Download

KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP






Advertisement
/ 50 []
Download Presentation
Comments
tania
From:
|  
(1080) |   (0) |   (0)
Views: 1427 | Added:
Rate Presentation: 2 0
Description:
KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP. DRA. SRI UTAMI, MS JURUSAN BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS DIPONEGORO 2010. CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP. PERBEDAAN ANTARA MAKHLUK HIDUP DAN BENDA MATI. 1. BERGERAK. 1. SEMUA MAKHLUK HIDUP MELAKUKAN GERAK 2. ALAT GERAK :
KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP

An Image/Link below is provided (as is) to

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use only and may not be sold or licensed nor shared on other sites. SlideServe reserves the right to change this policy at anytime. While downloading, If for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.











- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -




Slide 1

KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP

DRA. SRI UTAMI, MS

JURUSAN BIOLOGI

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS DIPONEGORO

2010

Slide 2

CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP

PERBEDAAN ANTARA MAKHLUK HIDUP DAN BENDA MATI

Slide 3

1. BERGERAK

1. SEMUA MAKHLUK HIDUP MELAKUKAN GERAK

2. ALAT GERAK :

a. Kaki

b. Sayap

c. Sirip

d. Tentakel

3. MACAM GERAK:

a. Aktif : bergerak dengan berpindah tempat  hewan

b. Pasif : bergerak tetapi tidak berpindah tempat  tumbuhan

Slide 4

BERGERAK

Manusia dan hewan bergerak secara aktif, artinya disertai dengan perpindahan

  • Hewan memiliki alat gerak beranekaragam, antara lain:

  • Kaki pada sebagian besar vertebrata

  • Sirip pada ikan

  • Sayap pada burung

  • Kaki semu (psudopodia) pada Amoeba proteus

  • Bulu cambuk (flagel) pada Euglena viridis

  • Bulu getar (cilia) pada Paramecium caudatum

Slide 5

2. MAKAN (NUTRISI)

1. TUJUAN:

a. Mempertahankan hidup

b. Memperoleh energi (tenaga)

c. Tumbuh dan berkembang

2. CARA MAKAN:

a. Membuat makanan sendiri (autotrof)  tumbuhan

Melalui proses fotosintesa

cahaya

air + karbondioksida ------------- glokosa + oksigen

Klorofil

b. Tergantung dari makhluk hidup lain (heterotrof)  hewan

Slide 6

MEMERLUKAN MAKANAN (NUTRISI)

  • Manusia dan hewan untuk memperoleh makanan sangat bergantung pada makhluk hidup lain (heterotrof).

  • Tumbuhan dapa membuat makanan sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan anorganik dari sekelilingnya, dibantu oleh energi cahaya yang berasal dari matahari.

  • Makhluk hidup yang dapat membuat makanannya sendiri disebut bersifat autotrof.

6H2O + 6CO2

C6H12O6 + 6O2

Klorofil

Slide 7

3. BERNAFAS (RESPIRASI)

1. Bernafas: proses pengambilan oksigen dan pengeluaran karbondioksida

2. Oksigen diperlukan untuk oksidasi atau pembakaran makanan

3. Hasil respirasi : energi untuk aktifitas kehidupan

4. Alat pernafasan:

Hewan  a. paru-paru : hewan darat

b. insang : hewan air c. kulit : cacing

Tumbuhan  a. stomata (mulut daun) b. lentisel c. bulu akar

Slide 8

BERNAPAS (RESPIRASI)

Bernapas adalah proses pengambilan oksigen dari lingkungan dan pengeluaran karbon dioksida beserta uap air

C6H12O6 + 6O2

6H2O + 6CO2 + ENERGI

Pernapasan yang menggunakan oksigen disebut pernapasan aerob

Pernapasan yang tidak menggunakan oksigen disebut pernapasan anaerob

Contohnya: jamur dan bakteri

Slide 9

ALAT RESPIRASI

Trakea

Paru-paru

Insang

Paru-paru buku

Stomata

Slide 10

4. PEKA TERHADAP RANGSANG(IRITABILITAS)

1. Semua makhluk hidup peka terhadap perubahan yang terjadi di lingkungannya

2. Hewan dan manusia dilengkapi indera yang peka terhadap rangsang:

a. Kulit: panas, dingin.

b. hidung : mencium

c. mata : melihat

d. lidah : mengecap makanan

e. telinga : mendengar

3. Tumbuhan peka terhadap rangsang : cahaya, gaya tarik bumi dan sentuhan.

Slide 11

PEKA TERHADAP RANGSANG

Tumbuhan mereaksi adanya rangsang. Contohnya putri malu mengatupkan daunnya saat disentuh.

