1 / 10

Teknik Pengambilan Keputusan (Analytical Hierarchy Process) Sesi : 13

Teknik Pengambilan Keputusan (Analytical Hierarchy Process) Sesi : 13. Analytical Hierarchy Process(AHP) : - Model prilaku politis—model keputusan individual dengan pendekatan kolektif dari proses pengambilan keputusan;

nerea-case
Download Presentation

Teknik Pengambilan Keputusan (Analytical Hierarchy Process) Sesi : 13

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Teknik Pengambilan Keputusan (Analytical Hierarchy Process) Sesi : 13 DSS-M13 : TEKNIK PENGAMBILAN KEPUTUSAN MULTIKRITERIA

  2. Analytical Hierarchy Process(AHP) : - Model prilaku politis—model keputusan individual dengan pendekatan kolektif dari proses pengambilan keputusan; - Memecahkan yang kompleks dimana aspek/kriteria yang diambil cukup banyak—[Saaty, 1988]. Kelebihan : - Struktur hirarki—konskuensi dari kriteria yang dipilih s/d sub-kriteria yang paling dalam; • Memperhitungkan validitas s/d batas toleransi inkonsistensi beragam kriteria dan alternatif yang dipilih—decision maker; • Memperhitungkan daya-tahan/ketahanan output analisis sensitivitas pengambilan keputusan. DSS-M13 : TEKNIK PENGAMBILAN KEPUTUSAN MULTIKRITERIA

  3. Analytical Hierarchy Process(AHP) : • Sebuah hirarki fungsional dengan input utamanya persepsi manusia. • Dengan hirarki suatu masalah yang kompleks dan tidak terstruktur dipecahkan ke dalam kelompok-kelompoknya dimana disusun menjadi suatu bentuk hirarki [Permadi, 1992]. Caranya : • Tujuan yang bersifat umum dijabarkan ke beberapa sub-tujuan; • Sub-tujuan dilakukan penjabaran sehingga mencapai tujuan yang bersifat operasional dimana pimpinan yang memutuskan penjabaran tersebut berhenti; • Hirarki terendah ini dilakukan proses evaluasi terhadap beberapa alternatif  ukuran pencapaian tujuan utama dan penetapan satuan kriteria yang diukur. • Penjabarannya tidak ada pedoman yang pasti seberapajauh tujuan menjadi tujuan terendah. DSS-M13 : TEKNIK PENGAMBILAN KEPUTUSAN MULTIKRITERIA

  4. Ketentuan Umum Penjabaran Tujuan : • Setiap penjabaran tujuan harus mempertimbangkan setiap aspek tujuan yang lebih tinggi tercakup ke sub-tujuan. • Hindari pembagian yang terlampau banyak baik dari arah horizontal maupun vertikal. • Sebelum menetapkan sub-tujuan untuk menjabarkan yang lebih rendah, maka dilakukan tes kepentingan yaitu apakah suatu tindakan/hasil yang terbaik dapat diperoleh bila tujuan ini tak dilibatkan pada proses evaluasi? DSS-M13 : TEKNIK PENGAMBILAN KEPUTUSAN MULTIKRITERIA

  5. - Definisikan Masalah - Tentukan Solusi Menghitung viktor eigen setiap matriks perbandingan berpasangan Ulangi proses 3, 4, 5  Semua tingkat hirarki Susun Hirarki : Tujuan umum s/d Sub-tujuan terendah (kriteria & alternatif) Memeriksa konsistensi hirarki hingga nilai <=10% Menghitung nilai eigen & menguji konsistensi Susun matriks perbandi ngan berpasangan (pengaruh setiap elemen  setiap tujuan} Melakukan perbandi ngan berpasangan  Judgment n X [(n-1)/2] Langkah-langkah Metode AHP : DSS-M13 : TEKNIK PENGAMBILAN KEPUTUSAN MULTIKRITERIA

  6. Tabel Skala Penilaian Perbandingan Pasangan DSS-M13 : TEKNIK PENGAMBILAN KEPUTUSAN MULTIKRITERIA

  7. Tabel Skala Penilaian Perbandingan Pasangan DSS-M13 : TEKNIK PENGAMBILAN KEPUTUSAN MULTIKRITERIA

  8. Tabel Skala Penilaian Perbandingan Pasangan DSS-M13 : TEKNIK PENGAMBILAN KEPUTUSAN MULTIKRITERIA

  9. KASUS : Seorang mahasiswa harus memilih aktivitas pada masa liburan : • Membaca di rumah • Rekreasi ke pantai Mahasiswa ini memandang “membaca di rumah(M)” 2 kali lebih penting dibandingkan “rekreasi di pantai(R)” sehingga akumulasi pemikiran di atas  aktivitas liburan dapat diapresiasikan dalam bentuk matriks : M R M 1 2 R ½ 1 DSS-M13 : TEKNIK PENGAMBILAN KEPUTUSAN MULTIKRITERIA

  10. LANGKAH-LANGKAHNYA : • Mencari eigen value; • Pilih eigen value(n) maksimum yaitu n=2; • Normalisasi W12 + W22 = 1 • Maka dipilih mahasiswa ini adalah membaca. DSS-M13 : TEKNIK PENGAMBILAN KEPUTUSAN MULTIKRITERIA

More Related