Agriculture and industry ekonomi pembangunan
Download
1 / 8

Agriculture and Industry Ekonomi Pembangunan - PowerPoint PPT Presentation


  • 74 Views
  • Uploaded on

Agriculture and Industry Ekonomi Pembangunan. Oleh : kelompok 6 Murti Wulan Daru 110231100041 Rahadian Bagus P. 1102311000 Selvi Oktaviana 1102311000. DAMPAK PERTANIAN SUBSISTEN TERHADAP KETERSEDIAN PANGAN di DESA BURNEH-BANGKALAN. BAB I PENDAHULUAN I. Latar Belakang

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about ' Agriculture and Industry Ekonomi Pembangunan' - rhiannon-briallen


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
Agriculture and industry ekonomi pembangunan

Agriculture and IndustryEkonomi Pembangunan

Oleh : kelompok 6

MurtiWulanDaru 110231100041

RahadianBagus P. 1102311000

SelviOktaviana 1102311000


Dampak pertanian subsisten terhadap ketersedian pangan di desa burneh bangkalan

DAMPAK PERTANIAN SUBSISTEN TERHADAP KETERSEDIAN PANGAN di DESA BURNEH-BANGKALAN

BAB I

PENDAHULUAN

I. LatarBelakang

Pertanianmerupakanusaha yang sangattergantungpadaalam. Meskidapatdirekayasadenganteknologinamumsebagianbesaralammasihmenjadiganjalanutamapengembangansektorpertanian. Iklimdanlahanmerupakankomponenutama yang mempengaruhikeberhasilanusahatani. Kelestarianalammerupakanupaya yang harusdilakukanpetani agar usahataninyaberhasildanberkelanjutan.

Penyempitanlahanpertaniandidesaburnehkabupatenbangkalan, akibatdarialihfungsilahan yang dulunyaadalah areal persawahan yang sangatluas, sekarangtelahbanyak yang dijadikanruko, rumahmakan, dantaksedikit pula yang menjadi areal pemukimanwarga. SemenjakadanyajemabatanSuramadudesaburnehinimenjadipotensialdaerahbisnis yang sangatstrategis. Selainituledakanjumlahpenduduk yang membutuhkanpanganbaikdaerahpedesaandandaerahperkotaan, sejalandenganClifordGeertz yang menyatakanadanyainvolusidisektorpertaniankarenaantaraperkembanganpenduduk (jumlahkeluarga) tidaksebandingdengankepemilikanlahan yang jugaproduktivitasnyasangatrendah, angkatankerja yang membengkak, produktivitaslahanmenurundrastis, danmelambungnyahargapupukdanpestisida. Membuatpetanikewalahanmenghadapinya.


II. DESA BURNEH-BANGKALANRumusanMasalahBagaimanadampakpertaniansubsistenterhadapketersedianpanganyaituberaspadamasyarakat yang bekerjadisektornonpertaniandidesaBurneh-Bangkalan?

BAB II

KAJIAN PUSTAKA

I. PertanianSubsisten

Pertanianadalahkegiatanpemanfaatansumberdayahayati yang dilakukanmanusiauntukmenghasilkanbahanpangan, bahanbakuindustri, atausumberenergi, sertauntukmengelolalingkunganhidupnya. Pengertianpetanisubsisten yang telahdisepakatipada seminar petanikecildi Jakarta padatahun 1979 (BPLPP, 1979), adalah:

1. Petaniyang pendapatannyarendah, yaitukurangdarisetara 240 kg

berasperkapitapertahun.

2. Petani yang memilikilahansempit, yaitulebihkecildari 0,25 hektar

3. Petani yang kekurangan modal danmemilikitabungan yang terbatas.

4. Petani yang memilikipengetahuanterbatasdankurangdinamis.

Pertaniansubsistensecararincidapatdiartikansebagaisuatuusahabercocoktanam yang mengolahsuatulahansecaramandiridanmengkonsumsihasilpertaniansecaraindividuataukelompokjuga. Di dalamsistempertaniansubsisten, pelaku yang mengolahlahanadalahindividuataupunanggotakeluarga, danhasilpertaniannyatidakdiperjualbelikanataudengankata lain hanyadikonsumsiolehkeluargaitusendiri.


Ii dasar teori
II. DESA BURNEH-BANGKALANDasarTeori

Teoriklasikmenyatakanbahwajumlahhasil yang dijualkepasarolehrumahtanggapetaniakantergantungpadatingkathargaproduk, yaitusemakintinggihargaprodukmakaakansemakinbesarjumlahproduk yang dijual. Namun, untukprodukkomoditassubsisteninipertimbanganhargaproduktersebutbukansatu-satunyapertimbanganpetaniuntukmemutuskanbesaranjumlahbarang yang dijualkepasartetapimasihakanmempertimbangkan pula hargabarangkebutuhan lain yang tidakdiproduksiolehrumahtanggapetanitersebut.