Indera merupakan alat tubuh yang peka terhadap suatu rangsangan. Alat indera pada manusia dan hewan antara lain:

Rangsang getaran suara

Rangsang Cahaya

Rangsang bau

Rangsang panas, dingin, sentuhan, tekanan, dan luka

Rangsang rasa (pahit, manis, asin)

Slide 12

5. TUMBUH DAN BERKEMBANG

1. Tumbuh : bertambahnya volume atau ukuran makhluk hidup yang irreversible

kecil  besar

2. Berkembang : proses menuju kedewasaan yang dipengaruhi oleh hormon, nutrisi dan lingkungan.

sederhana  kompleks

Slide 13

TUMBUH DAN BERKEMBANG

SIFAT PERTUMBUHAN

BERAT

TINGGI

BESAR

(VOLUME

DAN UKURAN

KUANTITATIF

IRREVERSIBLE

TIDAK DAPAT KEMBALI

KE BENTUK SEMULA

Slide 14

6. BERKEMBANG BIAK (REPRODUKSI)

1. Memperbanyak diri untuk mempertahankan keturunannya

2. Cara perkembangbiakan:

a. Generatif (kawin): pertemuan sel telur dan sperma

Melibatkan 2 induk jantan dan betina

Keturunannya tidak sama dengan induknya

b. Vegetatif (tidak kawin):

Melibatkan 1 induk

Keturunannya sama persis dengan induknya

Slide 15

BERKEMBANG BIAK (REPRODUKSI)

  • Berkembang biak adalah kemampuan makhluk hidup untuk menghasilkan keturunan

  • Tujuan berkembang biak adalah untuk melestarikan keturunan agar tidak punah dan menambah jumlah generasinya.

PERKEMBANGBIAKAN

GENERATIF

KLIK

VEGETATIF

Induknya Satu

KLIK

Slide 16

7. ADAPTASI

1. Adaptasi : penyesuaian diri terhadap lingkungan untuk mempertahankan kehidupannya.

2. Macam adaptasi:

a. Adaptasi morfologi : teratai

b. Adaptasi fisiologi : keringat

c. Adaptasi tingkah laku : bunglon

Slide 17

8. PENGELUARAN ZAT SISA (EKSKRESI)

1. Proses pengeluaran zat sisa hasil metabolisme

2. Organ ekskresi :

a. ginjal : urine

b. hati : zat warna empedu

c. kulit : keringat

d. paru-paru : karbondiokasida

3. Sisa oksidasi : air dan karbondioksida

4. Pada hewan zat sisa sangat berbahaya harus dikeluarkan

Slide 18

MENGELUARKAN ZAT SISA

Semua makhluk mengeluarkan zat-zat sisa yang berasal dari proses metabolisme yang berlangsung dalam tubuh.

Zat sisa dari tubuh dikeluarkan melalui proses pernapasan (respirasi), ekskresi, dan defakasi.

Proses pernafasan mengeluarkan zat carbon dioksida dan uap air.

Proses ekskresi mengeluarkan urine.

Proses defakasi merupakan proses pengeluaran yang berupa faeces.ppppaaaProses pernapasan

Slide 19

9. REGULASI

  • Proses pengaturan keserasian didalam tubuh organisme yang diatur oleh syaraf dan hormon.

