Model model pembelajaran
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 29

MODEL-MODEL PEMBELAJARAN PowerPoint PPT Presentation


  • 287 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

MODEL-MODEL PEMBELAJARAN. Tim Dosen BPF. Pengertian.

Download Presentation

MODEL-MODEL PEMBELAJARAN

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Model model pembelajaran

MODEL-MODEL PEMBELAJARAN

TimDosen BPF


Pengertian

Pengertian

  • Model Pembelajaran dapat didefinisikan sebagai suatu pola mengajar yang menerangkan proses menyebutkan dan menghasilkan situasi lingkungan tertentu yang menyebabkan para siswa berinteraksi dengan cara terjadinya perubahan khusus pada tingkah laku mereka dengan kata lain, penciptaan suatu situasi lingkungan yang memungkinkan terjadinya proses belajar .


Ciri ciri suatu model pembelajaran

Ciri-cirisuatu model pembelajaran:

  • Memilikiprosedurilmiahtertentu(Scientific Procedure)

  • Memilikiperinciandarihasilbelajar(specification of learning outcome)

  • Menyebutkanlingkunganbelajar yang diharapkan(specification of environtment)

  • Kriteriapenampilan(criterion of performance ).

  • Cara-carapelaksanaannya(specification of operation )


Fungsi dan peran model pembelajaran

Fungsi dan peran model pembelajaran

  • Membimbing guru

  • Mengembangkan kurikulum

  • Penentuan bahan ajar

  • Peningkatan kualitas pembelajaran


Kategori model pembelajaran joyce weil calhoun 2000

Kategori Model Pembelajaran(Joyce, Weil, & Calhoun, 2000)


Kelompok model pengolahan informasi informations processing model

Kelompok Model Pengolahan Informasi (Informations Processing Model)

  • Berpikir Induktif (Inductive Thinking)

  • Pencapaian Konsep (Concept Attainment)

  • Memorisasi (Mnemonics)

  • Advance Organizers

  • Saintifik Inkuiri (Scientifics Inquiry)

  • Inquiry training

  • Synectics


Kelompok model pengolahan informasi

Kelompok Model PengolahanInformasi

  • Model pembelajaran yang menitikberatkan pada aktivitas yang terkait dengan kegiatan proses atau pengolahan informasi untuk meningkatkan kapabilitas siswa melalui proses pembelajaran.


Bentuk bentuk model pengolahan informasi

Bentuk-bentuk Model PengolahanInformasi

  • Berpikir Induktif

  • Model pembelajaran ini beranggapan bahwa kemampuan berpikir seseorang tidak dengan sendirinya dapat berkembang dengan baik jika proses pembelajaran dikembangkan tanpa memperhatikan kesesuaiannya dengan kebutuhan berpikir seseorang.


Beberapa strategi berpikir induktif joyce weil dan calhoun 2000

BeberapaStrategiBerpikirInduktif (Joyce, Weil, dan Calhoun, 2000)

  • Strategi pertama: pembentukan konsep; meliputi perhitungan dan pendaftaran.

  • Strategi kedua: Interpretasi data yang meliputi tahap mengidentifikasi hubungan antara data atau nasalah, tahap menemukan hubungan dan tahap membuat inferensi.

  • Strategi ketiga: aplikasi prinsip yang meliputi tahap memprediksi koknsekuensi, menjelaskan fenomena-fenomena dan menguji hipotesis.


B pencapaian konsep

b. Pencapaian Konsep

  • Model pencapaian konsep adalah model pembelajaran yang dirancang untuk menata atau menyusun data sehingga konsep-konsep penting dapat dipelajari secara tepat dan efisien.


Tiga tahapan pokok

Tiga Tahapan Pokok:

  • Tahap I: Presentasi data dan identifikasi konsep, meliputi:

    • Guru mempresentasikan contoh-contoh nama

    • Siswa membandingkan ciri positif dan negatif dari contoh yang dikemukakan

    • Siswa menyimpulkan dan menguji hipotesis

    • Siswa memberikan arti sesuai dengan ciri-ciri essensial


Tahap ii menguji pencapaian konsep yang meliputi beberapa kegiatan

Tahap II: Menguji pencapaian konsep yang meliputi beberapa kegiatan:

  • Siswa mengidentifikasi tambahan contoh yang tidak memiliki nama

  • Guru mengkorfimasikan hipotesis, konsep nama dan definisi sesuai dengan ciri-ciri esensial


Tahap iii menganalisis kemampuan berpikir strategis

Tahap III: Menganalisiskemampuanberpikirstrategis

  • Siswa mendeskripsikan pemikiran-pemikiran mereka

  • Siswa mendiskusikan hipotesis dan atribut-atribut

  • Siswa mendiskusikan bentuk dan jumlah hipotesis


C memorisasi

c. Memorisasi

  • Model ini diarahkan untuk mengembangkan kemampuan siswa menyerap dan mengintegrasikan informasi sehingga siswa-siswa dapat mengingat informasi yang telah diterima dan dapat me-recall kembali pada saat ditentukan.


Tahapan tahapan dalam pembelajaran memorisasi

Tahapan-tahapandalampembelajaranmemorisasi:

  • Mencermati materi

  • Mengembangkan hubungan

  • Mengembangkan sensori image

  • Melatih me-recall dengan memperhatikan tahapan sebelumnya dan hal ini harus dipelajari secara terus menerus


D advance organizers

d. Advance Organizers

  • Model inidikembangkanberdasarkanpemikiranAusubeltentangmateripembelajaran, strukturkognitif.

