1 / 30

KELOMPOK 6

KELOMPOK 6. AINUN 0611011142 TRI SUJARWO 0711011124 PUSPI HERI WATI 0711011134 ESTY CIPTANINGRUM 0711011068 DESTI UTARI KADI 0711011056 ASRUL FAUZI 0811011030 IVAN KURNIA 0911011150 SARRAH ANNISA M. 0911011032. STRATEGI AKUISISI DAN RESTRUKTURISA S I.

nitara
Download Presentation

KELOMPOK 6

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. KELOMPOK 6 • AINUN 0611011142 • TRI SUJARWO 0711011124 • PUSPI HERI WATI 0711011134 • ESTY CIPTANINGRUM 0711011068 • DESTI UTARI KADI 0711011056 • ASRUL FAUZI 0811011030 • IVAN KURNIA 0911011150 • SARRAH ANNISA M. 0911011032

  2. STRATEGI AKUISISI DAN RESTRUKTURISASI

  3. Akuisisisebagaistrategi yang populerditahun 1980an Merger Time-Warner yang terjadidiakhirdekadetahun 1980an dipublikasikansecarabesar-besaran. Kekuatanpasardankeunggulankomunikasiperusahaan yang bergabungmemberikanpotensibesaruntukpengembanganpeluangbarudalampasarkomunikasi.

  4. Akuisisisebagaistrategi yang populerditahun 1980an Cara yang seringdigunakanuntukmelancarkanstrategidiversifikasiadalahmelaluiakuisisi. Meskipunakuisisitelahmenjadistrategi yang populerbagiperusahaan-perusahaan AS selamabeberapatahun, dekade 1980an disebutsebagaidekade “merger mania”. Akuisisiditahun 1980an digambarkansebagaigelombangakuisisidan merger terhebat yang pernahterjadidalamsejarah.

  5. Akuisisisebagaistrategi yang populerditahun 1980an Tujuanbabiniadalahuntukmengeksplorasialasan merger danakuisisisertamasalahpotensial yang dihadapiperusahaandalamusahanyamendapatkandayasaingstrategismelaluistrategiakuisisi.

  6. EnamAlasan Perusahaan MelakukanAkuisisi • MeningkatkanKekuatanPasar • MengatasiHambatanuntukMemasukiPasar • BiayaPengembanganProdukBarudanMeningkatkanKecepatandalamMemasukiPasar-pasarBaru • MengurangiRisikoMemasukiBisnisBaru • MenjadiSemakinTerdiversifikasi • MenghindariPersaingan

  7. MeningkatkanKekuatanPasar • Kekuatanpasaradaketikasebuahperusahaanmampumenjualbarang-barangataujasanyadiatastingkatkompetitifatauketikabiayaaktivitasutamaataupendukungnyalebihrendahdariparapesaing. • Perusahaan menggunakanakuisisihorisontal, vertikal, danberkaitanuntukmeningkatkankekuatanpasar

  8. MengatasiHambatanuntukMemasukiPasar Dalammenghadapihambatan-hambatan yang diciptakanolehskalaekonomidanproduk-produkdiferensiasidaripesaing, pesertabaruakanmenyadaribahwamengakuisisiperusahaan yang sudahmapanlebihefektifdaripadamemasukipasarsebagaiseorangpesaing yang menawarkanbarang-barangdanjasa yang tidakdikenalolehkonsumensaatini.

  9. BiayaPengembanganProdukdanMeningkatkanKecepatandalamMemasukiPasarBaruBiayaPengembanganProdukdanMeningkatkanKecepatandalamMemasukiPasarBaru • Dibandingkandenganpengembanganproduk internal yang berisiko, akuisisimemberikanhasil yang lebihbisadiprediksi (dalamhallaba). Akuisisimenjadirutetercepatbagiperusahaanuntukmemilikipasarbarudankapabilitasbaru. Denganmenggunakankapabilitasbaruuntukmemproduksiproduk-produkbarudanmemasukipasardengancepatsehinggaperusahaandapatmenciptakanposisipasar yang menguntungkan.

