Advertisement
1 / 56

ARTHROPODA PowerPoint PPT Presentation


  • 341 Views
  • Uploaded on 01-11-2011
  • Presentation posted in: General

ARTHROPODA. Hampir 90% dari seluruh jenis hewan yang diketahui orang adalah Arthropoda. Arthropoda dianggap berkerabat dekat dengan Annelida, contohnya adalah Peripatus di Afrika Selatan . - PowerPoint PPT Presentation

Download Presentation

ARTHROPODA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Slide1 l.jpg

ARTHROPODA

Hampir 90% dari seluruh jenis hewan yang diketahui orang adalah Arthropoda. Arthropoda dianggap berkerabat dekat dengan Annelida, contohnya adalahPeripatus di Afrika Selatan

Arthropodaberasaldari kata arthron yang berarti ruas dan podos yang berarti kaki. Hewan yang termasuk filum ini mempunyai kaki yang beruas-ruas. Misalnya udang, kepiting, laba-laba dan kaki seribu.

CIRI

INSECTA

CRUSTACEA

ARACHNIDA

MYRIAPODA

LATIHAN SOAL

MULTIMEDIA PEMBELAJARAN

MAPEL BIOLOGI KELAS X SEMESTER II

SMA ISLAM AHMAD YANI BATANG

MENU UTAMA

KELUAR


Slide2 l.jpg

CIRI UMUM ARTHROPODA

  • Tubuh beruas-ruas terdiri atas kepala (caput), dada (toraks) dan perut (Abdomen)

  • Bentuk tubuh bilateral simetris, triploblastik, terlindung oleh rangka luar dari kitin.

  • Alat pencernaan sempurna, pada mulut terdapat rahang lateral yang beradaptasi untuk mengunyah dan mengisap. Anus terdapat di bagian ujung tubuh

  • Alat pencernaan sempurna, pada mulut terdapat rahang lateral yang beradap- tasi untuk mengunyah dan mengisap. Anus terdapat di bagian ujung tubuh .

  • Sistem peredaran darah terbuka dengan jantung terletak di daerah dorsal (punggung) rongga tubuh.

  • Sistem pernafasan: Arthropoda yang hidup di air bernafas dengan insang, sedangkan yang hidup di darat bernafas dengan paru-paru buku atau permukaan kulit dan trakea.

  • Sistem saraf berupa tangga tali. Ganglion otak berhubungan dengan alat indera.

  • Arthropoda memiliki alat indera seperti antena yang berfungsi sebagai alat peraba, mata tunggal (ocellus) dan mata majemuk (facet), organ pendengaran (pada insecta) dan statocyst (alat keseimbangan) pada Curstacea.

  • Alat eksresi berupa coxal atau kelenjar hijau, saluran Malpighi.

  • Alat reproduksi, biasanya terpisah. Fertilisasi kebanyakan internal (di dalam tubuh).


Slide3 l.jpg

INSECTA (SERANGGA)

Insecta disebut juga serangga atau heksapoda. Heksapoda berasal dari kata heksa yang artinya enam (6) dan kata podos yang berarti kaki. Insecta mempunyai ciri khas yaitu berkaki 6 (tiga pasang). Diperkirakan oleh para ahli zoologi, insecta mempunyai jumlah lebih dari 70.000 jenis. Insecta berhabitat hampir di seluruh bagian biosfer, kecuali di laut.

CIRI

ORGAN

KLASIFIKASI

KEUNTUNGAN

KERUGIAN INSECTA

MULTIMEDIA PEMBELAJARAN

MAPEL BIOLOGI KELAS X SEMESTER II

SMA ISLAM AHMAD YANI BATANG

ARTHROPODA

KELUAR


Slide4 l.jpg

CIRI-CIRI INSECTA

Tubuh insecta beruas-ruas, terdiri atas segmen kepala (cephalo), dada (toraks) dan perut (abdomen). Kepala insecta terdiri atas satu segmen yang sebenarnya merupakan persatuan dari enam segmen. Pada bagian kepala terdapat :

  • Sepasang mata faset (majemuk), yaitu mata yang memiliki beberapa ommatidia (mata tunggal)

  • Sepasang antena/alat peraba.

  • Tiga pasang alat mulut, yaitu : rahang muka, rahang tengah, rahang belakang

Dada (toraks) terdiri dari tiga segmen, yaitu prototoraks, mesotoraks dan metatoraks. Pada bagian dada terdapat tiga pasang kaki yang beruas-ruas. Pada beberapa insecta, di bagian kakinya terdapat keranjang serbuk sari. Pada umumnya insecta mempunyai dua pasang sayap.


Slide5 l.jpg

CIRI-CIRI INSECTA

  • Menurut tipe mulutnya, Insecta digolongkan menjadi empat (4) tipe mulut, yaitu :

  • mulut menggigit dan mengunyah, misalnya jangkrik dan berbagai macam belalang.

