1 / 18

BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR)

BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR). PENGERTIAN BBLR.

ravi
Download Presentation

BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR)

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. BAYI BERAT LAHIR RENDAH(BBLR)

  2. PENGERTIAN BBLR BBLR adalahneonatusdenganberatbadanlahirpadasaatkelahirankurangdari 2500 gram (sampai 2499 gram) tanpamemandangmasakehamilan. Beratlahiradalahberatbayi yang ditimbangdalam 1 jam setelahlahir. Untukkeperluanbidandidesaberatlahirditerimadalam 24 jam pertamasetelahlahir. Beratbadanlahirrendah (BBLR) terdapat 2 penyebabkelahiranbayidenganberatbadankurangdari 2500 gram, yaitukarenaumurkehamilankurangdari 37 minggu, beratbadanlebihrendahdarisemestinya, sekalipunumurkehamilancukupataukombinasikeduanya.

  3. Menurut (Saifuddindkk, 2000) berkaitandenganpenanganandanharapanhidupnyabayiberatlahirrendahdibedakanmenjadi : • Bayiberatlahirrendah (BBLR), beratlahir 1500-2500 gram • Bayiberatlahirsangatrendah (BBLSR), beratlahir <1500> • Bayi baru lahir ekstrem rendah (BBLER), berat lahir <1000>

  4. Epidemiologi Prevalensibayiberatlahirrendah (BBLR) diperkirakan 15% dariseluruhkelahirandiduniadenganbatasan 3,3%-38% danlebihseringterjadidinegara-negaraberkembangatausosio-ekonomirendah. Secarastatistikmenunjukkan 90% kejadian BBLR didapatkandinegaraberkembangdanangkakematiannya 35 kali lebihtinggidibandingpadabayidenganberatlahirlebihdari 2500 gram (4). BBLR termasukfaktorutamadalampeningkatanmortalitas, morbiditasdandisabilitasneonatus, bayidananaksertamemberikandampakjangkapanjangterhadapkehidupannyadimasadepan(1,2). Angkakejadiandi Indonesia sangatbervariasiantarasatudaerahdengandaerah lain, yaituberkisarantara 9%-30%, hasilstudidi 7 daerah multicenter diperolehangka BBLR denganrentang 2.1%-17,2 %. Secaranasionalberdasarkananalisalanjut SDKI, angka BBLR sekitar 7,5 %. Angkainilebihbesardari target BBLR yang ditetapkanpadasasaran program perbaikangizimenuju Indonesia Sehat 2010 yaknimaksimal 7% (2,3).

  5. Etiologi Penyebabterbanyakterjadinya BBLR adalahkelahiranprematur. Faktoribu yang lain adalahumur, paritas, dan lain-lain. Faktorplasentasepertipenyakitvaskuler, kehamilankembar/ganda, sertafaktorjaninjugamerupakanpenyebabterjadinya BBLR .

  6. (1) Faktoribu a. Penyakit Seperti malaria, anaemia, sipilis, infeksi TORCH, dan lain-lain b. Komplikasipadakehamilan. Komplikasi yang tejadipadakehamilanibusepertiperdarahanantepartum, pre-eklamsiaberat, eklamsia, dankelahiran preterm. c. UsiaIbudanparitas Angkakejadian BBLR tertinggiditemukanpadabayi yang dilahirkanolehibu-ibudenganusia <> d. Faktorkebiasaanibu Faktorkebiasaanibujugaberpengaruhsepertiibuperokok, ibupecandualkoholdanibupenggunanarkotika.

  7. (2) FaktorJanin Prematur, hidramion, kehamilankembar/ganda (gemeli), kelainankromosom. (3) FaktorLingkungan Yang dapatberpengaruhantara lain; tempattinggaldidaratantinggi, radiasi, sosio-ekonomidanpaparanzat-zatracun .

  8. KomplikasiKomplikasilangsung yang dapatterjadipadabayiberatlahirrendahantara lain: • Hipotermia • Hipoglikemia • Gangguancairandanelektrolit • Hiperbilirubinemia • Sindromagawatnafas •  Paten duktusarteriosus • Infeksi • Perdarahanintraventrikuler • Apnea of Prematurity •  Anemia

  9. Masalahjangkapanjang yang mungkintimbulpadabayi-bayidenganberatlahirrendah (BBLR) antara lain : • Gangguanperkembangan • Gangguanpertumbuhan • Gangguanpenglihatan (Retinopati) • Gangguanpendengaran • Penyakitparukronis • Kenaikanangkakesakitandanseringmasukrumahsakit • Kenaikanfrekuensikelainanbawaan

