HUKUM KEWARISAN ISLAM
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 10

HUKUM KEWARISAN ISLAM Oleh : Drs. H. Habiburrahman, MHum PowerPoint PPT Presentation


  • 122 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

HUKUM KEWARISAN ISLAM Oleh : Drs. H. Habiburrahman, MHum. Hukum kewarisan adalah hukum yang mengatur pemindahan hak kepemilikan harta peninggalan (tirkah) pewaris , menentukan siapa-siapa yang berhak menjadi ahli waris , dan berapa bagiannya msng2. RUKUN WARIS. PEWARIS.

Download Presentation

HUKUM KEWARISAN ISLAM Oleh : Drs. H. Habiburrahman, MHum

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Hukum kewarisan islam oleh drs h habiburrahman mhum

HUKUM KEWARISAN ISLAM

Oleh : Drs. H. Habiburrahman, MHum

Hukum kewarisan

adalah hukum yang mengatur

pemindahan hak kepemilikan harta peninggalan

(tirkah) pewaris, menentukan siapa-siapa

yang berhak menjadi ahli waris,

dan berapa bagiannya msng2


Hukum kewarisan islam oleh drs h habiburrahman mhum

RUKUN WARIS

PEWARIS

AHLI WARIS

HARTA WARISAN

MUTLAK MNDPT :

ANAK, AYAH, IBU,

SUAMI/ISTERI

RIIL

MENINGGAL

  • SETELAH DISISIHKAN :

  • - BIAYA-BIAYA;

  • HUTANG;

  • WASIAT; dan

  • ½ BAGIAN HARTA

  • BERSAMA BL PASANG

  • ANNYA MSH HIDUP

DPT BILA TDK MAHJUB

KAKEK,NENEK, PAMAN,

SAUDARA

MENINGGAL DG

PUTUSAN

PENGGANTI

Anak Angkat


Hukum kewarisan islam oleh drs h habiburrahman mhum

Asas-asas

Hukum kewarisan

Ijbari

Peralihan harta otomatis,

Tidak terikat dg kehendak

Pewaris atau ahli waris

Bilateral

Mewaris dari kerabat

Laki-laki maupun prm

Waratsa

Peralihan harta setelah

kematian

Keadilan & keseimbngn

Besar - kecilnya bagian

seimbang dg hak & tgjwb

Tsulutsailmal

Wasiat/hibah tidak boleh

Melebihi 1/3 harta warisan

Individual

Harta waris dapat dibagi

Kpd ahli waris unt dimiliki


Hukum kewarisan islam oleh drs h habiburrahman mhum

TEORI PENJAJAH

(BELANDA)

RECEPTIO IN COMPLEXU

1882 – 1937

Van Den Berg

  • RECEPTIE

  • - 1945

  • Snouck Hurgronje dan

  • Van Vollen Hoppen

Snouck Hurgronje, Th 1874 kuliah teologi di Leiden,

cita-citanya ingin jadi pendeta, oleh Dosennya (A. Kuenan,

CP. Tiele, dan LWE Rauwenhoff), dia diperkenalkan

dengan pemikiran teologi modern

yang kemudian mempengaruhinya menyusun

gagasan-gagasan tentang Islam & politik kolonial


Hukum kewarisan islam oleh drs h habiburrahman mhum

Pembekalan

Politik berpura-pura ma

suk Islam (tgl 16 Jan 1885

di Jedah). Gub Jedah mere

komendasikan masuk Mak

kah sbgi tamunya. Inilah

kunci sukses besarnya men

jalankan politik pengke

birian Islam di Ina. Nama

Islamnya Abdul Gaffar.

Cara memandang al-Kitab

& kitab wahyu lainnya spt

AQ hanyalah sbgai piagam

keagamaan insani. Peradab

an Barat lebih tinggi, Islam

mrpkan kemunduran

perUUan mencekik

Pribumi & politik

anti Islam, harus di

artikan sbgai pem-

berkatan bg pribm


Hukum kewarisan islam oleh drs h habiburrahman mhum

  • Snouck selesai di teologi, kmd mnmph pndidikan bahasa & sastra Arab di Leiden. Kemudian ke Jedah (mntp slm 6 bl-1885/’86).

  • Dia ke Hindia Bld mempljri Islam di Ina dl rangka suksesnya poitik penjajahan, jd penasehat unt ursn pribumi sejak 1889 – 1906.

  • Kmbl ke Bld & jadi penasehat menteri unt daerah2 koloni, trtm bid pddkn & agama.

  • Mnrt Snouck : Islam mnjd sangat kaku & tak mampu lagi menyesuaikan dg abad baru, hanya melalui pendidikan yg berskala luas & universal, netral scr agamis, pem kolonial dpt “membebaskan” muslimin dr agama mereka. Politik ini diimbanginya dg penguatan & pemurnian aktual jurisprudensi Islam – ditandai dg compendium Cirebon, Banten, dll.

