Jagat Raya dan Tata surya
Download

Jagat Raya dan Tata surya







Advertisement
/ 44 []
Download Presentation
Comments
miau04
From:
|  
(1) |   (0) |   (0)
Views: 6278 | Added: 09-10-2011
Rate Presentation: 0 0
Description:
presentasi yang berceritakan tentang tata surya dan jagat raya
Jagat Raya dan Tata surya

An Image/Link below is provided (as is) to

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use only and may not be sold or licensed nor shared on other sites. SlideServe reserves the right to change this policy at anytime. While downloading, If for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.











- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -




Slide 2

Pengertian Jagat Raya

  • Yang disebut jagat raya,alam semesta, atau antariksa yaitu ruangan yang meluas ke segala arah, tidak terhingga, tetapi ada batas-batasnya yang belum dapat diketahui.

  • Jagat raya diduga bentuknya melengkung dan dalam keadaan memuai.

  • Jagat raya terdiri atas galaksi-galaksi atau sistem-sistem bintang yang jumlahnya ribuan. Salah satu di antaranya adalah galaksi bimasakti.

  • Galaksi –galaksi terdiri atas benda-benda langit yang ada,yang membentuk sistem bintang yang kecil-kecil. Salah satu anggota dari tata surya adalah planet bumi.

  • Susunan atau isi jagat raya adalah kabut-kabut ekstra galaksi, sedangkan bintang-bintang atau benda langit hanyalah kelompok kabut ini.

Slide 3

Dalam buku Just Six Numbers, astronom Inggris Martin Rees menulis bahwa alam semesta kita diatur hanya oleh enam bilangan yang nilainya ditentukan pada saat dentuman besar (big bang) terjadi

Slide 4

Lebih lanjut, Rees menulis bahwa apabila satu saja dari keenam bilangan tersebut berubah nilainya sedikit saja, maka alam semesta kita akan menjadi tempat yang lain sekali dan boleh jadi akan menjadi dunia yang tak bersahabat bagi kehidupan.

Slide 5

Pendapat Martin Rees yang mengatakan bahwa enam besaran tersebut hanya boleh memiliki nilai-nilai tertentu untuk dapat menghasilkan jagad raya yang bersahabat bagi kehidupan kini ditantang oleh Fred Adams, seorang astrofisikawan dari Universitas Michigan di Ann Arbor. Dalam publikasi terbaru yang akan segera diterbitikan, Adams berkata bahwa tiga konstanta fisika yang paling relevan dalam proses pembentukan dapat saja memiliki nilai yang berbeda dengan apa yang terdapat di jagad raya kita, namun masih mengizinkan terbentuknya bintang-bintang. Dengan kata lain, angka-angka yang dimiliki jagad raya kita tidak sespesial yang selama ini diduga.

Slide 6

GALAKSIKata galaksi berasal dari bahasa Yunani galaxias [γαλαξίας], yang berarti "susu“, yang merujuk pada galaksi Bima Sakti(Milky Way) .

Slide 7

Galaksi adalah sebuah sistem yang terikat oleh gaya gravitasi yang terdiri atas bintang (dengan segala bentuk manifestasinya, antara lain bintang neutron dan lubang hitam, gas dan debu kosmikmedium antar bintang .

Slide 8

  • Ciri-ciri galaksi :

    1. Galaksi mempunyai cahaya sendiri bukan cahaya pantulan.

    2. Galaksi-galaksi lainnya dapat terlihat berada di luar galaksi

    bimasakti

    3. Jarak antara galaksi yang satu dengan yang lainnya jutaan tahun

    cahaya.

    4. Galaksi mempunyai bentuk-bentuk tertentu,misalnya: Bentuk

    spiral, bentuk elips, dan bentuk tidak beraturan

    (Irregular Galaxis)

  • Menurut para ahli astronomi, ruang galaksi yang satu dengan galaksi yang lainnya tidak kosong tetapi mengandung materi yang disebut zat inter galaxy. Zat Inter Galaxy ini seperti seperti zat interstellair yang terdiri dari proton,elektron dan ion lain yang bergerak simpang siur dalam jagat raya ini.