  10. MengurangiRisikoMemasukiBisnisBaru Dalamkonteksmengecilkantingkatrisiko, akuisisimenjadicara yang umumuntukmenghindardaririsiko-risikousaha internal (misal: menghindaririsikoinvestasidibidangRisetdanPengembangan). Kenyataannya, akuisisidapatmenggantikaninovasi, karenahampir 88% inovasigagalmenghasilkantingkatlaba yang mencukupidari modal yang diinvestasikan. *sumber: E. Mansfield, 1969, Industrial Research and Technological Innovation (New York:Norton)

  11. MenjadiSemakinTerdiversifikasi • Denganakuisisimakaperusahaantidakkesulitandalampengembanganberbagaiproduk – yaituproduk yang berbedalinidenganproduksaatini – untukpasar yang kurangdikuasainya. Akuisisimerupakansalahsatucarauntukmengubahportofoliobisnissebuahperusahaan.

  12. MenghindariPersaingan Denganakuisisi, perusahaandapatmembatasiketergantungannyapadaprodukataupasar yang sedikitatautunggalsehinggamengubahjangkauankompetitifperusahaan. Sebagaicontoh, IBM mengakuisisi Diligent Technologies, sebuahperusahaanswasta yang bergerakdibidangteknologipenyimpanan de-duplikasi. Lewatakuisisiini, teknologidanpegawai Diligent Technologies akanmenjadibagiandari unit bisnis IBM System and Technologies Group

  13. MASALAH AKUISISI Integrasi - mempertemukan 2 budaya perusahaan yang berbeda - menghubungkan sistem keuangan dan pengendalian yang berbeda - membangun hubungan kerja yang efektif. Harga Beli yang tinggi “Perusahaan mungkin membayar terlalu tinggi untuk perusahaan sasaran” “Apabila perusahaan tidak menganalisis perusahaan sasaran secara menyeluruh”

  14. BiayaAkuisisi - Yaitubanyakakuisisi yang dibiayaidenganhutang. - Melaluiakuisisiperusahaandidoronguntukmelakukanhutangkarenahutang diyakinidapatmendorongkinerja managerial yang positif. • KesalahanmenilaiStrategi - Masalahserius lain dalamakuisisadalahkesalahandalammenilaistrategi danataumanfaatdariakuisisi. - Untukmengetahuikeunggulanbersaingperusahaanharusmengetahui strategikhususdankeunggulanutamaperusahaangabungan yang tidak dapatditirupesaing. - Masalahnyamencarimanfaatakuisis yang tidakmampuditirupesaingadalah tidakmudahuntukdilakukan

  15. Penyebab Kinerja Buruk Akuisis Diversifikasi berlebihan Kinerja Buruk Absorbsi energi manajerial Hutang yang berlebihan Restrukturisasi Ukuran yang terlalu besar Akuisisi yang dipandang sebagai pengganti inovasi

  16. Perusahaan yang melakukan akuisisi terlalu banyak akan membuat kinerja jangka panjang perusahaan menjadi jauh dari harapan. Buruknya kinerja jangka panjang bisa disebabkan oleh: 1. Overdiversifikasi CEO menjadi lebih fokus terhadap pengendalian keuangan daripada pengelolaan strategis dalam penilaian kinerja divisional. 2.Absorbsi energi manajerial Strategi pertumbuhaan akuisisi aktif menuntut banyak waktu dan energi manajerial.

  17. 3. Hutang perusahaan yang memiliki hutang berlebih menimbulkan penundaan atau penghapusan investasi yang diperlukan untuk mempertahankan daya saing strategis. 4. Ukuran perusahaan yang terlalau besar Perusahaan memiliki banyak manajer antara lapisan atas dan bawah, membuat proses pengambilan persetujuan terhadap pengembangan dan penerapan inovasi menjadi lebih lama dan memberatkan. 5. Akuisis yang dipandang sebagai pengganti inovasi perusahaaan akan terjebak dalam siklus penguatan pribadi, dan akuisisi mengurangi inovasi.

