1 / 7

Identitas Mahasiswa

DENI KURNIA RAHAYU, 2101403005 PENINGKATAN KOMPETENSI MENULIS PETUNJUK MELALUI THE REAL THINGS MEDIA DENGAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN AKTIF KREATIF EFEKTIF MENYENANGKAN PADA SISWA KELAS VIII-E SMP 1 KERSANA KABUPATEN BREBES TAHUN AJARAN 2006/2007. Identitas Mahasiswa.

neveah
Download Presentation

Identitas Mahasiswa

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. DENI KURNIA RAHAYU, 2101403005PENINGKATAN KOMPETENSI MENULIS PETUNJUK MELALUI THE REAL THINGS MEDIA DENGAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN AKTIF KREATIF EFEKTIF MENYENANGKAN PADA SISWA KELAS VIII-E SMP 1 KERSANA KABUPATEN BREBES TAHUN AJARAN 2006/2007

  2. Identitas Mahasiswa • - NAMA : DENI KURNIA RAHAYU - NIM : 2101403005 - PRODI : Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) - JURUSAN : Bahasa & Sastra Indonesia - FAKULTAS : Bahasa dan Seni - EMAIL : areyou_kirei pada domain yahoo.com - PEMBIMBING 1 : Dr. Subyantoro, M.Hum. - PEMBIMBING 2 : Drs. Wagiran, M.Hum. - TGL UJIAN : 2007-08-23

  3. Judul • PENINGKATAN KOMPETENSI MENULIS PETUNJUK MELALUI THE REAL THINGS MEDIA DENGAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN AKTIF KREATIF EFEKTIF MENYENANGKAN PADA SISWA KELAS VIII-E SMP 1 KERSANA KABUPATEN BREBES TAHUN AJARAN 2006/2007

