1 / 71

REAKTOR SERBA GUNA G.A. SIWABESSY (RSG-GAS)

REAKTOR SERBA GUNA G.A. SIWABESSY (RSG-GAS). TERLETAK DI PUSPIPTEK SERPONG, TANGERANG. DIBANGUN SEJAK TAHUN 1982. KOMISIONING DILAKUKAN DI TAHUN 1985. KRITIS PERTAMA TERJADI PADA 20 AGUSTUS TAHUN 1987. LITBANG DI BIDANG FISIKA REAKTOR DAN TERMOHIDROLIK. ANALISIS BAHAN.

Download Presentation

REAKTOR SERBA GUNA G.A. SIWABESSY (RSG-GAS)

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. REAKTOR SERBA GUNA G.A. SIWABESSY (RSG-GAS) TERLETAK DI PUSPIPTEK SERPONG, TANGERANG DIBANGUN SEJAK TAHUN 1982 KOMISIONING DILAKUKAN DI TAHUN 1985 KRITIS PERTAMA TERJADI PADA 20 AGUSTUS TAHUN 1987

  2. LITBANG DI BIDANG FISIKA REAKTOR DAN TERMOHIDROLIK ANALISIS BAHAN NUCLEAR RESEARCH REACTOR PRODUKSI RADIOISOTOP RSG GAS PRODUKSI AIR DEMINERALIZED PENELITIAN DI BIDANG MATERIAL DAN SAINS PENINGKATAN MUTU BAHAN PROGRAM PENGEMBANGAN SDM UNTUK PLTN UTILISASI RSG-GAS

  3. FABRIKASI ELEMEN BAKAR NUKLIR MANAJEMEN TEKNOLOGI RADIOISOTOP RISET DAN PENGEMBANGAN PENGELOLAAN LIMBAH RADIOAKTIF BENGKEL Fasilitas dan Laboratorium Pendukung

  4. TERAS REAKTOR RSG-GAS

  5. TANGKI PEMINDAH PANAS MENARA PENDINGIN KOLAM REAKTOR TERAS REAKTOR TANGKI TUNDA POMPA PENDINGIN SEKUNDER GEDUNG REAKTOR SPESIFIKASI REAKTOR RSG-GAS

  6. Komponen utama reaktor • Teras reaktor • Struktur pendukung dalam kolam • Bagian-bagian yang terisi medium • Tabung berkas (beam tube) • Penukar panas kolam • Sistem rabbit • Komponen pendingin dan reflektor • Fasilitas uji ramp • Perisai teras reaktor • Komponen-komponen sirkulasi alam • Komponen-komponen mekanik dari instrumentasi fluks neutron • Handling tool

  7. Elemen bakar dan elemen kendali Control Elemen Fuel Element

  8. Spesifikasi Teknis Elemen bakar dan elemen kendali

  9. Elemen bakar dan elemen kendali

  10. Managemen Bahan Bakar Teras Setimbang • Teras setimbang RSG GAS tersusun dari 8 kelas burn-up. • Bahan bakar dengan burn-up tertinggi dikeluarkan dari teras. • Bahan bakar dengan burn-up lebih rendah akan mengisi bahan bakar yang keluar teras. • Posisi yang ditinggalkan bahan bakar akan diisi oleh bahan bakar dengan kelas burn-up yang lebih rendah. • Pergantian dan shuffling bahan bakar terdiri dari 5 elemen bakar dan 1 elemen kendali. • Bahan bakar baru (Fresh fuels) akan mengisi posisi bahan bakar yang ditinggalkan oleh burn-up terendah.

  11. RSG GAS FUEL MANAGEMENT REFUELING … END OF CYCLE BEGINNING OF CYCLE FRESH FUELS SPENT FUELS FE FE FE FE FE FE FE H FE G FE FE FE FE CE FE F FE FE FE FE FE FE CE CE FE E FE FE FE FE CE FE D FE FE FE FE CE C FE FE FE FE FE FE CE CE CE B FE FE FE FE CE A FE FE FE FE FE FE BURN UP LEVEL 10 9 8 7 6 5 4 3 8 7 6 5 4 3 2 1 Animated by Azizul Khakim

  12. Neraca Reaktivitas 12

  13. TEKNOLOGI SISTEM REAKTOR RSG-GAS

  14. Spesifikasi HE

  15. Sistem Pengolahan Air Bebas Mineral dan Distribusi (GCA 01 & GHC 01) pH : 6.5 – 7.5 Konduktivitas (max.) : 2 µSi/cm Cl : 0.0094 ppm Copper Ion (max.) : 0.0056 ppm Air bebas mineral di olah dari air baku yang berasal dari Pengolahan Air Minum (PAM) Puspiptek, Serpong, dengan data air sebagai berikut: pH : 7 – 7.5 Konduktivitas (max.) : 150 µSi/cm Kalsium sebagai CaCO3 (max.) : 34 ppm So4-2 (max.) : 67.8 ppm Hardness total : 40 ppm Fe total (max.) : 1 ppm (ppm = part per million)

  16. SISTEM INSTRUMENTASI DAN KENDALI RSG-GAS, BERTUGAS UNTUK: • Menyelenggarakan keselamatan manusia, instalasi dan lingkungan dalam • bentuk peralatan proteksi radiasi. • 2. Melakukan pekerjaan spesifik dalam bentuk kendali open loop dan close • loop. • Melakukan pekerjaan pengukuran besaran parameter-parameter yang • ada di instalasi reaktor. • 4. Pekerjaan pengawasan dalam bentuk penampil pada panel kontrol.