  • Hormon pada tumbuhan :

    a. Auksin

    b. Sitokinin

    c. Giberellin

    d. Asam absisat (ABA)

    e. Etilen

    3. Pada hewan : insulin, kelenjar tiroid dll

Slide 20

II. PERBEDAAN HEWAN DAN TUMBUHAN

1. PERGERAKAN

Slide 21

2. CARA MEMPEROLEH MAKANAN

Slide 22

3. PEKA TERHADAP RANGSANG

Slide 23

4. RESPIRASI

Slide 24

5. TUMBUH DAN BERKEMBANG

Slide 25

6. EKSKRESI

Slide 26

7. STRUKTUR SEL

Slide 27

Gambar sel tumbuhan dan sel hewan

Slide 28

KLASIFIKASI

Pengertian Klasifikasi :

Pengelompokan atau penggolongan makhluk berdasarkan persamaan ciri yang dimiliki oleh kelompok tersebut

Slide 29

TUJUAN KLASIFIKASI

  • Mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup untuk membedakan tiap-tiap jenis, agar mudah dikenal

  • Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri

  • Mengetahui hubungan kekerabatan antar makhluk hidup

  • Mempelajari evolusi makhluk hidup atas dasar kekerabatannya

Slide 30

MANFAAT KLASIFIKASI

  • Untuk mempermudah dalam mempelajari organisme yang beraneka ragam

  • Untuk melihat hubungan kekerabatan antar makhluk hidup yang satu dengan yang lain

Slide 31

DASAR-DASAR KLASIFIKASI

  • BerdasarkanPersamaan

  • BerdasarkanPerbedaan

  • BerdasarkanManfaat

  • BerdasarkanCiriMorfologidanAnatomi

  • BerdasarkanCiriBiokimia

  • Berdasarkangenetik

Slide 32

MACAM-MACAM KLASIFIKASI

  • Klasifikasi Sistem Alami

  • Klasifikasi Sistem Buatan

  • Klasifikasi Filogenetik

Slide 33

1. Klasifikasi Sistem Alami

Slide 34

2. Klasifikasi Sistem Buatan

  • Dikenalkan oleh orang Swedia bernama Carl Von Linne (Carolus Linnaeus)

  • Sistem klasifikasinya disebut Binomial Nomenklatur

  • Menetapkan nama makhluk hidup dengan dua kata saja

Slide 35

3. Klasifikasi Sistem Filogenetik

  • Bertolak dari teori evolusi Darwin

  • Muncul sistem klasifikasi modern berdasarkan filogeni

  • Yaitu klasifikasi yang disusun dgn melihat keturunan dan hubungan kekerabatan

Slide 36

NOMENCLATURE BINOMIAL

  • Dikenalkan oleh orang Swedia bernama Carl Von Linne (Carolus Linnaeus)

  • Sistem klasifikasinya disebut Binomial Nomenklatur

  • Menetapkan nama jenismakhluk hidup (species) dengan dua kata

  • Contoh: Oryza sativa,L

    Panthera tigris,L

    kata I : nama genus

    II : epitheton specificum

Slide 37

PERKEMBANGAN KLASIFIKASI

  • Sistem Dua Kingdom

    - Dikemukakan oleh Aristoteles

    - Dibagi menjadi 2 kingdom:

    1. Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan)

    Ciri–ciri : memiliki dinding sel, berklorofil,

    mampu berfotosintesis

    2. Kingdom Animalia (Dunia Hewan)

    Ciri–ciri : tidak memiliki dinding sel, tidak berklorofil,mampu bergerak bebas

Slide 38

b. Sistem Tiga Kingdom

  • Dikemukakan oleh Ernst Haeckel

  • Dibagi menjadi 3 kingdom :

    1. Kingdom Protista

    Ciri : uniseluler atau multiseluler, eukariot

    2. Kingdom Plantae

    Ciri : autotrof, eukariot multiseluler.

    3. Kingdom Animalia

    Ciri : heterotrof, eukariot multiseluler.

Slide 39

c. Sistem Empat Kingdom

  • Dikemukakanoleh Herbert Copeland

  • Dibagimenjadi 4 kingdom :

    1. Kingdom Monera, ciri-cirimemilikiintitanpa

    membraninti (prokariotik)

    2. Kingdom Protista, terdiridariorganismeberselsatu

    danberselbanyak, eukariotik

    3. Kingdom Plantae, terdiridarijamur, tumbuhan

    lumut, tumb. paku, tumbuhan

    biji, eukariotik

    4. Kingdom Animalia, terdiridarisemuahewandari

    protozoa sampaichordata, eukariotik

Slide 40

d. Sistem Lima Kingdom

  • Dikemukakan oleh Robert H. Whittaker

  • Dibagi menjadi 5 kingdom :

    1. Kingdom Monera, ciri : prokariotik

    (Archaebacteria dan Eubacteria)

    2. Kingdom Protista,

    Ciri : uniseluler/multiseluler, eukariotik

    3. Kingdom Fungi,

    Ciri : eukariotik, heterotrof, tidak berklorofil,

    ddg sel dari zat kitin.

