1 / 59

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ARSITEKTUR DUNIA

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ARSITEKTUR DUNIA. KULIAH I PROGRAM STUDI ILMU PERPUSTAKAAN FIB-UI 2009. ARSITEKTUR. SENI: Seni bangunan, bentuk dan ragam hiasnya TEKNIK:Sistem mendirikan bangunan, termasuk proses perancangan, konstruksi, struktur, didalamnya jug aspek dekorasi dan keindahan.

obelia
Download Presentation

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ARSITEKTUR DUNIA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. SEJARAH DAN PERKEMBANGANARSITEKTUR DUNIA KULIAH I PROGRAM STUDI ILMU PERPUSTAKAAN FIB-UI 2009

  2. ARSITEKTUR • SENI: Seni bangunan, bentuk dan ragam hiasnya • TEKNIK:Sistem mendirikan bangunan, termasuk proses perancangan, konstruksi, struktur, didalamnya jug aspek dekorasi dan keindahan

  3. ARSITEKTUR • RUANG/TATA RUANG: Pemenuhan kebutuhan ruang oleh manusia atau kel, manusia untuk aktivitas tertentu. • BUDAYA & SEJARAH: Ungkapan fisik dan peninggalan budaya dari satu masyarakat dalam batasan tempat dan waktu tertentu

  4. Ragam Arsitektur • Dibangunan oleh manusia sejak zaman primitif di pohon, di gua sd zaman moderen sekarang. • Oleh makhluk lain sebagai tempat tinggal, seperti burung, serangga, dll • Arsitektur  naluri makhluk hidup untuk tempat tinggal, termasuk binatang yg disebut “sarang”

  5. Arsitektur : MANUSIA >< BINATANG mempertimbangkan: Fungsionalnya, Penyesuaian dan daya tahan terhadap alam, Pemilihan bahan Arsitektur yg dibuat binatang tidak berubah, tidak berkembang, karena binatang tidak memiliki BUDAYA

  6. Arsitektur buatan Manusia • Ada sejak manusia pertama ada di bumi dg tujuan untuk melindungi diri dari: alam, binatang,kelompok lain. • Berkembang sejalan dg perkemb peradaban dan budaya, iptek, dan kebutuhan(kautitatif atau kualtatif)

  7. PERK. ARSITEKTUR • Primitif • Tradisional • Klasik Barat • Moderen KHUSUS : candi, monumen, istana, makam  masy. Kuno Timteng, Cina, Jepang, India dan Indonesia (Borobudur)

  8. PERK. ARSITEKTUR • Primitif  masy. Terisolir, tanpa pengaruh luar • Tradiosional  masy. Agraris. Turun termurun • Klasik  Sejak zaman Yunani ribuan taun sebelum masehi. (suda berdasarkan teori dan ilmu pengetahuan, ilmu alam, matematika, ilumu ukur sudut, termasuk teori keindahan dan seni

  9. MODEREN  Perkembangan dari Kalsik Barat secara revolisuional sejaan dengan Revolusi Industri awal abad XIX (perubahan pola hidup & pikir) • Berdasarkan waktu: Arsitektur Kuno, zaman Klasik dan Prakolonial. • Fletcher: Post Renaissance (XVI-XIX), Pasca Kolonial dan Abad XX. • Berdasarkan budaya: prakolonial, kolonial dan pasca kolonial

  10. Tokoh-tokoh Arsitektur • Augustus Welby Pugin (1812-52), Inggris. (Karyanya Gedung Parlemen Inggris, Katedral, Sekolah)  Ornamen Gotik = Katolikisme • “ Kriteria utama dari keindahan dalam arsitektur adalah adaptasi dari bentuk kepada fungsi”

  11. John Ruskin (1819-1900), Inggris • “Setiap bangunan harus sesuai dengan fungsinya, sebuahrumah hendaknya berbeda dengan kantor atau gereja..”  Fungsionalisme • William Moris (1834-96), murid Ruskin “Seni adalah untuk semua bukan hanya untuk kaum elit”

  12. Eugen Emmanuel Viollet-Le-Duc (1814-79), Prancis. • “Arsitektur hendaknya dapat mengekspresikan kekuatan seperti halnya mesin uap, listrik dan dapat memenafaatkan material baru misalnya baja” • “Apabila suatu bentuk tidak dapat menjelaskan alasan mengapa demikian, maka dia tidak akan memancarkan keindahan”

  13. Claude-Nicolas Ledoux (1736-1806)Etiene Louis Boullee (1728-99) • Jean Nicolas Louis Durand (murid Boullee), Prancis. • “Nilai akhir suatu arsitektur adalah kegunaan”

  14. Arsitektur Modern • Sejak Abad XV, campuran antara Gotik dan gaya Renaissance di Eropah  s/d Post Renaissance abad XVIII. • Abad XIX elemen dan bentuk klasik masih dominan s/d munculnya Revolusi Industri di Inggris. • Revolusi Industri merubah pola pikif, pola hidup, termasuk seni dan arsitektur.Perubaan pada ornamen dan hiasa. Terjadina percampuran berbagai konsep, gaya , dan hiasan • Akhir Arsitektur Klasik disusul dam timbulkan gaya Eklektisme, yaitu mengambil unsur-unsur terbaik, digabung dan disusn dalam satu bebtuk tersendiri.

