Analisis korelasi dan regresi linier sederhana
Download
1 / 19

Analisis Korelasi dan Regresi Linier Sederhana - PowerPoint PPT Presentation


  • 194 Views
  • Uploaded on

Analisis Korelasi dan Regresi Linier Sederhana. Pertemuan 11. Adalah variabel yang nilai-nilainya tidak bergantung pada variabel lainnya, biasanya disimbolkan dengan X. Variabel itu digunakan untuk meramalkan atau menerangkan nilai variabel yang lain. VARIABEL BEBAS.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about ' Analisis Korelasi dan Regresi Linier Sederhana' - moswen


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

Variabel bebas

VARIABEL BEBAS


Variabel terikat

Variabel Terikat



Analisis korelasi sederhana

Analisis Korelasi Sederhana


Korelasi positif

Korelasi Positif


Korelasi negatif

Korelasi Negatif


Tidak ada korelasi

Tidak Ada Korelasi


Korelasi sempurna

Korelasi Sempurna



Diagram pencar

  • Tujuan dari diagram pencar adalah untuk mengetahui apakah titik-titik koordinat pada diagram tersebut membentuk suatu pola tertentu. Dalam Diagram tersebut, sebuah garis dapat ditarik membagi dua titik koordinat pada kedua sisinya. Dari garis tersebut dapat diketahui korelasi antara kedua variabel tersebut.

  • Jika garis naik, berarti POSITIF

  • Jika Garis Turun Berarti NEGATIF

  • Jika Terjadi beberapa Garis Berarti TIDAK ADA KORELASI

  • Dan jika titik-titik TEPAT melalui garis berarti korelasinya SEMPURNA.

Diagram Pencar


Contoh soal

  • Buatlah Diagram Pencar dari data-data berikut! titik-titik koordinat pada diagram tersebut membentuk suatu pola tertentu. Dalam Diagram tersebut, sebuah garis dapat ditarik membagi dua titik koordinat pada kedua sisinya. Dari garis tersebut dapat diketahui korelasi antara kedua variabel tersebut.

  • Dan Sebutkan Jenis Korelasi yang terjadi!

Contoh Soal


Koefisien korelasi

  • Merupakan indeks atau bilangan yang digunakan untuk mengukur keeratan (Kuat, Lemah, atau Tidak ada) hubungan antar variabel.

  • Koefisien korelasi memiliki nilai antara -1 dan +1 :

    • Jika KK bernilai positif maka variabel-variabel berkorelasi Positif. Semakin dekat nilai KK ke +1 maka semakin KUAT korelasinya, demikian pula sebaliknya.

    • Jika KK bernilai negatif maka variabel-variabel berkorelasi Negatif. Semakin dekat nilai KK ke -1 maka semakin KUAT korelasinya, demikian pula sebaliknya.

    • Jika KK bernilai NOL maka variabel-variabel tidak menunjukkan Korelasi

    • Jika KK bernilai +1 atau -1 maka variabel-variabel menunjukkan korelasi Positif atau Negatif yang SEMPURNA.

Koefisien Korelasi


Koefisien korelasi1

  • 1. KK = 0, Tidak ada korelasi keeratan (Kuat, Lemah, atau Tidak ada) hubungan antar variabel.

  • 2. 0< kk <=0,20 , Korelasi sangat Rendah / Lemah sekali

  • 3. 0,20 <KK <= 0,40, Korelasi Rendah / Lemah tapi pasti

  • 4. 0,40 <KK <= 0,70 , Korelasi yang Cukup berarti

  • 5. 0,70 < KK<=0,90, Korelasi yang tinggi, kuat

  • 6. 0,90 <KK < 1,00, korelasi sangat tinggi, kuat sekali, dapat diandalkan

  • 7. KK = 1, Korelasi SEMPURNA

Koefisien Korelasi


Kegunaan koefisien korelasi

  • 1. Untuk menentukan arah atau bentuk dan kekuatan hubungan keeratan (Kuat, Lemah, atau Tidak ada) hubungan antar variabel.

    • Arah Hubungan POSITIF atau NEGATIF atau Tidak Ada

  • 2. Menentukan Kovariasi yaitu bagaimana dua variabel random (X dan Y) bercampur.

    • Kovariasi dirumuskan

    • (

    • .

      (Sx) = Simpangan baku (Standar Deviasi) variabel X

      (Sy) = Simpangan baku (Standar Deviasi) variabel Y

      (KK) = Koefisien Korelasi

Kegunaan Koefisien Korelasi


Jenis koefisien korelasi linear sederhana

  • KOEFISIEN KORELASI PEARSON keeratan (Kuat, Lemah, atau Tidak ada) hubungan antar variabel.

    • Metode Product Moment

  • r= keofisien korelasi

  • x = deviasi rata-rata variabel X (X)

  • y = deviasi rata-rata variabel Y (Y)

Jenis Koefisien Korelasi Linear Sederhana


Contoh soal1

  • Jika Y = hasil panen (dalam kuintal) keeratan (Kuat, Lemah, atau Tidak ada) hubungan antar variabel.

    • X = Pemupukan (dalam 10 kg)

    • Berikut diberikan hasil pengamatan pemupukan dan hasil panen padi untuk 5 percobaan yang telah dilakukan

    • Tentukan Koefisien korelasinya (r) dengan metode Product Moment

    • Sebutkan jenis korelasinya dan apa artinya!

Contoh Soal


Penyelesaian
Penyelesaian keeratan (Kuat, Lemah, atau Tidak ada) hubungan antar variabel.


Cont ....


ad