  • mulut menggigit dan menjilat, misalnya berbagai macam lebah.

  • mulut menusuk dan mengisap, misalnya nyamuk.

  • mulut mengisap, misalnya kupu-kupu

  • Bagian mulut ini terdiri atas rahang belakang (mandibula), rahang depan (maksila), dan bibir atas (labrum) serta bibir bawah (labium).

Kaki berubah bentuk disesuaikan dengan fungsinya yakni:a. kaki untuk menggali (anjing tanah) b. kaki untuk meloncat (belalang) c. kaki untuk berenang (kumbang air) d. kaki untuk pengumpul serbuk sarie. kaki untuk berjalan (kumbang tanah)f. kaki untuk memegang (belalang sembah)


Slide6 l.jpg

SISTEM ORGAN


Slide7 l.jpg

SISTEM ORGAN

1. Metamorfosis tak Sempurna.

Telur  hewan muda (nimfa)  hewan dewasa (imago)

Contoh : Jangkrik, belalang

2. Metamorfosis Sempurna

Telur  Larva (Ulat)  kepompong (pupa)  hewan dewasa (imago)

Contoh : Kupu-kupu


Slide8 l.jpg

KLASIFIKASI INSECTA

Ordo

Kelas

Sub Kelas

Thysanura

Collembola

Apterygota (tak bersayap)

Protura

Lepidoptera

Siphonoptera

Endo-pterygota

Insecta

Hymenoptera

Coleoptera

Pterygota (bersayap)

Odonata

Isoptera

Ekso-pterygota

Plecoptera

Dermaptera


Slide9 l.jpg

KLASIFIKASI INSECTA

Berdasarkan metamorfosisnya, serangga dibedakan atas dua kelompok, yaitu: Hemimetabola(metamorfosis tidak sempurna) dan Holometabola(metamorfosis sempurna).

HEMIMETABOLA

HOLOMETABOLA

ISOPTERA

NEUROPTERA

ORTHOPTERA

LEPIDOPTERA

ODONATA

DIPTERA

HEMIPTERA

COLEOPTERA

HOMOPTERA

SIPHONOPTERA

Klik Ordo yang dikehendaki untuk keterangan lebih lanjut

HYMENOPTERA


Slide10 l.jpg

ISOPTERA / ARCHIPTERA

  • Pada rayap terjadi polimorfisme, artinya di dalam satu spesies terdapat bermacam-macam bentuk dengan tugas yang berbeda. Rayap hidup berkoloni, dalam koloni ini terjadi pembagian tugas kerja, yaitu:

  • Ratu, yakni laron (rayap betina fertil). Biasanya tubuh gemuk dan tugasnya adalah bertelur.

  • Raja, yaitu laron (rayap jantan fertil), tugasnya melestarikan keturunan.

  • Serdadu, rayap yang bertugas memper-tahankan sarang dan koloni dari gangguan hewan lain.

  • Pekerja, rayap yang bertugas memberi makan ratu dan raja, serta menjaga sarang dari kerusakan. Sifat rayap pekerja dan rayap serdadu bersifat steril.

  • Ciri-ciri OrdoIsoptera / Archyptera (sayap tipis): 

  • Metamorfosis tidak sempurna.

  • Mempunyai satu pasang sayap yang hampir sama bentuknya.

  • Kedua sayap tipis seperti jaringan / selaput. 

  • ipe mulut menggigit.Contoh: Reticulitermis flavipes (rayap atau anai-anai)


Slide11 l.jpg

ORTHOPTERA

  • Ciri-ciri OrdoOrthoptera (sayap lurus) : 

  • Memiliki satu pasang sayap, sayap depan lebih tebal dan sempit disebut tegmina. Sayap belakang tipis berupa selaput. Sayap digunakan sebagai penggerak pada waktu terbang, setelah meloncat dengan tungkai belakangnya yang lebih kuat dan besar.

  • Hewan jantan mengerik dengan menggunakan tungkai belakangnya pada ujung sayap depan, untuk menarik betina atau mengusir saingannya.

  • Hewan betinanya mempunyai ovipositor pendek dan dapat digunakan untuk meletakkan telur.

  • Tipe mulut menggigit.

    Contoh:

  • Belalang (Dissostura sp)

  • Belalang ranting (Bactrocoderma aculiferum)

  • Belalang sembah (Stagmomantis sp)

  • Kecoak (Blatta orientalis)

  • Gangsir tanah (Gryllotalpa sp)

  • Jangkrik (Gryllus sp)


Slide12 l.jpg

ODONATA

  • Ciri-ciri OrdoOdonata: 

  • Mempunyai dua pasang sayap

  • Tipe mulut mengunyah

  • Metamorfosis tidak sempurna

  • Terdapat sepasang mata majemuk yang besar

  • Antenanya pendek

  • Larva hidup di air

  • Bersifat karnivora Contoh:

  • Capung (Aeshna sp)

  • Capung besar (Epiophlebia)


Slide13 l.jpg

HEMIPTERA

  • Ciri-ciri Ordo Hemiptera (bersayap stengah): 

  • Mempunyai dua pasang sayap, sepasang tebal dan sepasang lagi seperti selaput.