  15. MATERIAL DAN TEKNOLOGI • Besi Tuang dan baja  Menara Eiffel di Prsi oleh Gustav Eiffel (1832-1923), Patung Liberrti New York, Pintu Air Panama 1887-1892 • Beton Bertulang.

  16. GEDUNG & RUANG PERPUSTAKAAN KULIAH LANJUTAN II PROGRAM STUDI ILMU PERPUSTAKAAN FIB-UI 2008

  17. GEDUNG • Gedung Perpustakaan adalah bentuk fisik bangunan yang di dalamnya terdapat beberapa ruangan yang meliputi ruang koleksi, ruang layanan, ruang adminsitrasi, ruang pustakawan dan ruang penunjang pada bangunan perpustakaan

  18. BANGUAN PERP. FUNGSI PERPUSTAKAAN • Sarana Perlindungan (orang dan barang) • Tempat yang nyama dan mudah dalam melakukan kegiatan • Representasi ragam budaya • FUNGSI LAIN • Edukatif Informatif • Riset, Pelestarian • Rekreatif Komunikatif

  19. FILOSOFI BANGUAN • Menarik Mengundang • Ramah Menyenangkan • Efisiens Ekonomis • Luwes tata letak PERTIMANGAN LAIN Bersifat Emosional, Filsafat, Spritual dan Humanisme

  20. PEDOMAN PEMB. PERP • Hubungan dan komunikasi antar ruangan • Keluwesan ruangan • Kemungkinan perluasan • Lokasi dan akses • Bebas gangguan padangan dan suara • Perencaraan sistem bangunan (intergrated atau modular) • Penerangan dan sumber energi • Ventilasi • Bebas Bencana

  21. Faulkne, Brown • Flexible • Compact • Accessible • Extendable • Varied • Organized • Comportable • Constant in environment • Secure • Economic

  22. LOKASI BANGUNAN PERP. • Lokasi adalah tempat didirikan banguan atau penempatan ruang . • Lokasi Perp, bebeda terkait-erat dg jenis perpustakaan. Pertimbangan pertama adalah mudah diakses dan aman. • Perpustakaan adalah lembaga jasa, harus berorientasi pada pemakai

  23. ADM BANGUNAN • Status hukum, yaitu lahan perp tidak merupakan tanah / bangunan sengketa / gugatan, atau dalam proses peradilan • Surat tanah, yaitu surat bukti kepemilikan ana yang sah (kebenaran dan keabsahan) • Dokumen dapat berpa SHM, HGM, Girik, Akta, dsb.

  24. ADM BANGUNAN (2) • Rencana Peruntukan Tanah (advis planning, peta lokasi, data tanah, peruntukan) • Kondisi fisik lahan (topograpi datar, berbukit?), bentuk lahan, nisbah p X L, luas, kondisi tanah, sarana dan prasarana, pencapaian lokasi, gangguan alam

  25. 4 ISU DISAIN GEDUNG DAN RUANG • PENCAHAYAAN (LIGHTING) • LUWES (FLEXIBILITY) • KEAMANAN (SECURITY) • DAPAT DIPERLUAS (EPANDABILITY)

  26. 7 DOSA ARSITEKTUR PERP. UMUM • Bad lighting (buruk pencahayaan) • Inflexibility (tidak luwe) • Bad location (lokasi tidak strategis) • Complex maintenance (perawatan rumit) • Insufficient work and storage space (tempat kerja dan penyimanan tidak kondusif) • Bad security (tidak aman) • Signature architecture (kurang sentukan arsitek)

  27. RUANG KOLEKSI • Adalah ruang untuk menempatkan koleksi perpustakaan, baik dalam bentuk tercetak atau bentuk lainnya. • Luasnya ruang koleksi sangat ditentukan oleh jumlah, jenis dan bentuk koleksi yang dimiliki

  28. RUANG LAYANAN • Adalah tempat berlangsungnya kegiatan layanan berupa ruang baca, ruang sirkulasi, ruang referens,

  29. RUANG ADMINSITRASI • Tempat berlangsungnya kegiatan adminsitrasi perpustakaan, berupa ruang kepala, ruang pustakawan ruang tata usaha, dsb.

  30. RUANG PENUNJANG • Adalah suatu bentuk fasilitas yang menunjang kegiatan perpustakaan, misalnya ruang diskusi (serbaguna) , ruang multi media, musholla, jamban, gudang, tempat parkir, kantin, dsb.

