1 / 23

DA GU SI BU

DA GU SI BU. Gerakan Keluarga Sadar Obat PP IAI - 2014. OBAT. MADU atau RACUN ?. Dalam pengobatan, obat dapat digunakan untuk pencegahan, penyembuhan, pemulihan, dan peningkatan kesehatan .

raleigh
Download Presentation

DA GU SI BU

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. DA GU SI BU Gerakan Keluarga Sadar Obat PP IAI - 2014

  2. OBAT . . . . . . MADU atauRACUN ? • Dalam pengobatan, obat dapat digunakan untuk pencegahan, penyembuhan, pemulihan, dan peningkatan kesehatan. • Namun obat adalah senyawa kimia yang dapat bekerja sebagai racun, sehingga obat harus digunakan dalam dosis yang tepat dan dengan cara yang benar.

  3. AGAR TERHINDAR DARI BAHAYA OBAT • Dapatkan Obat Dengan Benar • Gunakan Obat Dengan Benar • Simpan Obat Dengan Benar • Buang Obat Dengan Benar DA GU SI BU

  4. DA Dapatkan Obat Dengan Benar • Obat dapat diperoleh masyarakat dari sarana pelayanan kefarmasian yaitu: • Apotik • Toko obat berijin • Rumah Sakit • Puskesmas dengan memperhatikan ketentuan perundang-undangan . • Pada waktu menerima obat perlu dilakukan: • Pemeriksaan penandaan kemasan obat. • Pemeriksaan kualitas kemasan

  5. Penggolongan Obat • Obat bebas: • Dapat dibeli tanpa resep • Di apotik & toko obat berijin • Psikotropika: • Harus dengan resep • Di apotik • Obat bebas terbatas: • Dapat dibeli tanpa resep • Di apotik & toko obat berijin • Narkotika: • Hanya dengan resep • Di apotik • Obat keras: • Harus dengan resep • Di apotik K

  6. Penandaan Kemasan Obat • Nama obat dan/atau merek dagang • Nama produsen • Komposisi obat • Tata cara penggunaan • Peringatan/ Efek samping • Batas kadaluarsa • Nomor batch • Penandaan gologan obat • Nomor registrasi obat

  7. Pemeriksaan Kualitas Kemasan • Segel obat: segel obat palsu biasanya tidak rapi. • Keutuhan kemasan: kemasan obat palsu biasanya tidak utuh, rusak, atau bocor • Desain kemasan: desain obat palsu biasanya berbeda dari produk asli dalam hal warna, gambar, ukuran huruf, dan logo. • Kualitas printing: kualitas printing obat palsu biasanya lebih pudar • Kerapian kemasan: kemasan obat palsu biasanya kurang rapi termasuk dalam memotong dan melipat brosur

  8. GU Gunakan Obat Dengan Benar Sebelum menggunakan obat: • Pastikan obat yang akandigunakansudahbetul. • Pastikanobatmasihbaik. • Baca peringatandalamkemasan. • Pastikanapakahobatbisalangsungdigunakanatauadahaltertentu yang harusdilakukandulua.l. dilarutkan dulu dalam air, • Gunakan obat sesuai ketentuan.

  9. Tanda Peringatan Pada Obat Bebas Terbatas P. No. 1 Awas ! Obat Keras Bacalah aturan pemakaiannya P. No. 2 Awas ! Obat Keras Hanya untuk kumur, jangan ditelan P. No. 3 Awas ! Obat Keras Hanya untuk bagian luar dari badan P. No. 4 Awas ! Obat Keras Hanya untuk dibakar P. No. 5 Awas ! Obat Keras Tidak boleh ditelan P. No. 6 Awas ! Obat Keras Obat wasir, jangan ditelan

  10. Informasi Umum • Bacalah cara penggunaan obat sebelum minum obat dan periksalah tanggal kadaluarsanya. • Gunakan obat sesuai aturan minum obat dalam etiket atau anjuran dalam brosur (obat bebas atau bebas terbatas). • Waktu minum obat sesuai waktu yang dianjurkan. • Pengunaan obat bebas atau bebas terbatas tidak dimaksudkan untuk penggunaan secara terus-menerus. • Hentikan penggunaan obat bila tidak memberikan manfaat. Bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, segera hubungi tenaga kesehatan terdekat.

  11. Informasi Umum (lanjutan) • Sebaiknya tidak melepas etiket dari wadah obat karena pada etiket tercantum cara penggunaan obat dan informasi penting lainnya. • Sebaiknya tidak mencampur berbagai jenis obat dalam satu wadah. • Hindari menggunakan obat orang lain walaupun gejalanya tampak serupa. • Tanyakan kepada apoteker atau petugas kesehatan di poskesdes untuk mendapatkan informasi penggunaan obat yang lebih lengkap.