  • Tipe mulut menusuk dan mengisap

  • Metamorfosis tidak sempurna.

    Contoh :

  • Walang sangit (Leptocorixa acuta)

  • Kumbang coklat (Podops vermiculata)

  • Kutu busuk (Eimex lectularius)

  • Kepinding air (Lethoverus sp)


Slide14 l.jpg

HOMOPTERA

  • Ciri-ciri Ordo Homoptera (bersayap sama) : 

  • Tipe mulut mengisap

  • Mempunyai dua pasang sayap

  • Metamorfosis tidak sempurna.

  • Sayap depan dan belakang sama, bentuk transparan.

    Contoh :

  • Tonggeret (Dundubia manifera)

  • Wereng hijau (Nephotetix apicalis)

  • Wereng coklat (Nilapervata lugens)

  • Kutu kepala (Pediculushumanus capitis)

  • Kutu daun (Aphid sp)


Slide15 l.jpg

NEUROPTERA

  • Ciri-ciri Ordo Neuroptera (sayap jala) : 

  • Tipe mulut menggigit

  • mempunyai dua pasang sayap yang urat-uratnya berbentuk seperti jala.

  • Mengalami metamorfosis sempurna

    Contoh :

  • Undur-undur


Slide16 l.jpg

LEPIDOPTERA

  • Ciri-ciri Ordo Lepidoptera ( sayap sisik) : 

  • Mempunyai 2 pasang sayap yang dilapisi sisik.

  • Metamorfosis sempurna, yaitu memiliki siklus hidup: telur – larva – kepompong (pupa) – imago

  • Pupa pada Lepidoptera dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:

  • Pupa mummi: bagian badan kepompong terlihat dari luar

  • Pupa kokon, bagian tubuh pupa terlindung kokon.

  • Tipe mulut mengisap dengan alat penghisap berupa belalai yang dapat dijulurkan.

  • Ordo Lepidoptera dibagi menjadi 2 sub ordo:

  • a.Sub ordo Rhopalocera (kupu-kupu siang)

  • Contohnya:

  • Hama kelapa (Hidari irava)

  • Hama daun pisang (Erlonata thrax)

  • Kupu-kupu pastur (Papiliomemnon)

  • b.Sub ordo Heterocera (kupu malam/ ngengat)

  • Contohnya:

  • Ulat tanah (Agrotis ipsilon)

  • Kupu ulat sutra (Bombyx mori)

  • Ulat jengkol (Plusia signata)


Slide17 l.jpg

DIPTERA

  • Ciri-ciri Ordo Diptera (sayap sepasang): 

  • Mempunyai sepasang sayap depan, dan satu pasang sayap belakang berubah menjadi alat keseimbangan yang disebut halter.

  • Mengalami metamorfosis sempurna.

  • Tipe mulut ada yang menusuk dan mengisap atau menjilat dan mengisap, membentuk alat mulut seperti belalai disebut probosis.

  • Contohnya:

  • Lalat (Musca domestica)

  • Nyamuk biasa (Culex natigans). Larvanya tegak dengan permukaan air, jika hinggap tidak menungging.

  • Nyamuk Anopheles (vektor penyakit malaria). Larvanya sama rata dengan permukaan air, jika hinggap menungging.

  • Aedes aegypti (inang virus demam berdarah). Larvanya berkedudukan tegak di permukaan air.


Slide18 l.jpg

COLEOPTERA

  • Ciri-ciri Ordo Coeleoptera (sayap perisai): 

  • Mengalami metamorfosis sempurna.

  • Mempunyai dua pasang sayap.

  • Sayap depan keras, tebal dan mengandung zat tanduk disebut dengan elitra, sayap belakang seperti selaput.

  • Tipe mulut menggigit.

    Contoh:

  • Kumbang kelapa (Orytec rhynoceros) menyerang pucuk kelapa, pakis, sagu, kelapa sawit dan lain-lain.

  • Kumbang buas air (Dystisticus marginalis)

  • Kumbang beras (Calandra oryzae)


Slide19 l.jpg

SIPHONOPTERA

  • Ciri-ciri Ordo Siphonoptera (pinjal): 

  • Serangga ini tidak bersayap, kaki sangat kuat dan berguna untuk meloncat.

  • Mempunyai mata tunggal.

  • Tipe mulut mengisap.

  • Segmentasi tubuh tidak jelas (batasan antara kepala – dada dan perut tidak jelas).

  • Metamorfosis sempurna.

    Contoh:

  • Pinjal manusia (Pubex irritans).

  • Pinjal anjing (Ctenocephalus canis).