    4. Kingdom Plantae,

    Ciri : uniseluler/multiseluler, eukariotik, autotrof

    5. Kingdom Animalia,

    Ciri : multiseluler, eukariotik, heterotrof

Slide 41

CONTOH MAKHLUK HIDUP: MONERA, PROTISTA, FUNGI, PLANTAE, ANIMALIA

Slide 42

KLASIFIKASI 6 KINGDOM

  • KINGDOM EUBACTERIA

    - uniseluler

    - prokariotik

    - contoh : bakteri

    2. KINGDOM ARCHAEBACTERIA

    -uniseluler

    - prokariotik

    - mempunyai klorofil a dan pigmen fikosianin (hijau kebiruan)

    - tahan terhadap lingkungan ekstrem

    - contoh : Cyanobacteria (ganggang hijau biru)

Slide 43

3. PROTISTA

  • Kelompok organisme bukan tumbuhan dan bukan hewan

  • Uni/multiseluler, eukariotik

  • Dibagi 3 kelompok berdasar cara makan:

    1. Protista autotrof : mempunyai klorofil (alga)

    contoh : Euglena

    2. Protista heterotrof : menelan makanan melewati membaran sel (fagositosis). Contoh : Protozoa

    3. Protista yang menelan makaanan di luar sel (ekstraseluler) kemudian menyerap hasilnya sari makanan. Contoh : jamur lendir (Physarium)

Slide 44

4. FUNGI (JAMUR)

  • Organisme bersel tunggal/banyak

  • Eukariotik, tidak berklorofil

  • Dinding sel tersusun atas zat kitin

  • Bersifat heterotrof dengan cara:

    a. Saprofit (pengurai sampah organik)

    b. Parasit

    c. simbiosis

Slide 45

5. PLANTAE

  • Organisme multiseluler, berklorofil

  • Dinding sel mengandung selulosa

  • Terbagi menjadi beberapa kelompok:

    a. Tumbuhan tidak berpembuluh : lumut

    b. Tumbuhan berpembuluh:

    - tidak berbiji : paku-pakuan

    - berbiji : Spermatophyta

Slide 46

6. ANIMALIA

  • Organisme bersel banyak, heterotrof

  • Aktif bergerak

  • Pengelompokan hewan :

    a. Invertebrata /Avertebrata: terdiri 8 filum

    Porifera (berpori), Coelenterata (berongga), Platyhelminthes (cacing pipih), Nemathelminthes (cacing gilig), Annelida (cacing berbuku), Mollusca (lunak), Arthropoda (beruas), Echinodermata (kulit duri)

    b. Chordata : 1 filum

Slide 47

G.KLASIFIKASI DLM BIOLOGI MODERN

Tahapan dalam Klasifikasi

a. Pencandraan Ciri-ciri Makhluk Hidup

b. Pengelompokkan Berdasarkan Ciri-ciri

c. Pemberian Nama Takson

Slide 48

UrutanTingkatanTaksonDlmKlasifikasi

  • Pylum atau Divisio

  • Classis (Kelas)

  • Ordo (Bangsa)

  • Familia (Suku)

  • Genus (Marga)

  • Species (Jenis)

Slide 49

CONTOH KLASIFIKASI HEWAN DAN TUMBUHAN

  • Rangking Nama (tb.an)Nama (hewan)

  • Domain Eukarya Eukarya

  • Kingdom Plantae Animalia

  • Phylum (Divisi) Magnoliophyta Arthropoda

  • Kelas Magnoliopsida Insecta

  • Subklas Rosidae Pterygota

  • Ordo Brassicales Diptera

  • Famili Brassicaceae Drosophilidae

  • Genus Brasica Drosophila

  • Species Brasica oleraceaDrosophilamelanogaster

  • Epitethon oleraceamelanogaster

    specificum

Slide 50

TERIMA KASIH


Copyright © 2014 SlideServe. All rights reserved | Powered By DigitalOfficePro