  • Politik ini ditempuh Snouck, karena dengan berbagai taktik unt tetap eksisnya pem Bld di Indonesia telah kontra pruduktif- yang ditandai dengan timbulnya pemberontakan2 - : perang Paderi (1821 – 1827), perang Diponegoro (1825 – 1830), perang Aceh (1873 – 1903), dan

  • lain-lain


Hukum kewarisan islam oleh drs h habiburrahman mhum

  • Pem Bld di bid agama bersikap netral terhadap agama (Ps 119 RR (Ps 173 IS), akantetapi prakteknya

  • mereka campur tangan a l sbb :

  • Mengatur peradilan agama (sejak 1882);

  • Menempatkan Penghulu sebagai penasehat peradilan umum;

  • Pengawasan terhadap ntcr bagi orang Islam 1905;

  • Ordonansi Perkawinan di Jawa & Madura 1929, diubah 1931;

  • Ordonansi Perkawinan di Luar Jawa 1932:

  • Pengawasan terhadap pendidikan Islam;

  • Ordonansi Guru 1905, diubah 1925;

  • Pengawasan terhadap kas masjid, sejak 1893;

  • Pengawasan penyelenggaraan ibadah haji


Hukum kewarisan islam oleh drs h habiburrahman mhum

Snouck & Politik Islam

Kebijaksanaannya

Politik Islamnya

  • Dl Islam tdk dikenal

  • lapisan kependetaan

  • sbgmn dl Kristen

  • Kiyai tdk apriori politik

  • Penghulu mrpkn bwhn

  • pem pribumi

  • Ulama independen bkn

  • komplotn jahat, sbb mrk

  • hanya ingin ibadah

  • Pergi haji ke Makkah pun

  • bukan berarti fanatik

  • berjiwa pemberontak

  • Pd hakekatnya or Isl di Ina itu

  • penuh damai, berkemampuan politik

  • fanatisme Islam;

  • Musuh kolonialisme bukanlah Islam

  • sbgai agama, ttp sbgai doktrin politik;

  • Perlawanan Islam adl thd Kristen

  • dan asing;

  • Harus dibedakan :

  • - Islam ag murni (ibadah)- pem Bld

  • bersikap netral;

  • - sosial kemasyktn : perkawinan, wa

  • risan – dihormati;

  • - Islam sbgai kektn sosial politik – di

  • larang/tidak boleh ada.


Hukum kewarisan islam oleh drs h habiburrahman mhum

Politik adalah alat untuk merebut kekuasaan, dengan kekuasaan di tangan segala gagasan dan kebijaksanaan akan lebih mudah diwujudkan. Kebijaksanaan di bidang hukumpun demikian, Badan Eksekutif (Pemerintah) bersama-sama dengan Badan Legislatif (Dewan Perwakilan Rakyat) membentuk undang-undang dalam rangka menertibkan masyarakat

Dalam Hukum Islampun demikian, madzhab yang dilahirkan oleh Imam Mujtahid demikian banyaknya, akan tetapi hanya madzhab yang direstui Pemerintah (Sulthan/Raja) saja yang dapat berkembang dengan baik, meskipun pendapat Imam Madzhab yang tidak didukung Pemerintah tersebut lebih baik, pendapat tersebut tidak berkembang dan terpinggirkan


Hukum kewarisan islam oleh drs h habiburrahman mhum

Kompilasi Hukum Islam telah berjalan lebih dari 17 (tujuh belas) tahun, diyakini sebagai hasil kesepakatan Ulama Indonesia dan didukung oleh Pemerintah, melalui Inpres Nomor 1 Tahun 1991 jo Kepmenag Nomor : 154 Tahun 1991.

Kompilasi Hukum Islam yang menerima demikian saja teori Hazairin tentang ahli waris pengganti, yang hanya dikenal dalam hukum adat;

KHI tentang ahli waris pengganti perlu dikaji ulang, selain beliau tidak pantas untuk disejajarkan dalam deretan Ulama, tidak selayaknya didudukkan sebagai pembaharu di bidang hukum Islam,

Menilik riwayat hidup dan latar belakang pendidikan beliau , dan cemoohan beliau kepada Allah Ta’ala, yang isinya lebih kurang, bahwa Al Qur’an menganut sistem patrilineal, dalam hal ini Tuhan tidak melihat ada sistem perkawinan materilineal. Menjawab sang gahan H. Toha Jahja, MA (seminar Th 1963) mengatakan :”Dalam hukum berlandaskan Quran hanya ada satu sistem perkawinan, sehingga hukum kewarisannya satu macam pula”.


  • Login