama persis dengan induknya


Keanekaragaman makhluk hidup

BERKEMBANG BIAK (REPRODUKSI)

  • Berkembang biak adalah kemampuan makhluk hidup untuk menghasilkan keturunan

  • Tujuan berkembang biak adalah untuk melestarikan keturunan agar tidak punah dan menambah jumlah generasinya.

PERKEMBANGBIAKAN

GENERATIF

KLIK

VEGETATIF

Induknya Satu

KLIK


7 adaptasi

7. ADAPTASI

1. Adaptasi : penyesuaian diri terhadap lingkungan untuk mempertahankan kehidupannya.

2. Macam adaptasi:

a. Adaptasi morfologi : teratai

b. Adaptasi fisiologi : keringat

c. Adaptasi tingkah laku : bunglon


8 pengeluaran zat sisa ekskresi

8. PENGELUARAN ZAT SISA (EKSKRESI)

1. Proses pengeluaran zat sisa hasil metabolisme

2. Organ ekskresi :

a. ginjal : urine

b. hati : zat warna empedu

c. kulit : keringat

d. paru-paru : karbondiokasida

3. Sisa oksidasi : air dan karbondioksida

4. Pada hewan zat sisa sangat berbahaya harus dikeluarkan


Keanekaragaman makhluk hidup

MENGELUARKAN ZAT SISA

Semua makhluk mengeluarkan zat-zat sisa yang berasal dari proses metabolisme yang berlangsung dalam tubuh.

Zat sisa dari tubuh dikeluarkan melalui proses pernapasan (respirasi), ekskresi, dan defakasi.

Proses pernafasan mengeluarkan zat carbon dioksida dan uap air.

Proses ekskresi mengeluarkan urine.

Proses defakasi merupakan proses pengeluaran yang berupa faeces.ppppaaaProses pernapasan


9 regulasi

9. REGULASI

  • Proses pengaturan keserasian didalam tubuh organisme yang diatur oleh syaraf dan hormon.

  • Hormon pada tumbuhan :

    a. Auksin

    b. Sitokinin

    c. Giberellin

    d. Asam absisat (ABA)

    e. Etilen

    3. Pada hewan : insulin, kelenjar tiroid dll


Ii perbedaan hewan dan tumbuhan

II. PERBEDAAN HEWAN DAN TUMBUHAN

1. PERGERAKAN


2 cara memperoleh makanan

2. CARA MEMPEROLEH MAKANAN


3 peka terhadap rangsang

3. PEKA TERHADAP RANGSANG


4 respirasi

4. RESPIRASI


5 tumbuh dan berkembang1

5. TUMBUH DAN BERKEMBANG


6 ekskresi

6. EKSKRESI


7 struktur sel

7. STRUKTUR SEL


Gambar sel tumbuhan dan sel hewan

Gambar sel tumbuhan dan sel hewan


Klasifikasi

KLASIFIKASI

Pengertian Klasifikasi :

Pengelompokan atau penggolongan makhluk berdasarkan persamaan ciri yang dimiliki oleh kelompok tersebut


Keanekaragaman makhluk hidup

TUJUAN KLASIFIKASI

  • Mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup untuk membedakan tiap-tiap jenis, agar mudah dikenal

  • Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri

  • Mengetahui hubungan kekerabatan antar makhluk hidup

  • Mempelajari evolusi makhluk hidup atas dasar kekerabatannya


Manfaat klasifikasi

MANFAAT KLASIFIKASI

  • Untuk mempermudah dalam mempelajari organisme yang beraneka ragam

  • Untuk melihat hubungan kekerabatan antar makhluk hidup yang satu dengan yang lain


Dasar dasar klasifikasi

DASAR-DASAR KLASIFIKASI

  • BerdasarkanPersamaan

  • BerdasarkanPerbedaan

  • BerdasarkanManfaat

  • BerdasarkanCiriMorfologidanAnatomi

  • BerdasarkanCiriBiokimia

  • Berdasarkangenetik


Macam macam klasifikasi

MACAM-MACAM KLASIFIKASI

  • Klasifikasi Sistem Alami

  • Klasifikasi Sistem Buatan

  • Klasifikasi Filogenetik


1 klasifikasi sistem alami

1. Klasifikasi Sistem Alami


2 klasifikasi sistem buatan

2. Klasifikasi Sistem Buatan

  • Dikenalkan oleh orang Swedia bernama Carl Von Linne (Carolus Linnaeus)

  • Sistem klasifikasinya disebut Binomial Nomenklatur

  • Menetapkan nama makhluk hidup dengan dua kata saja


3 klasifikasi sistem filogenetik

3. Klasifikasi Sistem Filogenetik

  • Bertolak dari teori evolusi Darwin

  • Muncul sistem klasifikasi modern berdasarkan filogeni

  • Yaitu klasifikasi yang disusun dgn melihat keturunan dan hubungan kekerabatan


Nomenclature binomial

NOMENCLATURE BINOMIAL

  • Dikenalkan oleh orang Swedia bernama Carl Von Linne (Carolus Linnaeus)

  • Sistem klasifikasinya disebut Binomial Nomenklatur

  • Menetapkan nama jenismakhluk hidup (species) dengan dua kata

  • Contoh: Oryza sativa,L

    Panthera tigris,L

    kata I : nama genus

    II : epitheton specificum


Perkembangan klasifikasi

PERKEMBANGAN KLASIFIKASI

  • Sistem Dua Kingdom

    - Dikemukakan oleh Aristoteles

    - Dibagi menjadi 2 kingdom:

    1. Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan)

    Ciri–ciri : memiliki dinding sel, berklorofil,

    mampu berfotosintesis

    2. Kingdom Animalia (Dunia Hewan)

    Ciri–ciri : tidak memiliki dinding sel, tidak berklorofil,mampu bergerak bebas


B sistem tiga kingdom

b. Sistem Tiga Kingdom

  • Dikemukakan oleh Ernst Haeckel

  • Dibagi menjadi 3 kingdom :

    1. Kingdom Protista

    Ciri : uniseluler atau multiseluler, eukariot

    2. Kingdom Plantae

    Ciri : autotrof, eukariot multiseluler.