Slide 9

Galaksi kita dikenal dengan Bima Sakti. Dalam galaksi kita kira-kira terdapat 200 milyar bintang.Bima Sakti berbentuk spiral (gulungan), tetapi karena Bumi terletak di dalam galaksi, kita melihatnya sebagai pita kabur berisikan bintang-bintang. Bima Sakti kira-kira terbentang selebar 100000 tahun cahaya, dan bagian tengahnya kira-kira setebal 15000 tahun cahaya. Tata surya kita terletak sekitar 30000 tahun cahaya dari pusat galaksi.

Slide 10

Galaksi Spiral (Spiral Galaxis)

  • Galaksi ini merupakan galaksi yang berstruktur paling sempurna, yang terdiri dari tiga bagian :

    • pusat spiral galaksi yang

      terdiri dari gugusan bintang yang berbentuk bulat .

    • lingkaran yang

      membungkus pusat spiral .

    • piringan dengan lengan spiral .

Slide 11

Macam – Macam Galaksi Spiral

  • Galaksi Bima Sakti

  • Galaksi Andromeda

  • Galaksi Dolar Perak ( silvery coin )

  • Galaksi Roda Biru ( blu pin wheel

  • Galaksi Pusaran Air

Slide 12

GalaksiBima Sakti

Slide 13

Galaksi Andromeda

Slide 14

Galaksi Dolar Perak (silvery coin)

Slide 15

Galaksi Roda Biru (blue pin wheel)

Slide 16

Galaksi Pusaran Air

Slide 17

BINTANG

  • Bintang merupakan benda langit yang memancarkan cahaya

  • Terdapat bintang semu dan bintang nyata. Bintang semu adalah bintang yang tidak menghasilkan cahaya sendiri, tetapi memantulkan cahaya yang diterima dari bintang lain. Bintang nyata adalah bintang yang menghasilkan cahaya sendiri. Secara umum sebutan bintang adalah objek luar angkasa yang menghasilkan cahaya sendiri (bintang nyata).

Slide 19

Susunan Matahari dan anggota tata surya yang mengitarinya.

Anggota Tata Surya

Planet

Asteroid

TATA SURYA

3. Satelit

4. Meteoroid

5. Komet

Slide 20

Planet adalah benda langit yang tidak dapat memancarkan cahaya sendiri.Contoh : Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus

1. Planet

Merkurius

Neptunus

Venus

Uranus

Bumi

Saturnus

Mars

Yupiter

Komet

Asteroid

Slide 21

  • Pengelompokan Planet

Planet inferior

a.Bumi sebagai pembatas planet dikelompokkan menjadi dua yaitu planet inferior dan planet superior.

Planet superior

  • Planet superior adalah planet yang orbitnya berada diluar orbit bumi.

  • Yang termasuk planet superior adalah Mars, Jupiter , Saturnus, Uranus dan Neptunus

  • Planet inferior adalah planet yang orbitnya berada di dalam orbit bumi.

  • Yang termasuk planet inserior antara lain Merkurius dan Venus

Bumi

Slide 22

b. Asteroid sebagai pembatas planet dikelompokkan menjadi dua planet dalamdan planet luar

Planet dalam

Planet luar

  • Planet dalam planet yang orbitnya di dalam peredaran Asteroid

  • Yang termasuk planet dalam antara lain Merkurius, Venus, Bumi dan Mars.

  • Planet luar adalah planet yang garis edarnya berada diluar garis edar Asteroid,

  • Yang termasuk planet luar antara lain Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus.

Asteroid

Slide 23

Berdasarkan ukuran dan komposisi penyusunnya,Planet dikelompokkan menjadi planet Terrestrial dan Jovian

Planet Terestrial

  • Planet Terrestrial yaitu planet yang memiliki ukuran dan koposisi yang hampir sama dengan bumi,

  • Yang termasuk planet Terrestrial antara lain Merkurius, Venus, Bumi dan Mars.