  • Ada 3 tahapAd. Or.:

  • Menjelaskanpanduanpembelajaran

  • Menjelaskanmateridantugas-tugaspembelajaran

  • Memperkokohpengirganisasiankognitif.


Tahapan tahapan dalam pembelajaran advance organizers

Tahapan-tahapandalampembelajaran Advance Organizers:

Tahap I: Menjelaskan panduan pembelajaran. Kegiatan pokok guru:

  • Menjelaskan tujuan pembelajaran,

  • Mempresentasikan panduan pembelajaran

  • Menumbuhkan kesadaran pengetahuan dan pengalaman siswa yang relevan


Model model pembelajaran

Tahap II: menjelaskan materi dan tugas-tugas pembelajaran, meliputi:

  • Menjelaskan materi pembelajaran

  • Membangkitkan perhatian siswa

  • Mengatur secara eksplisit tugas-tugas

  • Menyusun susunan logis materi pembelajaran


Tahap iii memperkokoh pengorganisasian kognitif

Tahap III: memperkokohpengorganisasiankognitif;

  • Menggunakan prinsip-prinsip secara terintegrasi

  • Meningkatkan keaktifan aktivitas pembelajaran

  • Mengembangkan pendekatan-pendekatan kritis guna memperjelas materi pembelajaran


E saintifik inkuiri scientifics inquiry

e. SaintifikInkuiri(Scientifics Inquiry)

  • Esensi dari model ini adalah untuk mengembangkan kemampuan siswa di dalam menyelesaikan masalah melalui suatu kegiatan ilmiah (saintifik) dengan membandingkan masalah dengan kondisi nyata pada areal ilmiah, membantu siswa mengidentifikasi konsep atau metode pemecahan masalah dan mendesain cara mengatasi masalah


Tahapan tahapan dalam pembelajaran saintifik inkuiri

Tahapan-tahapan dalam pembelajaran Saintifik Inkuiri :

  • Menyajikan area ilmiah kepada siswa

  • Siswa merumuskan masalah

  • Siswa mengidentifikasi masalah di dalam kegiatan ilmiah

  • Siswa menemukan cara-cara untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi

    (Model ini dalam proses pembelajaran menuntut terciptanya iklim kelas yang kooperatif)


F inquiry training

f. Inquiry training

  • Model ini diarahkan untuk mengajarkan siswa suatu proses dalam rangka mengkaji dan menjelaskan suatu fenomena khusus.


Langkah langkah dalam pembelajaran inquiry training

Langkah-langkah dalam pembelajaran Inquiry training:

  • Mempertentangkan suatu masalah

  • Siswa melakukan pengumpulan data dan melakukan klasifikasi

  • Siswa melakukan pengujian hipotesis

  • Siswa mengorganisasikan data memberikan penjelasan

  • Siswa melakukan analisis strategi inkuiri dan mengembangkan secara lebih efektif


G synectics

g. Synectics

  • Sinektiksalahsatunyadidesainoleh Gordon yang padadasarnyadiarahkanuntukmengembangkankreativitas.

    4Gagasanpandangan Gordon:

  • Kreativitaspentingdidalammelaksanakanaktivitassehari-hari

  • Proseskreatiftidaksepenuhnyahal yang misterius

  • Temuantentangkreatifberlakusamapadaberbagaibidang

  • Penemuan/berpikirkreativitas (creative thinking) individupadaprinsipnyatidakberbeda


6 langkah dalam menerapkan pembelajaran sinektik

6 LangkahdalammenerapkanpembelajaranSinektik:

  • Guru menjelaskan siswa untuk mendiskripsikan situasi yang ada sekarang

  • Siswa mengembangkan berbagai analogi, kemudian memilih salah satu dan mendiskripsikan serta menjelaskan secara mendalam

  • Siswa menjadi bagian dari analogi dari yang dipilihnya pada tahap sebelumnya

  • Siswa mengembangkan pemikiran dalam bentuk deskripsi-deskripsi dari yang dihasilkannya pada tahap dua dan tiga

  • Siswa menyimpulkan dan menentukan analogi-analogi tidak langsung lainnya

  • Guru mengarahkan agas siswa kembali pada tugas dan masalah semula dengan menggunakan analogi-analogi terakhir atau dengan menggunakan seluruh pengalaman sinektik


Sekian

SEKIAN…

TERIMA KASIH….


Model model pembelajaran

  • Model pembelajaran inkuiri

  • dengan Metode Pictorial Riddle

Metode ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk memecahkan masalah yang telah disampaikan sebelumnya oleh guru melalui gambar, peragaan, atau situasi yang sesungguhnya.

Metode pictorial riddle adalah suatu metode atau teknik yang untuk mengembangkan motivasi dan minat siswa dalam diskusi kelompok kecil maupun besar. Suatu riddle biasanya berupa gambar dipapan tulis,papan poster atau diproyeksikan dari suatu transparansi, kemudian guru mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan riddle tersebut (sudirman dkk, 1998:180) dalam Adela(2003:17). Gambar, peragaaan atau situasi yang sesungguhnya dapat digunakan untuk meningkatkan cara berpikir kritis dan kreatif siswa.


Tahapan model pembelajaran inkuiri dengan metode pictorial riddle

Tahapan Model PembelajaranInkuiriDenganMetodePictorial Riddle


Model model pembelajaran

Tahapan Model PembelajaranInkuiriDenganMetodePictorial Riddle

.


  • Login