    3. Kingdom Animalia

    Ciri : heterotrof, eukariot multiseluler.


C sistem empat kingdom

c. Sistem Empat Kingdom

  • Dikemukakanoleh Herbert Copeland

  • Dibagimenjadi 4 kingdom :

    1. Kingdom Monera, ciri-cirimemilikiintitanpa

    membraninti (prokariotik)

    2. Kingdom Protista, terdiridariorganismeberselsatu

    danberselbanyak, eukariotik

    3. Kingdom Plantae, terdiridarijamur, tumbuhan

    lumut, tumb. paku, tumbuhan

    biji, eukariotik

    4. Kingdom Animalia, terdiridarisemuahewandari

    protozoa sampaichordata, eukariotik


D sistem lima kingdom

d. Sistem Lima Kingdom

  • Dikemukakan oleh Robert H. Whittaker

  • Dibagi menjadi 5 kingdom :

    1. Kingdom Monera, ciri : prokariotik

    (Archaebacteria dan Eubacteria)

    2. Kingdom Protista,

    Ciri : uniseluler/multiseluler, eukariotik

    3. Kingdom Fungi,

    Ciri : eukariotik, heterotrof, tidak berklorofil,

    ddg sel dari zat kitin.

    4. Kingdom Plantae,

    Ciri : uniseluler/multiseluler, eukariotik, autotrof

    5. Kingdom Animalia,

    Ciri : multiseluler, eukariotik, heterotrof


Contoh makhluk hidup monera protista fungi plantae animalia

CONTOH MAKHLUK HIDUP: MONERA, PROTISTA, FUNGI, PLANTAE, ANIMALIA


Klasifikasi 6 kingdom

KLASIFIKASI 6 KINGDOM

  • KINGDOM EUBACTERIA

    - uniseluler

    - prokariotik

    - contoh : bakteri

    2. KINGDOM ARCHAEBACTERIA

    -uniseluler

    - prokariotik

    - mempunyai klorofil a dan pigmen fikosianin (hijau kebiruan)

    - tahan terhadap lingkungan ekstrem

    - contoh : Cyanobacteria (ganggang hijau biru)


3 protista

3. PROTISTA

  • Kelompok organisme bukan tumbuhan dan bukan hewan

  • Uni/multiseluler, eukariotik

  • Dibagi 3 kelompok berdasar cara makan:

    1. Protista autotrof : mempunyai klorofil (alga)

    contoh : Euglena

    2. Protista heterotrof : menelan makanan melewati membaran sel (fagositosis). Contoh : Protozoa

    3. Protista yang menelan makaanan di luar sel (ekstraseluler) kemudian menyerap hasilnya sari makanan. Contoh : jamur lendir (Physarium)


4 fungi jamur

4. FUNGI (JAMUR)

  • Organisme bersel tunggal/banyak

  • Eukariotik, tidak berklorofil

  • Dinding sel tersusun atas zat kitin

  • Bersifat heterotrof dengan cara:

    a. Saprofit (pengurai sampah organik)

    b. Parasit

    c. simbiosis


5 plantae

5. PLANTAE

  • Organisme multiseluler, berklorofil

  • Dinding sel mengandung selulosa

  • Terbagi menjadi beberapa kelompok:

    a. Tumbuhan tidak berpembuluh : lumut

    b. Tumbuhan berpembuluh:

    - tidak berbiji : paku-pakuan

    - berbiji : Spermatophyta


6 animalia

6. ANIMALIA

  • Organisme bersel banyak, heterotrof

  • Aktif bergerak

  • Pengelompokan hewan :

    a. Invertebrata /Avertebrata: terdiri 8 filum

    Porifera (berpori), Coelenterata (berongga), Platyhelminthes (cacing pipih), Nemathelminthes (cacing gilig), Annelida (cacing berbuku), Mollusca (lunak), Arthropoda (beruas), Echinodermata (kulit duri)

    b. Chordata : 1 filum


G klasifikasi dlm biologi modern

G.KLASIFIKASI DLM BIOLOGI MODERN

Tahapan dalam Klasifikasi

a. Pencandraan Ciri-ciri Makhluk Hidup

b. Pengelompokkan Berdasarkan Ciri-ciri

c. Pemberian Nama Takson


Urutan tingkatan takson dlm klasifikasi

UrutanTingkatanTaksonDlmKlasifikasi

  • Pylum atau Divisio

  • Classis (Kelas)

  • Ordo (Bangsa)

  • Familia (Suku)

  • Genus (Marga)

  • Species (Jenis)


Contoh klasifikasi hewan dan tumbuhan

CONTOH KLASIFIKASI HEWAN DAN TUMBUHAN

  • Rangking Nama (tb.an)Nama (hewan)

  • Domain Eukarya Eukarya

  • Kingdom Plantae Animalia

  • Phylum (Divisi) Magnoliophyta Arthropoda

  • Kelas Magnoliopsida Insecta

  • Subklas Rosidae Pterygota

  • Ordo Brassicales Diptera

  • Famili Brassicaceae Drosophilidae

  • Genus Brasica Drosophila

  • Species Brasica oleraceaDrosophilamelanogaster

  • Epitethon oleraceamelanogaster

    specificum


Keanekaragaman makhluk hidup

TERIMA KASIH