1 / 24

Assalamu’alaikum Wr . Wb …

Assalamu’alaikum Wr . Wb …. Kelompok 6 : Novi Yanti Senjaya Noviana Budianty Nurani amalia. TATA BAHASA BAKU BAHASA INDONESIA. KEDUDUKAN BAHASA INDONESIA. Bahasa yang terpenting di kawasan Republik Indonesia Ikrar Sumpah Pemuda Undang-Undang Dasar 1945.

quinto
Download Presentation

Assalamu’alaikum Wr . Wb …

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Assalamu’alaikumWr. Wb… Kelompok 6 : Novi YantiSenjaya NovianaBudianty Nuraniamalia

  2. TATA BAHASABAKU BAHASA INDONESIA

  3. KEDUDUKAN BAHASA INDONESIA Bahasa yang terpentingdikawasanRepublik Indonesia • IkrarSumpahPemuda • Undang-UndangDasar 1945

  4. Pentingtidaknyasuatubahasadilihatdari : • JumlahPenutur • LuasPenyebaran • Peranannya (sebagaisaranailmu, senisastradanpengungkapbudaya)

  5. RAGAM BAHASA • Ragambahasadaerah (logatataudialek) • Ragambahasamenurutpendidikan formal • Ragambahasamenurutsikappenutur • Ragambahasamenurutjenispemakaiannya • Ragambahasamenurutsarananya a. ragamlisan b. ragamtulisan

  6. BAHASA BAKU • Memilikisifatkemantapandinamis yang berupakaidahdanaturan yang tetap • Sifatkecendikaannya • Prosespembakuansampaitarafpenyeragamankaidah

  7. FUNGSI BAHASA BAKU • Fungsipemersatu • Fungsipemberikekhasan • Fungsipembawakewibawaan • Fungsisebagaikerangkaacuan

  8. BAHASA YANG BAIK dan BENAR • Bahasa yang baik • Bahasa yang benar

  9. BEBERAPA PENGERTIAN TENTANG BERBAGAI BUNYI 1. Fonem, Alofon, Grafem 2. GugusdanDiftong 3. Fonotaktik

  10. BeberapaPengertianTentangPembentukanKata • Morfem, Alomorf, dan (Kata) Dasar • Analogi • ProsesMorfofonemik • Afiks, Prefiks, Sufiks, Infiks, danKonfiks • AfiksHomofon • VerbaTransitifdanTaktransitif

  11. BeberapaPengertianMengenaiKalimat • FungsiSintaksis • KategoriSintaksis • PeranSemantik • MacamRagamKalimat a. kalimattunggal b. kalimatmajemuk 5. KalimatMajemukBertingkat

  12. BeberapapengertianMengenaiWacana • Wacana • KohesidanKoherensi • Deiksis • AnaforadanKatafora • KondtruksiEndosentrikdanEksosentris • PengacuandanatauReferensi

  13. Beberapa Pengertian Tentang Bunyi Bahasa • Bunyi yang Dihasilkan oleh Alat Ucap • Vokal dan Konsonan • Diftong • Gugus Konsonan • Fonem dan Grafem • Fonem Segmental dan Suprasegmental • Suku Kata

  14. Bunyi Bahasa dan Tata Bunyi Bahasa Indonesia • Vokal dalam Bahasa Indonesia • Konsonan dalam Bahasa Indonesia • Ciri Suprasegmental dalam Bahasa Indonesia

  15. Vokal dalam Bahasa Indonesia Fonem vokal dalam bahasa Indonesia berjumlah enam, yakni [a], [i], [u], [é], [o], dan [e] (Marsono dalam Novi Resmini, 2006: 33)

  16. Cara Penulisan Vokal Penulisan vokal bahasa Indonesia berkenaan dengan fonem vokal itu sendiri adalah sebagai berikut. • Fonem /a/ ditulis dengan huruf a sehingga fonem selalu ditulis dengan huruf itu. • Fonem /e/ dan /é/ diwakili oleh huruf e. • Fonem /u/ diwakili oleh huruf u • Fonem /i/ diwakili oleh huruf i • Fonem /o/ diwakili oleh huruf o Sedangkan untuk penulisan diftong /ay/, /aw/, dan /oy/ masing-masing ditulis dengan huruf ai, au, dan oi.

  17. Konsonan dalam Bahasa Indonesia Pembentukan konsonan didasarkan pada empat faktor, yakni daerah srtikulasi, cara artikulasi, keadaan pita suara, dan jalan keluarnya udara. Berikut ini klasifikasi konsonan tersebut:

  18. Berdasarkan daerah artikulasi : konsonan bilabial, labio dental, apikodental, apikoalveolar, palatal, velar, glotal, dan laringal; • Berdasarkan cara artikulasi : konsonan hambat, frikatif, getar, lateral, nasal, dan semi-vokal; • Berdasarkan keadaan pita suara : konsonan bersuara dan konsonan tak bersuara; • Berdasarkan jalan keluarnya udara : konsonan oral dan konsonan nasal.

  19. Struktur Suku Kata, Kata, dan Gugus Konsonan Kata dalam bahasa Indonesia terdiri atas satu suku kata atau lebih misalkan ban, bantu, membantu, memperbantukan. Betapapun panjangnya suatu kata, wujud suku yang membentuknya mempunyai struktur dan kaidah pembentukan yang sederhana. Berikut adalah sebelas macam pola suku kata yaitu sebagai berikut.

  20. V a-mal, tu-a • VK ar-ti, ber-il-mu • KV pa-sar, ka-il • KVK pak-sa, pe-san • KVKK teks-til, mo-dern • KVKKK krops • KKV slo­-gan, kon-tra • KKVK trak-tor, kon-trak • KKKV stra-te-gi, stra-ta • KKKVK struk-tur • KKVKK kom-pleks

  21. Pemenggalan Kata Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemenggalan kata. Pemenggalan kata merujuk pada kata sebagai satuan tulisan, sedangkan penyukuan kata berkaitan pada kata sebagai satuan bunyi bahasa. Pemenggalan tidak selau berpedoman pada lafal kata.

  22. Ciri Suprasegmental dalam Bahasa Indonesia • Peranan Ciri Suprasegmental • Intonasi dan Ritme

  23. Peranan Ciri Suprasegmental Fonem vokal dan konsonan merupakan fonem segmental karena dapat diruas-ruas. Fonem tersebut biasanya terwujud bersama-sama dengan ciri suprasegmental seperti tekanan, jangka dan nada. Di samping ketiga ciri itu, pada untaian terdengar pula ciri suprasegmental lain, yakni intonasi dan ritme.

  24. Intonasi dan Ritme Harus dapatlah dibedakan antara pengertian intonasi dan pengertian ritme. Ritme adalah cepat lambatnya untaian tuturan yang ada dalam suatu bahasa. Sedangkan intonasi merupakan urutan pengubahan nada dalam untaian tuturan yang ada dalam suatu bahasa.

More Related