1 / 15

ANALISIS INDUSTRI

RESUME ANALISIS INDUSTRI

resti24
Download Presentation

ANALISIS INDUSTRI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Analisis industri Manajemen Investasi Disusun oleh: *Restiana Mulyani 20100410063 *Afriani 20100410052

  2. Analisis industri • Analisis industri merupakan salah satu bagian dalam analisis fundamental. Dalam analisis industri, investor mencoba memperbandingkan kinerja dari berbagai industri untuk bisa mengetahui jenis industri apa saja yang memiliki prospek paling menjanjikan ataupun sebaliknya.

  3. Pengertian Industri • Industri ataupun sektor industri telah dikenal luas oleh masyarakat. Tetapi pada dasarnya pengelompokkan industri tidaklah sesederhana seperti yang dibayangkan. Masalah pengelompokkan industri semakin rumit ketika kita berhadapan dengan banyak perusahaan yang mempunyai sekian banyak ragam lini bisnis. • Salahsatu system klasifikasiindustriyang telahdikenaldandigunakansecaraluasadalah sistem Standard industrial Classification(SIC) yang didasarkanpada data sensusdanklasifikasianperusahaanberdasarkanprodukdasar yang dihasilkan.

  4. PENTING`NYA ANALISIS INDUSTRI • Membantu investor untuk mengidentifikasi peluang-peluang investasi dalam industri yang mempunyai karakteristik resiko dan return yang menguntungkan bagi investor. • Beberapapenelitian yang terkaitdengananalisisindustritelahdidokumentasikanolehRellydan Brown (1997) danmenghasilkankesimpulan-kesimpulansepertiberikutini: 1. Studimengenaikinerjatahunanindustri, menunjukanbahwaindustriyang berbedamempunyaitingkat return yang berbedapula. 2. Tingkat return masing- masingindustriberbedadisetiaptahunnya. 3. Tingkat return perusahaan-perusahandisuatuindustriyang sama, terlihatcukupberagam. 4. Tingkat resikoberbagaiindustrijugaberagam. 5. Tingkat resikosuatuindustrirelatifstabilsepanjangwaktu. Analisispentinguntukdilakukanbaikuntukmeminimalkanrisikoataupununtukmengidentifikasiindustriyang mempunyaiprospek yang menguntungkan.

  5. ESTIMASI TINGKAT KEUNTUNGAN INDUSTRI • Denganmenilaidanmenentukan return harapandariindustri, investor akandapatmenentukanpeluanginvestasipadaindustri-industriyang punyaprospekterbaik.Untukmenilaisuatuindustri, adadualangkah yang perludilakukan, yaitupertamamengestimasikanearning per share (EPS) yang diharapkandarisuatuindustri, dankeduamengestimasiprice earning ratio (P/E) yang diharapkanataudisebutjugasebagaiexpected earning multiplierindustri. selanjutnya, jikahasilkeduaestimasitersebutdikalikanmakaakankitaperolehnilaiakhir yang diharapkandarisuatuindustri (expected endingvalue of industri)

  6. Continue... • Denganmengetahuinilaiakhir yang diharapkandarisuatuindustri, selanjutnyaakandapatditentukantingkat return harapandarisuatuindustri. caranyaadalahdenganmembaginilaiakir yang diharapkandarisuatuindustriditambahdeviden yang diharapkandariindustri, selanjutnyadenganmembandingkantingkat return harapandariindustriterhadaptingkat return yang disyaratkanolehinvestor, investor akandapatmenentukanindustrimanasaja yang layakdijadikanpilihaninvestasinya. pilihan investor sebaiknyapadaindustri-industri yang mampumemberikan return harapan yang lebihbesardibandingtingkatreturn yang disyaratkan investor

  7. ESTIMASI EARNING PER SHARE INDUSTRI • Adatigateknik yang dapatdigunakanuntukmengestimasikantingkatpenjualansuatuindustri, yaitudengandaurhidupindustri (industrilife cycle) analisisinput-output,sertahubunganantaraindustridenganekonomisecarakeseluruhan.