  • Pinjal kucing (Ctenocephalus felis).

  • Pinjal tikus (Xenopsylla cheopis), pinjal pada tikus dapat menularkan kuman pes / sampar.


Slide20 l.jpg

HYMENOPTERA

  • Ciri-ciri Ordo Hymenoptera (sayap selaput): 

  • Mempunyai dua pasang sayap, tipis seperti selaput.

  • Tipe mulut menggigit dan menjilat.

    Contoh:

  • Apis indica (lebah madu, biasa dipelihara manusia)

  • Apis dorsata (lebah madu yang hidup di lubang kayu)

  • Apis melifera (lebah madu terbesar, biasa disebut lebah gung)

  • Oecophyla smaragdina (semut rangrang)

    Pembagian tugas dalam masyarakat Hymenoptera adalah sebagai berikut :

  • Ratu, hewan betina fertil tugasnya bertelur.

  • Raja, hewan jantan terjadi karena partenogenesis (telur yang tak dibuahi oleh sperma jantan) dan bertugas mengawini ratu. Setelah kawin lebah jantan diusir dari sarang dan kemudian mati. Sementara itu ratu telah menyimpan spermatozoid di dalam spermateka.

  • Pekerja, adalah betina mandul yang berasal dari telur yang dibuahi sperma. Tugasnya menyediakan makanan, memberi makan larva ratu, membuat sarang dan membersihkan sarang.


Slide21 l.jpg

KEUNTUNGAN INSECTA

1. Insecta yang menguntungkan :

a. Insecta terutama golongan kupu-kupu dan lebah sangat membantu para petani karena dapat membantu proses penyerbukan pada bunga. 

b. Insecta dibudidayakan karena dapat menghasilkan madu. Misal: lebah madu (Apis mellifera). 

c. Dalam bidang industri, kupu-kupu, ulat sutera membuat kepompong yang dapat menghasilkan sutra (contoh: Bombix mori). 

d. Untuk dimakan, misal laron, gangsir dan larva lebah (tempayak) yang dapat diperoleh secara musiman. 

e. Merupakan mata rantai makanan yang amat penting bagi kehidupan. 

f. Beberapa Insecta tanah berperan sebagai “predator alami".


Slide22 l.jpg

KERUGIAN INSECTA

1. Insecta yang merugikan :

a. Menularkan beberapa macam bibit penyakit seperti tifus, kolera dan disentri oleh lalat dan kecoak. Penyakit demam berdarah dan malaria di sebarkan oleh nyamuk. 

b. Merusak tanaman budidaya manusia, misal: belalang, kumbang kelapa, ulat. 

c. Menyebabkan penyakit pada tanaman, misal: Nilapervata lugens (wereng) menyebabkan penyakit virus tungro, belalang (walang sangit) yang mengisap cairan biji padi muda sehingga tanaman padi menjadi puso. 

d. Parasit pada manusia (mengisap darah), misal: nyamuk, kutu kepala dan kutu busuk. 

e. Merusak bahan makanan yang disimpan (tepung, kedelai) oleh berbagai Coleoptera, misal: kumbang beras, kepik. 

f. Serangga banyak yang hidup parasit pada ternak maupun ikan. 

g. Dapat merusak bahan bangunan, misal: kumbang kayu dan rayap.


Slide23 l.jpg

CRUSTACEA

Dalam bahasa Latin, crusta berarti cangkang. Crustacea disebut juga hewan bercangkang. Telah dikenal kurang lebih 26.000 jenis Crustacea yang paling umum adalah udang dan kepiting. Habitat Crustacea sebagian besar di air tawar dan air laut, hanya sedikit yang hidup di darat.

CIRI

ORGAN

KLASIFIKASI

PERANAN

MULTIMEDIA PEMBELAJARAN

MAPEL BIOLOGI KELAS X SEMESTER II

SMA ISLAM AHMAD YANI BATANG

ARTHROPODA

KELUAR


Slide24 l.jpg

CIRI-CIRI CRUSTACEA

Tubuh Crustacea bersegmen (beruas) dan terdiri atas sefalotoraks (kepala dan dada menjadi satu) serta abdomen (perut). Bagian anterior (ujung depan) tubuh besar dan lebih lebar, sedangkan posterior (ujung belakang)nya sempit. Pada bagian kepala terdapat beberapa alat mulut, yaitu:

  • 1. 2 pasang antena

  • 1 pasang mandibula, untuk menggigit mangsanya

  • 1 pasang maksilla

  • 1 pasang maksilliped

Maksilla dan maksiliped berfungsi untuk menyaring makanan dan menghantarkan makanan ke mulut. Alat gerak berupa kaki (satu pasang setiap ruas pada abdomen) dan berfungsi untuk berenang, merangkak atau menempel di dasar perairan.


