Drama
Sponsored Links
This presentation is the property of its rightful owner.
1 / 19

DRAMA PowerPoint PPT Presentation


  • 288 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

DRAMA. Senada dengan film, drama adalah karangan yang berbentuk dialog/percakapan antara pemainnya. Dialog dalam drama tidak jauh berbeda dengan percakapan sehari-hari, yang membedakan adalah pengaturan percakapan oleh sutradara.

Download Presentation

DRAMA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


DRAMA

Senada dengan film, drama adalah karangan yang berbentuk dialog/percakapan antara pemainnya.

Dialog dalam drama tidak jauh berbeda dengan percakapan sehari-hari, yang membedakan adalah pengaturan percakapan oleh sutradara.


Apresiasi drama adalah menilai sebuah karya sastra yang berbentuk dialog dengan tujuan membuat penilaian/pertimbangan mengenai kelemahan dan kekurangannya. Seperti halnya film, penilaian drama disebut dengan resensi drama. Untuk itu, diperlukan pengetahuan tentang drama yang meliputi unsur-unsurnya sekaligus kreteria penilaiannya.


UNSUR-UNSUR DRAMA

Plot

plot dalam drama meliputi

Pemaparanataueksposis, babak yang mengantarkansituasiawal. Dalam drama pentasbiasanyadiawalidengan prolog.

Komplikasai, babakmulaimunculnyapertikaian (konflik)

Peleraianatau anti klimaks, babakmenurunnyakoflokdanmulaimelerai

Penyelesaian, babakakhirsebuah drama.


Dalam drama-drama di Indonesia, alur ini biasa ditampilkan secara lengkap sehingga cerita-cerita drama di Indonesia dapat diketahui cerita akhirnya.


  • B. Penokohan

  • Tokoh-tokoh dalam cerita drama adalah

  • Protagonis, tokoh yang berperan utamasebagai tokoh idaman/tokoh sentral

  • Antagonis, tokoh yang berperan sebagai penentang tokoh nutama, penentang ide, ataupun penentang sikap-sikap tokoh utama

  • Figuran/pemeran pembantu, yakni tokoh yang kehadirannya mendampingi tokoh utama atau sebagai tokoh pelengkap. Kadang-kadang orang ketiga merupakan sumber konflik dalam sebuah cerita drama.


C.Drama

Hal yang membedakan drama dengan karya sastra lainnya adalah pada dialog. Pada drama pentas, dialog dapat disaksikan secara langsung dengan jelas. Akan tetapi, untuk jenis karya sastra drama/naskah drama lain, dialog dapat dijelaskan dengan tanda baca dan petunjuk penunjang lainnya.


2. Kreteria Penilaian Drama terdapat beberapa kreteria dalam penilaian drama, yaitu:

  • . Penggunaan bahasa, baik cara maupun memerankan pelafalan yang sesuai dengan maksud penulis skenario

  • . Ekspresi dan mimik yang harus disesuaikan dengan dialog. Ekspresi marah, resah, ataupun gembira harus disesuaikan dengan situasi yang tergambar dalam dialog.


. Konflik yang ditampilkan dalam drama dimulai dengan konflik yang lemah kemudian semakin menguat yang pada akhirnya diakhiri dengan peleraian.

  • . Amanat/ pesan yang hendak disampaikan, baik amanat yang menjadi sasaran drama maupun amanat-amanat kecil yang merupakan hasil improvisasi pemainnya.


Selain kreteria diatas, drama- baik drama pentas maupun drama sastra- dapat dianalisis berdasarkan unsur-unsur intrinsiknya. Unsur-unsur tersebut meliputi tema dan amanat, pelaku dan karakternya, alur, latar (setting), sudut pandang penciptanya, gaya bahasa, dan suasananya.

lebih dari itu, latar belakang/biografi pengarang dapat dimanfaatkan untuk melengkapi analisis atau penulisan resensi drama.


Naskah drama : skrip yang dijadikan panduan pemain sebelum pentas.

Penulis naskah : orang yang menulis skenario dan dialog dalam bentuk jadi naskah drama

Sutradara : orang yang memimpin atau yang mengatur suatu kelompok drama.

Pemain : orang yang berperan melakonkan cerita

Lighting : pengatur cahaya dalam pementasan

KELENGKAPAN DRAMA


Tata busana/make up : bagian kelengkapan drama yang bertugas merias dan memakaian propertis pakaian

Tata suara : pengatur suara untuk memunculkan efek tertentu dalam pementasan

Tata panggung : kelengkapan drama yang mengatur latar setiap adegan

Panggung : tempat bagi pemain untuk melakonkan cerita


Memahami cerita secara utuh

Memilih/casting calon pemeran

Melatih

Mengatur pementasan

Catatan : seorang sutradara belum tentu penulis naskah. Dan seorang sutradara harus mampu menguasai kelengkapan drama dengan baik.

Tugas Sutradara


Pahami sinopsis drama yang dimainkan (bila ada sinopsis yang diberikan)

Pahami karakter tiap pemain

Perhatikan alur cerita

Analisis siapa pemain utamanya

Konflik apa yang muncul dari dialog antar tokoh untuk menentukan amanat

Perhatikan tik tak/ping pong dialog antar tokoh

Perhatikan dubbing audio dengan gerakan pemain

Beri komentar terhadap pementasan

Tahap Mengapresiasi Drama Pementasan


Penghayatan peran yang dimainkan

Penguasaan karakter tokoh yang diperankan

Vocal dan intonasi dalam mendialogkan peran

Kesesuaian dialog dengan tema (apabila tanpa skrip/sekedar skenario)

Evaluasi Pementasan Drama


Simak dan Apresiasilah Drama berikut :


Analisislah penggalan drama yang telah anda saksikan

Bagaimanakah perwatakan dan karakter masing-masing tokoh

Konflik apakah yang muncul

Amanat apa saja yang dapat kamu petik dari drama di atas

Adakah kritikan yang dimuncul dalam dama tersebut?

Tagihan Apresiasi Drama


Rendra.1989. Tentang Berkenalan Drama.Jakarta: Pustaka Jaya

Tirta, Wirya. 1995. Apresiasi Puisi, Drama dan Prosa.Ende:Nusa Indah

Rosidi,Ajib.1998. Pengantar Apresiasi Sastra.Bandung: Angkasa

REFERENSI


Nama: Rospoida Sagala,S.pd

Ttl: Sitarak, 13 pebruari1977

Sekolah: SMA Negeri 2 balige

Jurusan: Bahasa Indonesia

PENYUSUN


  • Login