  12. Informasi Khusus • Obat oral dalam bentuk padat (tablet, kaplet, kapsul, tablet salut) umumnya dapat ditelanutuhdengan bantuan air minum. • Beberapa obat oral padat perlu perlakuan khusus misalnya: • Tablet kunyah: harus dikunyahdulu sebelumditelan • Tablet buih (effervescent): dilarutkan dalam segelas air • Tablet hisap : diletakkan di rongga mulut dan dihisap • Tablet sublingual: ditaruh di bawah lidah dan tidak untuk ditelan • Obat oral dalam bentuk cair (sirup) dikocok dahulu sebelum diminum.

  13. Informasi Khusus (lanjutan) • Takaran obat minum (sirup): • 1 (satu) sendok takar artinya obat dituang ke sendok takar sampai garis menunjukkan volume 5 ml • ½ (setengah sendok takar artinya obat dituang ke sendok takar sampai garis yang menunjukkan volume 2,5 ml • Beberapa obat dalam bentuk cair hanya untuk penggunaan di luar tubuh (tidak untuk ditelan), seperti: • Cairan tetes hidung, tetes mata, tetes telinga • Cairan obat kumur • Cairan untukkulit (lotion) • Obat tetes digunakan dengan alat pipet yang tersedia dalam kemasan. Aturan pakai dinyatakan dalam tetes atau ml.

  14. Informasi Khusus (lanjutan) • Beberapa obat digunakan dengan pengaturan tertentu: • Sebelum makan, sesudah makan, atau bersama makan • Obat tidak boleh diminum bersama susu, antasida dll • Selisih waktu minum tertentu: setiap 6 jam atau 8 jam • Beberapa obat perlu petunjuk khusus sesuai bentuk sediaan: • Sediaan untuk mata: tetes mata, salep mata • Sediaan untuk hidung: tetes hidung, obat semprot (inhalasi ) • Sediaan tetes telinga • Sediaan untuk kulit: bedak, salep, krim, lotion • Sediaan suppositoria • Sediaan krim/salap rektal • Sediaan obat vagina

  15. Setelah Menggunakan Obat • Perhatikan: Apakahtimbulgejalakhususmisalnya mengantuk, gatal, perihlambung, pusing dll. Bila ya, segera hubungi tenaga kesehatan terdekat • Kembalikanobatke tempatnya semula.

  16. SI Simpan Obat Dengan Benar • Jauhkanobat darijangkauananak. • Simpan obat dalam kemasan asli dan dalam wadah tertutup rapat. Label jangandilepas karena berisi aturan pemakaian. • Simpan obat di tempat yang sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung atau sesuai petunjuk yang tertera dalam kemasan. • Jangan tinggalkan obat di mobil dalam jangka waktu panjang karena suhu tidak stabil. • Jangan simpan obat yang telah kadaluarsa.

  17. Simpan Obat Dengan Benar (lanjutan) • Obat dalam bentuk cair jangan disimpan dalam lemari pendingin (freezer) agar tidak membeku, kecuali disebutkan pada etiket atau kemasan. • Sediaan suppositoria harus disimpan di lemari es supaya tidak meleleh. • Sediaan aerosol/spray harusdijauhkan dari panas/suhu tinggi karena dapat meledak. • Bila ragu/tidak mengerti, tanyakan kepada apoteker atau tenaga kesehatan terdekat.

  18. BU Buang Obat Dengan Benar • Obat yang harus dibuang adalah: • Obat yang kadaluarsa. • Obat yang rusak. • Kerusakan obat dapat disebabkan oleh: • Udara yang lembab • Sinar matahari • Suhu • Goncangan fisik

  19. Tanda-tanda Obat Rusak • Terjadi perubahan: • Warna, bau, dan/atau rasa • Bentuk: pecah, retak, berlubang, menjadi bubuk • Kapsul/puyer/tablet: lembab, lembek, basah, lengket • Cairan/salep/krim menjadi keruh, mengental, mengendap, memisah, mengeras • Timbul noda, bintik-bintik, gas • Wadah/kemasanrusak • Etikettidakterbaca/sobek

  20. Cara Membuang Obat • Untuk menghindari penyalahgunaan obat rusak/kadaluarsa/ bekas wadah obat: • Botol/ pot plastik: lepaskan etiket dan buka tutup botol/pot terlebih dahulu, baru dibuang ke tempat sampah. • Boks/ dos/ tube: gunting terlebih dahulu, baru dibuang ke tempat sampah. • Obat juga dapat dibuang dengan cara: • Kemasandibuka, lalu dipendamdalam-dalam. • Dibakar,pastikanpembakaranmemusnahkanseluruh obat

  21. KESIMPULAN • Obatmerupakansaranaataukomoditikesehatan yang dapatmemberikanmanfaatapabilacaramendapatkan, caramenggunakan, caramenyimpandancaramembuangdilakukandenganbenar. • Masyarakatbanyak yang belummemahamimasalah terkait obattersebut. • Semuakomponenbangsa, baik organisasi masyarakat, organisasisosial, organisasiprofesi,danjuga masyarakatsendiriharusbersinergiuntukmeningkatkanpemahamanmasyarakat terhadapobat.

  22. Gerakan Keluarga Sadar Obat merupakan upaya bersama untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap obat melalui sosialisasi DA GU SI BU PP IAI 2014

  23. TERIMA KASIH

More Related