1 / 29

ANIMAL

ANIMAL. CHARACTERISTIC. EUKARIOTIK MULTISELULER TIDAK BERDINDING SEL BERGERAK DAN MENCERNA MAKANAN HETEROTROF DIBAGI 2 PHYLUM INVERTEBRATE (TIDAK BERTULANG BELAKANG) VERTEBRATE (BERTULANG BELAKANG). INVERTEBRATE. TIDAK MEMBENTUK JARINGAN (PARAZOA) MEMBENTUK JARINGAN (EUMETAZOA)

ray-ball
Download Presentation

ANIMAL

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. ANIMAL

  2. CHARACTERISTIC • EUKARIOTIK MULTISELULER • TIDAK BERDINDING SEL • BERGERAK DAN MENCERNA MAKANAN • HETEROTROF • DIBAGI 2 PHYLUM • INVERTEBRATE (TIDAK BERTULANG BELAKANG) • VERTEBRATE (BERTULANG BELAKANG)

  3. INVERTEBRATE • TIDAK MEMBENTUK JARINGAN (PARAZOA) • MEMBENTUK JARINGAN (EUMETAZOA) • TUBUH SIMETRI RADIAL (DORSAL=ATAS DAN VENTRAL=BAWAH) • TUBUH SIMETRI BILATERAL (DORSAL, VENTRAL, ANTERIOR=DEPAN, POSTERIOR=BELAKANG) • DIPLOBLASTIK (LAP.EMBRIONAL EKOTODERM DAN ENDODERM) • TRIPLOBLASTIK (LAP. EMBRIONAL EKTODERM, MESODERM, ENDODERM) • TIDAK BERTULANG BELAKANG

  4. KLASIFIKASI INVERTEBRATA • PORIFERA • COELENTERATA • PLATYHELMINTHES • NEMATHELMINTHES • ANNELIDA • MOLUSCA • ARTHROPODA • ECHINODERMATA

  5. PORIFERA • UKURAN MAKROSKOPIS • BENTUK ASIMETRIS • BELUM MEMILIKI JARINGAN DAN ORGAN (PARAZOA) • TUBUH BERPORI DAN MEMPUNYAI LUBANG KECIL (OSTIUM) TEMPAT MASUKNYA AIR • MEMPUNYAI SALURAN AIR (POROSIT) • LUBANG PENGELUARAN (OSKULUM) • RONGGA TUBUH (SPONGOSOL) • MEMPUNYAI FLAGELLUM (KOANOSIT) • HETEROTROF (MAKAN BAKTERI DAN PLANKTON) • HABITAT DI LAUT DAN ADA BEBERAPA DI AIR TAWAR • REPRODUKSI VEGETATIF (ASEX) PEMBENTUKAN TUNAS DAN GEMMULE (TUNAS INTERNAL) • REPRODUKSI GENERATIF (SEX) PEMBENTUKAN SPERMA DAN OVUM OLEH KOANOSIT. SEBAGIAN BESAR HERMAPRODIT)

  6. PICTURE OF PORIFERA

  7. KLASIFIKASI PORIFERA DASAR : BAHAN PENYUSUN RANGKA (SPIKULA) • HEXACTINELLIDA (HYALOSPONGIAE) • DEMOSPONGIAE • CALCAREA

  8. HEXACTINELLIDA • SPIKULA TERSUSUN OLEH SILIKA • UJUNG SPIKULA BERJUMLAH 6 • BENTUK MANGKUK • SALURAN AIR TIPE SIKONOID (OSTIUM DIHUB. DGN SAL. BERCAB. KE SPONGOSOL) • HIDUP SOLITER DI LAUT 200 – 100 M EUPLECTELLA

  9. DEMOSPONGIAE SPONGIA • SPIKULA TERSUSUN OLEH SERABUT SPONGIN • BENTUK TIDAK BERATURAN BERCABANG • SALURAN AIR TIPE LEUKONOID (SAL. AIR BECABANG-CABANG DGN BANYAK RONGGA KECIL) • TUBUH BERWARNA CERAH (PELINDUNG SINAR MATAHARI) • HIDUP DI LAUT DANGKAL DAN AIR TAWAR

  10. CALCAREA • RANGKA BERKAPUR DARI KALSIUM KARBONAT (CaCO3) • BERWARNA PUCAT • BENTUK VAS, DOMPET, KENDI • SAL. AIR TIPE ASKONOID (OSTIUM DIHUB. LANGSUNG KE SPONGOSOL), SIKONOID ATAU LEUKONOID • HIDUP DI LAUT DANGKAL EX. SYCON

