slide1
Download
Skip this Video
Download Presentation
Puji Kartini 105 06 085

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 24

Puji Kartini 105 06 085 - PowerPoint PPT Presentation


  • 175 Views
  • Uploaded on

Pengaruh Kalsinasi Obsidian terhadap Kapasitas Adsorpsi nya pada Oily Water yang Tercemar Minyak Lumas. Puji Kartini 105 06 085. Pendahuluan.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about ' Puji Kartini 105 06 085' - ronni


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
slide1

Pengaruh Kalsinasi ObsidianterhadapKapasitas Adsorpsinya pada Oily Water yang Tercemar Minyak Lumas

Puji Kartini

105 06 085

pendahuluan
Pendahuluan

Oily Water : air yang mengandung minyak dengan kadar garam yang tinggi juga campuran senyawa organik dan anorganik yang sangat kompleks, komposisinya bervariasi sesuai dengan kandungan senyawa organik dan anorganik pada minyak.

obsidian
Obsidian

Obsidian terbentuk secara alami menjadi gelas atau kaca volkanik dari batuan beku gunung berapi.

Batuan beku ini dihasilkan ketika aliran lahar tertekan karena pendingan volkano yang sangat cepat sehingga tidak terbentuk pertumbuhan kristal dan menjadikan obsidian memiliki struktur yang amorf.

Obsidian dapat mengembang 4-10 kali volume semula.

latar belakang
Latar Belakang
  • Pencemaran lingkungan
  • Oily water, misal air yang berasal dari minyak lumas sebagai material utama
  • Pengolahan oily water dengan pasir aktif (efektif) dapat digunakan berulang kali, akan tetapi kemampuan pasir tidak sama, hanya di daerah tertentu saja (misal : Bangka). Harus ada yang menggantikan, sekalian yang mudah diperoleh di alam.
tujuan
Tujuan

Tujuan penelitian ini lebih diarahkan pada tiga hal

  • Mendapatkan silika aktif yang berasal dari obsidian.
  • Mempelajari sifat obsidian.
  • Mempelajari kapasitas adsorpsi obsidian asal dan yang telah dikalsinasi.
slide6

Metode

  • Hasil dan Pembahasan
  • Kesimpulan
karakterisasi
Karakterisasi

Ditentukan :

  • Kandungan senyawa oksida (XRF)
  • Kristalinitas (XRD)
  • Kandungan mineral (FTIR)
  • Kandungan senyawa yang hilang selama pemanasan (TGA)
  • Berat jenis obsidian dan minyak lumas
  • Kapasitas adsorpsi obsidian terhadap minyak lumas
pembuatan oily water
Pembuatan Oily Water

Minyak Lumas

  • Ditimbang 0,7 gram
  • Dimasukkan ke dalam blender
  • Diisi air 1 L
  • Dikocok kuat sampai terbentuk oily water

Oily Water

penentuan kapasitas adsorpsi
Penentuan Kapasitas Adsorpsi

Pembuatan Larutan Standar

Sampel

Obsidian

Minyak Lumas

  • Ditimbang 0,5 gram (10)
  • Dimasukkan ke dalam oily water (Vol 10,20,30,40,50)
  • Dikocok berkala selama dua hari
  • Diukur hamburan dengan UV-Vis
  • Ditimbang 0,1 gram
  • Dimasukkan ke labu takar 100 mL
  • Dikocok kuat
  • Dibuat oily water standar 10, 20, 40, 50, 60, 80,100 ppm
  • Diukur hamburan dengan UV-Vis

Oily Water standar

Tentukan Kapasitas Adsorpsi

hasil karakterisasi obsidian
Hasil karakterisasi Obsidian
  • Berat Jenis Obsidian

 = m obsidian/ V

Obsidian asal

Obsidian terkalsinasi

  • Berat Jenis Minyak Lumas

 minyak lumas = 0,8812 g/mL

slide11

XRD

Obsidian Asal

Obsidian yang dikalsinasi

slide12
TGA
  • Terjadi penurunan pada suhu 100 C hal ini terjadi karena air mulai menguap kemudian stabil sampai suhu 250 C.
  • Dari suhu 250 – 800 C terjadi penurunan grafik yang cukup signifikan.
slide13
XRF

Obsidian Asal

Obsidian yang telah dikalsinasi

slide14
FTIR

Obsidian Asal

H2O

Al2O3

SiO2

Al(OH)3

slide15
FTIR

Obsidian Yang Dikalsinasi

slide16
FTIR

Oily Water

-CH2-

-CH3

-CH3

baku mutu limbah cair bagi pengilangan minyak bumi
Baku Mutu Limbah Cair Bagi Pengilangan Minyak Bumi

KepMen Lingkungan Hidup No. 42/1996

kapasitas adsorpsi obsidian asal
Kapasitas Adsorpsi Obsidian Asal
  • Oily Water dengan Obsidian Asal
  • Konsentrasi oily water awal (C0 = 25,80 ppm)
kapasitas adsorpsi obsidian asal1
Kapasitas Adsorpsi Obsidian Asal

Kapasitas adsorpsi obsidian yang dikalsinasi terhadap oily water :

Kapasitas adsorpsi = (C x V)oilywater/ massa obsidian

= 16 ppm x 0,04 mL / 0,5 g

= 1,28 mg/g

kapasitas adsorpsi obsidian yang dikalsinasi
Kapasitas Adsorpsi Obsidian yang Dikalsinasi
  • Oily Water dengan Obsidian yang dikalsinasi
  • Konsentrasi oily water awal (C0 = 25,80 ppm)
kapasitas adsorpsi obsidian yang dikalsinasi1
Kapasitas Adsorpsi Obsidian yang Dikalsinasi

Kapasitas adsorpsi obsidian yang dikalsinasi terhadap oily water :

Kapasitas adsorpsi = (C x V)oilywater / massa obsidian

= 25,794 ppm x 0,04 mL / 0,5 g

= 2,06 mg/g

kesimpulan
Kesimpulan
  • Obsidian merupakan material yang amorf dan berpori
  • Obsidian dapat digunakan sebagai adsorben minyak lumas
  • Kandungan silika obsidian asal dan yang terkalsinasi masing-masing 72,1% dan 76,27%
  • Kapasitas adsorpsi obsidian asal 1,28 mg/g dan obsidian yang dikalsinasi 2,06 mg/g
ad