1 / 13

Shalat Sunah Berjamaah

Shalat Sunah Berjamaah. TUGAS KELOMPOK 3. PENGERTIAN. MACAM”. TATA CARA. DALIL NAQLI. PENGERTIAN SHALAT SUNAH BERJAMAAH. Shalat sunah berjama’ah adalah salat yang dikerjakan secara bersama salah satu menjadi imam dan yang lain menjadi makmum dengan syarat yang telah ditentukan.

ryann
Download Presentation

Shalat Sunah Berjamaah

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Shalat Sunah Berjamaah TUGAS KELOMPOK 3 PENGERTIAN MACAM” TATA CARA DALIL NAQLI

  2. PENGERTIAN SHALAT SUNAH BERJAMAAH Shalat sunah berjama’ah adalah salat yang dikerjakan secara bersama salah satu menjadi imam dan yang lain menjadi makmum dengan syarat yang telah ditentukan. • Shalatjama'ahdapatdilakukan paling sedikitolehduaorangdandapatdilaksanakandirumah, masjidatautempatlayaklainnya. Makin banyakjumlahjama'ahnyamakinutamadibandingkandenganshalatjama'ah yang sedikitpesertanya.

  3. MACAM-MACAM SHALAT IDUL FITRI SHALAT IDUL ADHA SHALAT TARAWIH SHALAT WITIR

  4. A. SHALAT IDUL FITRI Shalatsunahidulfitriadalah shalat yang dilaksanakansetelahselesaimenjalanipuasaselama 1 bulanpenuh. Shalatidulfitridikerjakansetiaptanggal 1 Syawal. RasulullahSAWmemerintahkan agar seluruhkaummusliminbaiklaki-laki, perempuan, anak-anak, dandewasauntukkeluardarirumahmelaksanakan shalatidulfitri.Bahkankepadawanita yang sedanghaid pun diperintahkanuntukmenujutempatdiselenggarakannyasalatidulfitriuntukmendengarkankhutbahtapitidakperlumengerjakansalatidulfitri.

  5. B. SHALAT IDUL ADHA Shalatsunahiduladhadilaksanakanpadatanggal 10 Zulhijjah. Padaprinsipnya shalatsunahiduladhapelaksanaannyasamasebagaimana shalatsunahidulfitri. Namundemikianadabeberapakesunatan yang berbedadengan shalatsunatidulfitri. Salahsatunyadisunnahsebelummelaksanakan shalatiduladhatidakmakanterlebihdahulu. Sedangkanpada shalatidulfitridisunnahkanmakanterlebihdahulu.

  6. C. SHALAT TARAWIH Shalatsunahiduladhadilaksanakanpadatanggal 10 Zulhijjah. Padaprinsipnya shalatsunahiduladhapelaksanaannyasamasebagaimana shalatsunahidulfitri. Namundemikianadabeberapakesunatan yang berbedadengan shalatsunatidulfitri. Salahsatunyadisunnahsebelummelaksanakan shalatiduladhatidakmakanterlebihdahulu. Sedangkanpada shalatidulfitridisunnahkanmakanterlebihdahulu.

  7. D. SHALAT WITIR Shalat Witir adalah shalat sunah dengan rakaat ganjil yang dilakukan setelah melakukan salat lainnya di waktu malam (misal: tarawih dan tahajjud).

  8. TATA CARA SHALAT SUNNAH BERJAMAAH • Cara shalatsunnahberjamaahhampirsamadenganshalatpadaumumnya , yangberbedahanyaniat, danjumlahraka’atnya , (MenurutShalanyaMasing”) , Serta HukumnyaSunnah. • Tata caranya, yaitu : 1. Membaca niatshalat sunnah berjamaah. 2. Takbiratul Ihram. 3. ShalatMenurutRaka’atnyaMasing”. 4. Salam danmembacado’a.

  9. ADAPUN DALIL NAQLINYA • 1. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW berikut : • ﻋﻦ أُمِّ عَطِيَّةَ قَالَتْ اَمَرَناَرَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اَنْ نَخْرُجَ فى الْفِطْرِ وَاْلاَضْحىَ اْلعَوَائِقَ وَالْحُيَّضَ وَذَوَاتِ الْخُذُوْرِ.فَأَمَّاالْحَيْضُ فَيَعْتَزِلْنَ الصَّلاَةَ رواه البخارى ومسلم • ”An ummi atiyyata qalat amaran rasulullahi sallallahu ’alaihi wasallam an nakhruja filfitri waladhal ’awaiqan walhuyyada wadawatikhuduri. Faammal haidu faya’tazilnassalata”. • “Dari Umi ’Atiyah ia berkata, ”Rasulullah SAW telah menyuruh kami keluar pada hari raya fitri dan hari raya haji. Supaya kami membawa gadis-gadis, perempuan-perempuan yang sedang haid dan hamba perempuan ke tempat salat hari raya. Adapun perempuan yang sedang haid mereka tidak mengerjakan salat”. (HR. Bukhari dan Muslim) Artinya

  10. RASULULLAH SAW BERSABDA : • عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُرَغِّبُ فِى قِياَمِ رَمَضَانَ مِنْ غَيْرِاَنْ يَأْمُرَهُمْ فِيْهِ بِعَزِيْمَةٍ فَيَقُوْلُ مَنْ قَامَ رَمَضَانَ اِيْمَانًاوَاحْتِسَابًاغُفِرَلَهُ مَاتَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ(رواه البخارى ومسلم) • ”An abi hurairata kana rasulullah sallallahu ’alaihi wasallama yuraggibu fi qiyami ramadana min gairi an ya’murahum fihi bi’azimatn fayaqulu man qama ramadana imanan wahtisaban gufira lahu mataqaddama min danbihi”. (HR. Bukhari dan Muslim) • ”Dari Abu Hurairah ra telah menceritakan bahwasanya Rasulullah saw selalu menganjurkan untuk melakukan qiyam (salat sunah) malam hari di bulan Ramadhan, tetapi tidak memerintahkan mereka dengan perintah yang tegas (wajib). Untuk itu Beliau bersabda, ”Barang siapa mengerjakan salat sunah di malam hari pada bulan ramadhan dengan dilandasi keimanan dan semata-mata mengharap rida Allah swt, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”. (HR. Bukhari dan Muslim) Artinya

  11. SEKIAN HASIL KERJA KELOMPOK KAMI Bila ada kesalahan dalam penulisan kata-kata, kami mohon maaf dan kepada ALLAH kami mohon ampun... TERIMA KASIH

  12. DISUSUN OLEH : SMP NEGERI 22 BANDAR LAMPUNG

More Related