Kecerdasan buatan
Download
1 / 24

KECERDASAN BUATAN - PowerPoint PPT Presentation


  • 174 Views
  • Uploaded on

KECERDASAN BUATAN. (3 SKS Teori). PENILAIAN. UAS 40 % UTS 30 % TUGAS 15 % QUIZ 15 % KEHADIRAN MINIMAL 80%. Dian Hermawan KM 085716376208 TI11B Yuki 083876610326 TI11A Rizki 085314434672 TI11D. DAFTAR PUSTAKA.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about ' KECERDASAN BUATAN' - ramya


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
Kecerdasan buatan

KECERDASAN BUATAN

(3 SKS Teori)


Penilaian
PENILAIAN

  • UAS 40 %

  • UTS 30 %

  • TUGAS 15 %

  • QUIZ 15 %

  • KEHADIRAN MINIMAL 80%


  • Dian Hermawan KM 085716376208 TI11B

  • Yuki 083876610326 TI11A

  • Rizki 085314434672 TI11D


Daftar pustaka
DAFTAR PUSTAKA

  • Louis E. Frenzel, Jr., Crash Course in Artificial Intelligence and Expert System, Howard W. Sams & Co., Indianapolis, USA.

  • Rich, Elaine and Knight, Kevin. 1991. Artificial Intelligence. Mc-Graw Hill Book Co. New York.

  • Michalewicz, Zbigniew. 1996. Genetic Algorithms + Data Structures = Evolution Programs. Springler Verlag.

  • Suparman, Mengenal Artificial Intelligence, Penerbit Andi Offset Yogyakarta, Edisi pertama, 1991.

  • Sandi Setiawan, Artificial Intelligence, Penerbit Andi Offset Yogyakarta, Edisi pertama, 1993.

  • Kusumadewi, Sri. 2003. Artificial Intelligence, TeknikdanAplikasinya. Yogyakarta: GrahaIlmu.

  • Uung Ungkawa, Bahasa Pemrograman Logika Turbo Prolog, Penerbit Andi Offset Yogyakarta, Edisi pertama 1992.

  • Tjendry Harianto, Bahasa Turbo Prolog, Penerbit Andi Offset Yogyakarta, Edisi pertama 1992.

  • Tavri Deviyan, Pemrograman Deklaratif dengan Turbo Prolog 2.0, Elex-Media Komputindo, Jakarta.

  • Prolog Tutorial by A. Aaby, http://cs.wwc.edu/KU/PR/Prolog.html


Silabus mata kuliah
SILABUS MATA KULIAH

  • Pendahuluan

  • Pengertian Kecerdasan Buatan

  • Komputasi Kecerdasan Buatan

  • Arsitektur dan Lingkungan Sistem Kecerdasan Buatan

  • Representasi Pengetahuan

  • Problema dan Pendekatan Penyelesaian Masalah

  • Sistem Pakar (Expert System)

  • Sistem Samar (Fuzzy System)

  • Jaringan Syaraf Tiruan (Neural Network)

  • Algoritma Genetik (Genetic Algorithm)

  • Pemrograman Kecerdasan Buatan


Tujuan perkuliahan
TUJUAN PERKULIAHAN

  • Mempelajari pengertian dan konsep kecerdasan buatan (artificial intelligence) berikut bidang-bidang kecerdasan buatan, seperti:

  • sistem pakar (expert system),

  • robotic, logika samar (fuzzy logic), dan jaringan syaraf tiruan (neural network). Diakhiri dengan pembahasan mengenai soft computing,kemudian menerapkannya dalam berbagai bidang disiplin ilmu dengan membentuk pemrograman yang spesifik menggunakan bahasa pemrograman logika.


Pendahuluan
PENDAHULUAN

  • Musim panas tahun 1956 sekelompok pakar komputer, pakar dan peneliti dari disiplin ilmu lain dari berbagai akademi, industri serta berbagai kalangan berkumpul di Dartmouth College untuk membahas potensi komputer dalam rangka menirukan atau mensimulasi kepandaian manusia.

  • Beberapa ilmuwan yang terlibat adalah Allen Newel, Herbert Simon, Marvin Miskey, Oliver Selfridge, dan John McCarthy

  • Menjelang akhir tahun 1970-an dan awal tahun 1980-an, mulai dikembangkan secara penuh dan hasilnya secara berangsur-angsur mulai dipasarkan



Revolusi pengolahan data oleh komputer1
Revolusi Pengolahan Data oleh Komputer

  • Teknik yang membuat komputer mampu mengolah pengetahuan ini dinamakan teknik kecerdasan buatan (artificial intelligence technique).

  • Dengan pendekatan ini manusia mencoba membuat komputer dapat berpikir seperti cara yang dipakai manusia dalam memecahkan masalah.


Apakah komputer dapat berpikir
Apakah Komputer Dapat Berpikir ?

  • Terdapat beberapa tingkat kecerdasan seperti yang diilustrasikan oleh gambar berikut


Beberapa pertanyaan seputar kecerdasan buatan yang diterapkan pada komputer
Beberapa pertanyaan seputar Kecerdasan Buatan yang diterapkan pada komputer

  • Dengan diterapkannya Kecerdasan Buatan, apakah kemudian komputer menjadi lebih pintar?

  • Apakah benar, komputer sekarang mempunyai kecerdasan seperti yang dimiliki manusia dalam melaksanakan tugasnya?

  • Apabila kecepatan dan kemudahan serta peningkatan produktivitas kerja dan kemampuannya melakukan pekerjaan dengan baik sudah tercapai?

  • Apakah dengan demikian komputer itu sudah bisa dikatakan mempunyai tingkat kecerdasan tertentu?

  • Bagaimana kita bisa menyatakan bahwa komputer itu memiliki kecerdasan?

