Sistem Perwakilan Politik
Download
1 / 11

Sistem Perwakilan Politik - PowerPoint PPT Presentation


  • 289 Views
  • Uploaded on

Sistem Perwakilan Politik. Konstruksi demokrasi di sistem politik indonesia menggunakan sistem perwakilan (representative democracy) Yunani kuno : rakyat terlibat langsung dalam proses politik tanpa perwakilan

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about ' Sistem Perwakilan Politik' - stan


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  • Konstruksi demokrasi di sistem politik indonesia menggunakan sistem perwakilan (representative democracy)

  • Yunani kuno : rakyat terlibat langsung dalam proses politik tanpa perwakilan

  • Citizens do not make decisions on political outcomes directly, rather political outcomes are decided by some group of representative (Brennan dan Alan Hamlin, 2000:156-7)


  • Di awal kemerdekaan sitem perwakilan politik berwarnan demokratis, tapi tidak efektif dan efisien (instabilitas dalam pemerintahan)

  • Terdapat wakil rakyat yang ditunjuk (appointed)

  • Proses politik bercorak elitis kurang menunjukkan delegates representation (memperjuangkan kebijakan sesuai dengan konstituennya)


Konsep perwakilan
Konsep Perwakilan demokratis, tapi tidak efektif dan efisien (instabilitas dalam pemerintahan)

  • Romawi kuno

  • Berasal dari kata represantare meant simply to present or manifest or to present again

  • Abad pertengahan kata perwakilan dipakai oleh Gereja. The pope and cardinal were spoken of a reperesenting the person of chris an the apostles not as their agent, but as their image and embodiment, their mystical re-incorporation.

  • Seiring dengan berkembangnya lembaga-lembaga politik Eropa, khususnya setlah lahirnya lembaga parlemen


  • Hannah Pitkin demokratis, tapi tidak efektif dan efisien (instabilitas dalam pemerintahan)

    1. delegate : para wakil semata-mata hanya mengikuti apa yang menjadi pilihan dari para konstituen (Madison)

    2. trustee : para wakil mencoba untuk bertindak atas nama para wakil untuk memahami permasalahan yang dihadapai konstituen

    3. politico : kontitum antara delegate dan trustee


Hannah pitkin kategori perwakilan
Hannah Pitkin (Kategori Perwakilan) demokratis, tapi tidak efektif dan efisien (instabilitas dalam pemerintahan)

  • Perwakilan formal

    dua dimensi otorisasi dan akuntabilitas

  • Perwakilan deskriptif

    para wakil merefleksikan kelompok yang ada di dalam masyarakat, tetapi tidak secara inheren melakukan sesuatu untuk konstituen

  • Perwakilan simboliks

    para wakil merupakan simbol perwakilan dari kelompok yang diwakili.


Jean mansbridge 2003
Jean Mansbridge (2003 demokratis, tapi tidak efektif dan efisien (instabilitas dalam pemerintahan))

Perwakilan

  • Promissory : penilaian terhadap wakil berdasarkan janji-janji pada saat kampanye

  • Anticipatory : lebih berpikir pemilu yang akan datang

  • Gyrodcopic : para wakil yang berangkat dari diri sendiri, pengalaman diri sendiri

  • Surrogacy : para wakil yang berusaha mewakili konstituensnya di luar daerah pemilihan


Perwakilan ada 4 hal
Perwakilan ada 4 hal: demokratis, tapi tidak efektif dan efisien (instabilitas dalam pemerintahan)

  • Ada sekelompok orang yang mewakili (organisasi, gerakan)

  • Sekelompok orang yang terwakili (konstituen/klien)

  • Sesuatu yang diwakili (pendapat, kepentingan, perspektif)

  • Konteks politik


Penguatan lembaga perwakilan
Penguatan Lembaga Perwakilan demokratis, tapi tidak efektif dan efisien (instabilitas dalam pemerintahan)

  • Eksekutif Heavy

  • Legislatif hanya sebagai lembaga stempel (ORBA)

  • Check and Balances tidak ada

  • Pasca Reformasi Eksekutif dan Legislatif sebagai mitra

  • Fungsi Legislatif : legislasi, budgeting dan Controling

  • UU No. 5 Th 1974, UU No. 22 Th 1999, UU No.32 Th 2004


Sistem quasi dua kamar
Sistem Quasi Dua Kamar demokratis, tapi tidak efektif dan efisien (instabilitas dalam pemerintahan)

  • ORBA : MPR lembaga tertinggi (DPR, Utusan Daerah, Utusan Golongan/TNI, POLRI)

  • REFORMASI : MPR tidak lagi menjadi lembaga tertiggi tp sejajar dengan Eksekutif dan Yudikatif

  • Eksekutif----Legislatif----Yudikatif

    MPR (DPR dan DPD)


Perwakilan kelompok marginal
Perwakilan Kelompok Marginal demokratis, tapi tidak efektif dan efisien (instabilitas dalam pemerintahan)


ad