Slide25 l.jpg

SISTEM ORGAN


Slide26 l.jpg

KLASIFIKASI CRUSTACEA

Berdasarkan ukuran tubuhnya Crustacea dikelompokkan menjadi 2 subkelas, yaitu : Entomostraca (udang tingkat rendah) dan Malacostraca (udang tingkat tinggi)

ENTOMOSTRACA

MALACOSTRACA

BRANCHIOPODA

ISOPODA

OSTRACODA

STOMATOPODA

COPEPODA

DECAPODA

CIRRIPEDIA

Klik Ordo yang dikehendaki untuk keterangan lebih lanjut


Slide27 l.jpg

BRANCHIOPODA

Contoh: Daphnia pulex dan Asellus aquaticus. Hewan ini sering disebut kutu air dan merupakan salah satu penyusun zooplankton. Pembiakan berlangsung secara parthenogenesis.


Slide28 l.jpg

OSTRACODA

Contoh: Cypris candida, Codona suburdana.Hidup di air tawar dan laut sebagai plankton, tubuh kecil dan dapat bergerak dengan antena.


Slide29 l.jpg

COPEPODA

Contoh: Argulus indicus, Cyclops.Hidup di air laut dan air tawar, dan merupakan plankton dan parasit,segmentasi tubuhnya jelas.


Slide30 l.jpg

CIRRIPEDIA

Contoh: Lepas atau Bernakel, Sacculina.Tubuh dengan kepala dan dada ditutupi karapaks berbentuk cakram dan hidup di laut melekat pada batu atau benda lain.Cirripedia ada yang bersifat parasit Cara hidup Cirripedia beraneka ragam. Salah satu diantaranya adalah Bernakel yang terdapat pada dasar kapal, perahu dan tiang-tiang yang terpancang di laut atau mengapung di laut.


Slide31 l.jpg

ISOPODA

Tubuh pipih, dorsiventral, berkaki sama. Contoh:- Onicus asellus (kutu perahu)- Limnoria lignorumKeduanya adalah pengerek kayu.


Slide32 l.jpg

STOMATOPODA

Contoh: Squilla empusa (udang belalang).Hidup di laut, bentuk tubuh mirip belalang sembah dan mempunyai warna yang mencolok. Belakang kepala mempunyai karapaks. Kepala dilengkapi dengan dua segmen anterior yang dapat bergerak, mata dan antena.


Slide33 l.jpg

DECAPODA

Yang termasuk ordo ini adalah udang dan ketam. Hewan ini mempunyai sepuluh kaki dan merupakan kelompok udang yang sangat penting peranannya bagi kehidupan manusia. Decapoda banyak digunakan sebagai sumber makanan yang kaya dengan protein. Contohnya adalah udang, kepiting, ketam dan rajungan. Kepala – dada menjadi satu (cephalothorax) yang ditutupi oleh karapaks. Tubuh mempunyai 5 pasang kaki atau sepuluh kaki sehingga disebut juga hewan si kaki sepuluh. Hidup di air tawar, dan beberapa yang hidup di laut.


Slide34 l.jpg

PERANAN CRUSTACEA

Jenis Crustacea yang menguntungkan manusia dalam beberapa hal, antara lain:

1) Sebagai bahan makanan yang berprotein tinggi, misal udang, lobster dan kepiting.

2) Dalam bidang ekologi, hewan yang tergolong zooplankton menjadi sumber makanan ikan, misal anggota Branchiopoda, Ostracoda dan Copepoda.

Sedangkan beberapa Crustacea yang merugikan antara lain:

1) Merusak galangan kapal (perahu) oleh anggota Isopoda.

2) Parasit pada ikan, kura-kura, misal oleh anggota Cirripedia dan Copepoda.

3) Merusak pematang sawah atau saluran irigasi misalnya ketam.


Slide35 l.jpg

ARACHNIDA

Anggota Arachnida meliputi kalajengking, laba-laba, tungau atau caplak. Kebanyakan hewan ini bersifat parasit yang merugikan manusia, hewan dan tumbuhan. Arachnida bersifat karnivora sekaligus predator. Tempat hidupnya adalah di darat.

CIRI

ORGAN

KLASIFIKASI

PERANAN

BIO RISET ARACHNIDA

MULTIMEDIA PEMBELAJARAN

MAPEL BIOLOGI KELAS X SEMESTER II

SMA ISLAM AHMAD YANI BATANG

ARTHROPODA

KELUAR


Slide36 l.jpg

CIRI-CIRI ARACHNIDA

Tubuh bersegmen terdiri atas sefalotoraks serta abdomen yang tak beruas. Di bagian sefalotoraks terdapat organ-organ berikut ini :

1. Empat (4) pasang kaki

2. Delapan (8) buah mata sederhana di bagian depan

3.Satu (1) pasang kalisera (taring pisau mengandung racun berbentuk gunting atau catut untuk melumpuhkan mangsa)

4.Sepasang pedipalpus yang berfungsi sebagai indera, tangan maupun alat untu melakukan kopulasi.