  11. PERAN PORIFERA SPONGIA DAN HIPPOSPONGIA SEBAGAI SPONS MANDI DAN ALAT GOSOK ZAT KIMIA YG DIKELUARKAN OBAT KANKER

  12. COELENTERATA

  13. CIRI UMUM COLENTERATA • BERONGGA YANG BERFUNGSI SEBAGAI ALAT PENCERNAAN (gastrovaskuler) • MEMPUNYAI SEL PENYENGAT • MEMBENTUK JARINGAN DAN DIKOORDINASI OLEH SISTEM SYARAF • SEL DIPLOBLATIK : 2 LAPISAN SEL (EPIDERMIS =LUAR DAN ENDODERMIS=DALAM) • SITEM PERNAPASAN DENGAN SIFONOGLIFA

  14. UKURAN DAN BENTUK TUBUH • UKURAN : Panjang milimeter (Ex.Hydra) Panjang 2 m (Ex. Cyanea) • BENTUK TUBUH : Medusa (Lonceng) Polip (Tabung) Medusa tidak punya kaki (mulut ventral) Polip punya kaki, tubuh dan mulut (mulut dorsal) MEDUSA DAN POLIP MEMPUNYAI TENTAKEL Tentakel berfungsi menelan dan menangkap mangsa Mulut berfungsi menelan makanan dan mengeluarkan zat sisa

  15. SISTEM PENCERNAAN COELENTERATA DILUMPUHKAN DENGAN KNIDOSIT (SEL PENYENGAT BERACUN DI TENTAKEL) MAKANAN : PLANKTON MULUT MENELAN MAKANAN MASUK KE RONGGA PENCERNAAN (GASTROSOL) TENTAKEL MENGGULUNG MAKANAN MASUK KE MULUT GASTROSOL MENCERNA SECARA ENZIMATIS

  16. SISTEM SARAF • SARAF DIFUS • FUNGSI MENGENDALIKAN GERAKAN • TERDAPAT PADA MESOGLEA (LAP.BUKAN SEL)

  17. REPRODUKSI • ASEKSUAL • SEKSUAL SPERMA + OVUM TUNAS COELENTERATA BENTUK MEDUSA COELENTERATA BENTUK POLIP

  18. KLASIFIKASI COELENTERATA • Hydrozoa • Hidup di air • BENTUK POLIP • DAN MEDUSA • Ex.Hydra, Obelia, Physalia • Anthozoa Mempunyai banyak tentakel berwarna Berbentuk Polip Ex. Tubastrea (karang) Urticina (anemon laut) Turbinaria • Scyphozoa • Bentuk mangkuk • BENTUK MEDUSA • Ex.Cyanea (Ubur-ubur), • Chrysaora

  19. PICTURE OF COLENTERATA ANEMON LAUT HYDRA CYANEA (UBUR-UBUR)

  20. HYDRA LIFE CYCLE

  21. SIKLUS HIDUP UBUR-UBUR A : PLANULA BERAMBUT GETAR (MELEKAT DASAR LAUT) B: SKIFISTOMA POLIP TEROMPET PUNYA MULUT DAN TENTAKEL C : PERTUMBUHAN SKIFISTOMA D : STROBILA YG TUMBUH MENJADI EFIRA LALU TUMBUH MENJADI UBUR-UBUR BARU (MEDUSA)

  22. PERAN COELENTERATA • TERUMBU KARANG : MELINDUNGI PANTAI DARI GELOMBANG LAUT SEHINGGA MENCEGAH ABRASI PANTAI • TERUMBU KARANG : TEMPAT HIDUP IKAN YANG DIKONSUMSI MANUSIA • TERUMBU KARANG : WISATA LAUT

  23. PLATYHELMINTHESCACING PIPIH

  24. PLATYHELMINTHES • Platyhelminthes body having three cell layer (tripoblastik) that is ektoderm, mesoderm and endoderm • Body size from microscopic until macroscopic (length = 20M) • Digestion system consist of mouth, pharynk and intestine (without anus) • Platyhelminthes haven’t blood circulation system • Respiration done in diffusion all body cell (cause flat body shape) • Excretion system aims to control water concentrate in body • Nervous system in the form of tangga tali

  25. SARAF TANGGA TALI PLATYHELMINTHES

  26. HABITAT AND LIVING METHOD • Platyhelminthes having two life that is free living and parasite living • Free living having freshwater, sea and damp place habitat • Parasite living in body tissue cow, pig, water snail and human

  27. PLATYHELMINTHES REPRODUCTION • SEXUAL • ASEXUAL Formed Ovum and Sperma Fragmentation

  28. PLATYHELMINTHESCLASSIFICATION • TURBELLARIA (cacing bersilia) • TREMATODA (cacing hisap) • CESTODA (cacing pita)

  29. TURBELLARIA(CACING RAMBUT GETAR) • Bersilia untuk pergerakan (silia tersusun oleh sel api sehingga pergerakan seperti nyala api) • Bintik mata untuk membedakan gelap dan terang • Aurikel sebagai indera pembau • Farink dijulurkan untuk menangkap mangsa • Protonefridia sebagai sistem ekskresi • Hermaprodite • Aseksual fragmentasi • Ex. Dugesia

More Related