POHON
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 18

POHON (lanjutan 2) PowerPoint PPT Presentation


  • 87 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

POHON (lanjutan 2). 11. Pohon Keputusan Pohon keputusan digunakan untuk memodelkan persoalan yang terdiri dari serangkaian keputusan yang mengarah ke solusi . Tiap simpul dalam menyatakan keputusan , sedangkan daun menyatakan solusi . Contoh 9

Download Presentation

POHON (lanjutan 2)

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Pohon lanjutan 2

POHON

(lanjutan 2)


Pohon lanjutan 2

11. PohonKeputusan

Pohonkeputusandigunakanuntukmemodelkanpersoalan yang terdiridariserangkaiankeputusan yang mengarahkesolusi.

Tiapsimpuldalammenyatakankeputusan, sedangkandaunmenyatakansolusi.

Contoh 9

Buatpohonkeputusan yang mengurutkantigabuahbilangan yang berbeda a, b, danc.

Penyelesian:


Pohon lanjutan 2

a : b

b > a

a > b

a : c

b : c

c > a

a > c

b > c

c > b

b : c

a : c

b > c

c > b

a > c

c > a

c > a > b

c > b > a

b > c > a

a > c > b

a > c > b

a > b > c


Pohon lanjutan 2

12. KodeAwalan

Kodeawalan (prefix code) adalahhimpunankode, misalnyakodebiner, sedemikian, sehinggatidakadaanggotahimpunan yang merupakanawalandarianggota yang lain.

Contoh:

Himpunan {000, 001, 01, 10, 11} adalahkodeawalan.

Tetapi {1, 00, 01, 000, 0001} bukankodeawalan, sebab 00 adalahprefixdari 0001.

PohonBinerKodeAwalan

Pohonbineruntukkodeawalandiberi label yang samauntuksisitertentu. Jikakitamenentukanbahwasisikiridiberi label ‘0’, makakitaharuskonsistenmengikutiketentuantersebut.


Pohon lanjutan 2

Artinyapadasisikananpohonbiner, kitamemasang label ‘1’.

Kodeawalanditunjukkanolehbarisansisi-sisi yang dilaluiolehlintasanmulaidariakarsampaikedaun.

Kode yang didapatditulispadadaun, seperti yang ditunjukkanpadagambarberikut.

0

1

1

0

0

1

11

10

01

0

1

Pohonbinerdarikode

prefix {000,001, 01, 10, 11}

000

001


Pohon lanjutan 2

13. Kode Huffman

Dalamkomunikasi data, pesan (massage) yang dikirimseringkaliukurannyasangatbesarsehinggawaktupengirimanmenjadi lama. Begitujugadalamhalpenyimpanan data, arsip (file) yang berukuranbesarmemakanruangpenyimpanan yang besar.

Untukmengatasihalinidilakukanpengkodeanpesanatauisiarsipsesingkatmungkin, sehinggawaktupengirimanrelatifsingkatdanruangpenyimpanan yang dibutuhkanjugasedikit.

Teknikpengkodeandilakukandgncarapemampatan (compression) data. Pemampatan data dilakukandenganmengkodekansetiapkarakterdidalampesanataudidalamarsipdengankode yang lebihpendek.


Pohon lanjutan 2

Sistemkode yang banyakdigunakanadalahkode ASCII. Dengankode ASCII, setiapkarakterdikodekandalam 8 bit biner.

Tabelberikutadalahcontohkode ASCII untukbeberapakarakter.


Pohon lanjutan 2

Denganmengikutiketentuanpengkodeandiatas, string ‘ABACCDA’ direpresentasikanmenjadirangkaian bit:

01000001010000100100000101000011010000110100010001000001

Dengansistempengkodean ASCII, representasi 7 hurufmembutuhkan 7 x 8 = 56 bit (7 byte)

Untukmeminimumkanjumlah bit yang dibutuhkan, panjangkodeuntuksetiapkaraktersedapatmungkindiperpendek, terutamauntukkarakter yang kekerapan (frequency) kemunculannyabesar. Pemikiransepertiinilah yang mendasarimunculnyakode Huffman.