5.Suatu organ di depan anus yang menghasilkan sutera disebut spinerets.

Alat gerak Arachnida berupa empat pasang kaki dan satu pasang pedipalpus untuk memegang makanan.


Slide37 l.jpg

SISTEM ORGAN


Slide38 l.jpg

KLASIFIKASI

  • Arachnida dibagi menjadi 3 ordo :

  • Scorpionida

  • Contohnya:- Kalajengking (Vejovis sp, Hadrurus sp, Centrurus sp)- Ketonggeng (Buthus)Hewan ini memiliki perut beruas-ruas dan ruas terakhir berubah menjadi alat pembela diri.

  • 2. Arachnoida

  • Contohnya adalah segala macam laba-laba, antara lain : 

  • - Laba-laba jaring kubah (terdapat di Bostwana, Afrika Selatan)- Laba-laba primitif Liphistius (di rimba Asia Tenggara)- Laba-laba penjerat (di Malaysia)- Laba-laba pemburu (di Meksiko)- Laba-laba srigala- Laba-laba beracun Latrodectes natans dan Laxosceles reclusa- Tarantula (Rhechostica hentz)

  • 3. Aracina

  • Acarina dipelajari dalam Acarologi, contohnya:- Caplak kudis (Sacroptes scabiei)- Caplak unggas (Dermanyssus)- Caplak sapi (Boophilus annulatus)- Tungau (Dermacentor sp.)


Slide39 l.jpg

PERANAN ARACHNIDA

Arachnida bermanfaat untuk pengendalian populasi serangga terutama serangga hama. Akan tetapi hewan ini juga banyak hewan ini juga banyak merugikan manusia terutama hewan Acarina misalnya:

  • Caplak menyebabkan gatal atau kudis pada manusia

  • Psoroptes equi menyebabkan kudis pada ternak domba, kelinci, kuda.

  • Ododectes cynotis (tungau kudis telinga) menyerang anjing dan kucing.


Slide40 l.jpg

BIORISET ARACHNIDA

Amatilah bagaimana laba-laba membuat sarang. Biasanya sore hari. Apa saja fungsi benang sutera sarangnya itu ? Abadikan pengamatan Anda dengan memfotonya.


Slide41 l.jpg

MYRIAPODA

Myriapoda adalah gabungan dari kelas Chilopoda dan Diplopoda dengan tubuh beruas-ruas dan setiap ruas mempunyai satu pasang atau dua pasang kaki. Tubuh dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu kepala dan abdomen (perut). Hewan ini banyak dijumpai di daerah tropis dengan habitat di darat terutama tempat yang banyak mengandung sampah, misal kebun dan di bawah batu-batuan.

CIRI

ORGAN

KLASIFIKASI

PERANAN

BIO LAB MYRIAPODA

MULTIMEDIA PEMBELAJARAN

MAPEL BIOLOGI KELAS X SEMESTER II

SMA ISLAM AHMAD YANI BATANG

ARTHROPODA

KELUAR


Slide42 l.jpg

CIRI MYRIAPODA

Tubuh terdiri atas kepala (cephalo) dan perut (abdomen) tanpa dada (toraks), dan beruas-ruas, terdiri atas ± 10 hingga 200 segmen. Dibagian kepala terdapat satu pasang antena sebagai alat peraba dan sepasang mata tunggal (ocellus). Penambahan jumlah segmen terjadi pada tiap pergantian kulit.

Alat gerak pada kelompok hewan Chilopoda adalah satu pasang kaki di tiap segmen perut kaki, sedangkan pada Diplopoda terdapat dua pasang kaki pada tiap segmen perut, kecuali segmen terakhirnya. Eksoskeleton terdiri dari kulit keras dari zat kitin yang berfungsi melindungi alat-alat dalam, tempat melekatnya otot dan memberi bentuk tubuh. Zat kitin tidak larut dalam air, alkohol, alkalis, asam maupun getah pencernaan hewan lain. Kulit kitin yang tipis terletak pada perbatasan antara dua segmen, yaitu di bawah kulit kitin yang tebal. Dengan adanya kulit kitin yang tipis inilah maka hewan ini dapat bergerak leluasa. Kulit kitin ini mengalami eksdisis


Slide43 l.jpg

SISTEM ORGAN


Slide44 l.jpg

KLASIFIKASI

Dalam penggolongannya Myriapoda merupakan gabungan dari dua subkelas, yakni:

Ciri-cirinya :

# Tubuh agak gepeng, terdiri atas kepala dan badan yang beruas-ruas (15 –173 ruas). Tiap ruas memiliki satu pasang kaki, kecuali ruas (segmen) di belakang kepala dan dua segmen terakhirnya. Pada segmen di belakang kepala terdapat satu pasang “taring bisa” (maksiliped) yang berfungsi untuk membunuh mangsanya. Pada kepala terdapat sepasang antena panjang yang terdiri atas 12 segmen, dua kelompok mata tunggal dan mulut. Hewan ini memangsa hewan kecil berupa insecta, mollusca, cacing dan binatang kecil lainnya, sehingga bersifat karnivora.

