1 / 18

AKSIOLOGI

AKSIOLOGI. Oleh : dr. Nur Indarawati Lipoeto. AKSIOLOGI. I. PENDAHULUAN 1.Defenisi a. Cabang Ilmu Filsafat yang menyelidiki hakekat nilai dari ilmu Nilai Ilmu Ekonomi Nilai Ilmu Kedokteraan Nilai Ilmu Jiwa Nilai Ilmu Hukum Dll b. Cara Pengunaan / Pemanfaatan Suatu Ilmu

presta
Download Presentation

AKSIOLOGI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. AKSIOLOGI Oleh : dr. Nur Indarawati Lipoeto

  2. AKSIOLOGI I. PENDAHULUAN 1.Defenisi a. Cabang Ilmu Filsafat yang menyelidiki hakekat nilai dari ilmu Nilai Ilmu Ekonomi Nilai Ilmu Kedokteraan Nilai Ilmu Jiwa Nilai Ilmu Hukum Dll b. Cara Pengunaan / Pemanfaatan Suatu Ilmu 2. Dalam Azas Keilmuwan ilmu ini digunakan untuk kemaslahatan umat manusia

  3. 3. Aksiologi berkaitan dgn “ NILAI “ • Etika Masalah Kebaikan • Estetika Masalah Keindahan • Nilai Mempunyai pengertian yang lebih luas • Nilai merupakan kualitas empiris yang tidak dapat didefenisikan • Kualitas Empiris : • Kualitas yang dapat diketahui melalui Pengalaman • Nilai Tidak dapat dedefenisikan tapi, dapat dipahami

  4. Lanjutan… 2. Nilai sebagai objek suatu kepentingan individu punya kepentingan thd sesuatu mempunyai nilai 3. Nilai dipandang sbg pragmatis • Nilai terjadi sebagai akibat sesuatu hal 4. Nilai sebagai essensi • Nilai tidak selalu dapat ditangkap melalui indrawi seperti memahami warna

  5. II. Pendekatan dalam Aksiologi Hakikat nilai dapat dijawab melalui • Hakikat Subjektif Nilai Merupakan reaksi yang diberikan manusia berdasarkan pengalamannya 2. Hakikat Objektif Nilai merupakan essensi logis yang dapat diketahui melalui akal 3. Hakikat Objektif Metafisik Nilai merupakan unsur objektif yang menyusun kenyataan

  6. Makna dari suatu “NILAI” • Mengandung Nilai ( Berguna) • Merupakan Nilai ( Baik , Benar ) • Mempunyai Nilai ( Kualitas Nilai ) • Memberi Nilai ( Mengambarkan Nilai Tertentu )

  7. Pertanyaan yang muncul dalam kajian Nilai : • Apa yang dinamakan Nilai ? • Apa yang menyebabkan bahwa sesuatu objek bernilai ? • Proses kejiwaan apa yang tersangkut dengan nilai ?

  8. III. Masalah Nilai – Etika/ Moral • Etika cabang aksiologi yang membahas masalah predikat • Betul atau Salah • Susila atau Asusila • Kebajikan atau Kejahatan Sumbangan Ilmu Filsafat untuk saat ini : Bagaimana Cara agar manusia dapat hidup Bersama dalam dunia yang telah semakin sempit

  9. Etika1. Pengetahuan mengenai penilaian terhadap perbuatan manusia.2. Merupakan suatu predikat yang dipakai untuk membedakan perbuatan manusia.3. Ilmu Pengetahuan untuk menetapkan ukuran- ukuran atau kaidah – kaidah bagi penilaian perbuatan manusia.

  10. Masalah Etika Masalah Pokok dalam Etika : 1. Prinsip yang dapat sebagai dasar membuat tanggapan terhadap sesuatu seperti : • Baik atau Buruk • Susila atau Asusila 2. Perbuatan apa yang dianggap betul tidak melanggar etika 3. Makna apa yang dikandung oleh kata harus wajib 4. Apakah tanggapan kesusilaan dapat diverifikasikan & bagaimana caranya 5. Makna apa yang dikandung predikat nilai ? 6. Penentuan ukuran-ukuran etika

  11. IV. Masalah Nilai - Estetika • Estetika Sesuatu yang mengambarkan hakikat keindahan • Penyelidikan tentang keindahan • Penyelidikan mengenai prinsip-prinsip seni • Pengalaman bertalian dengan seni

  12. Estetika ( Seni ) 1.Merupakan seni sebagai kegiatan intuisi & pengungkapan perasaan.2. Keindahan merupakan rasa nikmat yang diobjektivasikan3. Keindahan sebagai objek tangkapi akali Indah : - Kesenangan akali - Akal tercermin dalam keindahan4. Seni Estetika Sebagai Pengalaman

  13. V. Tanggung Jawab Ilmuwan • Ilmu sangat berhubungan dengan azas moral sehingga membentuk : • Tanggung Jawab Profesional • Tanggung jawab Sosial

  14. Terdapat dalam azas moral pada epistemologi yaitu : Azas 1,2,3,4,5,6,7,8,9 dan 13 Siapa yg tidak jujur dalam ilmu dapat sanksi moral dari kelompok ilmuwan dikucilkan dari kelompok ilmuwan Dinegara kita sanksi moral belum membudaya sehingga subur upaya amoral dalam kegiatan keilmuwan Ad 1. Tanggung Jawab Profesional

  15. Ad 2. Tanggung Jawab Sosial • Azas moral mengenai etika thd objek studi keilmuan & penggunaan pengetahuan ilmiah • Mengembangkan ilmu untuk kesejahteraan manusia • Tidak hanya memberi informasi namun memberi peran contoh • Menjaga aspek etika dari ilmu nilai moral luhur

  16. VI. Azas Moral Dari Aksiologi • Ilmu sejak awal berkembangnya selalu terkait thd moral ( Etika ) & Estetika • Semakin Cerdas nalar semakin pandai menemukan kebenaran apakah semakin berbudi para orang berilmu tsb • Akibat ada ilmu : • Semakin mudah hidup manusia • Menimbulkan malapetaka & sengsara

  17. Untuk menjaga hal tsb dlm menerapkan ilmu tsb perlu dijaga dgn azas moral sbb : “ Dapat meningkatkan taraf hidup umat manusia dgn memperhatikan: Kodrat manusia Martabat manusia Keseimbangan kelestarian alam Komunal ( milik bersama ) Universal : menyeluruh tanpa diskriminasi

  18. VII. Kesimpulan • Dalam menerapkan ilmu ada unsur etika & Estetika • Ilmu untuk meningkatkan taraf hidup bukan membuat malapetaka • Ilmu perlu dijaga dengan azas moral • Perlu dibudayakan hukuman moral dikalangan ilmiah agar ilmu bisa berkembang dengan baik di indonesia.

More Related