  4. Abstrak • Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mengerjakan dan melaksanakan sesuatu dipandu oleh petunjuk tertulis agar aktivitas tersebut berjalan dengan baik. Penulisan petunjuk yang baik memudahkan pembaca dalam melakukan apa yang dicantumkan didalamnya. Oleh karena itu, semakin banyak berlatih menulis petunjuk, semakin besar kemungkinan untuk dapat menguasi keterampilan tersebut. Berdasarkan observasi awal dan wawancara dengan guru bidang studi bahasa dan sastra Indonesia, keterampilan menulis petunjuk siswa kelas VIII-E SMP 1 Kersana masih rendah. Rendahnya keterampilan siswa ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal terlihat pada kurangnya motivasi pada diri siswa, kesulitannya menuangkan ide untuk menulis petunjuk, dan akhirnya tulisan mereka kurang variatif. Faktor eksternal muncul dari pemilihan strategi dan teknik yang digunakan guru. Penggunaan the real things media menggunakan pendekatan Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif Menyenangkan diharapkan dapat mengatasi masalah-masalah dari faktor-faktor tersebut. Selain itu, juga dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan keterampilan menulis petunjuk siswa kelas VIII-E SMP 1 Kersana Kabupaten Brebes. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini yaitu: (1) bagaimana peningkatan kemampuan menulis petunjuk pada siswa kelas VIII-E SMP Negeri 1 Kersana Kabupaten Brebes setelah diterapkan pendekatan Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif Menyenangkan melalui the real things media dan (2) bagaimanakah perubahan perilaku siswa kelas VIII-E SMP Negeri 1 Kersana Kabupaten Brebes setelah diterapkan pendekatan Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif Menyenangkan melalui the real things media. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua tahap, yaitu siklus I dan siklus II. Tiap siklus terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah keterampilan menulis petunjuk pada siswa kelas VIII-E SMP 1 Kersana Kabupaten Brebes sebanyak 42 responden. Pengambilan data dilakukan dengan tes dan nontes. Alat pengambilan data berupa pedoman observasi, jurnal, wawancara, dan dokumentasi foto. Analisis data tes dilakukan secara kuantitatif, sedangkan analisis data nontes dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis petunjuk setelah diterapkan pembelajaran dengan menggunakan the real things i media melalui pendekatan Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif Menyenangkan. Peningkatan ini dapat dilihat dari hasil tes yang dilakukan pada siswa kelas VIII-E SMP 1 Kersana Kabupaten Brebes yang meliputi tes siklus I dan tes siklus II. Pada siklus I diperoleh nilai rata-rata sebesar 68,99 atau sebesar 68,99%. Pada siklus II meningkat sebesar 10,20% dari rata-rata siklus I yaitu menjadi 79,19. Peningkatan ini membuktikan keberhasilan pembelajaran menulis petunjuk dengan penggunaan the real things media melalui pendekatan Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif Menyenangkan. Peningkatan keterampilan menulis petunjuk ini diikuti dengan perubahan perilaku siswa kelas VIII-E SMP 1 Kersana. Perilaku siswa mengalami perubahan menjadi lebih baik. Pada siklus II siswa terlihat lebih antusias mengikuti pembelajaran dan lebih tertarik terhadap pola pembelajaran yang diterapkan guru. Selain itu, siswa juga terlihat lebih aktif dan bersemangat dalam mengikuti pembelajaran. Saran yang dapat diberikan yaitu: (1) guru mata pelajaran bahasa dan sastra Indonesia hendaknya menggunakan the real things media melalui pendekatan PAKEM pada pembelajaran menulis petunjuk karena dengan pembelajaran ini terbukti dapat mendorong siswa untuk aktif berpikir dan berusaha mengalami serta membangun sendiri pengetahuan dan informasi yang mengaitkannya ke dunia nyata siswa. Dengan pendekatan Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif Menyenangkan suasana belajar menjadi lebih hidup, aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan serta siswa merasa terhibur ketika mempraktikan sendiri petunjuk yang mereka buat. Selain itu, penggunaan the real things media dalam pembelajaran menulis petunjuk merupakan alternatif pembelajaran yang menyenangkan. Hal ini dikarenakan siswa mendapat pengetahuan dan pengalaman yang utuh, lengkap, dan langsung yang diperoleh siswa diharapkan bukan hasil mengingat seperangkat fakta-fakta, melainkan dari hasil menemukan sendiri gambaran kenyataan sepenuhnya. Hal ini menyebabkan tidak menimbulkan kesan yang salah terhadap petunjuk yang ditulis. Siswa dapat menuliskan urutan yang benar sesuai pengalaman yang diperolehnya lewat belajar melalui berbuat di dalam kelas. Jadi kemungkinan kesalahan-kesalahan dalam menulis petunjuk seperti tata urutan penulisan tidak terbalik lagi, petunjuk jelas, tidak mengalami hambatan dalam menuangkan ide, serta pengetahuan dan pengalaman didapat langsung dalam pembelajaran menulis petunjuk. Pengalaman belajar seperti ini mungkin tidak biasa terjadi di kelas-kelas konvensional; dan (2) para peneliti dalam bidang pendidikan maupun bahasa, dapat melakukan penelitian lanjutan dari penelitian ini dengan pola pembelajaran yang berbeda untuk mengembangkan khazanah ilmu bahasa dan meningkatkan kualitas pendidikan bangsa Indonesia.

  5. Kata Kunci • Kemampuan menulis petunjuk, the real things media, pendekatan Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif Menyenangkan