  • Planet Jovian yaitu planet yang memiliki ukuran sangat besar dan komposisi penyusunnya hampir sama dengan planet Jupiter.

  • yang termasuk planet Jovian antara lain Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus.

Planet Jovian

Slide 24

Hukum Keppler

Hukum keppler merupakan hukum – hukum yang menjelaskan tentang gerak planet.

Orbit Planet

1. Hukum I Keppler

Orbit planet berbentuk elips dimana matahari terletak pada salah satu titik fokusnya.

Perihelium

Jarak terdekat planet dari matahari

Aphelium

Jarak terjauh planet dari matahari

Garis edar planet ( orbit ) lintasan yang dilalui planet saat mengitari matahari

Slide 25

Hukum II Keppler

  • Garis yang menghubungkan planet ke matahari dalam waktu yang sama menempuh luasan yang sama

A

  • Jika waktu planet untuk berevolusi dari AB sama dengan waktu planet untuk berevolusi dari CD sama dengan waktu planet untuk berevolusi dari EF

  • Maka luas AMB = luas CMD = luas EMF

F

M

E

B

  • Sehingga kecepatan revolusi planet dari AB lebih besar kecepatan revolusi planet dari CD dan kecepatan revolusi planet dari CD lebih besar kecepatan revolusi planet dari EF.

  • Semakin dekat matahari kecepatan revolusi planet semakin besar

  • Semakin jauh dari matahari kecepatan revolusi planet semakin lambat.

C

D

Slide 26

M

Kuadrat kala revolusi planet sebanding dengan pangkat tiga jarak rata – rata planet ke matahari

Hukum III Keppler

d2

d1

T1 = Periode revolusi planet 1

T2 = Periode revolusi planet 2

d1 = jarak rata – rata planet 1 ke matahari

d2 = jarak rata – rata planet 2 ke matahari

Slide 27

Gerak planet dan semua nggota tata surya mengikuti hukum grafitasi universal

Hukum Grafitasi Universal.

Planet bumi dan planet yang lainnya bergerak mengitari matahari karena pengaruh gaya grafitasi matahari.

Gerak satelit mengelilingi planet disebabkan ada gaya grafitasi planet pada satelit.

Planet bergerak mengelilingi matahari karena matahari memiliki massa lebih besar dari planet.

Satelit mengelilingi planet karena planet memiliki massa lebih besar dari satelit.

P

M

Gerak Planet

F

R

Mp = massa planet

Mm = massa maahari

R = jarak antara massa

F = gaya tarik matahari

pada planet

Slide 28

M 2

F = G

M 1

Besar gaya tarik matahari pada planet adalah sebanding dengan besar massa masing-masing dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara pusat massa masing – masing.

  • F = gaya tarik ( N )

  • M1 = massa matahari (kg)

  • M2 = massa planet (kg)

  • R = jarak rata- rata matahari dengan planet ( m )

  • G = konstanta grafitasi umum ( 6,67 . 10 – 11 N m2/kg2)

F

R

Slide 29

KU

KS

Periode Revolusi

Periode revolusi adalah waktu yang diperlukan planet mengitari matahari satu kali putaran

Belahan Bumi Selatan Awal musim semi, Malam sama panjang dengan siang

  • Akibat Revolusi bumi

  • Terjadinya pergantian musim di bumi

  • Terlihatnya rasi bintang yang berbeda tiap bulan

  • Terjadi perbedaan lamanya waktu siang dan malam

  • Gerak semu tahunan matahari

Belahan Bumi Utara Awal musim gugur, Malam sama panjang dengan siang

23 September

Belahan Bumi Utara menjauhi matahari

awal musim dingin

Malam lebih panjang dari siang

Belahan Bumi Selatan lebih condong ke matahari

awal musim panas

Siang lebih panjang dari malam

Belahan Bumi Utara lebih condong ke matahari

awal musim panas

Siang lebih lama dari malam

Belahan Bumi Selatan menjauhi matahari

awal musim dingin

malam lebih lama dari siang

22 Desember

21 Juni

21 Maret

Belahan Bumi Utara Awal musim semi, Malam sama panjang dengan siang

Belahan Bumi Selatan Awal musim gugur, Malam sama panjang dengan siang

Slide 30

Periode rotasi adalah waktu yang diperlukan planet berputar pada sumbunya satu kali putaran

