Siapakah
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 19

Siapakah Diri Kita ? PowerPoint PPT Presentation


  • 223 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

Siapakah Diri Kita ?. Di ruang tunggu sebuah bandara, seorang ibu muda terlihat tengah menunggu pesawat yang akan menerbangkan dirinya. Karena harus menunggu cukup lama, ia memutuskan untuk membeli buku untuk dibaca.

Download Presentation

Siapakah Diri Kita ?

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Siapakah diri kita

Siapakah

Diri Kita ?


Siapakah diri kita

Di ruang tunggu sebuah bandara, seorang ibu muda terlihat tengah menunggu pesawat yang akan menerbangkan dirinya.


Siapakah diri kita

Karena harus menunggu cukup lama, ia memutuskan untuk membeli buku untuk dibaca.

Ia juga membeli sebungkus biskuit, sekadar untuk camilan dirinya disaat menunggu pesawat.


Siapakah diri kita

Ia kemudian duduk di salah satu kursi di ruang tunggu VIP.

Sambil bersandar, ia mulai membuka dan membaca buku yang dipegangnya.


Siapakah diri kita

Di kursi sebelah, yang hanya dipisahkan oleh sebuah meja kecil.

Di atas meja kecil tersebut tersaji sebungkus biskuit, duduklah seorang pria.

Pria itu terlihat mulai membaca majalah.


Siapakah diri kita

Ketika ibu muda mengambil sepotong biskuit dari bungkusan yang terletak di atas meja, pria tsb. mengambil sepotong juga.

Si ibu muda merasa terganggu dengan perbuatan pria tsb, namun ia diam saja.

Ia hanya bergumam:

“Huh ....Menyebalkan! Ingin rasanya kutampar saja mukanya!”


Siapakah diri kita

Setiap ibu muda tsb mengambil sepotong biskuit, pria itu juga melakukan hal yang sama, sambil tersenyum kepada si ibu muda.

Perbuatan pria tsb. benar-benar mengundang geram si ibu muda ...!

Namun si ibu muda tidak bereaksi apa-apa, ia hanya menyimpan kedongkolan di dalam dada.


Siapakah diri kita

Ketika biskuit tersisa satu potong, si ibu muda bergumam: “ coba saya ingin lihat apa yang akan dilakukannya...!”

Kemudian si pria membelah biskuit tsb. Ia mengambil separoh dan mempersilakan si ibu muda untuk menikmati yang separohnya lagi...


Siapakah diri kita

Benar-benar keterlaluan ........ !

Kini, kekesalan si ibu muda benar-benar memuncak !

Ia segera mengemasi barang-barangnya dan meninggalkan tempat duduk tsb, pindah ke ruang keberangkatan (boarding room).


Siapakah diri kita

Ketika ibu muda duduk di dalam pesawat, ia membuka tas jinjingnya untuk mengambil kacamata.

Betapa terkejutnya dia ...... ternyata bungkusan biskuit miliknya ada di dalam tas jinjing, masihutuh ...!


Siapakah diri kita

Ia kini menyesal, ... dan benar-benar merasa malu!

Ia merasa bersalah.

Ia mengira bahwa biskuit yang dimakan tadi adalah miliknya...

Ternyata bukan!


Siapakah diri kita

Pria tadi membagi biskuit antara dirinya dan si ibu muda tanpa merasa marah, terganggu atau pun merasa rugi ...


Siapakah diri kita

.... Sementara si ibu muda merasakan sebaliknya.

Ia merasa bahwa biskuit tsb adalah miliknya yang telah diserobot oleh pria tsb, dan menyangka betapa si pria tsb telah berbuat kurang ajar kepada dirinya.


Siapakah diri kita

Bapak dan Ibu,

ada empat hal yang tidak dapat diraih kembali ...


Siapakah diri kita

Batu ...

... setelah dilempar!


Siapakah diri kita

Kata-kata...

...setelah diucapkan!


Siapakah diri kita

Kesempatan...

... setelah berlalu!


Siapakah diri kita

Waktu...

...setelah

beranjak pergi!

Alih Bahasa oleh Mustangid

[email protected]


Guru yang luar biasa

GURU YANG LUAR BIASA

Guru yang biasa saja : memberi tahu;

Guru yang baik: menjelaskan;

Guru yang pintar: menunjukkan;

Guru yang luar biasa: mengilhami.

(William Arthur Ward)


  • Login