  8. 1. Prakiraanpenjualandandaurhidupindustri • Tahapperkembanganindustriumumnyadibagimenjadilima, yaitu : tahappermulaan, pertumbuhan yang cepat, tahapkedewasaan (mature),stabil, dan penurunan.

  9. Prakiraanpenjualandananalisis input-output • Analisisinput-output adalahsuatucaraalternatifuntukmengetahuigambaranprospekpenjualansuatuindustridimasa yang akandatang, dengancaramengidentifikasipemasok(supplier) dankonsumendarisuatuindustri. Kita dapat mengestimasi permintaan konsumen dimasa datang, serta kemampuan pemasok untuk menyediakan barang dan jasa yang diperlukan dalam suatu industri.

  10. Prakiraanpenjualandanhubunganindustridanekonomi • Teknikyang ketigainidilakukandengancaramembandingkantingkatpenjualanindustridengankondisiperekonomiansecarakeseluruhanyang berhubungandenganbarangdanjasa yang diproduksiolehindustritersebut.

  11. Persaingan dan return industri yang diharapkan Limafaktor menurut Porter (1985) yang menentukanintensitaspersaingandalamsuatuindustri, kelima faktor tersebutadalah: • Ancamanadanyapermainanbaru • Dayatawar (bargaining power) pembeli • Persaingandiantarapemain yang ada • Ancamanadanyabarangataujasasubsitusi • Dayatawar (bargaining power) pemasok

  12. Continue... • Persaingan antara perusahaan yang ada dalam industri Persaingan akan semakin meningkat jika terdapat banyak perusahaan yang ukurannya relatif sama bersaing dalam industri tersebut. Disamping itu juga dipengaruhi oleh pertumbuhan industri dan biaya tetap, serta hambatan untuk keluar dari industri tersebut. Ancaman Pemain Baru Bargaining Power Bargaining Power ancaman barang subtitusi Pemain baru potensial Pesaing industri pemasok pembeli Barang subtitusi

  13. Continue... Ancamanpemainbaru • Besarnyaancamanpemainbaruiniakandipengaruhiolehadanyahambatan-hambatanmasuk (barriers to entry) dalamsuatuindustri, sepertitingginyabiayainvestasi, peraturanpemerintah, danhargabarang yang relatifkecildibandingkandenganbiayaproduksi. Ancamanadanyaproduksubstitusi • Jikahargaprodukperusahaanterlalutinggi, konsumenbisaberpindahkeproduksubstitusi yang ditawarkanpasar . Bargaining power pembeli • Bila jumlahkonsumanlebihbanyakdarijumlahindustri-nyamakabargaining power konsumenlebihbanyak. Bargaining power pemasok • Jikajumlahpemasoklebihsedikitdibandingkandenganjumlahindustrinya, makapemasokmemilikibargaining power yang besar.

  14. ESTIMASI EARNING MULTIPLIER INDUSTRI • Teknikuntukmelakukanestimasi earning multiplier industriadadua, yaituanalisismakrodananalisismikro. • Dalam analisis makro, investor mempelajari hubungan antara earning multiplier industri dengan earning multiplier pasar. • Dalam analisis mikro, estimasi earning multiplier industri dilakukan dengan cara mengamati variabel-variabel yang mempengaruhi earning multiplier industri. • Estimasiearning multiplier industridengananalisismikrodilakukandengancaramengestimasitiga variable yang menentukan earning multiplier industri (dividend-payout ratio, tingkat return yang disyaratkandantingkat pertumbuhanearningdandeviden yang diharapkan) danmembandingkanketiga variable tersebutdangan P/E pasar.

  15. .....FINISH.... • THANK FOR YOUR ATTENTION • WASSALAMUALAIKUM WR.WB

More Related