# Alat pencernaan makanannya sudah sempurna artinya dari mulut sampai anus. Alat eksresi berupa dua buah saluran malphigi.

# Respirasi (pernafasan) dengan trakea yang bercabang-cabang dengan lubang yang terbuka hampir pada setiap ruas.

# Habitat (tempat hidup) di bawah batu-batuan/timbunan tumbuhan yang telah membusuk. Kelas ini sering disebut Sentipede.

Kelas ChilopodaContoh: kelabang : Lithobius forticatus dan Scolopendra morsitans.


Slide45 l.jpg

KLASIFIKASI

Kelas Diplopoda

Contoh: kaki seribu (Julus nomerensis)

Ciri-cirinya Diplopoda:

# Tubuh berbentuk silindris dan beruas-ruas (25 – 100 segmen) terdiri atas kepala dan badan. Setiap segmen (ruas) mempunyai dua pasang kaki, dan tidak mempunyai “taring bisa” (maksiliped). Pada ruas ke tujuh, satu atau kedua kaki mengalami modifikasi sebagai organ kopulasi.

# Pada kepala terdapat sepasang antena yang pendek, dua kelompok mata tunggal.

# Hidup di tempat yang lembab dan gelap dan banyak mengandung tumbuhan yang telah membusuk.

# Respirasi dengan trakea yang tidak bercabang.

# Alat respirasi dua buah saluran Malpighi


Slide46 l.jpg

PERANAN MYRIAPODA

Myriapoda dapat dikatakan tidak memberi keuntungan bagi manusia, bahkan ada beberapa yang dianggap mengganggu meski tidak membahayakan. Namun Myriapoda ternyata mempunyai andil dalam memecah bahan-bahan organik atau serasah untuk membentuk humus. Serasah ialah lapisan daun dan ranting-ranting di dasar hutan atau kebun. Proses penghancuran serasah tidak langsung ditangani mikroorganisme, karena mikroorganisme justru menguraikan kotoran hewan-hewan.


Slide47 l.jpg

BIOLAB MYRIAPODA

Pendekatan ketrampilan proses dan pemecahan masalah.

Tujuan : Mengetahui perbedaan morfologi serta perilaku kelabang (lipan) dan keluwing (kaki seribu)

Bahan  : 2 ekor keluwing (kaki seribu), 2 ekor kelabang (lipan), 2 buah stoples kaca/plastik transparan, dedaunan, lidi, kloroform, kapas dan papan

Cara kerja :

1. Bius seekor keluwing dan seekor lipan dengan kloroform, setelah terbius letakkan keduanya pada papan. Amati perbedaan keduanya mulai dari kulit, kepala, jumlah ruas, jumlah kaki tiap ruas dan lain sebagainya. Buat tabel berdasarkan pengamatanmu.

2. Masukkan seekor lipan dan seekor keluwing lainnya yang masih hidup ke dalam stoples yang sudah diberi dedaunan di dalamnya. Amati tingkah laku keduanya. Coba beri rangsangan dengan menyentuh atau menusuk pelan tubuh keduanya dengan lidi. Amati perilaku keduanya setelah diberi rangsangan.

3. Catat pengamatan Anda dalam tabel pengamatan.

4. Simpulkan hasil pengamatan Anda dan buat laporan kegiatan ini serta diskusikan dengan teman Anda di kelas.


Slide48 l.jpg

LATIHAN SOAL

Klik a, b, c, d atau e yang kamu anggap pilihan yang benar !

  • Seorang siswa mengamati seekor hewan dengan tanda-tanda : tubuh memanjang berbuku-buku, tidak bersayap, ada kepala, dada dan badan belakang, kakinya 3 pasang. Siswa tadi berkesimpulan, hewan tersebut tergolong .....

  • a. Myriapodad. Arachnoidea

  • b. Crustaceae. Acarina

  • c. Insecta

  • Seekor hewan di pantai kelihatan aneh ; memiliki dari rumah siput, tetapi kakinya sepuluh buah, sepasang diantaranya berupa capit. Memiliki mata bertangkai sepasang, berjalan dengan cepat. Hewan tersebut tergolong .......

  • a. Gastropodad. Decapoda

  • b. Molluscae. Arachnoidea

  • c. Crustacea


Slide49 l.jpg

LATIHAN SOAL

Klik a, b, c, d atau e yang kamu anggap pilihan yang benar !

  • 3. Hewan di kebun memiliki ciri sebagai berikut : kepala-dada menjadi satu, ada badan belakang, kakinya empat pasang. Hewan tersebut tergolong ......