  31. RUANG + TATA RUANG • Tidak hanya sekedar tempat, tetapi juga memiliki nilai seni yang menyenangkan • Di samping fungsional, yaitu mengakomodasi kebutuhan, dan ditata dengan baik. • Terkait erat dengan perabot, peralatan, tata letak dsb  interior designer. • Cerminan pemiliknya

  32. RUANG MENURUT FUNGSI • Area Koleksi 45% • Area pengguna 25% • Area Staf 20% • Area lain 10% • Luas : 1000 M2 = 67.500 eks = 300 rak, 108 tempat duduk

  33. ANALISIS LUAS • Jumlah koleksi • Jumlah pemakai • Jumlah pustakawan • Jenis layanan yang ditawarkan • Pertumbuhan untuk 5 – 10 tahun ke depan • Tipe dan jenis: Misal Perp.SMP tipe A dan B = 126 M2, Tipe C1 105 M2, Tipe C2 63 M2

  34. RUANG KOLEKSI • Koleksi umum • Koleksi rujukan/referens • Koleksi khusus (skripsi, laporan,buku langka, dsb) • Koleksi tandon • Koleksi majalah/koran • Koeksi multi media (VCD, kaset,USB, peta, foto, film, dsb)

  35. RUANG LAYANAN • R. Sirkulasi • R. Baca (trbatas atau umum • R Referens • R Katalog /penelusuran • R Pameran dan display buku baru • R Seminar / diskusi • R. Fotokopi • R. Penitipan barang, • dsb

  36. RUANG STAF • R. Kerja pimpinan • R. Kerja admnistrasi / TU • R. Pengadaan • R. Pengolahan • R. Penjidlidan • R. Komputer • R. Rapat • R. Gudang, • R. Makan

  37. RUANG PENDUKUNG • Lobi / selasar • Jamban • Musholla • Tangga / lift • Mesin atau peralatan banguan • Panel listrik

  38. TATA RUANG • Perencanaan Tata ruang hendaknya didasarkan pada hubungan antar ruang dipandang dari segi efisensi dan alur kerja, pengawasan

  39. STRUKTUR DAN UTILITAS BANGUNAN • Struktur Bawah Bangunan (fondasi): a). Kondisi tanah tempat banguan b). Luas an tinggi bangunan 2. Struktur Atas Bangunan (badan dan atap): • Bentuk bangunan • Tata Ruang yg diinginkan • Kemungkin bahaya alam (gempa, petir, dsb) • Bangunan sekitar

  40. SISTEM DALAM RUANG • Sistem Ventilasi (pasif dan aktif) • Sistem Penerangan (pasif dan aktif) • Sistem Warna, yaitu memilih warna dinding, plafon, lantai dan perabot • Sistem akusitik (suara) • Ssitem instalasi air dan listrik • Sistem Keamanan (kebakaran, gempa, banjir,petir, hama, pencurian,

  41. 11 PENYEBAN KEJAHATAN DI PERP. • Kemudahan akses, karena letaknya strategis • Koleksi dan perlengkapan mempunyai nilai jual undang orang untuk mencuri • Usia pemakai yg relatif muda • Jam buku perp, sd malam • Kurang pengamanan • Pelatihan pengamanan tidak diutamakan • Rancang bangun gedung tanpa pengamana • Kesibukan staf • Sanksi ringan • Prilaku buruk masyatakat • Prilaku “cuek” pustakawan • - mungkin juga karena miskin

  42. PERABOT • Meja (baca, tulis, kerja, dsb • Kursi ( sda) • Rak (buku, majalah, sk, peta, dsb) • Lemari (tempat menyimpan) • Laci  filing cabinat, cardeck • Tangga  untuk rak tinggi • Trolly mengangkut koleksi & alat

  43. PERABOT & PERALATAN PERP. KULIAH LANJUTAN III PROGRAM STUDI ILMU PERPUSTAKAAN FIB-UI 2008

  44. PERABOT UNTUK • Penyimpanan • Pelayanan • Kegiatan administrasi •  Pengguna •  Pustakawan •  Koleksi

  45. BAHAN PERABOT • Kayu • Kayu lapis (tripleks, multipleks) • Besi • Aluminium • Plastik

  46. PERTIMBANGAN • TAHAN LAMA • MUDAH DLM PERAWATAN • HARGA • LUWES • ARTISTIK • FUNGSIONAL

  47. PERALATAN • Alat pengganda • Alat audio • Alat visual tanpa suara • Alat audio-visual • Alat komunikasi • Alat pengamanan data & perl. Elekt. • Alat Pengamanan BP • Alat kartu • ATK • Buku Pedoman

  48. PENGGANDA • Mesin tik • Komputer • Printer • Mesin foto kopi • Mesin duplikator • Alat baca mikro (Micro reader) • Mikro kamera • CD ROM, USB drive • Alat baca barcode • Alat baca sencormatics

More Related