  17. Ruang Kendali Utama

  18. Disain Sistem Instrumentasi dan Kendali Reaktor

  19. Ruang Kendali Darurat

  20. Panel lokal di RSG-GAS untuk pengendalian : KBK01, Sistem pengaliran resin/penyimpan resin bekas KPK01, Penampungan limbah cair aktivitas rendah KPK02, penampungan limbah cair aktivitas tinggi KTA01, Sistem penampungan air limbah KTF01, Drainase lantai KBK01, Kolam penampungan air primer SIK RSG-GAS dibagi dalam kelompok-kelompok fungsi yang terdiri dari: - Instrumentasi sistem proteksi reaktor (RPS) - Instrumentasi sistem proses - Instrumentasi sistem proteksi radiasi - Instrumentasi sistem pemantau gempa bumi - Instrumentasi sistem penggerak batang kendali - Instrumentasi sistem komunikasi

  21. SENSOR MODUL TRANSMITER BINER RELAY DECOUPLING SOFTWARE PROSES ALARM SOFTWARE KENDALI PENGGERAK TRANSDUSER MODUL TRANSMITER ANALOG TRANSMITER HARGA BATAS SOFTWARE PROSES ALARM SOFTWARE KENDALI PENGGERAK Interfacing to PLC

  22. SOFTWARE Interface Kendali u. penggerak SOFTWARE Interface Kendali u. penggerak SWITCHGEAR SWITCHGEAR LIMIT SWITCH M M Interfacing PLC to Devices

  23. Disain Software PLC

  24. SISTEM PENGUKURAN FLUKS NEUTRON • 1.Daerah start up(JKT01 CX811,821), digunakan Detektor Fission Chamber • Daerah intermediate(JKT02 CX811,821), digunakanDetektor • Compensated Ionzation chamber • Daerah power(JKT03 CX811, 821, 831, 841), digunakan Detektor • Compensated Ionzation • chamber

  25. 92U235 + 0n1 92U236 36Kr89 + 56Ba144 + 3 0n1 + 200 Mev

  26. Pengaruh pengukuran fluks neutron yang abnormal terhadap kejadian scram antara lain: • Melebihi harga pembangkitan daya yg diijinkan, dalam hal ini sekitar • 34,2 MW (110%) • Melebihi batas kecepatan kenaikan atau penurunan fluks neutron • yang dipantau menggunakan periode dan floating limit value system. • Melebihi batas harga kesetimbangan pengukuran fluks di dalam • teras reaktor. • Melebihi harga pengukuran radiasi gamma yang dipantau di dalam • sistem primer.

  27. SISTEM INSTRUMENTASI DAN KENDALI REAKTOR

  28. Detektor Semikonduktor

  29. Contoh detektor Sintilator adalah : 1. Sintilator Anorganik, NaJ(Tl); Kristal CsJ(Tl), 2. Kristal Organis, Anthras dan Trans-Stilben 3. Substansi Sintilator Cair, Terphenyl dalam Toluol 4. Sintilator Plastik, Styrol dan Vinyltoluol 5. Sintilator bentuk gas, Xenon, Krypton dan Argon

  30. Fungsi penguatan linier Fungsi penguatan logaritmis

  31. Rangkaian pencacah integrator Rangkaian pencacah diferensiator

  32. TEKNIK PENGENDALIAN REAKTOR Kinetika dan dinamika reaktor dipengaruhi antara lain oleh: 1. Pergerakan batang kendali reaktor 2. Fraksi bakar daripada elemen bakar 3. Produksi isotop racun 4. Perubahan temperatur 5. Perubahan lingkungan dan 6. Terjadinya kecelakaan

  33. RKU Manual Penguat Bt. Kendali Otomatis Pengatur

  34. SISTEM PROTEKSI REAKTOR

  35. SISTEM PROTEKSI REAKTOR

  36. INSTRUMENTASI SISTEM PROTEKSI RADIASI • Instrumentasi Pemantau Laju Dosis Gamma

  37. Instrumentasi Pemantau Udara Ruang Kerja 1. Pemantau aerosol pemancar  (alpha) dan  (beta) 2. Pemantau gas mulia pemancar  (beta) 3. Pemantau aerosol pemancar  (beta)

More Related