Boeke, yang menyatakandesa, sebagaipusatprodusenpertanian (pangan), masihsangatgagapberhadapandenganduniaindustri. Karakteristik yang masihtradisionalbaikpadakultur, kehidupansosialekonomi, danpenggunaanteknologisederhanadalamkehidupansehari-hari (bertani) berimplikasipadacorakkematanganmasyarakat yang ada. Pada level ini, sebelumkapitalismemerembesmasukkedesa, Boekeseringmenyebutdesaberswasembadadenganaktivitas internal yang dilaluinya. Hidupdenganharmonis, kebutuhanhidupdipenuhisendiri, aktivitasekonomidilakukanhanyauntukmemenuhikebutuhanhidupbukanakumulasikapitalsepertiduniaindustri, dandesaberdirimandiritanpabanyakintervensikapitaldariluar.


Iii hubungan pertanian dengan pembangunan
III. DESA BURNEH-BANGKALANHubunganPertaniandengan Pembangunan

Perkembangankehidupanmasyarakatpadadasarnyaselalumengarahpadakehidupan yang lebihbaik. Setiaporangdankelompokmasyarakatdituntutuntukmengenbantugastersebutsebagisuatukewajiban. Todaromengemukakanbahwa, pembangunanmerupakankonsep yang tersusundanterencanasecarasistematis yang bertujuanuntukmenciptakansuasanaserta system baru, dan system itulah yang kemudianakanmemberikankondisibagiberkembangnyatatanilaidalamkehidupanmasyarakat.

Sektorpertanianinimerupakansektorpentingdalamperekonomiankebanyakannegaraberkembang. Hal inidapatdilihatpadaperanannyadalammenciptakanpendapatannasional, walaupunbesarperanansektorpertaniandinegaraberkembangpadatarafpermulaanuntukmempercepatpertumbuhanekonomi.

Pertanianmemilikikontribusi yang sangatbesarkepadapembangunan (Lynn, 2003). Kontribusipertaniantersebutadalah:

1. Meningkatkanpersediaanmakanan,

2. Pendapatandariekspor,

3. Pertukarantenagakerjakesektor industry,

4. Pembentukan modal,

5. Kebutuhanakanbarang-barangpabrik


Bab iii metodologi penelitian
BAB III DESA BURNEH-BANGKALANMETODOLOGI PENELITIAN

Metodepenelitiankualitatifdipiliholehpenulissebagaimetodeataucara yang tepatuntukmengumpulkan data danmengembangkan data menjadisebuahkaryatuliskarenametodepenelitianinisangatsesuaidengantema yang diangkatdalamkaryatulisiniyaitu Agriculture dan Industry Selainitu, karenametodepenelitiankualitatifmemilikitujuansalahsatunyaadalahuntukmenggambarkanrealitas yang adadimasyarakat.

I. RancanganPenulisan

Rancangan penulisan adalah kerangka kegiatan sebelum penelitian dilakukan, pada saat penelitian dilakukan, dan setelah penelitian dilakukan.

Tahappersiapan

Tahappelaksanaan

Pelaporan


Ii sampel sumber data
II. DESA BURNEH-BANGKALANSampel / Sumber Data

Sampeldalampenelitiankualitatifdiistilahkandengannarasumber, informan, ataupartisipan. Dalampenelitianini, penulismenggunakanhasilwawancaraatautanyajawabdenganparamasyarakatdesaburnehuntukmendapatinformasidan data. Dan buku-buku yang berkaitandenganpermasalahan yang dibahaspenulissebagaipenunjang.

III. InstrumenPenulisan

Karenapenulismenggunakanmetodepenelitiankualitatifmakainstrumenpenelitian yang digunakanadalahpenelitiitusendiriatau human instrumen yang berfungsimenetapkanfokuspenelitian, memilihinforman, melakukanpengumpulan data, menilaikualitas data, analisis data, menafsirkan data danmenyimpulkanhasiltemuannya. (Sugiyono, 2007:222).


Iv teknik pengumpulan data
IV. DESA BURNEH-BANGKALANTeknikPengumpulan Data

Sebagailangkahstrategisuntukmengumpulkan data, penelitimenggunakanteknik :

1. Wawancaraadalahkegiatantanyajawabdenganbeberapapertanyaanmengenaimasalah yang diteliti, dengannarasumber yang pahambetulmengenaimasalah yang ditelitiyaitumengenaikondisidampakpekerja urban terhadapperekonomianlokaldidesaTruni. Teknikpengumpulan data sepertiinikamipilihkarena data yang didapatlebihkongkrit, keterangan yang diberikanlebihjelas, danlebihlengkap.

2. Observasiadalahkegiatanpenelitimendatangilangsungparakeluargapetani

3. Dokumentasiyang dilakukanolehpenulisadalahdokumentasiberbentuktulisan yang dilakukanpenelitiyaitumengumpulkan data dandokumenberbentuktulisan yang berasaldari media cetakatausumberpustaka.

4. Trianggulasiataupenggabunganteknikyaitupenggabungkanketigateknik yang dipakaiuntukmenghasilkansebuahkesimpulansesuaidenganpembahasan yang dilakukanolehpeneliti.


ad