1 / 19

Protozoa Intestinal

Protozoa Intestinal. By: dr. Nurhayati , M. Biomed ( Parasitologi FK UNAND ). PROTOZOA jasad renik (mikro organisme) hewani, satu sel, hidup sendiri/ dalam bentuk koloni satu kesatuan yang lengkap yang sanggup melakukan semua fungsi kehidupan KELOMPOK PROTOZOA

percy
Download Presentation

Protozoa Intestinal

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Protozoa Intestinal By: dr. Nurhayati, M. Biomed (Parasitologi FKUNAND)

  2. PROTOZOA • jasad renik (mikro organisme) hewani, satu sel, hidup sendiri/ dalam bentuk koloni • satu kesatuan yang lengkap yang sanggup melakukan semua fungsi kehidupan KELOMPOK PROTOZOA • RHIZOPODA: Entamoeba hystolitica • CILIATA: Balantidium coli • MASTIGOPHORA/ FLAGELLATA: Giardia lamblia • SPOROZOA: COCCIDIA: Isospora, cyclospora, cryptosporidium

  3. Entamoeba histolytica • Balantidium coli • Giardia lamblia • Isospora sp • Blastocystis hominis • Cryptosporidium • Cyclospora cayatanensis Protozoa Intestinal

  4. Amoeba Amoeba komensal • Entamoeba diaspar - usus besar • Entamoeba coli - usus besar • Entamoeba hartmanni - usus besar • Entamoeba gingivalis - rongga mulut • Endolimax nana - usus besar • Iodamoeba butschlii - usus besar • Dientamoeba fragilis - usus besar Morfologi mirip amoeba patogen, sering ditemukan dalam pemeriksaan tinja.

  5. Terdiridaridua stadium: • Stadium trofozoit(vegetatif): • Bentukhistolitika (patogen) – didalamjaringanmukosaususbesar, jaringan lain: hati, paru, otak • Bentukminuta - dalam lumen ususbesar • Stadium kista - didalam lumen ususbesar, stadium infektif - mempunyaiinti 1, 2 dan 4. Entamoebahistolytica(amubapatogen)

  6. Bentuk histolitika : • 15-60 µ • Bentuk patogen • mengandung eritrosit • Merusak dinding usus/ jaringan

  7. Bentukminuta 10-20 μ Tdk mengandungeritrosit Bentuk esensial

  8. Bentuk kista • 10-20 μ • Dalam lumen usus besar • dikeluarkan dalam tinja • tidak patogen, • kista infektif : inti 4

  9. Cara infeksi : tertelan kista infektif (inti 4) • Bentuk histolitika  mukosa usus besar  ulkus spt. botol • Penyebaran : - perkontinuitatum (langsung) - melalui aliran darah ke hati, paru-paru, dinding abdomen, otak • Amoebiasis intestinal • Akut  tinja disentri : berlendir dan darah • Kronis  diare • Amoebiasis ekstra intestinal: - abses hati, paru dan otak PATOLOGI & KLINIS

  10. PatologiAmebiasis

  11. Amoebiasis koli - Klinis; tinja disentri - Lab: Menemukan bentuk histolitika dlm tinja • Amubiasis hepar • Klinis :, lemah, anorexia, hepatomegali yg nyeri tekan, berat badan menurun, • Radiologi : peninggian diafragma • Lab : menemukan bentuk histolitika pada biopsi dinding abses atau aspirasi abses • imunologi/serologi Diagnosis

  12. Balantidium coli • Hospes : Babi, kera dan Manusia • Kista dan tropozoit • Menyebabkan disentri balantidium (balantidiosis)- zoonosis. • Insidens semua umur, peternak babi, pemelihara kera. • Cara infeksi : tertelan kista infektif. • Gejala klinik : sindroma disentri.

  13. Potential menyebabkan waterborne (>>) danfoodborne disease • Penyakit: giardiasisMempunyai 2 stadium: TrofozoitdanKista Habitat : • Ronggaususkecil (duodenum, jeyenumproksimal) • Kadang-kadangsalurandankandungempedu. • Cara infeksi : tertelankistainfektif (10- 100 kista) • Fecal- oral transmisi Giardialamblia

  14. Morfologi G. Lamblia

  15. IritasimembranmukosaUsus • Diareberlemak (steatorrhoe) , bilatidakdiobatidptmenjadikronis • Kronis : ditandaidgnsteatorrhoeadisertaisindrommalabsorbsidgnkehilangan BB danlemah • Bisaasimtomatik carrier • Padapenderita HIV/AIDS dankondisiimmunokompromis lain, anak-anakygmenderitamalnutrisi: ----- gejalalebihberat. Patologidangejalaklinik

  16. Diagnosis Giardia • Menemukan trofozoit dalam tinja encer dan cairan duodenum dan bentuk kista dalam tinja padat.

  17. Prevalensi 2-25 % • Anak-anak lebih sering • Transmisi : tertelan kista matang, kontak langsung dgn individu terinfeksi (hand to mouth), autoinfeksi (fecal–oral route) • Orang dewasa: traveller’s diarrhea • Penderita AIDS,homoseksual • Pencegahan : higiene perorangan dan kelompok • Tetap infeksious dalam wkt lama lbh 77 hari pada suhu dingin dan lembab • Resisten thd klorin • Obat : Metronidazol

More Related