  • Kriteria apakah yang bisa digunakan untuk sampai pada kesimpulan itu?


Faktor pendorong perkembangan kecerdasan buatan
Faktor Pendorong Perkembangan Kecerdasan Buatan diterapkan pada komputer

  • Pesatnya perkembangan teknologi perangkat keras, khususnya processor.

  • Pengembangan perangkat lunak Kecerdasan Buatan.

  • Perkembangan khusus komputer pribadi (Personal Computer / PC) dan komputer jinjing (Laptop).

  • Turut andilnya para investor dalam mendanai penelitian dan pengembangan teknologi Kecerdasan Buatan.


Quo vadis ai
QUO VADIS AI diterapkan pada komputer

  • Masalah utama Kecerdasan Buatan adalah sulitnya merumuskan dan memvisualisasi inteligensia itu sendiri, karena mempunyai arti yang banyak.

  • Hubert Dreyfus – ahli filsafat dari Universitas California di Berkeley – berpendapat bahwa masyarakat sekarang ini sedang dikacaukan oleh pengertian Kecerdasan Buatan yang mengira seolah-olah kegunaannya sangat berlebihan dan tidak mungkin bisa mencapai tujuan.

  • Dreyfus berkata: Kita tidak akan pernah bisa membuat suatu kaidah untuk semua cara kita berfikir, karena hal itu sangat kompleks.


Quo vadis ai1
QUO VADIS AI diterapkan pada komputer

  • Para peneliti yang ahli akan lebih bisa mendekati pada komputer pintar, tapi masih banyak masalah yang harus dijawab. Misalnya, bagaimana kita bisa mencerminkan keterampilan dalam menangani masalah manusia, kemampuan belajar, selera, imajinasi, emosi, kreativitas dan ‘rasa berani’. Untuk menjawab masalah-masalah tersebut di atas, para ahli kembali pada bidang yang berkaitan, seperti: filosofi, psikologi, linguistik dan sains syaraf (neuro science) dan tentu saja sains komputernya itu sendiri. Dengan demikian akan lahir bidang sains kognitif antar disiplin ilmu tersebut.

  • Kita membuat komputer pintar bukan untuk menggantikan manusia tapi hanya sekedar untuk menjadi alat bantu manusia


Soft computing
SOFT COMPUTING diterapkan pada komputer

  • Soft computing menjadi bagian formal dari ilmu komputer sejak awal tahun 1990an

  • Lotfi A. Zadeh (1992)melalui makalah yang disusunya ttg himpunan fuzzy, tahun 1973 ttg analisis proses-proses sistem kompleks dan keputusan, dan laporan th 1979 (makalah th 1981) ttg kemungkinan analisis teori fuzzy dan soft data.


Apakah soft computing itu
Apakah diterapkan pada komputerSoft Computing itu

Soft computing adalah koleksi dari beberapa metodologi yang bertujuan untuk mengeksploitasi adanya toleransi terhadap ketidaktepatan (imprecision), ketidakpastian (uncertainity), kebenaran parsial (partial truth), dan pendekatan untuk mencapai tractability, ketahanan (robustness) dan biaya penyelesaian murah. (Lotfi A. Zadeh, 1992)


Apakah soft computing itu1
Apakah diterapkan pada komputerSoft Computing itu

  • Soft computing merupakan inovasi baru dalam membangun sistem cerdas. Sistem cerdas ini merupakan sistem yang memiliki keahlian seperti manusia pada domain tertentu, mampu beradaptasi dan belajar agar dapat bekerja lebih baik jika terjadi perubahan lingkungan.


Komponen soft computing
Komponen diterapkan pada komputerSoft Computing

  • SC dapat dipandang sebagai suatu komponen dasar untuk medan kemunculan konsepsi kecerdasan:

  • Sistem Fuzzy (Fuzzy System / FS)

  • Jaringan Syaraf (Neural Networks / NN)

  • Penalaran Probabilistik (Probabilistic Reasoning / PR)

  • Evolutionary Computing (EC)

  • Machine Learning (ML)


Komponen soft computing1
Komponen diterapkan pada komputerSoft Computing

  • FS mengakomodasi ketidaktepatan (imprecision),

  • PR mengakomodasi ketidakpastian (uncertainity),

  • NN menggunakan pembelajaran untuk meminimalisir kebenaran parsial (partial truth) dan perkiraan untuk mencapai tractability,

  • EC untuk mencapai optimasi dalam rangka ketahanan (robustness) dan biaya penyelesaian murah


Komponen soft computing2
Komponen diterapkan pada komputerSoft Computing

  • Ke-4 unsur dalam SC (FS, PR, NN, EC) bukan merupakan kompetisi melainkan saling melengkapi. Bahkan dalam kenyataanya, keempatnya digunakan secara sinergis ketimbang digunakan dikerjakan secara sendiri.


Komponen soft computing3
Komponen diterapkan pada komputerSoft Computing

  • Pekerjaan dari teknik-teknik SC mendorong ke arah sistem-sistem yang memiliki MIQ (Machine Intelligence Quotient) tinggi. Dalam ukuran besar, ini adalah MIQ tinggi dari sistem yang mendasarkan pada SC (SC-based system) yang meliputi pertumbuhan cepat dalam jumlah dan macam aplikasi-aplikasi soft computing.




Karakteristik sc
Karakteristik SC diterapkan pada komputer

  • memerlukan keahlian manusia, apabila direpresentasikan dalam bentuk aturan (if_then)

  • Model komputasinya diilhami oleh proses biologis

  • merupakan teknik optimasi baru

  • menggunakan komputasi numeris

  • memiliki toleransi kegagalan (meskipun kualitasnya berangsur-angsur memburuk)


ad