  • a. Myriapodad. Arachnida

  • b. Crustaceae. Collembola

  • c. Insecta

  • 4. Hewan yang bernapas dengan trakea adalah .......

  • a. Lalatd. Ketam

  • b. Udange. Kepiting

  • c. Laba-laba

  • Hewan yang bernapas dengan paru-paru adalah .....

  • a. Nyamuk culexd. Kepik

  • b. Kemlanding (Neptila)e. Lalat

  • c. Keluwing


Slide50 l.jpg

LATIHAN SOAL

Klik a, b, c, d atau e yang kamu anggap pilihan yang benar !

6. Hewan yang bernapas dengan insang adalah ......

a. Kumbang kelapad. Kutu buku (Lepisma)

b. Kepik aire. Udang

c. Kalajengking

7. Yang merupakan alur metamorfosis sempurna yang benar pada serangga adalah ....

a. Telur-imago-kepompong-larvad. Larva-imago-larva-telur

b. Telur-larva-kepompong-imagoe. Telur-larva-imago-dewasa

c. Kepompong-imago-telur-larva

8. Pasangan berikut yang tidak tepat adalah .....

a. Belalang jambu-partenogenesisd. Apis cerana-parasit

b. Rayap-generasi sterile. Laba-laba-paru-paru buku

c. Kepinding-metamorfosis tak sempurna


Slide51 l.jpg

LATIHAN SOAL

Klik a, b, c, d atau e yang kamu anggap pilihan yang benar !

9. Klasifikasi serangga dilakukan berdasar pada ......

a. Segmen tubuhnyad. Alat geraknya

b. Sayapnyae. Jenis makanannya

c. Jumlah kakinya

10. Lalat dan nyamuk digolongkan Diptera karena ....

a. Memiliki dua sayapd. Sama-sama merugikan manusia

b. Memiliki empat sayape. Metamorfosis sempurna

c. Memiliki enam kaki

11. Nyamuk mengedarkan oksigen ke seluruh tubuhnya melalui .....

a. Darahd. Spirakel

b. Ususe. Plasma darah

c. Trakea


Slide52 l.jpg

LATIHAN SOAL

Klik a, b, c, d atau e yang kamu anggap pilihan yang benar !

12. Ciri khas serangga atau insekta adalah ......

a. Kakinya enamd. Bertelur

b. Memiliki dua antenae. Bermata faset

c. Bersayap

13. Fungsi badan Malphigi pada serangga adalah ....

a. Mengeluarkan sisa metabolisme d. Menyerap air

b. Mengeluarkan fesese. Mengedarkan air ke seluruh tubuh

c. Mengeluarkan karbon dioksida

14. Keluwing yang sering dijumpai di kebun tergolong .....

a. Insectad. Arachnida

b. Myriapodae. Hexapoda

c. Crustacea


Slide53 l.jpg

LATIHAN SOAL

Klik a, b, c, d atau e yang kamu anggap pilihan yang benar !

15. Kalajengking yang memiliki kelenjar racun pada ujung ekornya tergolong ......

a. Insecta d. Arachnida

b. Myriapodae. Hexapoda

c. Crustacea

16. Laba-laba menangkap mangsanya dengan menggunakan ....

a. Benang-benang sarangd. Antena

b. Alat cucute. Racun yang disemprotkan

c. Sengat

17. Kupu-kupu gajah jantan dapat mengenali keberadaan kupu-kupu gajah betina pada jarak 15 km dengan menggunakan .....

a. Mata fasetd. Alat pencium

b. Antenae. Mata tunggal

c. Saraf di ujung sayap


Slide54 l.jpg

LATIHAN SOAL

Klik a, b, c, d atau e yang kamu anggap pilihan yang benar !

18. Udang bernapas dengan ......

a. Insangd. Trakea dan insang

b. Trakeae. Paru-paru buku dan insang

c. Paru-paru buku

19. Semut memiliki sistem saraf tangga tali, yaitu sistem saraf yang memanjang di ....

a. Kepala, dada dan badan belakangd. Badan belakang

b. Kepala dan dadae. Tiga pasang kakinya

c. Dada dan badan belakang

20. Manakah diantara pernyataan berikut yang salah .....

a. Kelabang merupakan hewan pemangsa (predator)

b. Keluwing merupakan hewan pemakan tumbuhan (herbivora)

c. Pada setiap ruas badan belakang udang terdapat sepasang kaki renang.

d. Laba-laba mengeluarkan air liur untuk membuat benang sarang.

e. Kecoa memiliki daya adaptasi yang tinggi


Slide55 l.jpg

JAWABAN ANDA

BENAR...!! 100 BUAT ANDA !!

SILAHKAN LANJUT KE NOMOR SOAL BERIKUTNYA :

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20


Slide56 l.jpg

JAWABAN ANDA

BELUM TEPAT !!

COBA ULANGI LAGI...

KEMBALI KE NOMOR SOAL :

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20