  18. Akusisi yang Efektif • Penelitianterakhirmenunjukanbeberapasifatpentingakuisisi yang berhasil. 1.Penelitian menunjukanbahwapengakuisisi yang berhasilselalumelakukanseleksi yang hati-hatiterhadapcalonperusahaansasarandanjugasangatmempertimbangkannegosiasiberikutnya.

  19. 2. Praseleksiperusahaandanmembentukhubungankerjasebelumakuisisi. 3.Kekenduran keuanganperusahaan yang mengakuisisidandiakuisisi. 4.Posisi hutangrendahdanwajardenganperusahaan yang merger. .

  20. 5.Perusahaan yang diakuisisidengan asset atausumberdaya yang komplementerterhadapperusahaan yang mengakuisisi. 6.Investasi berkelanjutandalampenelitiandanpengembangansertamenekankanpadainovasi. 7.Ketrampilan dalamfleksibilitasdandayaadaptasiterhadapperubahan. 8.Akuisisi tanpapemaksaan.

  21. Karakteristik lain perusahaan yang berhasildalamakusisiadalahbahwamerekamenekankaninovasidanmeneruskaninvestasidalampenelitiandanpengembangansebagaibagiandaristrategikeseluruhan.

  22. Kebanyakanakuisisiselamatigadekadeterakhirtidakmenghasilkansukses yang berarti. • Karenasedikitnyaperusahaan yang berhasildanbeberapaperusahaan yang mengalamipertumbuhanbaikukuranmaupunkeragaman yang tidakmampuuntukdikelola, sejumlahperusahaandiAmerikadannegara-negara lain, mulaimelakukanrestrukturisasi.

  23. Restrukturisasi • Restrukturisasiadalahperubahankomposisibisnisperusahaanataustrukturkeuangan.Banyakrestrukturisasimenghasilkanperampingandanpelepasanbisnis.Selamaperiodeini, terdapatpengurangan yang berartidarijumlahakuisisi.

  24. Pemicuutamarestrukturisasiadalahkinerja yang buruksekaliguskoreksiterhadapoverdiversifikasi. • Downsizing yaitupenguranganjumlahkaryawan, kadangjumlah unit operasi, namundengantanpamengubahkomposisibisnisdalamportofolioperusahaan.

  25. Downscopingyaitupelepasan, pengecilanataupenghapusanperusahaanbisnis yang tidakberkaitandenganbisnisutamaperusahaan. • Downscopingseringjugadisebutsebagaipemfokusanulangsecarastrategisbisnisintiperusahaan.

  26. Contohdownscopingterjadidiperusahaan Ball corporation.Tahun 1980-an, Ball memebeliduaperusahaanbesar yang pernahmenjadimitrausahapatungannya, menambahkapasitaspenyimpanan, memperbaruipabrikdanmemperolehposisikuatdalambisnismakanankalengdenganmengakusisiHeekinCan,Inc.

  27. Leveraged Buyouts • Leveraged Buyouts (LBO) adalahrestrukturisasidimanamanajerperusahaandanpihakeksternalmembeliseluruhasetbisnis, biasanyadibiayaidenagnhutangdanmembuatnyamenjadiperusahanpribadi.

  28. Penelitianmenunjukanbahwa LBO sangattepatuntukperusahaan-perusahaandewasa yang tidakefisiendantidakmembutuhkaninvestasibesardalampenelitiandanpengembanganataupuntindakan-tindakan lain yang bertujuanuntukmempertahankandayasaingstrategis.

  29. Hasil Restrukturisasi

  30. TERIMA KASIH

More Related