Akibat Rotasi 1. Pergantian siang dan malam2. Perbedaan waktu dibumi yang garis bujurnya berbeda3. Gerak semu harian matahari4. Bentuk bumi menggelembung pada katulisiwa dan pepat pada kutubnya.5. perubahan arah angin di katulistiwa

Siang

Malam

Matahari

Slide 31

Data Microsoft encarta Incyclopedia 2008

Tabel data planet

Slide 32

nama

Diameter ( km )

Jarak rata-rata ke matahari (Bumi = 1 )

Periode revolusi

(Tahun)

Ceres*

950

2.77

4.6

Pallas

532

2.77

4.6

Vesta

530

2.36

3.6

Hygiea

408

3.13

5.5

Davida

326

3.18

5.7

Interamnia

318

3.06

5.4

Sumber data Microsoft Encarta encyclopedia 2008.

Asteroid

  • Planet – planet kecil yang berada diantara orbit Mars dan orbit Jupiter.

Slide 33

Foto Asteroid

Asteroid 243 Ida

Asteroid 433 Eros

Slide 34

M

M

SATELIT

  • Satelit merupakan benda langit yang mengorbit planet dan mengiring planet di dalam mengorbit matahari

Satelit alam juga dinamakan Bulan

Satelit buatan yang digunakan untuk komunikasi

Matahari

Planet

Satelit

Slide 35

BL

  • Bulan melakukan tiga gerakan putaran sekaligus

  • Bulan berputara mengitari Bumi ( Revolusi )

  • Bulan berputar pada porosnya ( Rotasi )

  • Bulan bersama Bumi mengitari matahari.

Periode Rotasi Bulan

Bulan didalam berevolusi bidang orbit bulanmembentuk sudut 5o terhadap bidang edar bumi ( ekliptika )

5o

Bidang edar bulan dan bidang edar bumi yang membentuk sudut 5o menyebabkan terjadinya gerhana bulan maupun gerhana matahari.

Slide 36

BL

Fase Bulan

Kuartil akhir

Bulan tiga perempat

Matahari

Bulan sabit akhir

BL baru / BL mati

Konjungsi

Bulan purnama

Oposisi

Bulan tiga perempat

Bulan sabit awal

Kuartil awal

Slide 37

BL

Matahari

Penumbra

Umbra

Bumi

Bulan

Penumbra

Gerhana Bulan

Matahari

Penumbra

Bumi

Umbra

Penumbra

Terjadi gerhana bulan

Slide 38

Matahari

Penumbra

Gerhana Matahari

Bumi

Umbra

Penumbra

Tempat terjadi

Gerhana Matahari Total

Gerhana matahari terjadi ketika posisi matahari , bulan dan bumi segaris dan sebidang

Slide 39

BL

Pasang surut air laut

Pasang neap

Matahari

Pasang Purnama

Atau pasang perbani

Pasang Purnama

Atau pasang perbani

Pasang neap

Slide 40

METEOR

  • Batuan meteorid yang masuk ke atmosfir bumi dan menghasilkan jejak cahaya.

Slide 41

  • Meteor juga dinamakan bintang beralih

Slide 42

Komet

  • Benda langit yang mengorbit matahari dengan lintasan yang sangat lonjong

  • Komet juga dikenal dengan nama Bintang berekor

  • Ekor komet selalu menjauhi matahari

Bagian dari komet Inti,Coma,Awan Hidrogen dan Ekor

Slide 43

TERIMAKASIH

OKTOBER 2011

Slide 44

Presentasi Geografi

Jagat Raya dan Tata Surya

FAZLIN MUTHIA

X.7


Copyright © 2014 SlideServe. All rights reserved | Powered By DigitalOfficePro