1 / 26

Tanggapan Frekuensi

Tanggapan Frekuensi. Rangkaian Orde-2. Rangkaian Orde-2. Rangkaian Orde -2 Dengan Pole Riil . Pole dari fungsi alih rangkaian orde-2 bisa riil ataupun kompleks konjugat. Kita akan mulai pembahasan tentang fungsi alih dengan pole riil. Band-Pass Gain.

sumi
Download Presentation

Tanggapan Frekuensi

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. TanggapanFrekuensi Rangkaian Orde-2

  2. Rangkaian Orde-2

  3. Rangkaian Orde-2Dengan Pole Riil Pole darifungsialihrangkaian orde-2 bisariilataupunkomplekskonjugat Kita akan mulai pembahasan tentang fungsi alih dengan pole riil

  4. Band-Pass Gain Fungsi alih rangkaian orde-2dengan satuzero dan duapoleriil dapat ditulis sebagai Fungsi gain Dalam dB

  5. Fungsi gain ini terdiri dari komponen-komponen yang bentuknya telah kita kenal pada pembahasan rangkaian orde-1 Komponen-pertama bernilai konstan Komponen-kedua berbanding lurus dengan log dengan perubahan gain +20 dB per dekade Komponen-ketiga memberipengurangan gain20 dB per dekademulaidari =  = C1 = frekuensicut-off Komponen-keempat juga memberipengurangan gain20 dB / dekademulaidari =  = C2 = frekuensicut-off

  6. Nilai fungsi gain dengan pendekatan garis lurus untuk  >  adalah seperti dalam tabel di bawah ini

  7. CONTOH Gambarkan Bode plots pendekatan garis lurus (tanggapan gain dan tanggapan fasa) rangkaian yang diketahui fungsi alihnya adalah : Gain Penyelesaian:

  8. 40 20 Gain [dB] 0 14 -20 6 -40 1 10 100 1000 10000 100000 C1 C2  [rad/s] Gain

  9.  [o] C1 C2  [rad/s] Fasa 0,12 102 0,1 1 101

  10. High-Pass Gain Karakteristik high-passgain dapat diperoleh dari rangkaian orde kedua yang fungsi alihnya mengandung dua zero di s = 0 CONTOH: Gambarkan tanggapan gain dan tanggapan fasa jika diketahui fungsi alihnya adalah Penyelesaian:

  11. +20dB/dek Gain [dB] +40dB/dek 58  [rad/s] Gain = 1, konstan 20log(1/800) = 58 dB Kenaikangain berbanding lurus dengan log();kenaikan 220 dB per dekade Pengurangan gain20 dB per dekademulai pada C1 = 40 rad/s Pengurangan gain20 dB per dekade mulai pada C2 = 200 rad/s

  12.  [o] 0,1C1  [rad/s] 0,1C2 10C1 10C2 Fasa Mulai = 1, ()  0o + 2 90o =180o Penguranganfasa 45o per dekademulai dari 0,1C1 sampai 10c1 (seharusnya) Penguranganfasa 45o per dekade mulaidari = 0.1C2sampai10C2 Karena 0,1C2 < 10C1 makakurvamenurun 90o per dekadepada 0,1C2 dankembalimenurun 45o per dekadepada 10C1

  13. Low-pass Gain Gain: Karakteristik low-pass gain dapat diperoleh dari rangkaian orde kedua yang fungsi alihnya tidak mengandung zero CONTOH: Gambarkan Bode plots pendekatan garis lurus rangkaian yang fungsi alihnya adalah : Penyelesaian:

  14. Gain [dB]  [rad/s] Gain: gain 20log(0,5) 6 dB pengurangangain20 dB per dekade mulai C1 = 100 pengurangangain20 dB per dekade mulai C2 = 1000, sehingga mulai C2perubahan gain adalah 40 dB per dekade C2 C1

  15.  [o]  [rad/s] Fasa: Pada  = 1, ()  0 penguranganfasa 45o per dekade mulai = 10 sampai  = 1000 penguranganfasa 45o per dekade mulai  = 100sampai  = 10000. Jadi pada selang 100<<1000 perubahan fasa adalah 90o per dekade

  16. FungsiAlihDengan Zero RiilNegatif Dalam contoh-contoh sebelumnya, fungsi alih mempunyai zero di s = 0. Fungsi alih dalam contoh berikut ini mempunyai zero di s  0

  17. Gain: CONTOH: Gambarkan tanggapan gain dan tanggapan fasa jika diketahui fungsi alihnya adalah Penyelesaian:

  18. 40 Gain [dB] 30 +20dB/dek 20dB/dek 20 18 10 0 1 10 100 1000 10000 100000  [rad/s] Gain: 20log8 = 18 dB perubahangain +20 dB per dekade, mulai pada  = 20 perubahan 20 dB per dekade mulai pada  = 100, menyebabkankurvamenjadimendatar perubahan 20 dB per dekade mulai pada  = 1000

  19.  [o]  [rad/s] Fasa: Pada  = 1, ()  0 perubahan fasa +45o per dekade mulai dari  = 2 sampai  = 200 perubahan fasa 45o per dekade mulai dari  = 10 sampai  = 1000, membuatkurvajadimendatar perubahan fasa 45o per dekade mulai dari  = 100 sampai  = 10000 Peran komponen-2 hilang; kurvamenurun 90o per dekade Peran komponen-3 hilang; kurvamenurun 45o per dekade Peran komponen-4 hilang; kurvakembalimendatar

  20. Rangkaian Orde Kedua denganPole Kompleks Konjugat

  21. Rangkaian orde ke-dua yang memiliki pole kompleks konjugat dinyatakan oleh fungsi alih yang berbentuk j j       0 0 Untuk = 0   

  22. Untuk1 > 0 Jadijika bertambah: Untuk2 > 1 A1()selalubertambah. A2() pada awalnya menurunnamunkemudianbertambah. A2() mencapai nilai minimum pada saat  = 2 = . Maka:gain |T(j)| meningkat pada awal peningkatan  sampai mencapai nilai maksimum dan kemudian menurun lagi. Puncak tanggapan gain disebut resonansi. j j j 3 A2() A2() A2() 2 Untuk3 > 2     1     0 0 0 A1() A1() A1()   

  23. Keadaandi sekitarfrekuensiresonansi Untukmempelajaritanggapanfrekuensi di sekitarfrekuensiresonansi, kitatuliskanfungsialihrangkaian orde-2 dalambentuk yang dapat kita tuliskan frekuensi alami (tanparedaman)  = 0 disebut rasio redaman dapat kita tuliskan

  24. =0,1 =0,5 dB =0,05 =1 pendekatan linier 0 [rad/s] Gain: Fasa: Rasio redaman menentukanperubahan nilai gain

  25. () [o] =0,05 =0,1 =0,5 =1 pendekatan linier 0 [rad/s] Fasa: Rasio redaman menentukanperubahan nilai sudutfasa

  26. Course Ware TanggapanFrekuensi Rangkaian Orde-2 SudaryatnoSudirham

More Related