Padapesan ‘ABACCDA’ kekerapankemunculan A = 3, kekerapan B = 1, kekerapan C = 2, kekerapan D = 1.

Selanjutnyadiringkaskanpadatabelberikut.


Pohon lanjutan 2

Tabelkekerapandankode Huffman untukstring ‘ABACCDA’

Untukmendapatkankode Huffman, mula-mula

hitungtingkatkekerapanmasing-masingsimboldi

dalamteks. Selanjutnyabentukpohonbiner, yang

selanjutnyadinamakapohon Huffman, sebagai

berikut:


Pohon lanjutan 2

Pilihduasimboldenganpeluang

(probability) paling kecil. Kedua

simboltsb, termasukpeluangnya,

digabungmenjadisimpul

orangtuadari B dan D

2. Selanjutnyapilihduasimbol lain

dgnpeluangterkecil, termasuk

simbol yang baruterbentuk.

3. Lanjutkansampaiseluruhsimbol

tercakup

0

1

D,1/7

B,1/7

1

0

BD,2/7

ACBD,7/7

CBD,4/7

C,2/7

A,3/7

0

1

0

110

10

111


Pohon lanjutan 2

Denganmenggunakankode Huffman, pesan ‘ABACCDA’ direpresentasikanmenjadirangkaian bit:

0110010101110

Jadidenganmenggunakankode Huffman, jumlah bit yang dibutuhkanuntuk string ‘ABACCDA’ hanya 13 bit.

Simbol-simbol yang seringmunculdidalamstringdirepresentasikandengankode yang lebihpendekdaripadakodeuntuksimbol yang jarangmuncul.

Kodesetiapsimboltidakbolehmerupakanawalandarikodesimbol yang lain, sebabakanmenimbulkankeraguan (ambigou) dalamprosespemulihan (decoding).


Pohon lanjutan 2

Contoh 10.

Tentukanpohon Huffman daritabelberikut.


Pohon lanjutan 2

IHFBDEGCA, 91/91

1

IHFBD, 38/91

0

EGCA, 53/91

GC, 13/91

HFB, 11/91

GCA, 28/91

D,12/91

A,15/91

E,25/91

0

1

0

1

HFBD, 23/91

G,6/91

B,6/91

F,4/91

H,1/91

I,15/91

C,7/91

0

0

1

1

HF, 5/91

0

0

1

1

0

1


Pohon lanjutan 2

111

0101

1101

011

10

01001

1100

01000

00


Pohon lanjutan 2

14. Traversal PohonBiner

Operasidasar yang seringdilakukanpadapohonbineradalahmengunjungi (traversal) setiapsimpultepatsatu kali.

MisalTadalahpohonbiner, akarnyaadalahR, upapohonkiriadalahT1, danupapohonkananadalahT2.

Adatigamacamcaramengunjungisimpul-simpuldidalampohonbiner T.

1. Preorder

(i)KunjungiR

(ii) KunjungiT1secarapreorder

(iii) KunjungiT2secarapreorder


Pohon lanjutan 2

2. Inorder

(i)KunjungiT1 secarainorder

(ii) KunjungiR

(iii) KunjungiT2secarainorder

3. Postorder

(i)KunjungiT1 secarapostorder

(ii) KunjungiT2secarapostorder

(iii) KunjungiR

Contoh 10

Tentukanhasilkunjungan preorder, inorder, danpostorderdaripohonbinerberikut!


Pohon lanjutan 2

A

preorder :

A, B, D, E, H, C, F, G, I, J

postorder :

D, H, E, B, F, I, J, G, C, A

inorder :

D, B, H, E, A, F, C, I, G, J

B

C

E

F

G

D

H

I

J


Pohon lanjutan 2

Contoh 11

Tentukanhasilkunjungan preorder, inorder, danpostorderdaripohonbinerberikut!

*

preorder :

* + a / b c – d * e f

postorder :

a b c / + d e f * - *

inorder :

a + b / c * d – e * f

-

+

d

*

/

a

b

e

c

f


  • Login