  10.  Diagnosis Menegakkan diagnosis BBLR adalahdenganmengukurberatlahirbayidalamjangkawaktu <> dapatdiketahuidengandilakukananamesis, pemeriksaanfisikdanpemeriksaanpenunjang

  11. AnamnesisRiwayat yang perluditanyakanpadaibudalamanamesisuntukmenegakkanmencarietiologidanfaktor-faktor yang berpengaruhterhadapterjadinya BBLR • Umuribu • Riwayatharipertamahaidterakir • Riwayatpersalinansebelumnya • Paritas, jarakkelahiransebelumnya • Kenaikanberatbadanselamahamil • Aktivitas • Penyakit yang dideritaselamahamil • Obat-obatan yang diminumselamahamil

  12. PemeriksaanFisikYang dapatdijumpaisaatpemeriksaanfisikpadabayi BBLR antara lain : • Beratbadan <> • Tanda-tandaprematuritas (padabayikurangbulan) • Tandabayicukupbulanataulebihbulan (bilabayikeciluntukmasakehamilan).

  13. Pemeriksaanpenunjang • Pemeriksaanskorballard • Teskocok (shake test), dianjuruntukbayikurangbulan • Darahrutin, glukosadarah, kalauperludantersediafasilitasdiperiksakadarelektrolitdananalisa gas darah. • Foto dada ataupunbabygramdiperlukanpadabayibarulahirdenganumurkehamilankurangbulandimulaipadaumur 8 jam ataudidapat/diperkirakanakanterjadisindromgawatnafas. •  USG kepalaterutamapadabayidenganumurkehamilan <>

  14. Penatalaksanaan/ terapi1 MedikamentosaPemberian vitamin K1 • Injeksi 1 mg IM sekalipemberian, atau •  Per oral 2 mg sekalipemberianatau 1 mg 3 kali pemberian (saatlahir, umur 3-10 hari, danumur 4-6 minggu)

  15. Diatetik • Apabilabayimendapat ASI, pastikanbayimenerimajumlah yang cukupdengancaraapapun, perhatikancarapemberian ASI dannilaikemampuanbayimenghisap paling kurangseharisekali. • Apabilabayisudahtidakmendapatkancairan IV danberatnyanaik 20 g/hariselama 3 hariberturut-turut, timbangbayi 2 kali seminggu.

  16. Suportif( mempertahankansuhutubuh normal ) • Gunakansalahsatucaramenghangatkandanmempertahankansuhutubuhbayi, sepertikontakkulitkekulit, kangaroo mother care, pemancarpanas, inkubatoratauruanganhangat yang tersediaditempatfasilitaskesehatansetempatsesuaipetunjuk. • Janganmemandikanataumenyentuhbayidengantangandingin • Ukursuhutubuhdenganberkala • Yang jugaharusdiperhatikanuntukpenatalaksanaansuportifiniadalah : • Jagadanpantaupatensijalannafas • Pantaukecukupannutrisi, cairandanelektrolit • Bilaterjadipenyulit, harusdikoreksidengansegera (contoh; hipotermia, kejang, gangguannafas, hiperbilirubinemia) • Berikandukunganemosionalpadaibudananggotakeluargalainnya • Anjurkanibuuntuktetapbersamabayi. Bilatidakmemungkinkan, biarkanibuberkunjungsetiapsaatdansiapkankamaruntukmenyusui.

  17. Pencegahan • Meningkatkanpemeriksaankehamilansecaraberkala minimal 4 kali selamakurunkehamilandandimulaisejakumurkehamilanmuda. Ibuhamil yang didugaberisiko, terutamafaktorrisiko yang mengarahmelahirkanbayi BBLR haruscepatdilaporkan, dipantaudandirujukpadainstitusipelayanankesehatan yang lebihmampu • Penyuluhankesehatantentangpertumbuhandanperkembanganjanindalamrahim, tandatandabahayaselamakehamilandanperawatandiriselamakehamilan agar merekadapatmenjagakesehatannyadanjanin yang dikandungdenganbaik • Hendaknyaibudapatmerencanakanpersalinannyapadakurunumurreproduksisehat (20-34 tahun) • Perludukungansektor lain yang terkaituntukturutberperandalammeningkatkanpendidikanibudan status ekonomikeluarga agar merekadapatmeningkatkanaksesterhadappemanfaatanpelayanan antenatal dan status giziibuselamahamil

  18. TERIMA KASIH

More Related