  6. Referensi • Abipraya. 2005. Media Sederhana. http: //pau.ut.ac.id/isiPEKERTI1.htm (31 April 2005) Akhadiah, Sabarti, dkk.. 1996. Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga. Aminuddin. 1990. Sekitar Masalah Sastra, Beberapa Prinsip dan Model Pengembangannya. Malang: Yayasan Asih Asah Asuh. Atmawati, Dwi. 2004. Kalimat dalam Bahasa Indonesia (Penyuluhan Bahasa Indonesia bagi Guru SD/MI di Kabupaten Brebes Tanggal 17-18 Maret 2004). Semarang: Depdiknas. Aziez, Furqanul dan A. Chaedar Alwasilah. 2000. Pengajaran Bahasa Komunikatif Teori dan praktik. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Darmadi, KAswan. 1996. Meningkatkan Kemampuan Menulis Panduan untuk Mahasiswa dan Calon Mahasiswa. Yogyakarta: ANDI Yogyakarta. Dasmawarti, Silvia. 2005. Efektivitas Pembelajaran Aktif Kreatif Menyenangkan (PAKEM) dalam Upaya Peningkatan Keterampilan Berbicara Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV SD TAhun Ajaran 2004/2005. Skripsi. Universitas Negeri Semarang, Semarang. Depdiknas. 1988. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. Depdiknas. 2004. Menulis Surat, Iklan, Poster, dan Petunjuk (Bahan Pelatihan Terintegrasi Berbasis Kompetensi Guru SMP). Jakarta: Depdiknas. Doyin, Mukh, dkk.. 2002. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah. Semarang: Nusa Budaya. Fetiningrum, Rita Sari. 2005. Peningkatan Kemempuan Mengungkapkan Kembali Isi Cerita melalui Media Panggung Boneka pada Siswa Kelas B Taman Kanak-kanak Kemala Bhayangkari 22 Kabupaten Batang. Skripsi. Universitas Negeri Semarang, Semarang. Gerlach, Vernon S. dan Doneld P. Ely. 1980. Teaching and Media A Systematic Approach. New Jersey: Prentice Hall. Gie, The Liang. 2002. Terampil Mengarang. Yogyakarta: Andi. Kridalaksana, Harimurti. 1993. Kamus Linguistik Edisi Ketiga. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Mulyati, Yeti, dkk.. 1999. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Kelas Tinggi. Jakarta: Universitas Terbuka. Nurhadi. 1990. Tata Bahasa Pendidikan Landasan Penyusunan Buku Pelajaran Bahasa. Semarang: IKIP Semarang Press. Nurjanah, Nunuy. 2005. Penerapan Model Belajar Konstruktivisme dalam Pembelajaran Menulis Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya: Edisi 1 April 2005. Oshima, Alice dan Ann Hogue. 1997. Introduction to Academic Writing. New York: Longman. Samsuri. 1985. Tata Kalimat Bahasa Indonesia. Malang: Sastra Budaya. Sausa, David A. 2001. Bagaimana Mengelola KBM yang Efisien, Efektif, dan Menyenangkan? BruderFIC.or.id (31 April 2005). Seksi Kurikulum Subdin Pembinaan Pendidikan Dasar. 2003. Pengelolaan Kegiatan Belajar Mengajar melalui Pendekatan PAKEM, Kontekstual, dan Kecakapan Hidup. Propinsi Jawa Tengah: Depdikbud. Setyorini, Titik. 2005. Peningkatan Kemampuan Menulis Petunjuk dengan Pendekatan Kontekstual Komponen Inquiry pada Siswa Kelas VIIIC MTs. Al-Asror Patemon Gunung Pati Semarang Tahun Ajaran 2005/2006. Skripsi. Universitas Negeri Semarang, Semarang. Soeparno. 1980. Media Pengajaran Bahasa. Yogyakarta: Proyek Peningkatan/Pengembangan Perguruan Tinggi Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Subana dan Sunarti. 2004. Strategi Belajar Mengajar Bahasa Indonesia berbagai Pendekatan, Metode, Teknik, dan Media Pengajaran. Bandung: Pustaka Setia. Sudjana, Nana dan Ahmad Rivai. 2002. Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo. Sujanto, J.Ch.. 1988. Keterampilan Berbahasa Membaca-Menulis-Berbicara untuk Mata Kuliah Dasar Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Depdikbud. Surakhmad, Winarno. 1980. Pengantar Interaksi Mengajar-Belajar Dasar dan Teknik Metodologi Pengajaran Edisi IV. Bandung: Tarsito. Tarigan, Djago. 2003. Pendidikan Keterampilan Berbahasa. Jakarta: Pusat Penerbitan Univeritas Terbuka. Tarigan, Djago dan H.G. Tarigan. 1986. Teknik Pengajaran Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa Bandung. Tarigan, Henry Guntur. 1993. Menulis sebagai suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa. Wagiran dan Mukh Doyin. 2005. Curah Gagasan Pengantar Penulisan Karya Ilmiah. Semarang: Rumah Indonesia. Widyamartaya, A.. 1991. Seni Menggayakan Kalimat. Jakarta: Kanisius. Widyamartaya, A. dan V. Sudiati. 2004. Kiat Menulis Esai Ulasan. Jakrta: Grasindo. Wiyanto, Asul. 2004. Terampil Menulis Paragraf. Jakarta: Grasindo. Ziyadati, esti. 2004. Peningkatan Keterampilan Menulis Karangan Deskripsi Menggunakan Elemen bertanya Pembelajaran Kontekstual pada Siswa Kelas IIE SMP Negeri 1 Garung Kabupaten Wonosobo. Skripsi. Universitas Negeri semarang, Semarang.

  7. Terima Kasih • http://unnes.ac.id

More Related