PRINSIP DASAR PENGELOLAAN KONSERVASI
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 13

PRINSIP DASAR PENGELOLAAN KONSERVASI PowerPoint PPT Presentation


  • 1122 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

PRINSIP DASAR PENGELOLAAN KONSERVASI. Fredinan Yulianda, 200 9. Lima prinsip dasar Pengelolaan Konservasi. Proses ekologis seharusnya dapat dikontrol Tujuan dan sasaran hendaknya dibuat dari sistem pemahaman ekologi.

Download Presentation

PRINSIP DASAR PENGELOLAAN KONSERVASI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Prinsip dasar pengelolaan konservasi

PRINSIP DASAR PENGELOLAAN KONSERVASI

Fredinan Yulianda, 2009


Lima prinsip dasar pengelolaan konservasi

Lima prinsip dasar Pengelolaan Konservasi

  • Proses ekologis seharusnya dapat dikontrol

  • Tujuan dan sasaran hendaknya dibuat dari sistem pemahaman ekologi.

  • Ancaman luar hendaknya dapat diminimalkan dan manfaat dari luar dapat dimaksimalkan

  • Proses evolusi hendaknya dapat dipertahankan

  • Pengelolaan hedaknya bersifat adaptif dan meminimalkan kerusakan SDA dan lingkungan


Variabel sifat alam dalam konservasi

Variabel sifat alam dalam konservasi

  • Lingkungan : tipe habitat, ukuran, lokasi, waktu

  • Penyebaran: habitat, migrasi

  • Hubungan biotik: rantai makanan, kompetisi

  • Morfologi: bentuk, ukuran, warna

  • Fisiologi : adaptasi, reproduksi

  • Demografi: populasi

  • Tingkah laku: reproduksi, adaptasi

  • Genetik : variasi morfologi dan fisiologi


Kategori status species by iucn the world conservation union

KATEGORI STATUS SPECIES by IUCN (The World Conservation Union)

  • Extinct (Punah): Spesies yang tidak ditemukan lagi di alam

  • Endangered (Genting): Spesies yang mempunyai kemungkinan tinggi untuk punah dalam waktu dekat

  • Vulnerable (Rentan): Spesies yang genting dalam waktu dekat, karena populasinya menurun dan sebarannya menyusut

  • Rare (Langka): Spesies yang mempunyai jumlah individu sedikit, seringkali disebabkan oleh sebaran geografis yang terbatas atau kepadatan populasi yang rendah

  • Insufficiently known (Belum cukup dikenal): Spesies yang mungkin untuk dimasukkan salah satu kategori konservasi, tapi tidak cukp banyak diketahui untuk dimasukkan ke salah satu kategori konservasi.


Apa yang harus dikonservasi

Apa yang harus dikonservasi?

  • SPECIES

  • HABITAT/kawasan

MANAGEMENT


Pengelolaan konservasi

BIOLOGI

Ekologi Genetika Biogeografi Sejarah alam

PENGELOLAAN KONSERVASI

MANUSIA

Filosofi Sociologi Anthropologi Historis Ilmu Politik Komunikasi

EKONOMI

Ekonomi ekologi Budgeting Ekonomi sumberdaya


Prinsip dasar pengelolaan konservasi

Applied ecology is difficult, but not impossible. Action has to be taken, but the problems cannot be solved by off-the shelf answers. Solutions will require intellectual and empirical depth well beyond what is now available, as well as commitment, money, organization and work. Most significantly, applied ecology requires rethinking the basis of how ecological problems and their solutions are approached. It is almost too late to start, but tomorrow is even later.L.B. Slobodkin and D.E. Dykhuizen, 1991


Tiga kegiatan pokok konservasi sda hayati dan ekosistemnya

Tiga kegiatan pokok konservasi SDA hayati dan ekosistemnya

  • Perlindungan sistem penyangga kehidupan

  • Pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya

  • Pemanfaatan secara lestari sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya

UU No 5 Th 1990

Tentang Konservasi SDA dan Ekosistem


Perlindungan sistem penyangga kehidupan

Perlindungan Sistem Penyangga kehidupan

  • Perlindungan sistem penyangga kehidupan ditujukan bagi terpeliharanya proses ekologis yang menunjang kelangsungan kehidupan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mutu kehidupan manusia

  • Wilayah sistem penyangga kehidupan yang mengalami kerusakan secara alami dan/atau oleh karena pemanfaatannya serta oleh sebab lainnya diikuti dengan upaya rehablitasi yang terencana dan berkesinambungan


Pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya

Pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya

  • Pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya.  KAWASAN SUAKA ALAM (Cagar Alam dan Suaka Margasatwa)

  • Pengawetan jenis tumbuhan dan satwa:

    (1) Yang dilindungi diatur oleh

    PP

    (2) Tidak dilindungi


Prinsip dasar pengelolaan konservasi

Kondisi

SM Muara Angke


Pemanfaatan secara lestari sda hayati dan ekosistemnya

Pemanfaatan Secara Lestari SDA Hayati dan ekosistemnya

  • Pemanfaatan kondisi lingkungan kawasan pelestarian alam (Taman Nasional dan Taman Wisata Alam/Ekowisata)

  • Pemanfaatan Jenis tumbuhan dan satwa liar (diatur oleh PP):

    a. Pengkajian, penelitian

    b. Penangkaran

    c. Perburuan/penangkapan

    d. Perdagangan

    e. Peragaan

    f. Pertukaran

    g. Budidaya tanaman obat-obatan

    h. Pemeliharaan untuk kesenangan


Prinsip dasar pengelolaan konservasi

Sekian


  • Login